Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

Analisis Rantai Pasok Benih Padi UD Agro Tani Kecamatan Soko Kabupaten Tuban Yudha, Danang Ananda; Noor Djohar; Aji Sugiarto
Hidroponik : Jurnal Ilmu Pertanian Dan Teknologi Dalam Ilmu Tanaman Vol. 1 No. 2 (2024): July: Hidroponik: Jurnal Ilmu Pertanian Dan Teknologi Dalam Ilmu Tanaman
Publisher : Asosiasi Riset Ilmu Tanaman Dan Hewan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62951/hidroponik.v1i2.85

Abstract

This research aims to determine product flow, financial flow and supply chain information flow as well as determine the marketing efficiency of the rice seed supply chain at UD Agro Tani. Cluster Random Sampling method, with a total of 26 respondents. The data collection method uses observation, interviews and documentation methods. Data analysis uses farmer's share analysis and marketing efficiency. In the channel 1 pattern the total margin is IDR. 6,200/Kg and channel pattern 2 total margin Rp. 5,700/Kg, total costs incurred by UD Agro Tani Rp. 1,500/kg includes production and transportation costs. The farmer's share value obtained by partner farmers in channel 1 pattern was 48.33% and channel 2 pattern was 50.43%. The percentage value shows that the flow of the rice seed supply chain is said to be efficient because the farmer's share value is <40%. Marketing efficiency in channel pattern 1 was found to be 12.5% ​​and channel pattern 2 was obtained at 13.04%, where the supply chain efficiency was said to be efficient because it was <33%. So the results of farmer's share and efficiency marketing of UD Agro Tani's rice seed supply chain are efficient to do. Keywords: farmer’s share, marketing efficiency, supply chain
ANALISIS KOMPERATIF PENDAPATAN USAHATANI CABAI MERAH BESAR (Capsicum Annum.L) DI LAHAN DESA DAN DI LAHAN HUTAN H. NOOR DJOHAR
Oryza : Jurnal Agribisnis dan Pertanian Berkelanjutan Vol. 1 No. 1 (2015): Oryza: Jurnal Agribisnis dan Pertanian Berkelanjutan
Publisher : Universitas Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (189.356 KB) | DOI: 10.56071/oryza.v1i1.8

Abstract

Usaha tani adalah ilmu yang mempelajari bagaimana seseorang mengalokasikan sumber daya yang ada secara efektif dan efesien untuk memperoleh keuntungan yang tinggi pada waktu tertentu. Di dalam ekonomi produksi pertanian lebih ditekan pada penggunaan produksi secara efisien untuk meningkatkan keuntungan usahatani. Peningkatan produktivitas cabai merah besar akan memberikan keuntungan/pendapatan maksimal usahatani cabai. Namun sampai saat ini belum banyak mengetahui secara jelas berapakah produksi, biaya produksi yang telah dikeluarkan, produktivitas, penerimaan dan pendapatan / keuntungan dalam mengusahakan / membudidayakan tanaman cabai di lahan desa dan di lahan hutan di Desa Glagahan Kecamatan Sugihwaras Kabupaten Bojonegoro. Melalui artikel analisa komperatif pendapatan usaha tani cabai merah besar di Desa Glagahan Bojonegoro maka dapat ditarik kesimpulan yaitu bahwa produktivitas usahatani Cabai merah besar di lahan hutan rata-rata lebih rendah daripada usahatani cabai merah di lahan Desa. Rata rata penerimaan yang diperoleh petani Cabai merah besar di lahan hutan Desa Glagahan Kecamatan Sugihwaras Kabupaten Bojonegoro jauh lebih rendah dibandingkan penerimaan rata-rata petani Cabai Merah besar di lahan Desa.
ANALISIS USAHATANI CABAI MERAH BESAR (Capsicun Annum L) Studi Kasus di Desa Semambung, Kecamatan Kanor, Kabupaten Bojonegoro, Propinsi Jawa Timur 2015 Noor Djohar
Oryza : Jurnal Agribisnis dan Pertanian Berkelanjutan Vol. 1 No. 2 (2016): Oryza: Jurnal Agribisnis dan Pertanian Berkelanjutan
Publisher : Universitas Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (287.234 KB) | DOI: 10.56071/oryza.v1i2.159

Abstract

Indonesia merupakan negara agraris yang sebagian besar penduduk bekerja sebagai petani, sektor pertanian merupakan salah satu sektor yang memberikan kontribusi yang sangat besar dalam perekonomian nasional, dalam penyerapan tenaga kerja, dan memasukan devisa non migas. Tanaman cabai merah besar (Capsicun annum L) Telah dibudidayakan oleh petani secara luas di tanah air, khususnya dipulau jawa. Karena cabai merah merupakan bahan kebutuhan yang harus ada, hampir semua masakan khas indonesia mengunakan cabai merah. Tujuan penelitian ini adalah 1) untuk mengetahui rata-rata biaya produksi serta pendapatan usahatani cabai merah besar di desa semambung, kecamatan kanor; 2) Untuk mengetahui seberapa jauh keuntungan dan kelayakan usaha tani cabai merah besar. Berdasarkan penelitian pendahuluan dan penelusuran pustaka yang diduga telah dilakukan diperoleh beberapa hipotesis penelitian yaitu: 1) usahatani cabai merah besar di daerah penelitian itu menguntungkan; 2) diduga usahatani cabai merah merah besar didaerah penelitian efisien. Penelitian ini dilakukan pada bulan maret 2015, untuk menentukan lokasi penelitian dilakukan metode purposive sapling atau terjun langsung kedaerah yang akan diteliti secara terarah di Desa Semambung, Kecamatan Kanor, Kabupaten Bojonegoro, mengunakan metode survei yang merupakan cara untuk mengumpulkan data dari sejumlah unit atau individu dalam kurun waktu yang bersamaan di harapkan akan memperoleh data yang faktual yang dapat dipertangungjawabkan. Metode penelitian ini mengunakan metode survei yang merupakan cara mengumpulkan data dari sejumlah unit atau individu dalam waktu yang bersamaan.
EFISIENSI TEKNIS USAHATANI PISANG CAVENDISH MENGGUNAKAN STOCHASTIC FRONTIER ANALYSIS (SFA) DI KABUPATEN BOJONEGORO Waffiq Fauziah, Saila; Yusuf Dawud, Moh.; Djohar, Noor
Viabel : Jurnal Ilmiah Ilmu-Ilmu Pertanian Vol 17 No 1 (2023): Mei 2023
Publisher : Universitas Islam Balitar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35457/viabel.v17i1.2709

Abstract

This study uses stochastic frontier analysis (SFA) to evaluate the efficacy of Cavendish banana cultivation technology in Bojonegoro Regency. An opinion survey of 16 Cavendish banana farmers spread across seven sub-districts in Bojonegoro Regency provides primary data. Farmers' technical productivity and the variables that affect it are assessed using SFA analysis. Based on the findings, Cavendish banana producers in Bojonegoro Regency have an average technical productivity of 80.8%. The stochastic frontier production function model includes the seven variables shown in table 1 and hypothesized to have an impact on output levels: land area, seeds, chemical fertilizers, organic fertilizers, labor, and capital. Large areas of land, organic fertilizers and pesticides are all elements that have a significant impact on the effectiveness of farmer technology. While age, education level, and number of family members are variables that affect inefficiency. The variable level of education is an element that has quite a large influence on technological inefficiency. The findings of this study are expected to educate relevant stakeholders and increase the effectiveness of the technology for the Cavendish banana industry in Bojonegoro Regency.
ANALISIS FORECASTING PENJUALAN KOMODITAS HORTIKULTURA MULTIMUSIM PEPAYA DI HORTIMART AGRO CENTER SEMARANG Saputra, Frisco Fiandria; Dawud, Yusuf; Djohar, Noor
Jurnal Ilmu Ilmu Agribisnis: Journal of Agribusiness Science Vol. 12 No. 3 (2024)
Publisher : Lampung University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jiia.v12i3.8877

Abstract

Penelitian ini dilakukan dengan cara perhitungan peramalan menggunakan metode time series dengan 4 pendekatan, ditemukan bahwa peramalan penjualan pepaya di Hortimart Agro Center adalah 1268 kg dengan metode Moving Average, 1228,204 dengan metode Exponential Smoothing (α = 0.9), 1123,697 kg dengan metode Trend Analysis, dan 1092,102 kg dengan metode Multiplicative Decomposition dengan pola musiman kuartal (4 bulan). Berdasarkan perhitungan peramalan penjualan menggunakan keempat metode tersebut, nilai kesalahan akurasi peramalan terkecil ditemukan pada metode Trend Analysis, dengan nilai MAD sebesar 124,081, MSE sebesar 22.710,15, dan MAPE sebesar 24,7%. Dari hasil tersebut, disimpulkan bahwa metode Trend Analysis menjadi metode terbaik yang dapat digunakan oleh perusahaan Hortimart Agro Center untuk meramalkan penjualan pepaya karena memiliki nilai uji akurasi peramalan terkecil.
Efisiensi Rantai Pasok Beras di Kabupaten Bojonegoro Probowati, Deviana Diah; Djohar, Noor
Jurnal Kewarganegaraan Vol 6 No 3 (2022): October 2022
Publisher : UNIVERSITAS PGRI YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/jk.v6i3.3906

Abstract

AbstrakSektor pertanian mempunyai peranan yang penting dan strategis dalam pembangunan nasional. Peranan tersebut antara lain: meningkatkan penerimaan devisa negara, penyediaan lapangan pekerjaan, perolehan nilai tambah dan daya saing, pemenuhan kebutuhan konsumsi dalam negeri, bahan baku industri dalam negeri serta optimalisasi pengelolaan sumberdaya alam berkelanjutan. Pembangunan agribisnis merupakan strategi pembangunan ekonomi yang membangun industri hulu, usahatani, industri hilir dan jasa penunjang secara simultan dan harmonis. Salah satu hal yang dapat diterapkan dalam pembangunan ekonomi yang membangun industri hulu, usahatani dan industri hilir dapat dianalisis dengan menggunakan efisiensi rantai pasok (supply chain managemen). Tujuan akhir dari supply chain manajemen dari sudut biaya adalah menekan biaya-biaya yang dikeluarkan sepanjang rantai pasokan untuk mencapai keuntungan bersama. Penelitian ini bertujuan untuk: 1) mengetahui rantai/saluran pemasaran beras di Kabupaten Bojonegoro, 2) menganalisis efisiensi rantai pasok beras di Kabupaten Bojonegoro. Target khusus dalam penelitian ini adalah memberikan kontribusi berupa model tentang chain/rantai pemasaran beras di Kabupaten Bojonegoro. Selain itu, penelitian ini juga digunakan untuk menganalisis apakah rantai/saluran pemasaran beras di Kabupaten Bojonegoro efisien. Penelitian dilakukan secara sengaja purposive di Kabupaten Bojonegoro pada tahun 2018-2019, dengan mengambil sampel kecamatan di Kabupaten Bojonegoro. Kecamatan yang dijadikan sampel diambil dengan cara purposive berdasarkan penghasil terbesar komoditi beras di kecamatan tersebut. Pengambilan sampel petani dilakukan secara acak sebanyak 30 responden dari tiga kecamatan di Kabupaten Bojonegoro yang dipilih secara purposive. Sampel pedagang yang dikumpulkan dilakukan dengan menggunakan pengumpulan sampel dengan teknik bola salju (snowball sampling) yaitu pedagang tingkat desa, pedagang tingkat kecamatan dan pedagang tingkat kabupaten.Metode analisis data yang digunakan menggunakan DEA yaitu sebuah teknik pemrograman matematis berdasarkan pada linear programming yang DEA diciptakan sebagai alat evaluasi kinerja suatu aktivitas di sebuah unit entitas yang selanjutnya disebut Decision Making Unit (DMU). Secara sederhana, pengukuran ini dinyatakan dengan rasio output/input yang merupakan suatu pengukuran efisiensi atau produktivitas. Hasil penelitian ini diharapkan dapat di seminarkan di tingkat nasional dan dapat dipublikasikan di jurnal nasional terakreditasi. Berdasarkan hasil penelitian, diperoleh hasil nilai DEA petani sebesar 0,23 tidak efisien karena nilainya kurang dari 1. Nilai DEA tengkulak sebesar 1,1, efisien. Nilai DEA pedagang penggilingan beras sebesar 1,2 efisien dan nilai DEA pedagang beras sebesar 0,07 tidak efisien.Kata Kunci: Rantai Pasok, Beras, DEA Pekerjaan, Perolehan Nilai Tambah dan Daya