Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

SISTEM PAKAR UNTUK MENENTUKAN PENYAKIT HERNIA DENGAN MENGGUNAKAN METODE DEMPSTER-SHAFER Tumingan, Tumingan; Yanitasari, Yessy; Dedih, Dedih
SISFO Vol 6 No 3 (2017)
Publisher : Department of Information Systems, Institut Teknologi Sepuluh Nopember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sistem pakar adalah sistem perangkat lunak yang menggunakan ilmu, fakta, dan teknik berpikir dari tenaga ahli. Sistem pakar untuk menentukan jenis penyakit hernia membutuhkan faktor dan gejala yang berperan penting dalam menentukan jenis penyakit hernia. Penyakit hernia dapat menyerang pada siapapun, anak, remaja, tua ataupun laki-laki dan perempuan. Faktor dan gejala dari setiap penyakit hernia dihitung dengan metode Dempster-Shafer yang diterapkan untuk melakukan perhitungan setiap rule based dengan menggunakan mesin inferensi Dempster-Shafer yang mengkombinasikan nilai evidence pada jenis gejala hasil dari keyakinan pakar dan hasil diagnosis penyakit hernia dari gejala-gejalanya memiliki nilai presentase evidence kepercayaan dengan hasil diagnosa yang memiliki tingkat kepercayaan atau kepastian YA (bernilai 1) yaitu paling tinggi 90% dan paling rendah 50% terhadap masing-masing penyakit hernia. Sistem pakar yang dibangun memiliki keluaran sistem berupa solusi dalam aktivitasnya ataupun tindak medis dan penanganannya. Sistem pakar yang dibangun berbasis web menggunakan metode System Development Life Cycle (SDLC) Waterfall.
Pengujian Mutu Baja Pada Rangka Baja Yang Sobek Akibat Tertabrak Pada Jembatan Santan, Marangkayu, Kabupaten Kutai Kartanegara Wicaksana, Petrus Satria Aji; Tumingan, Tumingan; Ekamitra, Tommy
Kurva S : Jurnal Keilmuan dan Aplikasi Teknik Sipil Vol 12, No 2 (2024)
Publisher : Department of Architecture, Faculty of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31293/teknikd.v12i2.8342

Abstract

Jembatan Santan Kecamatan Marangkayu Kabupaten Kutai Kartanegara Provinsi Kalimantan Timur merupakan jembatan yang berada dalam jalur jalan poros yang menghubungkan kota Samarinda, Kabupaten Kutai Kartanegara, Kabupaten Kutai Timur dan Kota Bontang. Jembatan tersebut merupakan jalur utama yang sering dilintasi kendaraan bermuatan berat. Posisi jembatan yang berada setelah melewati tikungan sering kali mengakibatkan tertabraknya rangka jembatan yang mengakibatkan sobekan pada rangka tersebut. Oleh karena itu perlu adanya pengujian mutu baja pada rangka baja yang mengalami sobekan agar dapat mengetahui mutu baja yang tersisa. Dengan menggunakan alat Leeb Hardness Tester untuk mengetahui nilai kekerasan setelah itu dikonversikan. Setelah itu membandingkan mutu baja yang tidak mengalami sobekan. Dan hasilnya akan menjadi kesimpulan terjadinya penurunan mutu baja atau tidak.
Evaluasi Dampak Korosi Baja Terhadap Kapasitas Struktur Jembatan Sungai Dama Istiyanto, Hendra; Tumingan, Tumingan; Suryono, Joko
Kurva S : Jurnal Keilmuan dan Aplikasi Teknik Sipil Vol 12, No 3 (2024)
Publisher : Department of Architecture, Faculty of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31293/teknikd.v12i3.8444

Abstract

Pada dasarnya, penyebab utama kerusakan pada struktur jembatan baja adalah korosi sehingga menghasilkan penurunan kapasitas struktur dan kinerja jembatan baja (Kayserdan Nowak, 1989). Korosi adalah proses kerusakan pada sifat material akibat terjadinya reaksi elekrokimia karena interaksi material dengan lingkungan. Jembatan dapat mengalami kegagalan struktur karena berbagai macam faktor eksternal. Jembatan Dua Sungai Dama terletak di Kota Samarinda merupakan salah satu jembatan yang akan mendekati umur masa layan jembatan. Jembatan ini dibangun pada tahun 1987, telah mengalami tahapan kelelahan/fatigue semenjak difungsikan. Evaluasi pada Jembatan ini berdasarkan nilai Rasio < 1. Pada bagian gelagar melintang jembatan mengalami tingkat korosi yang tinggi sehingga perlu dilakukan evaluasi terhadap keamanan struktur jembatan sungai dama.
Karakteristik Baut Mutu Tinggi Grade 8.8 M22 Untuk Sambungan Rangka Baja Jembatan Pamungkas, Pulung Priyo; Tumingan, Tumingan; Wahyudianto, Arif
Kurva S : Jurnal Keilmuan dan Aplikasi Teknik Sipil Vol 12, No 3 (2024)
Publisher : Department of Architecture, Faculty of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31293/teknikd.v12i3.8445

Abstract

Sambungan rangka baja pada jembatan banyak menggunakan baut mutu tinggi. Penggunaan sambungan dengan paku keling atau las pada rangka baja sudah tdak banyak lagi digunakan pada proyek proyek konstruksi di dalam negeri. Pada akhir tahun ke belakang, terdapat kegagalan konstruksi pada jembatan di dalam negeri. Salah satu penyebab dari faktor kegagalan konstruksiĀ  dikarenakan penggunaan baut baja yang tidak sesuai dengan peraturan di Indonesia. Sehingga setiap penggunaan baut pada sambungan baja, sebaiknya di lakukan pengujian proofload dan tarik putus terlebih dahulu. Penggunaan baut mutu tinggi Grade 8.8 banyak dijumpai pada sambungan jembatan di Indonesia. Sehingga dengan pungujian proofload dan tarik putus, didapatkan pola keruntuhan atau putus bautĀ  sebagai sambungan rangka baja, terutama pada pemasangan baut baru jembatan di Indonesia.