Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Prosiding Seminar Nasional Program Pengabdian Masyarakat

Pengkaderan Kelompok Peduli Kesehatan Reproduksi Wanita Sebagai Upaya Deteksi Dini Penyakit Reproduksi Ana Majdawati; Ivanna Beru Brahmana; Inayati
Prosiding Seminar Nasional Program Pengabdian Masyarakat 2019: 2. Pengembangan Kesehatan Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (675.029 KB) | DOI: 10.18196/ppm.22.454

Abstract

Data Dinas Kesehatan Klaten, kejadian penyakit reproduksi wanita meningkat 3 tahun terakhir diKlaten, termasuk Kecamatan Bareng Lor, Klaten Utara. Penyebabnya adalah, tingkat pengetahuan yangkurang, malu konsultasi dan kesadaran berobat yang masih rendah. Kami bekerjasama denganMuhammadiyah Bareng Lor untuk memudahkan koordinasi. Tujuan pengabdian masyarakat inimeningkatkan pengetahuan dengan ceramah, pelatihan skrining dan pembentukan kelompok pedulikesehatan reproduksi wanita di wilayah Bareng Lor, Klaten Utara. Metode pelaksanaan kegiatan yaitusosialisasi kesehatan reproduksi wanita dengan ceramah, tanya jawab, pelatihan dan pemilihan kaderberdasarkan kriteria yang ditentukan. Kader terpilih 8 dari 51 peserta diharapkan dapat memberikanpenyuluhan kepada masyarakat dan menemukan kasus berisiko penyakit reproduksi. Awal kegiatan kadermenemukan 30 kasus wanita dengan resiko penyakit reproduksi dan menindaklanjuti pemeriksaan swabvagina, pemeriksaan ginekologi dan ultrasonografi. Hasil pemeriksaan ginekologi, semua wanita keputihandengan hasil mikrobiologi 7 peserta (24,14%) keputihan normal/fisiologis dan 75,16% keputihanpatologis. Hasil USG ginekologi 24 (80%) peserta normal dengan 5 IUD in situ, kehamilan 2 (6,67%),dan abnormal 4 (13,33%). Kesimpulan: skrining pemeriksaan kesehatan organ reproduksi secara dinidapat menemukan kasus serta melakukan tindaklanjut untuk menurunkan angka kesakitan dankematian. Kegiatan ini diharapkan dapat berlanjut dengan meningkatnya kesadaran masyarakatterhadap kesehatan reproduksi dan meningkatkan kunjungan ke pelayanan kesehatan.
Pembinaan Desa Ngawen, Klaten Sebagai Desa Sadar Deteksi Dini Kanker Serviks Dengan IVA (Inspeksi Visual Asam Asetat) Ivanna Beru Brahmana; Ana Majdawati; Inayati
Prosiding Seminar Nasional Program Pengabdian Masyarakat 2019: 2. Pengembangan Kesehatan Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (446.326 KB) | DOI: 10.18196/ppm.22.485

Abstract

Latar belakang: Sekitar 500.000 kanker serviks terdeteksi setiap tahun sebagai kasus baru, dan sekitar274.000 wanita meninggal karenanya. Survei Riskesdas 2007 tentang distribusi kanker di Indonesia,Jawa Tengah merupakan propinsi ranking tertinggi kanker (23,6%) dengan kanker serviks mendudukiperingkat tertinggi. Klaten, salah satu kabupaten di Jawa Tengah dengan prevalensi kanker serviks cukuptinggi. Kasus IVA positif ditemukan di Puskesmas Klaten Tengah, Ngawen, Manisrenggo, Bayat, danTulung. Tujuan: meningkatkan pengetahuan masyarakat wilayah Puskesmas Ngawen tentang kankerserviks. Metode: ceramah, diskusi dan tanya jawab, pembentukan kelompok sadar deteksi dini kankerserviks, dan pelatihan IVA pada tenaga kesehatan. Pemeriksaan IVA diikuti 23 peserta. Hasil danimplikasi: Hasil post test peserta meningkat daripada pretest, nilai di atas 5 sebanyak 95,65%. Skor tenagakesehatan 1x pelatihan 80-90 dan setelahnya 100. Positif IVA ada 4 orang (17,39%): 2 orang IVApositif dan 2 orang IVA meragukan (+/-). Hasil IVA disampaikan langsung kepada peserta, yang IVApositif dianjurkan melakukan pemeriksaan lanjutan (Pap Smear). Luaran pengabdian berupa videodengan materi: 1. Diskusi dan tanya jawab tentang kanker serviks, pencegahan, pemeriksaan danpengobatannya; 2. Pelatihan pemeriksaan IVA bagi tenaga kesehatan. Simpulan: deteksi dini kankerserviks dapat dilakukan dengan IVA, mudah, murah, dan dapat dilakukan oleh tenaga kesehatan dipuskesmas.