Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

Korelasi Empirik antara Kecepatan Gelombang Permukaan terhadap Kepadatan dan Kekakuan pada Campuran Laston – WC Rosyidi, Sri Atmaja P; Ariani, Indra; Djaha, Siti Isnaini K
Jurnal Semesta Teknika Vol 17, No 1 (2014): MEI 2014
Publisher : Jurnal Semesta Teknika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Density and stiffness of asphaltic mixture are important parameter used for pavement design and construction. These parameter measure the required thickness of pavement.The aim of this study is to investigate the empirical relationship between pavement density and stiffness of Asphalt Concrete-Wearing Course (AC-WC) and surface wave velocity. Surface wave velocity is obtained from the seismic test set up in laboratory. A high frequency of impact source is employed in order to produce the high frequency waves propagating in mixture samples.The wave displacement is measured by accelerometer receivers connected to the computer for signal processing and spectrum analysis. In this study, AC-WC mixture is prepared with 35×,50×, 75× and 100× blows for providing sample with different density. From the results, it shows that the surface wave velocity is able to detect the various density of samples. Higher density of sample produces higher velocity and vice versa. Some empirical correlations between surface wave velocity with density and stiffness are also produced with significant statistical measures. This study shows the surface wave velocity is potential parameter employed for mixture assessment in pavement design and evaluation. 
ANALISIS ELEMEN STRUKTUR BALOK DAN KOLOM BETON BERTULANG (STUDI KASUS GEDUNG DEALER HONDA ASTRA KOTA SAMARINDA) Indra Ariani; Muhammad Rangga Aditya; Mardewi Jamal
Teknologi Sipil : Jurnal Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Vol 7, No 1 (2023): JTS TEKNOLOGI SIPIL
Publisher : Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/ts.v7i1.11229

Abstract

Perencanaan struktur merupakan hal yang penting dalam suatu konstruksi bangunan ditinjau dari segi kekuatan, keamanan dan keekonomiannya. Struktur bangunan secara keseluruhan terdiri dari struktur atas berupa lantai, balok, kolom, dinding dan atap; sedangkan struktur bawah terdiri dari pondasi dan balok sloof. Elemen struktur terpenting dalam struktur adalah kolom dan balok sehingga dimensi yang direncanakan dan penggunaan tulangan pada kolom dan balok perlu diketahui agar sesuai dengan persyaratan dalam kategori aman. Studi yang dilakukan dengan menganalisis tulangan balok dan kolom menurut SNI-2847-2019 berdasarkan persyaratan beton struktural untuk bangunan gedung. Kesimpulan dari penelitian yaitu tulangan utama pada balok dengan dimensi penampang 600 x 300 (tulangan atas 7D19; tulangan bawah 4D19) dan kolom dimensi 600 x 600 (tulangan utama 20D19) telah memenuhi persyaratan yang ditentukan. Adapun tulangan geser pada balok dimensi 600 x 300 (sengkang tumpuan D10-100 dan sengkang lapangan D10-150) dan kolom dengan dimensi 600 x 600 (tumpuan sengkang D10-100 dan sengkang lapangan D10-150) serta pengait D10-300 telah memenuhi persyaratan yang ditentukan.
Sosialisasi tentang Panjang Penyaluran dan Kait Sambungan Balok dan Kolom pada Tenaga Konstruksi di Kutai Kartanegara Ery Budiman; Indra Ariani; Albertus Juvensius Pontus
Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia Vol 4 No 1 (2024): JAMSI - Januari 2024
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jamsi.1056

Abstract

Beton bertulang merupakan material utama yang paling sering digunakan dalam perkembangan pembangunan saat ini. Bahan material tersebut terdiri dari beton dan baja tulangan dimana masing-masing dari bahan tersebut memiliki peran penting dalam struktur beton bertulang. Salah satu hal terpenting dalam perencanaan beton bertulang yakni perhitungan panjang penyaluran. Panjang penyaluran dipengaruhi oleh beberapa faktor antara lain kuat tekan beton, bentuk permukaan tulangan, tebal selimut beton, jarak tulangan, persentase tulangan kekangan serta kondisi pengecoran. Adapun persyaratan dalam perhitungan panjang penyaluran tertuang dalam SNI 2847-2019 baik dalam kondisi tarik dan atau tekan. Kesalahan dalam menghitung panjang penyaluran dalam hal ini kurang dari persyaratan, maka akan menyebabkan keruntuhan. Oleh karena itu, pemahaman dalam perencanaan dan pelaksanaan pekerjaan panjang penyaluran khususnya pada sambungan balok dan kolom di rasa sangat penting dimana hal ini bertujuan untuk mengurangi resiko terjadinya kegagalan struktur, khususnya pada tenaga konstruksi di wilayah kabupaten kutai kartanegara. Salah satu bentuk kegiatan yang dapat diimplementasikan guna mencapai tujuan tersebut yaitu dengan melakukan sosialisasi kepada para tenaga konstruksi. Selain memberikan sosialisasi berupa materi, kegiatan juga dilakukan dengan menghadirkan prototype sambungan balok dan kolom agar kesesuaian dan pemahaman terhadap materi dapat meningkat sehingga pelaksaan aktual di lapangan dapat tercapai dengan baik.
Analisis Perilaku Budaya Parkir (Studi Kasus Pasar Rahmat Samarinda) Indra Ariani; Putri Nopianti; Dharwati P. Sari; Yuti Astiti S; Cindy Ummi Nurjannah
TRANSFORM: Journal of Tropical Architecture and Sustainable Urban Science Vol. 2 No. 1 (2023): TRANSFORM
Publisher : Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/transform.v2i1.610

Abstract

Pasar Tradisional masih menjadi pilihan utama bagi masyarakat dalam memenuhi kehidupan sehari-hari, salah satu pasar terpopuler di Kota Samarinda yakni Pasar Rahmat. Seiring dengan konsistensi akan transaksi ekonomi masyarakat di Pasar Rahmat terus meningkat, kebutuhan akan ketersediaan lahan parkir juga meningkat. Kondisi saat ini menunjukan bahwa luasan lahan parkir yang tersedia tidak dapat menampung seluruh pengguna dari Pasar tersebut mengakibatkan munculnya oknum yang menggunakan lahan parkir di luar area yang seharusnya dan menimbulkan kemacetan yang berkepanjangan terlebih lagi dihari libur. Penelitian ini dilakukan untuk menentukan solusi yang tepat yang terjadi pada lahan parkir di Pasar Rahmat. Metode penelitian yang digunakan yakni analisis kualitatif berupa analisa deskriptif untuk menjelaskan kondisi lahan parkir yang tersedia dan Observasi permasalahan arus lalu lintas yang terhambat karena lahan Parkir di Pasar Rahmat serta jalur keluar masuk pengguna Parkir yang juga menjadi pemicu terhambatnya arus lalu lintas di jalan raya Lambung Mangkurat tersebut. Pasar Tradisional masih menjadi pilihan utama bagi masyarakat dalam memenuhi kehidupan sehari-hari, salah satu pasar terpopuler di Kota Samarinda yakni Pasar Rahmat. Seiring dengan konsistensi akan transaksi ekonomi masyarakat di Pasar Rahmat terus meningkat, kebutuhan akan ketersediaan lahan parkir juga meningkat. Kondisi saat ini menunjukan bahwa luasan lahan parkir yang tersedia tidak dapat menampung seluruh pengguna dari Pasar tersebut mengakibatkan munculnya oknum yang menggunakan lahan parkir di luar area yang seharusnya dan menimbulkan kemacetan yang berkepanjangan terlebih lagi dihari libur. Penelitian ini dilakukan untuk menentukan solusi yang tepat yang terjadi pada lahan parkir di Pasar Rahmat. Metode penelitian yang digunakan yakni analisis kualitatif berupa analisa deskriptif untuk menjelaskan kondisi lahan parkir yang tersedia dan Observasi permasalahan arus lalu lintas yang terhambat karena lahan Parkir di Pasar Rahmat serta jalur keluar masuk pengguna Parkir yang juga menjadi pemicu terhambatnya arus lalu lintas di jalan raya Lambung Mangkurat tersebu
Tingkat Kenyamanan Pengguna Lahan Parkir Roda Dua Di Lecture Building Fakultas Teknik Universitas Mulawarman Sartika, Dewi; Airfandylaga Arrosyidhan; Arisa Aulia Rahmitasari Sukardi; Indra Ariani; Pandu K. Utomo
TRANSFORM: Journal of Tropical Architecture and Sustainable Urban Science Vol. 2 No. 1 (2023): TRANSFORM
Publisher : Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/transform.v2i1.744

Abstract

The Lecture Building of the Faculty of Engineering, Mulawaran University is located on Jalan Sambaliung and is a newly operating lecture building, this building provides parking space for two-wheeled and four-wheeled vehicles. Judging from the condition of the two-wheeled parking area, it looks uncomfortable because there are several entry and exit lanes that are quite narrow, so if the atmosphere is busy and there are two vehicles that meet from two opposite directions, they have to yield to each other. The method applied in this study is to use quantitative and qualitative methods by conducting a site survey to determine conditions in the field and distributing Likert-scale questionnaires to determine the user's comfort level.The results of the analysis obtained by the measurements in the parking area are many that are not in accordance with the Decree of the Director General of Land Transportation No. 272 ​​of 1996 concerning Technical Guidelines for the Implementation of Parking Facilities, there are only a few points that comply with the standards. Convenience in the parking area is somewhat uncomfortable even though the parking area capacity is sufficient and the parking area distance to the campus building is close, but some students stated that they had difficulty getting out, driving and placing their vehicles, the size of the circulation path was narrow, the security in the parking area was not good and there is no CCTV. The parking area is clean but at certain times it smells bad, there is lighting in the form of garden lights even though the lights are not bright and there are signs or markings even though some of the markings have faded.
SOSIALISASI DESAIN HUNIAN BERBASIS RUMAH PANGGUNG SEBAGAI OPTIMALISASI PENANGANAN BANJIR KELURAHAN LEMPAKE SAMARINDA Azizah, Anisah; K, Nur Asriatul; Nopianti, Putri; Ariani, Indra; Putri, Sabrina F.
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 5 (2023): Volume 4 Nomor 5 Tahun 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v4i5.20869

Abstract

Salah satu permasalahan yang sering dihadapi pada perumahan dan pemukiman di suatu perkotaan yaitu banjir. Bencana banjir memang merupakan salah satu bencana yang sulit untuk dihindari khususnya pada suatu perkotaan, hal ini disebabkan karena curah hujan yang tidak bisa diprediksi. Selain karena curah hujan, banjir juga dapat disebabkan karena kurang efektifnya pengelolaan saluran air di lingkungan tersebut. Samarinda adalah salah satu kota padat penduduk di Kalimantan Timur yang terkenal dengan permasalahan banjirnya. Banyak wilayah di Samarinda yang terdampak bencana banjir tersebut, salah satunya yaitu wilayah Kelurahan Lempake Kecamatan Samarinda Utara. Dari beberapa solusi yang dapat dilakukan, desain hunian berupa rumah panggung menjadi solusi yang cukup efektif untuk penanganan bencana banjir di wilayah Kelurahan Lempake
PERBANDINGAN PENGARUH PENAMBAHAN COCA-COLA DAN GULA PASIR TERHADAP SETTING TIME DAN KUAT TEKAN BETON Miranda, Annisa; Rahman, Tamrin; Jamal, Mardewi; Ariani, Indra
Teknologi Sipil : Jurnal Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Vol 7, No 2 (2023): JTS TEKNOLOGI SIPIL
Publisher : Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/ts.v7i2.13191

Abstract

Pembangunan infrastruktur di Kalimantan Timur terus mengalami peningkatan. Hal ini tidak lepas darikebutuhan masyarakat terhadap fasilitas infrastruktur yang semakin maju, seperti pembangunan gedungbertingkat, bendungan dan fasilitas lainnya. Namun, karena Kalimantan cenderung mengalami iklim tropisyang dikenal dengan cuaca yang hangat dan lembab, terlebih di Kota Samarinda yang rawan mengalaibanjir, maka hal ini dapat berpengaruh pada pendsitribusian material bahan bangunan antar daerah. Salahsatu material paling dibuthkan dalam pembangunan infrastruktur adalah beton. Hampir semua elemenkonstruksi dari berbagai struktur dapat dibuat menggunakan beton. Beton memiliki kuat tekan yang tinggisehingga itu menjadi salah satu keunggulan yang dimiliki beton.Penelitian ini menggunakan Coca-Cola sebagai substitusi sebagian air dengan variasi 2.5%, 5%, 10% dan15% dari berat semen, serta gula pasir sebagai bahan tambah dengan variasi 0.27%, 0.54%, 1.08%, dan1.62% dari berat semen. Benda uji terdiri dari 54 silinder dengan diameter 15 cm dan tinggi 30 cm.Pengujian yang dilakukan menggunakan metode eksperimen dengan kuat tekan pada umur beton 28 dan60 hari. Perencanaan adukan beton menggunakan metode SK SNI 2834-2000 dan mutu beton yangdirencanakan sebesar 20 Mpa.Hasil penelitian menunjukkan waktu pengikatan terlama diperoleh campuran dengan persentase Coca-Colasebanyak 15% dengan waktu ikat awal 1662 menit dan waktu ikat akhir 2511 menit. Kuat tekan betonnormal yang didapat sebesar 21,17 MPa, sedangkan hasil pengujian kuat tekan maksimum diperolehcampuran Coca-Cola 2.5% sebesar 22,56 MPa pada 28 hari dan 34,95 Mpa pada 60 hari. Berdasarkan hasilpengujian, penambahan Coca-Cola dan gula pasir terbukti dapat menunda waktu pengerasan beton dandapat meningkatkan kuat tekan beton sampai variasi tertentu (dalam penelitian ini Coca-Cola maksimal 5%dan gula pasir maksimal 0.54% dari berat semen), apabila melebihi variasi tersebut maka beton justrumenjadi rapuh dan tidak dapat digunakan.
BETON RAMAH LINGKUNGAN: SOLUSI HIJAU UNTUK KONSTRUKSI MASA DEPAN Azizah, Anisah; Ariani, Indra
Teknologi Sipil : Jurnal Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Vol 8, No 2 (2024): JTS TEKNOLOGI SIPIL
Publisher : Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/ts.v8i2.17662

Abstract

Dengan meningkatnya kesadaran akan dampak lingkungan dari industri konstruksi, beton ramah lingkungan muncul sebagai solusi inovatif untuk mengurangi jejak karbon dan dampak ekologis. Artikel ini membahas konsep dan penerapan beton ramah lingkungan dalam konstruksi modern. Menggunakan metode kualitatif deskriptif, artikel ini mengeksplorasi berbagai material dan teknik yang digunakan untuk menghasilkan beton yang lebih berkelanjutan. Temuan menunjukkan bahwa penggunaan bahan daur ulang dan aditif alami dalam campuran beton dapat secara signifikan mengurangi emisi karbon. Selain itu, aplikasi beton ramah lingkungan tidak hanya meningkatkan efisiensi energi tetapi juga memberikan keuntungan ekonomi jangka panjang bagi industri konstruksi. Kesimpulan dan saran diberikan untuk mendorong adopsi beton ramah lingkungan dalam proyek konstruksi di masa depan. Kata Kunci: Beton ramah lingkungan, konstruksi berkelanjutan, material daur ulang, efisiensi energi, jejak karbon
Pengaruh Kondisi Lingkungan Samarinda terhadap Ketahanan Jangka Panjang Struktur Beton Ariani, Indra; Azizah, Anisah
Teknologi Sipil : Jurnal Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Vol 8, No 2 (2024): JTS TEKNOLOGI SIPIL
Publisher : Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/ts.v8i2.17663

Abstract

Kondisi lingkungan di Samarinda yang meliputi curah hujan tinggi, suhu lembap, serta paparan polutan berpotensi mempercepat kerusakan struktur beton. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengaruh kondisi lingkungan Samarinda terhadap ketahanan jangka panjang struktur beton. Uji ketahanan dilakukan pada berbagai sampel beton yang ditempatkan di lokasi strategis dalam kurun waktu tertentu. Faktor-faktor yang diteliti meliputi laju penyerapan air, korosi tulangan, serta kekuatan tekan beton. Hasil penelitian menunjukkan bahwa beton di Samarinda mengalami penurunan kekuatan yang signifikan dalam waktu lebih cepat dibandingkan di lingkungan yang lebih kering. Paparan polutan dari aktivitas industri dan kendaraan bermotor memperburuk kondisi, terutama pada beton yang terpapar langsung. Penurunan ketahanan ini terutama disebabkan oleh kelembapan tinggi yang meningkatkan laju korosi tulangan. Dengan memahami kondisi ini, diperlukan strategi pemeliharaan dan penggunaan material tahan polusi dan kelembapan untuk memperpanjang umur struktur beton di Samarinda. Penelitian ini memberikan rekomendasi desain dan perawatan khusus yang sesuai dengan kondisi iklim dan lingkungan Samarinda untuk memastikan ketahanan jangka panjang struktur bangunan.Kata Kunci: Struktur beton, kondisi lingkungan, ketahanan jangka panjang, korosi, Samarinda.
Rumah Hunian Industrial dengan Daya Fasad Menggunakan Bata Merah Diva Aurel Itna Monika; Pakpahan, Henri Romay; Yunita Rahmawati; Bryan Shavanabie; Indra Ariani; Dwi Julianto, Reza Prakoso
TRANSFORM: Journal of Tropical Architecture and Sustainable Urban Science Vol. 3 No. 2 (2024): TRANSFORM
Publisher : Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/transform.v3i2.2226

Abstract

Gaya industrial semakin populer dalam arsitektur hunian modern karena mengutamakan keseimbangan antara estetika mentah dan fungsionalitas. Salah satu elemen yang sering digunakan adalah bata merah, terutama pada fasad bangunan. Masalah utama yang dihadapi dalam desain rumah di lingkungan perkotaan adalah menciptakan hunian yang estetis, hemat energi, dan tetap nyaman di lahan terbatas. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji penerapan gaya industrial dengan fasad bata merah sebagai elemen utama dalam menciptakan rumah hunian yang sesuai untuk iklim tropis. Metode yang digunakan melibatkan analisis karakteristik material bata merah, seperti daya tahan, sifat termal, dan kemampuannya memberikan ventilasi alami. Selain itu, penelitian juga meninjau aspek estetika dari fasad bata merah, seperti kemampuannya menciptakan tekstur visual yang menarik dan fleksibilitasnya dalam berpadu dengan elemen lain, seperti baja dan kayu. Hasil pembahasan menunjukkan bahwa fasad bata merah pada rumah gaya industrial tidak hanya memberikan tampilan estetis yang kuat dan autentik, tetapi juga membantu meningkatkan kenyamanan termal dalam ruangan. Material ini mampu menyerap panas di siang hari dan melepaskannya pada malam hari, menjadikannya ideal untuk iklim tropis. Penggunaan bata merah juga mendukung keberlanjutan karena bahan ini mudah didaur ulang dan memiliki umur pakai yang panjang. Kesimpulannya, rumah hunian industrial dengan fasad bata merah adalah solusi desain yang efektif untuk menciptakan hunian estetis, nyaman, dan berkelanjutan. Desain ini memadukan fungsi dan keindahan, menjadikannya pilihan yang ideal untuk lingkungan perkotaan modern.