Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Upacara Mangrara Banua Tongkonan dalam Makna Sosial Masyarakat Tana Toraja Nur Riswandy Marsuki; Lukman Ismail; Sam'un Mukramin
Phinisi Integration Review Vol 2, No 1 (2019): Februari
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (717.469 KB) | DOI: 10.26858/pir.v2i1.8018

Abstract

Adapaun yang melatar belakangi penelitian ini, karena terdapat ketidaksesuain antara idealis dan realitas. Perubahan sosial yang mengarah ke perubahan negatif yaitu Westernisasi atau perubahan yang mengarah pada kehancuran budaya. tapi pada kenyataannya masih banyak budaya yang dipertahankan sampai sekarang ini. Dalam hal ini peneliti akan mengkaji budaya lokal yang sampai saat ini masih dilestarikan. Misalnya Upacara Mangrara Banua Tongkonan, penulis dapat melihat bahwa hanya sebagian besar saja generasi muda masyarakat Tanah Toraja yang tahu secara spesifik makna-makna dari Upacara Mangrara banua Tongkonan.  Jenis penelitian yang digunakan adalah Penelitian deskriptif kualitatif yaitu jenis penelitian yang suatu metode dalam meneliti status kelompok manusia, suatu objek, suatu peristiwa. Lokasi penelitian ini dilakukan di Kelurahan Ariang Kecamatan Makale Kabupaten Tana Toraja, dengan teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu observasi dan wawncara dengan informan. Hasil penelitian yang diperoleh mengenai makna sosial Upacara Mangrara Banua Tongkonan di Tana Toraja yang dianalisis secara deskriptif kualitatif, maka dapat disimpulkan bahwa penyebab Upacara Mangrara Banua Tongkonan masih dilestarikan sampai sekarang karena adanya nilai, tradisi dan partisipasi aktif masyarakat. Sedangkan Makna yang terkandung dalam Upacara Mangrara Banua Tongkonan adalah makna konotatif dan makna denotatif.
Community Empowerment through an Inclusive Literacy Movement based on Learning Communities in Butta Ejayya Village, Gowa Nur Riswandy Marsuki; Memunah Memunah; Sitti Asnaeni; St. Haniah; Nurbaeti Nurbaeti; Muhsin Muhsin
Samakta: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 3 No. 1 (2026): Samakta: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : CV. Dharma Samakta Edukhatulistiwa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61142/samakta.v3i1.327

Abstract

The problem of low literacy rates and the persistence of illiteracy pose serious challenges to community empowerment efforts, particularly in rural areas. This Community Service (PkM) activity aims to empower the community through an Inclusive Literacy Movement based on a learning community in Butta Ejayya Village, Gowa Regency. The approach used was participatory and inclusive, involving the community as the main subject in the planning, implementation, and evaluation processes of the activity. The implementation method included identifying the community's literacy needs, establishing a learning community, mentoring reading and writing activities, and strengthening the role of local leaders as literacy drivers. The results of the activity showed increased community participation in literacy activities, growing awareness of the importance of reading and writing skills, and the formation of a learning community as a space for continuous shared learning. This activity also contributed to strengthening the community's social capacity and became the first step in eradicating illiteracy. Thus, the inclusive literacy movement based on a learning community has proven effective as a community empowerment strategy and can be replicated in other areas with similar characteristics.
Transformasi Media Pembelajaran Digital melalui Pemanfaatan Artificial Intelligence untuk Meningkatkan Kompetensi Guru Sosiologi pada Komunitas Guru Sosiologi Gowa St. Haniah; Nur Riswandy Marsuki; Sitti Asnaeni; Abidah R. Delu; Ratnah Rahman
Jurnal Pengabdian Masyarakat (ABDIRA) Vol 6, No 4 (2026): Abdira
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/abdira.v6i4.2246

Abstract

Digital transformation in education requires teachers to possess the competence to utilize Artificial Intelligence (AI) in developing innovative learning media. This community service initiative aimed to enhance the competence of Sociology teachers in leveraging AI to support the transformation of digital learning media. The activity was conducted on Saturday, June 27, 2026, in partnership with the Gowa Sociology Teachers' Community, involving 35 participants. The methods employed included community education, training, and the dissemination of science and technology through lectures, demonstrations, hands-on practice, and guided instruction on the use of ChatGPT, Canva AI, Gamma AI, Quizizz AI, and Google Gemini. The results demonstrated that participants were able to develop various digital learning media, such as instructional materials, interactive presentations, visual aids, and AI-based assessments. This initiative strengthened the teachers' digital competencies and encouraged the creative, effective, and responsible use of AI in Sociology instruction.