p-Index From 2021 - 2026
2.802
P-Index
This Author published in this journals
All Journal TEKNO
Meike M. Kumaat
Universitas Sam Ratulangi

Published : 20 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 20 Documents
Search

Analisis Pengaruh Hambatan Samping Terhadap Kinerja Ruas Jalan Trans Sulawesi di Kelurahan Buyungon Kecamatan Amurang Violeta A. Rarung; Sisca V. Pandey; Meike M. Kumaat
TEKNO Vol. 21 No. 85 (2023): TEKNO
Publisher : TEKNO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Faktor hambatan samping merupakan salah satu penyebab terjadinya kemacetan lalu lintas yang dapat mempengaruhi tingkat kerja permasalahan suatu ruas jalan. Kapasitas pada jalan Trans Sulawesi di Kelurahan Buyungon Kecamatan Amurang ini tidak sesuai dengan volume lalu lintas dan banyaknya kegiatan masyarakat di tepi jalan, sehingga dampak yang ditimbulkan akan berpengaruh terhadap arus lalu lintas. Penelitian ini dilakukan untuk menganalisis kinerja lalu lintas dengan menghitung kapasitas jalan, derajat kejenuhan, tundaan, dan LOS. Penelitian ini juga untuk mendapatkan data volume lalu lintas, data kecepatan, data geometrik dan pengaruh hambatan samping. Analisis data menggunakan metode PKJI 2014 dan simulasi lalu lalu lintas menggunakan aplikasi PTV Vissim. Survey penelitian dilakukan selama tiga hari yaitu pada hari Jumat, 25 November 2022, Sabtu, 26 November 2022, dan Senin, 28 November 2022 pada pukul 08.00 – 20.00 WITA dengan interval waktu 15 menit. Hasil analisis yang diperoleh nilai volume lalu lintas (Q) tertinggi pada hari Senin, 28 November 2022 pada periode waktu 16.00 – 17.00 WITA sebesar 1203.6 skr/jam, nilai kapasitas (C) adalah sebesar 2134.458 skr/jam, dengan nilai derajat kejenuhan (Dj) pada segmen 1 sebesar 0.320 dan segmen 2 sebesar 0.252 didapat LOS B, yang berarti kondisi arus lalu lintas stabil. Pengaruh hambatan samping rendah dengan hambatan samping sebesar 247/jam. Hasil vissim dapat dilakukan alternatif pelebaran geometrik jalan didapat LOS A sehingga kinerja jalan meningkat. Kata kunci: hambatan samping, kinerja ruas jalan, PKJI 2014
Analisis Kinerja Simpang Bersinyal Menggunakan Software PTV VISSIM (Studi Kasus: Simpang Jalan 17 Agustus – Jalan Babe Palar, Kota Manado) Dwight Timothie; Audie L. E. Rumayar; Meike M. Kumaat
TEKNO Vol. 21 No. 85 (2023): TEKNO
Publisher : TEKNO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Simpang empat Jalan 17 Agustus – Jalan Babe Palar merupakan simpang bersinyal yang bertempat di Kecamatan Wanea, Kota Manado, Provinsi Sulawesi Utara dimana di sekitar simpang tersebut memiliki perkantoran, sekolah, hotel, rumah makan, dan pemukiman yang berpengaruh terhadap tingginya volume lalu lintas, serta sering kali menimbulkan kemacetan pada jam tertentu. Penelitian pada ruas jalan ini bertujuan untuk menganalisis kinerja simpang. analisa kinerja simpang ini dengan menggunakan Software PTV Vissim dan metode Perhitungan Kapasitas Jalan Indonesia (PKJI) 2014 dengan memperhitungkan derajat kejenuhan, tundaan, dan level of service (LOS). Hasil kinerja simpang bersinyal Jalan 17 Agustus – Jalan Babe Palar pada jam puncak atau kondisi eksisting di hari selasa menggunakan PTV Vissim diperoleh panjang antrian 25,84 m, tundaan 39,21 det/kend, angka henti sebesar 1,19 dengan tingkat pelayanan D. Hasil analisis juga menunjukan rute pergerakan dari jalan pendekat Maengket adalah yang memiliki kondisi terburuk berdasakan semua hasil parameter kinerja simpang. Kata kunci: simpang bersinyal, analisis kinerja, PTV Vissim
Analisis Kinerja Simpang Lengan Tiga Tak Bersinyal Studi Kasus: Jl. Walanda Maramis – Jl. Sugiono Marvel C. T. Lengkong; Lucia I. R. Lefrandt; Meike M. Kumaat
TEKNO Vol. 21 No. 86 (2023): TEKNO
Publisher : TEKNO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan penduduk Kota Manado dan padatnya arus lalu lintas yang tidak diikuti dengan perkembangan prasarana memberikan dampak buruk pada arus lalu lintas. Khususnya pada simpang tak bersinyal Jl. Walanda Maramis – Jl. Sugiono yg merupakan kawasan komersial atau tempat perdagangan dan jasa di pusat Kota Manado. Penelitian ini bertujuan bertujuan untuk menganalisis karakteristik lalu lintas simpang Jl. Walanda Maramis – Jl. Sugiono, menganalisis tingkat pelayanan simpang Jl. Walanda Maramis – Jl. Sugiono, menganalisis kinerja simpang Jl. Walanda Maramis – Jl. Sugiono dengan menggunakan metode PKJI 2014 dan di simulasikan dengan software PTV VISSIM. Penelitian ini dilakukan selama 3 hari yaitu pada hari Jumat 18 November 2022, hari Sabtu 19 November 2022 dan hari Senin 21 November 2022. Data yang digunakan dalam analisis adalah data hari Jumat 18 November 2022 pada priode jam puncak 11.00 – 12.00 WITA. Data ini digunakan karena merupakan data volume tertinggi selama 3 hari penelitian. Hasil analisis karakteristik lalu lintas pada simpang didapatkan tingkat kepadataan tertinggi sebesar 391.43 kend/km. Hasil analisis kinerja simpang dengan PKJI 2014 didapat derajat kejenuhan 0.89 dengan tingkat pelayanan F. Simulasi PTV VISSIM didapat tundaan simpang 9.38 det/kend. Kata kunci: simpang tak bersinyal, karakteristik, kinerja
Analisis Biaya Operasional Kendaraan Truk Pengangkut Sampah Jenis Dump Truck Di Kecamatan Tomohon Utara Ronaldo E. J. Raranta; Meike M. Kumaat; Sisca V. Pandey
TEKNO Vol. 21 No. 86 (2023): TEKNO
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35793/jts.v21i86.52770

Abstract

Penelitian ini dilaksanakan dengan melihat bahwa masalah sampah disuatu wilayah sangatlah kompleks mulai dari tahap pengumpulan, pengangkutan sampai di Tempat Pemrosesan Akhir (TPA). Kecamatan Tomohon Utara merupakan salah satu kecamatan di Kota Tomohon yang kepadatan penduduknyta lebih tinggi dibanding dengan kelurahan lainnya. Kepadatan penduduk akan mempengaruhi timbulan sampah di wilayah tersebut sehingga penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi rute dan pola pengangkutan sampah serta menganalisis biaya operasional kendaraan pengangkut sampah di Kecamatan Tomohon Utara, Kota Tomohon. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode perhitungan Pasific Consultant International. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pola pengangkutan individual sampah secara door to door sesuai dengan SNI Nomor 19-2454-2002 dengan rute yang dilewati mulai dari Kinilow, Kinilow Satu, Kakaskasen, Kakaskasen Satu, Kakaskasen Dua dan Kakaskasen Tiga selanjutnya ke TPA Tara-tara. Biaya operasional yang di dapat per kilometer (km) sebesar Rp.6.901/km dan untuk pelayanan pengangkutan sampah ke TPA sejauh 41,11km/hari jadi untuk biaya operasional kendaraan per hari pelayanan sebesar Rp. 283.700. Kata kunci: biaya operasional kendaraan, Pacific Consultant International, sampah
Evaluasi Efektivitas Lajur Tambahan Pada Ruas Jalan Akibat Pekerjaan Konstruksi (Studi Kasus: Proyek Peninggian Badan Jalan Tol Pondok Aren–Serpong) Fayza S. Alamri; Meike M. Kumaat; Semuel Y. R. Rompis
TEKNO Vol. 21 No. 86 (2023): TEKNO
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35793/jts.v21i86.53154

Abstract

Jalan tol Pondok Aren-Serpong merupakan salah satu jalan tol yang menghubungkan kota Jakarta dan kota Tangerang Selatan yang memiliki mobilitas penduduk yang tinggi. PT Bintaro Serpong Damai selaku badan usaha jalan tol yang memegang konsesi jalan tol Pondok Aren-Serpong mengadakan proyek peninggian badan jalan dan pembangunan kolam retensi untuk mengatasi genangan yang terjadi saat curah hujan tinggi. Proyek konstruksi ini berdampak pada berkurangnya ruas jalan tol dan menyebabkan kemacetan pada jam-jam sibuk. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis karakter arus lalu lintas pada area yang terdapat konstruksi selama jam sibuk, hubungan kecepatan kepadatan dan volume melalui model Greenshields, Greenberg, dan Underwood, kinerja lalu lintas menurut PKJI 2014 Jalan Bebas Hambatan, dan efektivitas lajur tambahan yang diterapkan dalam menangani kemacetan yang disebabkan oleh proyek konstruksi yang disimulasikan menggunakan aplikasi PTV Vissim. Hasil penelitian menunjukkan karakteristik arus lalu lintas pada hari Senin tanggal 22 Mei 2023 yaitu volume kendaraan 5261 skr/jam pada pukul 06.30-06.45 WIB dengan kecepatan terendah 78,88 km/jam dan kepadatan tertinggi 66,70 skr/km. Model greenshields dipilih sebagai model terbaik dengan nilai koefisien determinasi 0,626 dan volume maksimum 6343,99 skr/jam, kecepatan saat arus bebas 112,97 km/jam, dan kepadatan saat kondisi macet total 224,63 skr/km. Kinerja lalu lintas pada area yang terdapat konstruksi yaitu derajat kejenuhan (Dj) sebesar 0,46 dimana masih dalam batas aman untuk jalan bebas hambatan. Kecepatan tempuh (VT) sebesar 100 km/jam dan waktu tempuh (TT) adalah 0,01 jam. Lajur tambahan yang diterapkan yaitu 4 lajur arah Jakarta dan 1 lajur arah Serpong menggunakan ruas milik PT MTN merupakan kondisi paling efektif dalam menangani kemacetan dengan hasil simulasi PTV Vissim kecepatan kendaraan rata-rata 75,36 km/jam, kepadatan 65,46 kend/km, Level of Service A, waktu tempuh 8,39 detik, tundaan 0,61 detik, dan panjang antrian 95,43 m sebelum memasuki area konstruksi. Kata kunci: jalan bebas hambatan, rekayasa lalu lintas, PKJI 2014, PTV Vissim
Analisis Ekivalensi Mobil Penumpang Pada Jalan Perkotaan Maria S. G. Padang; Meike M. Kumaat; Semuel Y. R. Rompis
TEKNO Vol. 22 No. 88 (2024): TEKNO
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35793/jts.v22i88.55291

Abstract

Ekivalensi mobil penumpang (emp) merupakan faktor konversi berbagai jenis kendaraan dengan patokan mobil penumpang. Besarnya nilai emp dapat dipengaruhi oleh beberapa faktor diantaranya karakteristik kendaraan, arus lalu lintas, karakteristik jalan raya, kondisi cuaca, kondisi geometrik dan kelandaian. Penelitian ini dilaksanakan pada Jalan Piere Tendean dengan menggunakan metode Time Headway dan Analisa Regresi Linear Berganda. Berdasarkan hasil analisa menggunakan metode time headway didapatkan hasil emp SM 0,47 dan emp KS 2,86 sedangkan untuk metode analisa regresi linear berganda didapatkan hasil emp SM 0,23 dan emp KS 2,71. Perilaku pengemudi di Indonesia memiliki ciri yang khas, sehingga mengharuskan proses kalibrasi yang lebih detail dan metode simulasi dengan bantuan Vissim dapat menggambarkan model lebih komprehensif dan hampir tepat sesuai dengan kondisi dilapangan yang meliputi perhitungan following, lateral serta lane changing. Dilakukan pemodelan menggunakan software PTV Vissim yang menghasilkan nilai emp untuk SM 0,87 dan KS 1,86. Besarnya nilai emp yang diperoleh dipengaruhi oleh lebar ruas jalan penelitian dengan banyaknya volume kendaraan dan juga jarak antara kendaraan yang cukup besar. Kata kunci: EMP, Time Headway, analisis regresi linear berganda, metode simulasi
Analisis Kinerja Lalu Lintas Pada Ruas Jalan A. A. Maramis Kairagi Dua Manado Hanna Pongkorung; Audie L. E. Rumayar; Meike M. Kumaat
TEKNO Vol. 22 No. 88 (2024): TEKNO
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35793/jts.v22i88.56805

Abstract

Manado sebagai ibu kota provinsi Sulawesi Utara memiliki masalah lalu lintas yang semakin meningkat dikarenakan pengaruh kebutuhan transportasi yang semakin tinggi, yang membuat kapasitas jalan tidak lagi mampu untuk menampung arus lalu lintas yang terus bertambah. Jalan A. A. Maramis merupakan salah satu jalan yang memiliki permasalahan lalu lintas dikarenakan adanya aktivitas hambatan samping yang tinggi. Penelitian ini mengambil data survey di lapangan berupa volume lalu lintas, kecepatan kendaraan, dan hambatan samping. Analisis kinerja lalu lintas berupa kapasitas ruas jalan, kecepatan arus bebas, derajat kejenuhan, kecepatan tempuh, dan waktu tempuh didapatkan setelah dilakukan pengolahan data. Model pengaruh antara kecepatan dan hambatan samping juga didapat dengan melakukan analisa regresi. Hasil analisis yang diperoleh menunjukkan nilai kapasitas ruas jalan (C) sebesar 5353,776 smp/jam, dengan kecepatan arus bebas (VB) sebesar 45,9513 km/jam. Nilai derajat kejenuhan (DJ) tertinggi yang didapatkan sebesar 0,381 dan nilai kecepatan tempuh (VT) sebesar 31 km/jam serta nilai waktu tempuh (WT) sebesar 5,806 detik. Berdasarkan hasil pemodelan antara kecepatan dan hambatan samping dapat diketahui pengaruh hambatan samping memberikan kontribusi sebesar 51,61% terhadap kecepatan kendaraan pada hari Sabtu, 18 November 2023 arah Paal 2 – Paniki, dan 53,09% pada arah Paniki – Paal 2. Kata kunci: kinerja lalu lintas, hambatan samping, analisa regresi linier berganda
Analisis Kemacetan Lalu Lintas Di Jalan Raya Manado – Bitung, Kelurahan Girian Weru, Kota Bitung Jessica Siby; Audie L. E. Rumayar; Meike M. Kumaat
TEKNO Vol. 22 No. 88 (2024): TEKNO
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35793/jts.v22i88.56941

Abstract

Jalan Raya Manado – Bitung, Kelurahan Girian Weru, Kota Bitung, menjadi salah satu titik kemacetan di Kota Bitung, terutama selama jam sibuk atau pada waktu puncak. Ini disebabkan oleh tata guna lahan yang merupakan area komersial yang padat akan kegiatan masyarakat umum. Area pendidikan, pasar tradisional, pertokoan, perkantoran ada disepajang jalan ini. Berdasarkan hasil analisis kinerja Jalan dengan menggunakan metode PKJI 2023 diperoleh nilai Volume lalu lintas (Q) sebesar 1538.8 smp/jam, nilai Kapasitas (C) sebesar 1713.6 smp/jam, nilai Derajat Kejenuhan (Dj) sebesar 0,897 smp/jam, nilai Kecepatan arus bebas (VB) sebesar 26,5608 km/jam, kecepatan tempuh) sebesar 24 km/jam, waktu tempuh sebesar 0,020833333 jam. Hal ini berarti tingkat kemacetan di Jalan Raya Manado – Bitung termasuk dalam kategori kemacetan yang tinggi dengan nilai Derajat Kejenuhannya yang sudah melebihi 0,8, dapat dilihat tingkat pelayanan di Jalan Raya Manado – Bitung adalah tingkat pelayanan E. Pada kondisi ini Arus tidak stabil, kecepatan kadang berhenti.. Untuk solusi mengatasi kemacetan yaitu pembuatan jembatan penyeberangan orang dan pelebaran geometrik jalan. Hasil analisis untuk solusi mengatasi kemacetan dengan pembuatan jembatan penyeberangan orang didapat kapasitas meningkat tingkat pelayanan menjadi C dan untuk hasil analisis solusi mengatasi kemacetan dengan melakukan peleberan jalan didapatkan tingkat pelayanan menjadi D. Dan untuk hasil simulasi SUMO didapatkan peningkatan kecepatan kendaraan menjadi 14.766 km/jam. Kata kunci: kemacetan, kinerja jalan, hambatan samping
Analisis Pengaruh Hambatan Samping Terhadap Kinerja Ruas Jalan Wolter Mongisidi Kota Bitung Claudia S. Tege; Audie L. E. Rumayar; Meike M. Kumaat
TEKNO Vol. 22 No. 88 (2024): TEKNO
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35793/jts.v22i88.56961

Abstract

Ruas Jalan Wolter Mongisidi kota Bitung merupakan kawasan jalan yang terkenal dengan kawasan pertokoan, pasar tradisional, kantor pemerintahan, sekolah sehingga menjadi jalan utama bagi masyarakat dalam melakukan aktivitas. Peningkatan lalu lintas dan kepadatan penduduk di sekitar ruas jalan ini telah memunculkan hambatan samping yang berpotensi memengaruhi kinerja jalan. Penelitian ini mengambil data survey di lapangan berupa hambatan samping, volume lalu lintas, dan kecepatan kendaraan. Analisis kinerja lalu lintas berupa kapasitas ruas jalan, kecepatan arus bebas, derajat kejenuhan, kecepatan tempuh dan waktu tempuh. Kemudian kinerja ruas jalan disimulasikan dengan Simulation of Urban Mobility (SUMO). Parameter dari skenario eksisting yang terjadi, selanjutnya dibandingkan menggunakan program SUMO dengan kondisi tanpa hambatan samping. Hasil analisis yang diperoleh menunjukkan, volume lalu lintas tertinggi sebesar 971,2 smp/jam, dengan nilai derajat kejenuhan (Dj) sebesar 0.49 di dapat LOS C yaitu kondisi arus lalu lintas stabil, tetapi kecepatan dan gerak kendaraan dikendalikan. Nilai kapasitas ruas jalan (C) sebesar 1965,6 smp/jam, dengan kecepatan arus bebas (VB) sebesar 31,9176 km/jam. Nilai kecepatan tempuh (VT) sebesar 27 km/jam dan waktu tempuh (WT) sebesar 6,67 detik. Pengaruh hambatan samping terhadap kinerja ruas jalan sebesar 524,1/jam dikategorikan kelas hambatan samping tinggi.Hasil yang diperoleh menggunakan program SUMO dilakukan perbandingan kondisi hambatan samping tinggi dengan kondisi tanpa hambatan samping didapatkan pengaruh pada kinerja jalan sebesar 53% yang artinya telah terjadi penurunan sebesar 47% dari kapasitas yang seharusnya. Kata kunci: Hambatan Samping; Kinerja Ruas Jalan; Simulation of Urban Mobility.
Pengaruh Pasar Tradional Langowan Terhadap Kinerja Ruas Jalan Yoneri Wojongan; Meike M. Kumaat; Audie L. E. Rumayar
TEKNO Vol. 22 No. 89 (2024): TEKNO
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35793/jts.v22i89.57433

Abstract

Para pedagang di Pasar Tradisiomal Langowan (Pasar Baru) yang menggelar barang dagangan di bahu jalan membuat ruas jalan menjadi sempit. Bahu jalan juga digunakan sebagai lahan parkir, dikarenakan lahan parkir yang disediakan oleh pengelola Pasar Tradisional Langowan (Pasar Baru) tidak mampu menampung jumlah kendaraan pengunjung pasar sehingga ruas jalan ini perlu diperhatikan terutama pada kelancaran arus lalu lintasnya. Oleh karena itu diperlukan penelitian tentang pengaruh Pasar Tradisional Langowan (Pasar Baru) terhadap kinerja ruas jalan. Penelitian ini dilakukan untuk menganalisis kinerja lalu lintas dengan menghitung kapasitas jalan, derajat kejenuhan, tundaan, dan tingkat pelayanan jalan (LOS). Penelitian ini juga menganalisis pengaruh hambatan samping yang terjadi di ruas jalan Pasar Baru yang terletak di Langowan Kecamatan Minahasa. Analisis data dilakukan menggunakan metode Manual Kapasitas Jalan Indonesia (MKJI, 1997). Survey penelitian di lapangan dilakukan selama tiga (3) hari yaitu pada hari Selasa, 18 Mei 2021, hari Kamis 20 Mei 2021, dan Sabtu 22 Mei 2022 pada pukul 06.00 – 16.00 WITA dengan interval waktu 15 menit. Hasil analisis kinerja ruas jalan diperoleh volume lalu lintas (Q) tertinggi pada hari Sabtu, 22 Mei 2021 pada periode waktu 09.00 – 10.00 WITA sebesar 1099 smp/jam, nilai kapasitas (C) ruas jalan adalah sebesar 1882,32 smp/jam, dengan nilai derajat kejenuhan (DS) adalah sebesar 0,584 sehingga didapat tingkat pelayanan B. Kondisi ini menunjukkan arus masih dalam keadaan stabil, tetapi kecepatan arus mulai dibatasi oleh kondisi lalu lintas. Berdasarkan hasil analisis maka kinerja ruas jalan Pasar Baru Langowan tergolong masih dapat melayani kendaraan dengan baik. Namun dikarenakan aktivitas Pasar, penggunaan bahu jalan sebagai area parkir dan kondisi jalan yang masih banyak berlubang sehingga mengakibatkan kemacetan. Kata kunci: pasar tradisional, kinerja ruas jalan, hambatan samping