p-Index From 2021 - 2026
2.923
P-Index
This Author published in this journals
All Journal TEKNO Syntax Idea
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 20 Documents
Search
Journal : TEKNO

Analisis Kinerja Simpang Tak Bersinyal (Studi Kasus: Jalan Wolter Monginsidi – Jalan Veteran, Kota Bitung) Aditya Tarigan; Lucia I. R. Lefrandt; Semuel Y. R. Rompis
TEKNO Vol. 21 No. 85 (2023): TEKNO
Publisher : TEKNO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Simpang tak bersinyal merupakan perpotongan antara dua atau lebih ruas jalan yang dimana pada persimpangan tidak bersinyal akan terjadi konflik antar kendaraan yang melewati simpang tersebut. Simpang tak bersinyal Jl. Wolter Monginsidi – Jl. Veteran kota Bitung merupakan salah satu persimpangan yang memiliki konflik. Simpang tersebut kerap kali menimbulkan masalah kemacetan karena terdapat banyak kendaraan yang sering melewati simpang tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis karakteristik simpang dan kinerja simpang tiga tak bersinyal menggunakan Metode PKJI 2014 dengan memperhitungkan derajat kejenuhan, tundaan, dan LOS dan simulasi menggunakan software PTV Vissim untuk meningkatan kinerja dari simpang tak bersinyal tersebut. Data lalu lintas diambil dari hasil survei lapangan selama tiga hari. Hasil yang didapatkan untuk volume lalu lintas tertinggi didapat pada hari senin 05 Desember 2022 pukul 07.00 - 08.00 dengan jumlah volume lalu lintas (Q) sebesar 2389,4 skr/jam, nilai kapasitas (C) sebesar 2519 skr/jam, nilai Derajat Kejenuhan (DJ) sebesar 0,95, nilai tundaan simpang (T) sebesar 17,10 detik/skr, nilai peluang antrian (PA) sebesar 36 % - 71 % dan tingkat pelayanan simpang (LOS) D. Hasil dari alternatif simulasi Vissim menunjukkan bahwa skenario penambahan lajur Jl Wolter Monginsidi arah Bitung merupakan alternatif yang paling efektif dari ketiga skenario yang dilakukan. Kata kunci: Simpang Tak Bersinyal, PKJI 2014, PTV Vissim
Model Bangkitan Pergerakan Di Kecamatan Tuminting Kota Manado Winny M. Zougira; Semuel Y. R. Rompis; Audie L. E. Rumayar
TEKNO Vol. 21 No. 85 (2023): TEKNO
Publisher : TEKNO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Transportasi merupakan proses pergerakan atau perpindahan orang atau barang dari suatu tempat ke tempat lain. Proses ini dapat dilakukan dengan menggunakan kendaraan atau tanpa kendaraan. Tujuan transportasi untuk mewujudkan penyelenggaraan pelayanan transportasi yang aman, cepat, tertib dan nyaman serta menunjang pemerataan pertumbuhan dan stabilitas, sebagai pendorong, penggerak dan penunjang pembangunan nasional serta mempererat hubungan antar bangsa. Dalam kasus ini daerah yang diambil sebagai ruang lingkup penelitian adalah Kecamatan Tuminting. Untuk mengetahui pergerakan masyarakat Kecamatan Tuminting maka harus dibuat pemodelan regresi transportasi. Oleh karena itu perlu dilakukan survey pergerakan masyarakat di kecamatan Tuminting beserta faktor-faktor terjadinya pergerakan tersebut. Hasil penelitian menunjukkan analisa bangkitan perjalanan, dapat kita simpulkan bahwa rata rata setiap keluarga melakukan perjalanan 14 kali setiap harinya dan itu merupakan perjalanan terbanyak atau paling sering dilakukan setiap keluarga dengan rasio persentase yang di dapat 21%. Terdapat lima buah faktor dominan yang mempengaruhi bangkitan perjalanan di Kecamatan Tuminting yaitu jumlah anggota keluarga, jumlah anggota keluarga yang bekerja, pendidikan, jumlah kepemilikan kendaraan, dan jumlah pendapatan. Model analisa bangkitan perjalanan didaerah Kecamatan Tuminting adalah: Y = 1,365 + 0,849 X1 + 1,573X2 + 1,059X3 + 0,378X4 + 0,569 X5. Kata kunci: model bangkitan pergerakan, perilaku perjalanan, Kecamatan Tuminting
Evaluasi Efektivitas Lajur Tambahan Pada Ruas Jalan Akibat Pekerjaan Konstruksi (Studi Kasus: Proyek Peninggian Badan Jalan Tol Pondok Aren–Serpong) Fayza S. Alamri; Meike M. Kumaat; Semuel Y. R. Rompis
TEKNO Vol. 21 No. 86 (2023): TEKNO
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35793/jts.v21i86.53154

Abstract

Jalan tol Pondok Aren-Serpong merupakan salah satu jalan tol yang menghubungkan kota Jakarta dan kota Tangerang Selatan yang memiliki mobilitas penduduk yang tinggi. PT Bintaro Serpong Damai selaku badan usaha jalan tol yang memegang konsesi jalan tol Pondok Aren-Serpong mengadakan proyek peninggian badan jalan dan pembangunan kolam retensi untuk mengatasi genangan yang terjadi saat curah hujan tinggi. Proyek konstruksi ini berdampak pada berkurangnya ruas jalan tol dan menyebabkan kemacetan pada jam-jam sibuk. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis karakter arus lalu lintas pada area yang terdapat konstruksi selama jam sibuk, hubungan kecepatan kepadatan dan volume melalui model Greenshields, Greenberg, dan Underwood, kinerja lalu lintas menurut PKJI 2014 Jalan Bebas Hambatan, dan efektivitas lajur tambahan yang diterapkan dalam menangani kemacetan yang disebabkan oleh proyek konstruksi yang disimulasikan menggunakan aplikasi PTV Vissim. Hasil penelitian menunjukkan karakteristik arus lalu lintas pada hari Senin tanggal 22 Mei 2023 yaitu volume kendaraan 5261 skr/jam pada pukul 06.30-06.45 WIB dengan kecepatan terendah 78,88 km/jam dan kepadatan tertinggi 66,70 skr/km. Model greenshields dipilih sebagai model terbaik dengan nilai koefisien determinasi 0,626 dan volume maksimum 6343,99 skr/jam, kecepatan saat arus bebas 112,97 km/jam, dan kepadatan saat kondisi macet total 224,63 skr/km. Kinerja lalu lintas pada area yang terdapat konstruksi yaitu derajat kejenuhan (Dj) sebesar 0,46 dimana masih dalam batas aman untuk jalan bebas hambatan. Kecepatan tempuh (VT) sebesar 100 km/jam dan waktu tempuh (TT) adalah 0,01 jam. Lajur tambahan yang diterapkan yaitu 4 lajur arah Jakarta dan 1 lajur arah Serpong menggunakan ruas milik PT MTN merupakan kondisi paling efektif dalam menangani kemacetan dengan hasil simulasi PTV Vissim kecepatan kendaraan rata-rata 75,36 km/jam, kepadatan 65,46 kend/km, Level of Service A, waktu tempuh 8,39 detik, tundaan 0,61 detik, dan panjang antrian 95,43 m sebelum memasuki area konstruksi. Kata kunci: jalan bebas hambatan, rekayasa lalu lintas, PKJI 2014, PTV Vissim
Analisis Ekivalensi Mobil Penumpang Pada Jalan Perkotaan Maria S. G. Padang; Meike M. Kumaat; Semuel Y. R. Rompis
TEKNO Vol. 22 No. 88 (2024): TEKNO
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35793/jts.v22i88.55291

Abstract

Ekivalensi mobil penumpang (emp) merupakan faktor konversi berbagai jenis kendaraan dengan patokan mobil penumpang. Besarnya nilai emp dapat dipengaruhi oleh beberapa faktor diantaranya karakteristik kendaraan, arus lalu lintas, karakteristik jalan raya, kondisi cuaca, kondisi geometrik dan kelandaian. Penelitian ini dilaksanakan pada Jalan Piere Tendean dengan menggunakan metode Time Headway dan Analisa Regresi Linear Berganda. Berdasarkan hasil analisa menggunakan metode time headway didapatkan hasil emp SM 0,47 dan emp KS 2,86 sedangkan untuk metode analisa regresi linear berganda didapatkan hasil emp SM 0,23 dan emp KS 2,71. Perilaku pengemudi di Indonesia memiliki ciri yang khas, sehingga mengharuskan proses kalibrasi yang lebih detail dan metode simulasi dengan bantuan Vissim dapat menggambarkan model lebih komprehensif dan hampir tepat sesuai dengan kondisi dilapangan yang meliputi perhitungan following, lateral serta lane changing. Dilakukan pemodelan menggunakan software PTV Vissim yang menghasilkan nilai emp untuk SM 0,87 dan KS 1,86. Besarnya nilai emp yang diperoleh dipengaruhi oleh lebar ruas jalan penelitian dengan banyaknya volume kendaraan dan juga jarak antara kendaraan yang cukup besar. Kata kunci: EMP, Time Headway, analisis regresi linear berganda, metode simulasi
Analisis Tingkat Kepuasan Penumpang Angkutan Umum Bus Rute Manado – Kawangkoan Dengan Metode Importance Performance Analysis (IPA) Jesica I. Kalangi; Lucia I. R. Lefrandt; Semuel Y. R. Rompis
TEKNO Vol. 22 No. 88 (2024): TEKNO
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35793/jts.v22i88.55292

Abstract

Terminal karombasan merupakan salah satu pangkalan kendaraan umum antar kota yang berada pada Kota Manado, terminal Karombasan yang merupakan salah satu pangkalan kendaraan angkutan umum antar kota dengan klasifikasi terminal tipe B. terminal ini banyak mengalami penurunan minat penumpang karena fasilitas yang tidak memadai dan kurangnya perawatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik dan kepuasan penumpang dari kesenjangan angkutan umum bus rute Manado – Kawangkoan. Metode analisis yang digunakan berupa Importance Performance Analysis (IPA), pada penelitian ini mengambil data pada penumpang bus dengan penyebaran kuisioner, dengan data dari variabel tangibles (bukti fisik), reliability (kehandalan), responsiveness (ketanggapan), assurance (jaminan), dan empathy (perhatian). Hasil penelitian diperoleh karakteristik penumpang berdasarkan jenis kelamin dominan Perempuan dalam survey dan usia dominan berada pada <20 tahun dan klasifikasi pekerjaan mayoritas pelajar/mahasiswa dan sebagian besar responden berpenghasilan dibawah Rp.1.500.000. Dan berdasarkan tingkat kepuasan GAP kinerja dan harapan seluruh atribut bernilai negatif yang berarti bahwa semua pelayanan yang diberikan bus rute Manado – Kawangkoan masih berada dibawah harapan penumpang, dengan rata-rata nilai kesenjangan yaitu -1,38. Kata kunci: terminal Karombasan, tingkat kepuasan, Importance Performance Analysis, Service Quality
Hubungan Waktu Tempuh Dengan Volume Lalu Lintas Pada Jalan Perkotaan (Studi Kasus: Jl. Wolter Mongisidi Segmen Depan Bank BTN Sampai Jl. Sea) Nedvelia Z. Wagiu; Sisca V. Pandey; Semuel Y. R. Rompis
TEKNO Vol. 22 No. 88 (2024): TEKNO
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35793/jts.v22i88.55301

Abstract

Salah satu metode perhitungan waktu tempuh terhadap satu ruas jalan adalah volume-delay function. Penelitian dilakukan pada Jl. Wolter Mongisidi Manado, dimulai dengan mengumpulkan data volume lalu lintas dan waktu tempuh yang diambil dengan metode Moving Car Observer. Untuk mandapatkan fungsi volume tundaan dari persamaan yang dikembangkan oleh The Bureau of Public Roads didapat dengan perhitungan model Greenshields yang bertujuan untuk mengetahui kapasitas dan waktu tempuh arus bebas dan dengan bantuan solver yang merupakan fasilitas dari Microsoft Excel dilakukan kalibrasi untuk parameter α dan β. Hasil dari kalibrasi Volume-Delay Function untuk Senin, 30 Oktober 2023 di dapat nilai α sebesar 0,59 dan β sebesar 1,36974962, Rabu, 01 November 2023 didapat nilai α sebesar 0,94 dan β sebesar 0,352044375, Sabtu 04 November 2023 didapat nilai α sebesar 0,82 dan β sebesar 0,34400245. Hal ini menandakan bahwa hasil kalibrasi dengan metode Volume-Delay Function dari BPR hanya dapat diaplikasikan pada hari senin saja, untuk hari rabu dan sabtu hubungan volume dan waktu tempuh yang menyatakan jika volume bertambah maka waktu tempuh bertambah tidak berpengaruh pada ruas jalan Jl. Wolter Mongisidi segmen Depan Bank BTN sampai Jl. Sea. Dapat diasumsikan ada faktor lain yang menyebabkan kapasitas jalan tersebut seringkali mengalami kemacetan. Kata kunci: waktu tempuh, Volume-Delay Function, Greenshields, solver
Analisa Dampak Pasar Tradisional Terhadap Kinerja Jalan (Studi Kasus: Jalan Robert Wolter Mongisidi Di Depan Pasar Bahu) Jennifer R. Mait; Lucia I. R. Lefrandt; Semuel Y. R. Rompis
TEKNO Vol. 22 No. 88 (2024): TEKNO
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35793/jts.v22i88.55514

Abstract

Adapun masalah yang terjadi pada Jalan Robert Wolter Monginsisdi yaitu kemacetan yang sering terjadi pada pagi hari, malam hari dan pada jam sibuk (peak hour). Hambatan samping juga sangat berpengaruh penting juga dalam kasus Jalan Robert Wolter Mongisidi dimana terjadinya kemacetan, mobil berhenti, penyeberangan jalan, dan kendaraan masuk pada segmen jalan. Untuk menganalisis data pada Jalan Robert Wolter Mongisisdi menggunakan metode Pedoman Kapasitas Jalan Indonesia (PKJI 2014). Survey dilakukan selama tiga hari yaitu Selasa 17 Oktober 2023, Rabu 18 oktober2023, dan Sabtu 21 Oktober 2023. Hasil analisis yang diperoleh pada hari Selasa 17 Oktober 2023 Arah Bahu Malalayang nilai volume lalu lintas (Q) tertiinggi pada periode waktu 06.45 – 07.00 sebesar 1126 smp/jam, nilai kapasitas dasar (C) untuk hambatan samping rendah adalah sebesar 1651 smp/jam dan hambatan samping tinggi sebesar 2219 smp/jam, dengan kepadatan (D) terjadi pada waktu pukul 18.15-18.30 WITA sebesar 178,017 smp/jam, dengan nilai derajat kejenuhan (DS) tinggi pada arah Bahu Malalayang Selasa 17 Oktober 2023 sebesar 1,231 sedangan derajat kejenuhan rendah sebesar 1,076 sehingga didapat LOS Kelas F yang berarti terjadi kemacetan dan memiliki banyak haambatan. Besar Pengaruh Hambatan Samping adalah 495 smp/jam. Kata kunci: hambatan samping, kinerja ruas jalan, PKJI 2014
Analisis Gelombang Kejut (Shockwave) Akibat U-Turn Pada Jalan Perkotaan (Studi Kasus: Jl. R E Martadinata – Jl. Yos Sudarso, Paal Dua, Manado) Injillia Christy Moningka; Semuel Y. R. Rompis; Lucia I. R. Lefrandt
TEKNO Vol. 22 No. 88 (2024): TEKNO
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35793/jts.v22i88.55517

Abstract

Ruas jalan Paal Dua, Kota Manado terutama arus lalu lintas dari Jalan R E Martadinata menuju Jalan Yos Sudarso, menjadi salah satu titik padat di Kota Manado, terutama selama jam sibuk atau pada waktu puncak. Gelombang Kejut (Shockwave) pada Jl. R E Martadinata – Jl. Yos Sudarso disebabkan oleh adanya aktivitas kendaraan yang melakukan putaran balik (U-Turn) sehingga mengganggu aliran lalu lintas yang sedang berlangsung dan dapat menyebabkan peningkatan kepadatan kendaraan, bahkan membentuk antrian. Berdasarkan hasil analisis untuk model terbaik yang diperoleh dari hubungan antara volume, kecepatan, dan kepadatan lalu lintas yaitu model Greenshields pada hari Jumat, 17 November 2023 ditunjukkan dengan nilai Koefisien Determinasi (R² = 0,780914452) dan persamaan hubungan Volume – Kepadatan yaitu V = 24,8506635 D – 0,110026 D² dengan volume maksimum (Vc) sebesar 1403,202638 smp/jam, kepadatan maksimum (Dc) sebesar 112,9308 smp/jam, dan kecepatan saat macet total (DB) sebesar 225,862 smp/km. Karakteristik Gelombang Kejut yang terjadi untuk arus VA = 1363,515 smp/jam adalah Gelombang Kejut maju bentukan (ωDA = 14,514 km/jam), Gelombang Kejut diam depan (ωDB = 3,106 km/jam), Gelombang Kejut mundur bentukan (ωAB = -5,018 km/jam), Gelombang Kejut maju pemulihan (ωDC = 12,425 km/jam), Gelombang Kejut mundur pemulihan (ωCB = -6,213 km/jam), Gelombang Kejut bergerak maju searah pergerakan lalu lintas (ωAC = 2,090 km/jam). Pengaruh kendaraan yang melakukan U-Turn selama 60 detik membuat panjang antrian maksimum (QM = 434,79 meter). Kata kunci: Gelombang Kejut (Shockwave), U-Turn, lalu lintas
Hubungan Arus Lalu Lintas dengan Waktu Tempuh Kendaraan (Studi Kasus: Jl. 14 Februari) Astri L. Patiro; Semuel Y. R. Rompis; Lucia I. R. Lefrandt
TEKNO Vol. 22 No. 88 (2024): TEKNO
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35793/jts.v22i88.55619

Abstract

Volume Arus lalu lintas pada ruas jalan 14 februari mengalami peningkatan dari tahun ke tahun. Hal ini disebabkan perkembangan daerah ini. Untuk mengatasi masalah kemacetan lalulintas pada ruas jalan ini diperlukan pengetahuan mengenai karakteristik lalu lintas dan model hubungan antar karakteristik tersebut. Kajian ini bertujuan menganalisis model hubungan antar karakteristik volume (V), kecepatan (S) dan kepadatan (D) lalu lintas, sesuai dengan kondisi yang ada. Survei data meliputi volume dan kecepatan lalu lintas dengan metode manual count, sedang analisis model meliputi model Greenshield, Greenberg, dan Underwood. Data yang diperlukan dalam penelitian ini adalah data volume/arus lalulintas, waktu tempuh, serta geometrik jalan (lebar dan panjang jalan). Lokasi penelitian yaitu di Ruas jalan 14 Februari depan Kantor Veteran Sampai depan POMDAM XIII/MERDEKA. Penelitian ini dilakukan selama 3 hari yaitu pada hari Minggu - Selasa. Untuk survei volume dilakukan dengan cara manual yaitu dengan mencatat setiap kendaraan yang lewat pada pos pengamatan sesuai dengan klasifikasi masing-masing kendaraan. Sedangkan untuk mengukur geometrik jalan (lebar jalan dan panjang jalan) dilakukan dengan menggunakan meteran. Dalam penelitian ini diteliti menegenai hubungan anatara arus lalu lintas dengan waktu tempuh, sehingga dengan mengetahui hubungan tersebut para perencana dapat meramalkan kinerja lalu lintas yang akan terjadi. Hasil analisis menunjukkan bahwa model hubungan V-S-D yang sesuai untuk ruas jalan 14 Februari adalah Model Underwood dengan nilai r = 0,8857. Kata kunci: Jalan 14 Februari, waktu tempuh, Underwood
Analisis Gelombang Kejut Pada Lengan Persimpangan Bersinyal (Studi Kasus: Jl.Sam Ratulangi – Jl.Toulour di Kota Manado) Angelita C. Kumaat; Semuel Y. R. Rompis; Lucia I. R. Lefrandt
TEKNO Vol. 22 No. 88 (2024): TEKNO
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35793/jts.v22i88.56562

Abstract

Peningkatan populasi dan kendaraan di Kota Manado telah meningkatkan kepadatan lalu lintas, khususnya di Persimpangan Jl. Sam Ratulangi – Jl. Toulour. Persimpangan ini sering mengalami kemacetan, antrian, dan tundaan akibat lampu lalu lintas yang memicu peningkatan volume kendaraan. Lokasinya di Pasar Karombasan, pusat aktivitas kota, membuatnya menjadi titik konflik penting yang menghubungkan berbagai wilayah. Model terpilih untuk perhitungan gelombang kejut yaitu model Greenshield pada hari Rabu, 23 Agustus 2023 dengan angka koefisien determinasi (R2) tertinggi sebesar 0,7709 dengan persamaan hubungan matematis volume – kepadatan adalah V = 30,2244 – 0,1841D2 dengan volume maksimum (VM) sebesar 1240,307 skr/jam, kepadatan maksimum (DM) sebesar 82,0730 skr/km, dan kepadatan saat macet total (DJ) sebesar 164,1460 smp/jam. Analisis gelombang kejut di Jl.Sam Ratulangi lengan utara menunjukkan bahwa lampu lalu lintas sangat memengaruhi panjang antrian maksimum. Durasi lampu merah selama 64 detik menyebabkan kemacetan, dengan volume maksimum mencapai VA = 1117,139 smp/jam, kepadatan maksimum 92,405 smp/km, dan arus aktual 1155,2 smp/jam mengalami penundaan r = 40 detik, menghasilkan panjang antrian QM = 413,005 meter dan waktu penormalan T = 217,671 detik. Waktu penormalan yang lebih lama dari lampu hijau menunjukkan bahwa tidak semua kendaraan dapat melewati garis henti saat lampu berubah menjadi merah. Kata kunci: gelombang kejut, simpang bersinyal, Greenshield