p-Index From 2021 - 2026
1.431
P-Index
This Author published in this journals
All Journal TEKNO
Revo L. Inkiriwang
Universitas Sam Ratulangi

Published : 8 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 8 Documents
Search

Analisis Risiko Keselamatan Kesehatan Kerja Dan Lingkungan (K3L) Dengan Metode HIRADC Pada Proyek Pembangunan Jembatan Dan Oprit Boulevard II Thania G. B. Lensun; Revo L. Inkiriwang; Jermias Tjakra
TEKNO Vol. 20 No. 82 (2022): TEKNO
Publisher : TEKNO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pembangunan Jembatan dan Oprit Boulevard II merupakan salah satu aspek penting dalam upaya peningkatan infrastruktur di Kota Manado. Pelaksanaan konstruksi umumnya memiliki aktivitas pekerjaan yang berisiko. Risiko pada proyek konstruksi bagaimanapun tidak dapat dihilangkan tetapi dapat dikurangi atau ditransfer dari satu pihak kepihak lainnya. Masalah yang sering dihadapi dalam pelaksanaan konstruksi yakni tidak teridentifikasi dan tertanganinya faktor penyebab risiko. Rendahnya tingkat kesadaran akan pentingnya Keselamatan, Kesehatan Kerja dan Lingkungan pada proyek konstruksi mendorong peningkatan angka kecelakaan kerja, sehingga mengakibatkan kendala dalam mencapai tujuan proyek dibidang waktu, biaya dan kualitas. Peraturan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan rakyat No. 21/PRT/M/2019 tentang Pedoman Sistem Manajemen Keselamatan Konstruksi bertujuan untuk mengendalikan risiko Keselamatan dan Kesehatan Kerja. Penelitian ini mengidentifikasi risiko kecelakaan kerja dan menganalisis upaya pengendalian risiko Keselamatan, Kesehatan Kerja dan Lingkungan pada konstruksi Jembatan dan Oprit Boulevard II yakni pada pekerjaan pemasangan balok girder, dengan melakukan pengamatan langsung, wawancara, checklist dan pengambilan data sekunder. Analisis ini dilakukan berdasarkan metode HIRADC (Hazard identification, Risk Assessment, and Determining Controls), yaitu dengan melakukan identifikasi risiko bahaya, penilaian risiko dan pengendalian risiko. Hasil dari penelitian didapatkan 10 jenis risiko kecelakaan kerja pada pekerjaan pemasangan balok girder, total frekuensi tingkat risiko berdasarkan hasil analisis tabel penilaian risiko adalah 24 jenis risiko, yakni: 6 jenis risiko dengan tingkat risiko rendah (25%), 9 jenis risiko dengan tingkat risiko sedang (37,5%) dan 9 jenis risiko dengan tingkat risiko tinggi (37,5%). Upaya pengendalian risiko yang dilakukan berdasarkan hierarki K3 yaitu rekayasa teknis, administratif dan penggunaan alat pelindung diri (APD). Kata kunci – jembatan dan oprit, keselamatan, kesehatan kerja dan lingkungan, girder, HIRADC
Analisis Perhitungan Reduksi Karbon Dioksida (CO2) Dengan Rancangan Penanaman Pohon Bakau (Mangrove) Di Area Pesisir Sekitar Pelabuhan Pelelangan Ikan Kecamatan Tuminting Sampai Pesisir Pantai Molas Yudhawan Putra Pratama Ambat; Hendra Riogilang; Herawaty Riogilang; O. B. A. Sompie; Revo L. Inkiriwang; Tommy Jansen
TEKNO Vol. 20 No. 82 (2022): TEKNO
Publisher : TEKNO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pidato Presiden pada United Nations Climate Chance Conference United Kingdom 2 November 2021 mengatakan sektor kehutanan dan lahan Indonesia akan mencapai net karbon sink pada tahun 2023, rancangan wisata mangrove adalah salah satu usaha untuk mendukung kebijakan pemerintah tersebut. Penelitian ini menggabungkan rancangan dan juga analisis dari rancangan wisata mangrove, dilakukan pengukuran dan observasi untuk mendapatkan luas lahan, dan dapat mengestimasikan jumlah pohon dan berapa banyak serapan CO2 yang dihasilkan. Adapun kuisioner yang dilakukan untuk mengetahui tangkat pengetahuan dan dukungan masyarakat tentang rancangan mangrove ini. Hasil rancangan yang didapatkan adalah sebagai berikut, luas lahan rancangan 142.759 m2 atau 14,2 Ha, Jumlah pohon dibagi menjadi 2 jenis yaitu Soonerita Alba dan Rhizipora Stylosa, dengan masing masing jumlah 9.252 dan 7.896 ind. Estimasi serapan CO2 adalah 17.693 ton/ha dengan rata rata 1,06 ton/ha per pohon. Hasil kuisioner yang didapatkan adalah 50% diatas rata-rata, masyarakat mengetahui mangrove dan kepedulian masyarakat rancangan mangrove diatas 50%. Kata kunci – mangrove, Karbondioksida, Soonerita Alba, Rhizipora Stylosa
Analisis Pemilihan Rumah Di Beberapa Lokasi Perumahan Dengan Metode AHP (Analytical Hierarchy Process) Gracia Sekoh; Revo L. Inkiriwang; Jermias Tjakra
TEKNO Vol. 21 No. 84 (2023): TEKNO
Publisher : TEKNO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalam pemilihan rumah tinggal di beberapa perumahan, khususnya di kota Manado, maka diperlukan pertimbangan dan perlunya pengambilan keputusan yang tepat. Rumah tinggal yang dimaksud adalah rumah tinggal yang mampu memenuhi Kriteria yang diinginkan. Oleh karena itu diperlukan metode yang efektif agar memperoleh rumah tinggal yang cocok untuk dihuni. Metode yang diterapkan yaitu metode Analytical Hierarchy Process (AHP) untuk memilih rumah tinggal di kota Manado. Dari hasil penelitian, telah dilakukan perhitungan bobot pemilihan rumah tinggal, dengan menerapkan metode AHP, maka nilai bobot yang tertinggi adalah nilai bobot Lokasi (0,52), kemudian bobot Konstruksi (0,24), bobot Sarana dan Prasarana (0,16), dan terakhir bobot Fasilitas Unum (0,09). Untuk nilai Alternatif diperoleh bobot tertinggi yaitu Perumahan Kawanua Emerald City (0,424), kemudian Perumahan Holland Village (0,336), dan Perumahan Grand Meredian (0,239). Kata kunci - AHP, perumahan, kriteria, alternatif
Analisis Penjadwalan Waktu Dan Biaya Pada Proyek Pembangunan Rumah 2 Lantai Di Manado Sebastian Sofjan; Jermias Tjakra; Revo L. Inkiriwang
TEKNO Vol. 21 No. 85 (2023): TEKNO
Publisher : TEKNO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegagalan dari suatu pelaksanaan pembangunan infrastuktur sering kali disebabkan kurang terencananya kegiatan proyek serta pengendalian yang kurang efektif. Manajemen proyek adalah sebuah rangkaian kegiatan yang diawali dengan perencanaan, penjadwalan, pelaksanaan, dan pengendalian untuk semua tahapan dalam proyek. Penjadwalan pekerjaan suatu proyek disusun agar pelaksanaan proyek mencapai target waktu yang telah ditentukan. Network planning merupakan rencana jaringan kerja yang digunakan untuk merencanakan, menjadwalkan, dan mengawasi kemajuan dari suatu proyek. Pada penyusunan Network planning digunakan Precesence Diagraming Method. PDM adalah salah satu teknik penjadwalan yang termasuk dalam teknik penjadwalan Networking Planning atau rencana jaringan Upaya untuk menganalisa biaya dan waktu untuk melakukan percepatan salah satunya dengan metode crash program. Metode crash program melakukan percepatan pada pekerjaan yang berada dilintasan kritis. Metode crash program yang digunakan yakni penambahan jam kerja dan penambahan sistem shift. Pada proyek pembangunan Rumah 2 tingkat di Kota Manado setelah dilakukan perhitungan dengan menggunakan metode crashing dengan alternatif percepatan penambahan jam kerja proyek dapat 15 hari lebih cepat, sedangkan dengan penambahan sistem shift didapatkan 10 hari lebih cepat. Kata kunci: manajemen proyek, crashing, percepatan, jam kerja, sistem shift
Evaluasi Kinerja Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) Rumah Sakit Robert Wolter Mongisidi Gloria Palar; Hendra Riogilang; Revo L. Inkiriwang
TEKNO Vol. 21 No. 86 (2023): TEKNO
Publisher : TEKNO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Rumah sakit menjadi salah satu sarana penyembuhan penyakit bagi masyarakat namun juga menjadi salah satu penyumbang limbah yang dapat membawa dampak negatif bagi kesehatan makhluk hidup beserta lingkungan yang ada jika tidak diolah dengan benar. Rumah Sakit Robert Wolter Mongisidi merupakan salah satu rumah sakit yang telah menggunakan instalasi pengolahan air limbah dengan sistem biofilter anaerob dan aerob. Meskipun demikian pengolahan yang dilakukan masih dipertanyakan apakah efisien dalam menurunkan kadar pencemar atau tidak. Untuk itu maka dilakukan evaluasi kinerja sistem IPAL rumah sakit agar dapat mengetahui efisiensi kinerja IPAL yang digunakan. Dari hasil penelitian yang dilakukan di inlet dan outlet IPAL dapat dilihat kinerja IPAL rumah sakit sudah efisien dalam menurunkan kadar pencemar dalam air limbah. Dilihat dari parameter yang diuji telah mengalami penurunan sesuai dengan Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Republik Indonesia Nomor 68 tahun 2016, pH dari 7,31 menjadi 7,05, BOD dari 9,7 mg/l menjadi 3,12 mg/l, COD dari 10 mg/l menjadi 4 mg/l, TSS dari 7 mg/l menjadi 1,2 mg/l, Minyak & Lemak dari 2 mg/l menjadi 0,5 mg/l. Semoga penelitian ini dapat bermanfaat bagi pihak Rumah Sakit Robert Wolter Mongisidi dan kiranya dapat membantu meningkatkan kinerja IPAL rumah sakit sehingga dapat selalu bekerja secara optimal. Kata kunci: Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL), Amoniak, pH, BOD, COD
Analisis Metode Pelaksanaan Pekerjaan Jalan Pada Proyek Peningkatan Prasarana Sarana Umum (PSU) Jalan - Kelurahan Buha Perumahan Griya Paniki Indah Kecamatan Mapanget Kota Manado Deisi Sumolang; Revo L. Inkiriwang; Jermias Tjakra
TEKNO Vol. 22 No. 87 (2024): TEKNO
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35793/jts.v22i87.53875

Abstract

Seringkali terjadi kesalahan dalam kualitas konstruksi selama proses pembangunan, meskipun kegiatan konstruksi merupakan komponen penting dari proyek. Banyak faktor dapat menyebabkannya, salah satunya adalah pelaksanaan yang tidak tepat dan tidak sesuai standar. Metode pelaksanaan yang tepat, praktis, dan aman diperlukan saat mengerjakan proyek pembangunan agar proyek dapat diselesaikan sesuai dengan waktu, biaya, dan kualitas yang direncanakan. Salah satu aspek penting dari pekerjaan jalan adalah konsisten dan sesuai dengan standar. Penelitian ini memberikan pemahaman yang lebih mendalam tentang metode pelaksanaan pekerjaan jalan pada proyek Peningkatan Prasarana Sarana Umum (PSU) Jalan - Kelurahan Buha Perumahan Griya Paniki Indah, dengan mempertimbangkan persyaratan dalam spesifikasi umum Bina Marga dan regulasi terbaru. Metode pelaksanaan di lapangan akan menguntungkan proyek itu sendiri jika diterapkan sesuai dengan peraturan yang ada. Proyek ini akan dibahas dan dianalisis. Proyek ini mencakup pekerjaan umum, drainase, tanah, perkerasan berbutir, perkerasan aspal, dan struktur sesuai dengan Spesifikasi Umum Bina Marga Revisi 2 tahun 2018. Kata kunci: metode pelaksanaan, pekerjaan jalan, Spesifikasi Umum Bina Marga, analisis
Evaluasi Pengolahan Sampah Di Kecamatan Tuminting Kota Manado Gayus H. Sumeisey; Isri R. Mangangka; Revo L. Inkiriwang
TEKNO Vol. 22 No. 87 (2024): TEKNO
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35793/jts.v22i87.54271

Abstract

Pengolahan sampah kota memiliki tantangan tersendiri, khususnya pada daerah perbukitan dimana akses truk pengangkut sampah sering tidak didapatkan. Penelitian ini berfokus untuk meninjau dan mengevaluasi mengenai kinerja pengolahan sampah di Kecamatan Tuminting. Pada pengamatan langsung di lapangan, masih terdapat beberapa titik tumpukan sampah yang dihasilkan oleh masyarakat setempat. Oleh karena itu, diperlukan peninjauan kembali mengenai sistem pengolahan sampah di Kecamatan Tuminting Kota Manado. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi pengolahan sampah saat ini dan memberikan rekomendasi sistem pengolahan sampah yang dapat diterapkan di Kecamatan Tuminting Kota Manado. Rekomendasi pengembangan sistem pengelolaan sampah yang dirancang untuk Kecamatan Tuminting adalah pemilahan sampah dari sumbernya, pengangkutan sampah dari sumber ke TPS 3R, pengolahan sampah di TPS 3R dan Bank Sampah, dan terakhir pengangkutan disposal ke TPA Iloilo. Kata kunci: pengolahan sampah, TPS 3R, Kecamatan Tuminting
Analisis Risiko Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Dengan Metode Job Safety Analysis (JSA) Di Proyek Stasiun Pemadam Kebakaran PT. Freeport Indonesia Maureen I. Mamahit; Revo L. Inkiriwang; Jermias Tjakra
TEKNO Vol. 22 No. 89 (2024): TEKNO
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35793/jts.v22i89.58387

Abstract

Proyek konstruksi dikenal memiliki banyak risiko, terutama terkait dengan kecelakaan kerja yang sering terjadi di sektor ini. Berbagai karakteristik proyek konstruksi, seperti lokasi kerja yang bervariasi, lingkungan terbuka, dan waktu pelaksanaan yang terbatas, turut meningkatkan risiko kecelakaan. Angka kecelakaan kerja di Indonesia menunjukkan tren yang mengkhawatirkan, dengan kasus meningkat dari 182.835 pada 2019 menjadi 265.334 pada 2022. Penelitian ini fokus pada implementasi sistem manajemen keselamatan dan kesehatan kerja (K3) melalui metode Job Safety Analysis (JSA) pada proyek pembangunan Stasiun Pemadam Kebakaran PT. Freeport Indonesia. JSA digunakan untuk mengidentifikasi dan mengelola potensi bahaya di setiap tahapan pekerjaan, dari persiapan area kerja hingga pemasangan pipa dan fitting. Hasil analisis menunjukkan bahwa setiap tahapan memiliki risiko spesifik, seperti jatuh dari ketinggian, terpapar debu, dan cidera otot. JSA berperan penting dalam pencegahan dan pengendalian risiko dengan mengedepankan penggunaan alat pelindung diri (APD), inspeksi alat, dan pelatihan kerja yang sesuai. Dengan penerapan sistem manajemen K3 yang efektif, diharapkan angka kecelakaan kerja dapat dikurangi, menciptakan lingkungan kerja yang lebih aman dan produktif. Kata kunci: Job Safety Analysis (JSA), Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3)