Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Journal of Innovative and Creativity

Iklim Kerja di PT Pelindo Terminal Petikemas TPK Bitung: Implikasi Terhadap Kesehatan dan Keselamatan Kerja Chasy Ester Mandalika; Oksfriani Jufri Sumampouw; Afnal Asrifuddin
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.1304

Abstract

Work climate, particularly high ambient temperatures, significantly affects workers’ health and productivity. Extreme heat exposure may increase the risk of health issues, including cardiovascular diseases. This study aimed to assess the work climate conditions at PT Pelindo Terminal Petikemas TPK Bitung and evaluate the potential health risks for workers. This was a descriptive study using a quantitative approach. The variable measured was work climate, assessed using a Heat Stress Monitor during daytime shifts (08:20–19:40 WITA) with measurements taken every 40 minutes. Univariate analysis was used to describe the distribution of temperature parameters. The average work climate temperature was 29°C, with a minimum of 26°C and a maximum of 35.5°C. Based on the Indonesian Ministry of Manpower Regulation No. 5 of 2018, a Wet Bulb Globe Temperature (WBGT) of 29°C is within the safe threshold for light to moderate workloads but may exceed the Threshold Limit Value (TLV) under heavy physical exertion, especially under direct sunlight. The work climate at PT Pelindo Terminal Petikemas TPK Bitung presents varying levels of occupational health risk depending on the intensity and type of work performed. Preventive interventions are necessary to reduce the risk of heat stress.
Iklim Kerja Di PT Pelindo Terminal Petikemas TPK Bitung: Implikasi Terhadap Kesehatan Dan Keselamatan Kerja Chasy Mandalika; Oksfriani Jufri Sumampouw; Afnal Asrifuddin
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.1309

Abstract

Iklim kerja, khususnya suhu tinggi, berpengaruh signifikan terhadap kesehatan dan produktivitas pekerja. Paparan panas yang ekstrem dapat meningkatkan risiko gangguan kesehatan, termasuk penyakit kardiovaskular. Penelitian ini bertujuan untuk menilai kondisi iklim kerja di PT Pelindo Terminal Petikemas TPK Bitung dan mengkaji potensi risikonya terhadap kesehatan pekerja. Penelitian ini menggunakan desain deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Variabel yang dikaji adalah iklim kerja, yang diukur menggunakan Heat Stress Monitor selama shift siang (08.20–19.40 WITA) dengan interval pengukuran setiap 40 menit. Analisis univariat dilakukan untuk menggambarkan distribusi parameter suhu. Suhu rata-rata iklim kerja tercatat sebesar 29°C, dengan suhu minimum dan maksimum masing-masing 26°C dan 35,5°C. Berdasarkan Peraturan Menteri Ketenagakerjaan No. 5 Tahun 2018, nilai Wet Bulb Globe Temperature (WBGT) sebesar 29°C masih berada dalam batas aman untuk beban kerja ringan hingga sedang, namun dapat melebihi batas ambang bila dikaitkan dengan aktivitas kerja berat di bawah paparan sinar matahari langsung. Iklim kerja di PT Pelindo Terminal Petikemas TPK Bitung tergolong dalam kategori yang dapat berdampak pada kesehatan kerja, tergantung pada intensitas dan jenis aktivitas yang dilakukan. Intervensi preventif diperlukan untuk meminimalkan risiko stres panas.