Claim Missing Document
Check
Articles

Found 11 Documents
Search

TEKANAN TEMAN SEBAYA TERHADAP PERILAKU BERISIKO MAHASISWA Nur Evira Anggrainy; Sri Seprianto Maddusa
JIVA : Journal of Behavior and Mental Health Vol 2, No 1 (2021)
Publisher : Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30984/jiva.v2i1.1436

Abstract

ABSTRACKThis study aims to determine the effect of peer pressure on risky behavior conducted by students. There are four types of risky behavior, namely thrill-seeking, rebellious, reckless, and anti-social, and this research wants to know the dominant risky behavior carried out by students. This research is a quantitative study with a cross-sectional study design. The research subjects were 103 undergraduate students from the Faculty of Tarbiyah and Teacher Training, the State Islamic Institute (IAIN) Manado, totaling 103 subjects (N = 103) who had the criteria that they were still active students and were in their late teens, namely the age range 18-21 years. The results of this study prove that there is a significant positive effect on peer pressure of risky behavior conducted by students and also explain that the dominant risky behavior carried out by students is anti-social.Keywords: Peer Pressure, Risky Behavior ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh tekanan teman sebaya terhadap perilaku berisiko yang dilakukan oleh mahasiswa. Perilaku berisiko tersebut terdiri dari empat jenis yaitu thrill-seeking, rebellious, reckless, dan anti-social. Selain itu, ingin pula diketahui perilaku berisiko yang dominan dilakukan oleh mahasiswa. Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif  dengan desain penelitian cross-sectional study design. Subjek penelitian adalah mahasiswa Strata 1 dari Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Manado berjumlah 103 subjek (N = 103) yang memiliki kriteria yaitu masih berstatus mahasiswa aktif dan berada pada usia remaja akhir yaitu rentang usia 18 – 21 tahun. Hasil penelitian ini membuktikan bahwa terdapat pengaruh positif yang signifikan pada tekanan teman sebaya terhadap perilaku berisiko mahasiswa. Hasil penelitian ini juga menjelaskan bahwa perilaku berisiko yang dominan dilakukan oleh mahasiswa yaitu anti-social.Kata Kunci: Tekanan Teman Sebaya, Perilaku Berisiko
PENYULUHAN HIPERTENSI PADA MASYARAKAT LINGKUNGAN III DAN IV KELURAHAN WINANGUN SATU KECAMATAN MALALAYANG: Hypertension Counseling In Environmental Communities III And IV Winangun Satu Village Malalayang District Sri Seprianto Maddusa; Afnal Asrifuddin; Resika; Liliany Tatambihe; Abril Loisa Isabel Wowor; Lisnawati Valencia; Chikita Amanda Ibur Ibur; Brian Septian Palembo
MESTAKA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 2 No. 1 (2023): Februari 2023
Publisher : Pakis Journal Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (354.672 KB) | DOI: 10.58184/mestaka.v2i1.25

Abstract

Community service aims to provide knowledge and understanding to the community of Environment III and IV of Winangun Satu Village, Malalayang District regarding hypertension through hypertension counseling. Hypertension is a disease with the highest morbidity rate at the Shoulder Health Center with a total of 391 cases of Essential (Primary) Hypertension (69.4%). The lecture method is a method used in this counseling with electronic media, before the counseling is carried out the community fills out the pre-test first and the post-test after the counseling. There were 11 respondents in counseling, before counseling 3 respondents with good knowledge category became 9 respondents after counseling.
PENYULUHAN PEMBUANGAN LIMBAH PADA MASYARAKAT LINGKUNGAN III DAN IV KELURAHAN WINANGUN SATU KECAMATAN MALALAYANG, KOTA MANADO: Counseling On Waste Disposal In Environmental Communities III And IV Winangun Satu Village, Malalayang District, Manado City Sri Seprianto Maddusa; Afnal Asrifuddin; Resika; Liliany Tatambihe; Abril Loisa Isabel Wowor; Lisnawati Valencia; Chikita Amanda Ibur; Brian Septian Palembo
MESTAKA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 2 No. 1 (2023): Februari 2023
Publisher : Pakis Journal Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (273.338 KB) | DOI: 10.58184/mestaka.v2i1.26

Abstract

This community service aims to provide knowledge and understanding to the community of Environment III and IV of Winangun Satu Village, Malalayang District regarding the dangers of disposing of waste (bathing/washing) into sewers and things that can be done to prevent the impact that this waste can have. The method used in this counseling was a lecture using an auxiliary application in the form of a power point which was displayed on an electronic media in the form of a laptop along with 18 people present at the column 18 GMIM Kasih Christ service and column 13 GMIM Sion Winangun service. The initial knowledge of the community from the results of the pre-test there were 13 people whose results were in the good category but after the counseling was carried out there was an increase in the good category to 17 people. It is hoped that after this counseling will increase the knowledge of the surrounding community about the dangers of disposing of waste (bathing/washing) into sewers and can take various methods or actions that can prevent various adverse effects that can arise.
Gambaran Angka Kuman Udara di Ruangan Rawat Inap Rumah Sakit X dan Y Kota Manado Timotius sulu; Sri Seprianto Maddusa; Grace Debbie Kandou
Indonesian Journal of Public Health and Community Medicine Vol. 5 No. 4 (2024): Oktober 2024
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35801/ijphcm.v5i4.58587

Abstract

Latar Belakang: Kuman adalah organisme kecil seperti virus, bakteri, jamur, protozoa mikroskopik jahat yang dapat menyebabkan suatu penyakit atau gangguan kesehatan. Udara di dalam ruangan mengandung kuman patogen yang berasal dari kulit, tangan, pakaian dan saluran pernapasan manusia. Tujuan penelitian ini yaitu untuk menggambarkan angka kuman udara di ruang rawat inap Rumah Sakit X dan Y Kota Manado. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif berbasis laboratorium yang dilaksanakan di 2 (dua) Rumah Sakit di Kota Manado pada bulan Februari-Mei 2023. Pengukuran angka kuman udara dilakukan pada 12 ruangan rawat inap di masing-masing rumah sakit. Alat ukur menggunakan Colony Counter. Alat dan bahan yang digunakan antara lain masker, sarung tangan/hand gloves, dan sampel kuman di ruangan yang sudah di ambil pada objek penelitian. Analisis data univariat. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa angka kuman di Rumah Sakit X berkisar 75-823 CFU/m3 dimana ruangan dengan angka kuman udara tertinggi yaitu pada Kelas 1 Kamar 102 dan Kelas 2 Kamar 405. Angka Kuman Udara di Rumah Sakit Y berkisar 25-851 CFU/ m3 dimana nilai tertinggi diperoleh di ruangan Fresia Kamar 07 selanjutnya ruangan Fresia Kamar 09. Kesimpulan: Jumlah angka kuman udara di Rumah Sakit X dan Y Kota Manado telah melebihi nilai ambang batas berdasarkan Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 7 Tahun 2019 tentang Kesehatan Lingkungan Rumah Sakit yaitu 200 CFU/ m3. Oleh karena itu perlu tindakan koreksi sehingga tidak akan menyebabkan cross kontaminasi pada pasien yang di rawat di ruangan tersebut.
Gambaran Faktor Lingkungan Kejadian Diare pada Balita di Pesisir: Studi Kasus di Kota Bitung Gebby Gabriele Tania Walujo; Oksfriani Jufri Sumampouw; Sri Seprianto Maddusa
Indonesian Journal of Public Health and Community Medicine Vol. 5 No. 4 (2024): Oktober 2024
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35801/ijphcm.v5i4.59120

Abstract

Latar Belakang: Faktor lingkungan yang berhubungan dengan kejadian diare yaitu pengelolaan sampah dan air limbah adalah komponen lingkungan yang memengaruhi kejadian diare, faktor dominan lainnya penyebab diare yaitu sarana air bersih dan jamban. Tujuan penelitian ini menjelaskan gambaran faktor lingkungan. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif yang dilaksanakan di wilayah kerja Puskesmas Girian Weru Kota Bitung pada Agustus 2024. Jumlah sampel dalam penelitian ini sebanyak 154 kk yang memiliki balita yang diambil secara variabel yang diteliti yaitu pengelolaan sampah, saluran pembuangan air limbah sumber air bersih jamban. Data diperoleh melalui wawancara dan observasi/ pengamatan. Wawancara dilakukan terhadap ibu yang memiliki balita menggunakan kuesioner yang sudah disiapkan. Analisis penelitian menggunakan analisis univariat. Hasil Penelitian: showed that in terms of waste management, 124 respondents (80.5%) were healthy, Sewerage (SPAL), 76 respondents (49.4%) were healthy while 78 respondents (50.6%) were still using unhealthy SPAL. Interestingly, 154 respondents had healthy clean water sources (100%). In addition, the rate of healthy latrine use is also high, with 150 respondents (97.4%) using latrines that comply with health standards. Kesimpulan: Kesimpulan dari penelitian menunjukkan bahwa faktor lingkungan yang masuk kategori sehat yaitu pengelolaan sampah, sumber air bersih dan jamban.
Neuroticism, Fear of Missing Out, and Phubbing on Teenager Girls who Used Social Media Nur Evira Anggrainy; Zulkifli Mansyur; Sri Seprianto Maddusa
AL-MAIYYAH : Media Transformasi Gender dalam Paradigma Sosial Keagamaan Vol 16 No 2 (2023): AL-MAIYYAH
Publisher : LPPM IAIN Parepare

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35905/almaiyyah.v16i2.8709

Abstract

The research aimed to investigate the influence of personality trait neuroticism and fear of missing out on phubbing behavior among female teenage social media users in Manado City. The study involved 337 participants who completed three questionnaires – The Big Five Personality Inventory (BFI), Generic Scale of Phubbing (GSP), and Fear of Missing Out Scales. The results showed that the neuroticism personality trait had a significant positive effect on phubbing, with a significance value of 0.000. Similarly, fear of missing out had a positive and significant influence on phubbing, with a significance value of 0.000. Overall, the study provides insights into the relationship between personality traits and phubbing behavior among teenage girls who use social media. The implication of this research are to improve the quality of interaction on teenager girls who used social media can be provide with intervention to reduce the fear of missing out.
Pelatihan Pengolahan Sampah Rumah Tangga di Kampung Candi Asep Rahman; M Fadhel Nurmidin; Sri Seprianto Maddusa; Pujo Hari Saputro; Rendy Syahputra
Jurnal Medika: Medika Vol. 4 No. 4 (2025)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/4k5jvd32

Abstract

Pengelolaan sampah rumah tangga merupakan salah satu isu penting dalam menjaga kebersihan lingkungan dan kesehatan masyarakat. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan warga dalam mengelola sampah rumah tangga berbasis prinsip 3R (reduce, reuse, recycle). Pelatihan dilaksanakan pada tanggal 21 Agustus 2025 di Kampung Candi, Kelurahan Bitung Barat 1, Kota Bitung, dengan peserta sebanyak 20 orang yang terdiri dari masyarakat setempat, tokoh masyarakat, dan tokoh pemerintahan. Metode kegiatan meliputi sosialisasi, demonstrasi praktik pemilahan sampah organik dan anorganik, pembuatan kompos sederhana, pemanfaatan sampah anorganik menjadi kerajinan, serta diskusi evaluasi. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta, di mana 80% peserta mampu memahami materi pengelolaan sampah setelah pelatihan dibandingkan sebelum pelatihan. Selain itu, peserta juga berhasil mempraktikkan keterampilan dasar pengolahan sampah dan menyusun strategi keberlanjutan melalui pembentukan kelompok penggerak lingkungan. Kesimpulan dari kegiatan ini adalah pelatihan pengolahan sampah rumah tangga efektif meningkatkan kesadaran dan kemampuan masyarakat dalam mengelola sampah secara mandiri dan berkelanjutan.
Pemberdayaan Perempuan Melalui Pelatihan Dasar Penanggulangan Bencana Alam Vennetia Ryckerens Danes; Sri Seprianto Maddusa; Asterlita Ryane Wenas
Jurnal Medika: Medika in progres
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/hpbr9w24

Abstract

Indonesia merupakan negara yang rawan terhadap berbagai jenis bencana alam, seperti gempa bumi, tsunami, banjir, dan tanah longsor. Bencana alam yang sering terjadi ini menimbulkan dampak yang signifikan bagi masyarakat khususnya perempuan, sering kali menjadi kelompok yang rentan dalam situasi darurat. Sebagai penjaga keluarga dan penggerak masyarakat perempuan memainkan peran penting dalam penanggulangan bencana, baik dalam upaya mitigasi, evakuasi, maupun pemulihan pasca-bencana. Namun, seringkali perempuan tidak memperoleh akses informasi atau pelatihan yang memadai tentang cara menghadapi dan mengelola risiko bencana. Pelatihan dasar penanggulangan bencana merupakan upaya strategis dalam meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat, khususnya perempuan sebagai agen perubahan di tingkat keluarga dan komunitas. Tujuan kegiatan ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan dasar perempuan dalam menghadapi bencana melalui kegiatan pelatihan dan evaluasi pembelajaran menggunakan pre-test dan post-test. Kegiatan diikuti oleh 13 peserta perempuan. Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan rata-rata nilai post-test dibandingkan pre-test, yang menunjukkan peningkatan pengetahuan peserta. Kegiatan ini berkontribusi terhadap peningkatan kapasitas perempuan dalam mitigasi bencana berbasis komunitas
Analisis Kandungan Timbal (Pb) pada Sedimen di Teluk Totok Kabupaten Minahasa Tenggara Stanley Klemens Ferdinand Posumah; Sri Seprianto Maddusa; Vennetia Ryckerens Danes
HORIZON: Indonesian Journal of Multidisciplinary Vol. 4 No. 3 (2026): HORIZON: Indonesian Journal of Multidisciplinary
Publisher : Lembaga Intelektual Muda (LIM) Maluku

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54373/hijm.v4i3.5393

Abstract

Lead (Pb) heavy metal contamination in coastal areas adjacent to mining activities poses a serious threat to aquatic ecosystems and public health. This study aimed to analyze Pb content in sediment at Totok Bay, Southeast Minahasa Regency, and assess its compliance with applicable quality standards. A laboratory-based descriptive quantitative study was conducted in November–December 2025 using purposive sampling at 16 coordinate points in Totok Bay waters. Pb concentration was analyzed using Inductively Coupled Plasma Mass Spectrometry (ICP-MS) at the Ministry of Health Laboratory (Labkesmas Makassar I), and results were compared against the Australia and New Zealand Guidelines for Fresh and Marine Water Quality (ANZG) with a DGV of 50 mg/kg. Results showed Pb concentrations in sediment ranging from 7.45–53.74 mg/kg, with a mean value of 13.81 mg/kg. Fifteen out of 16 sampling points (93.75%) were below the threshold, while Point 13 recorded 53.74 mg/kg, exceeding the ANZG DGV. Localized contamination at Point 13 was associated with its proximity to mining operations, sand dredging activities, and fine-grained sediment characteristics with higher Pb sorption capacity. This study concludes that Totok Bay has experienced localized Pb contamination requiring continuous environmental monitoring and risk-based coastal management.
Analisis Risiko Kesehatan Konsumsi Kerang (Tridacna Squamosa, Conumurex Luhuanus) yang Mengandung Merkuri (Hg) di Teluk Manado Gilfardo Jeriko Raranta; Sri Seprianto Maddusa; Oksfriani J. Sumampouw
JPNM Jurnal Pustaka Nusantara Multidisiplin Vol. 3 No. 4 (2025): December : Jurnal Pustaka Nusantara Multidisiplin (ACCEPTED)
Publisher : SM Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Peningkatan jumlah penduduk dan perkembangan aktivitas industri telah memberikan tekanan besar terhadap kualitas air, khususnya melalui akumulasi logam berat di wilayah pesisir. Kontaminan ini kemudian masuk ke ekosistem perairan, diserap oleh organisme laut, dan akhirnya terakumulasi dalam jaringan tubuh mereka. Di antara berbagai jenis logam berat, merkuri menjadi salah satu yang paling berbahaya karena sifatnya yang persisten di sedimen, tingkat kelarutan yang rendah, serta kemampuannya untuk mengalami bioakumulasi pada biota perairan. Kerang Tridacna squamosa dan Conomurex luhuanu, yang umum dikonsumsi oleh masyarakat, berpotensi menjadi media perpindahan merkuri ke manusia. Penelitian ini dilakukan untuk menilai potensi risiko kesehatan yang muncul akibat konsumsi kerang terkontaminasi merkuri di wilayah Teluk Manado. Metode Analisis Risiko Kesehatan Lingkungan (ARKL) dengan pendekatan deskriptif digunakan, melibatkan 65 responden. Sampel kerang diperoleh dari tiga titik lokasi, yaitu Sungai Desa Molas, Sungai Malalayang, dan Daerah Aliran Sungai Tondano, masing-masing sebanyak 100 gram, kemudian dianalisis di Laboratorium Air Nusantara (WLN). Hasil pengujian menunjukkan bahwa rata-rata kadar merkuri pada kerang mencapai 0,008 mg/kg. Melalui analisis dengan proyeksi paparan seumur hidup, diperoleh nilai rasio risiko (RQ) yang melebihi angka 1, yang mengindikasikan potensi dampak kesehatan non-karsinogenik dalam 30 tahun mendatang. Untuk meminimalkan risiko tersebut, masyarakat dianjurkan untuk membatasi konsumsi kerang dari area tersebut atau menggantinya dengan sumber protein lain yang lebih aman.