Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

Analisis Stabilitas dan Kecepatan Kapal Ikan Bantuan Kementerian Kelautan dan Perikannan (Studi Kasus Kapal Fiberglass Mina Maritime 5 GT) Amalia, Ika Rezki; Anadi, La; Abdullah, Abdullah
Jurnal Manajemen Sumber Daya Perairan Vol 6, No 2 (2021): Mei 2021
Publisher : Jurnal Manajemen Sumber Daya Perairan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan utama  studi ini adalah mengetahui stabilitas dan kecepatan kapal bantuan pemerintah khususnya kapal nelayan tipe 5 GT Mina Maritim pada berbagai kondisi distribusi muatan. Penelitian ini dilaksanakan pada Mei hingga Juni 2019. Diharapkan hasil penelitian ini dapat memberikan informasi tentang stabilitas dan kecepatan kapal tipe 5 GT Mina Maritim dalam merancang kapal bantuan penangkapan. Kapal 5 GT Mina Maritim memiliki lambung tipe U-bottom dan tipe V-bottom. Variabel yang diukur adalah rasio dimensi utama, tabel offset dan lines plan. Data distribusi muatan kapal pada berbagai kondisi mulai dari kapal kosong, kapal berangkat, kapal operasi, hingga kapal pulang juga dikumpulkan dan  selanjutnya dianalisis menggunakan program maxsurf. Hasil penelitian menunjukan kapal U-bottom pada kurva stabilitas memiliki nilai GMt berturut-turut yaitu 0.955; 0.545; 0.689; dan1.027, sedangkan kapal V-bottom memiliki nilai GMt 0.934; 0.475; 0.540; dan 0.736. Nilai maksimum GZ pada setiap perubahan kondisi distribusi muatan U-bottom adalah 26.40; 32.70; 38.20; dan 48.20, sedangkan kapal V-bottom adalah 25.50; 30.00; 32.70; dan 39.10. Kecepatan kapal pada daya mesin 48 HP mempunyai efisiensi 60%, 70%, dan 80%  dengan berbagai kondisi muatan. Nilai kapal U-bottom adalah 0-9.75 knot, 0-8.25 knot, 0-8.75 knot, dan 0-7.27 knot, sedang V-bottom adalah 0-11 knot, 0-8.50 knot, 0-8.75 knot, dan 0-7.75 knot. Data tersebut menunjukan bahwa pada ukuran yang sama, kapal U-bottom memiliki stabilitas  lebih baik dibanding kapal V-bottom, hal ini disebapkan perbedaan ton dispalacement, tetapi secara keseluruhan telah memenuhi standar stabilitas kapal ikan static gear dan kriteria IMO. Kecepatan kapal pada daya mesin yang sama, kapal V-bottom memiliki kecepatan yang lebih baik dibanding kapal U-bottom.Kata Kunci : Kapal perikanan, Kriteria IMO, Sisi U-bottom dan V-bottom.
REPRODUCTIVE BIOLOGY OF THE FRESHWATER CLAM POKEA (Batissa violacea var. celebensis, von Marten 1897) (Bivalvia: Corbiculidae) IN THE POHARA RIVER, SOUTHEAST SULAWESI, INDONESIA Bahtiar, Bahtiar; Anadi, La; Nurgayah, Wa; Hamzah, Muhaimin; Hernawan, Udhi Eko
BIOTROPIA Vol. 28 No. 1 (2021): BIOTROPIA Vol. 28 No. 1 April 2021
Publisher : SEAMEO BIOTROP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.11598/btb.0.0.0.623

Abstract

The freshwater clam, locally known as Pokea (Batissa riolacea var. celebensis, von Martens 1897; Bivalvia: Corbulidae), is a popular and widely consumed food in Kendari, Southeast Sulawesi. Despite its popularity, basic information required for conservation management, such as reproductive biology, is lacking. Hence, this study aims to examine the reproductive biology of the clam obtained from the Pohara River, Kendari, Southeast Sulawesi Province, Indonesia. Pokea samples were collected monthly from February 2012 to January 2013. Its reproductive biology, including sex ratio, stage of gonadal maturity, gonadosomatic index (GSI), fecundity, and size at first mature gonad for each sample, was recorded. Data were analyzed using the chi-square test and linear regression in the software package SigmaPlot v.6.0. The Pokea population in the Pohara River was male-biased. The population spawns throughout the year, with the peak spawning season occurring in August–September. Mature gonads were found at small shell sizes, indicating early sexual maturity. This gonadal development in Pokea, which might have been influenced by food availability, provides very relevant baseline information for the conservation of the Pokea population in the Pohara River.