Ramdhan Witarsa
Pendidikan Dasar, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Published : 5 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Kompetensi Profesional Guru pada Lembaga Pendidikan Anak Usia Dini Ramdhan Witarsa; Melvi Lesmana Alim
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol 6, No 6 (2022)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v6i6.3258

Abstract

Kompetensi guru adalah kompetensi dan atau pengetahuan, kemampuan serta keterampilan yang harus dimiliki oleh seorang guru. Kompetensi guru ini terdiri dari empat kompetensi, yaitu: kompetensi pribadi, sosial, pedagogik, dan profesional. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kompetensi profesional guru pada suatu lembaga pendidikan anak usia dini yang selama ini belum diperhatikan secara maksimal. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif. Metode ini memiliki empat tahapan, yaitu: pengumpulan data, reduksi data, pengolahan data, dan kesimpulan. Data-data pada penelitian ini bersumber dari 10 orang guru di salah satu lembaga pendidikan anak usia dini di Kabupaten Kampar, Riau. Hasil penelitian ini dapat menunjukan kompetensi profesional guru (kompetensi metodik dan kompetensi sosial) pada lembaga pendidikan anak usia dini yang meningkat selama penelitian ini dilakukan. Oleh karena itu, penelitian ini dapat menjadi acuan untuk perbaikan ketiga kompetensi guru lainnya dalam meningkatkan kompetensi pribadi, sosial, dan pedagogik.
Hubungan Kausal antara Pembelajaran Berbasis Kecerdasan Buatan dan Literasi Numerik Siswa Sekolah Dasar Ramdhan Witarsa; Masrul Masrul; Ramadania Istigfarin
Journal of Education Research Vol. 7 No. 2 (2026)
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/jer.v7i2.3492

Abstract

Kecerdasan buatan belum sepenuhnya maksimal digunakan pada jenjang sekolah dasar. Penelitian ini dirancang untuk mengatasi kesenjangan pengetahuan terkait dampak spesifik dari pembelajaran berbasis kecerdasan buatan terhadap literasi numerik siswa sekolah dasar di Indonesia.  Penelitian ini menggunakan desain kuasi eksperimen dengan metode kuantitatif.  Metode yang diterapkan adalah pretest-posttest control group design.  Hasil evaluasi hipotesis mengindikasikan bahwa pembelajaran yang memanfaatkan kecerdasan buatan memberikan kontribusi positif yang terukur terhadap peningkatan literasi numerik pada siswa sekolah dasar. Proses pembelajaran yang dibantu kecerdasan buatan telah memfasilitasi suasana edukatif yang mampu menyesuaikan diri dan bersifat interaktif. Penyesuaian individual ini memiliki arti penting dalam literasi numerik mengingat perbedaan dalam tingkat pemahaman setiap siswa.  
Analisis Kebutuhan Pelatihan Berbasis Asesmen Partisipatif pada Kelompok Kerja Guru di Sekolah Dasar Ramdhan Witarsa; Masrul Masrul; Ramadania Istigfarin
Journal of Education Research Vol. 6 No. 4 (2025)
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/jer.v6i4.2975

Abstract

Pelatihan-pelatihan yang selama ini diikuti kepala sekolah dan guru tidak berdasarkan kebutuhan kepala sekolah dan guru, terdapat ketidaksesuaian pelatihan-pelatihan yang selama ini diikuti Kepala Sekolah dan guru terhadap kebutuhan nyata mereka di sekolah. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis secara kuantitatif tentang kebutuhan pelatihan apa yang dibutuhkan Kepala Sekolah dan guru di sekolah dasar. Metode penelitian yang diadopsi metode deskriptif kuantitatif, dimana jumlah sampel terdiri atas 10 orang Kepala Sekolah tingkat sekolah dasar dan 12 orang guru kelas. Instrumen yang digunakan berupa lembar kebutuhan pelatihan Kepala Sekolah dan guru. Temuan penelitian menunjukan Kepala Sekolah dan guru kelas membutuhkan pelatihan tentang deep learning sebesar 27,22% dan pembentukan komunitas guru mata pelajaran bahasa Inggris di sekolah dasar sebesar 20,50%. Pelatihan terkait deep learning dan pembentukan komunitas guru mata pelajaran bahasa Inggris di sekolah dasar harus segera dilakukan melalui pengoptimalan kelompok kerja guru.
Pengaruh Pola Kepemimpinan Transformasional Kepala Sekolah terhadap Disiplin dan Kinerja Guru di SDN 015 Sokoi Imran Imran; Putri Asilestari; Ramdhan Witarsa
Journal of Education Research Vol. 7 No. 1 (2026)
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/jer.v7i1.3418

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pola kepemimpinan transformasional kepala sekolah terhadap disiplin dan kinerja guru di SDN 015 Sokoi. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada pentingnya peran kepala sekolah dalam menciptakan lingkungan kerja yang mendukung dan meningkatkan profesionalisme guru. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain deskriptif, dan melibatkan seluruh guru di SDN 015 Sokoi sebagai sampel. Data dikumpulkan melalui angket dan observasi, serta dianalisis menggunakan uji regresi sederhana dengan bantuan SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pola kepemimpinan transformasional kepala sekolah berpengaruh signifikan terhadap disiplin dan kinerja guru. Kepala sekolah yang menerapkan gaya kepemimpinan inspiratif, komunikatif, dan mendukung mampu meningkatkan motivasi, tanggung jawab, dan profesionalisme guru. Implikasi dari penelitian ini menguatkan pentingnya penerapan gaya kepemimpinan transformasional dalam meningkatkan kualitas pendidikan di sekolah dasar.
Pengaruh Model Role Playing terhadap Kreativitas dan Kemandirian Peserta Didik pada Mata Pelajaran Bahasa Indonesia Di SDN 009 Pangkalan Kerinci Syarifah Fauziah; Ramdhan Witarsa; Musnar Indra Daulay
Journal of Education Research Vol. 7 No. 1 (2026)
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/jer.v7i1.3421

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran Role Playing terhadap kreativitas dan kemandirian peserta didik pada mata pelajaran Bahasa Indonesia di SDN 009 Pangkalan Kerinci. Masalah utama yang diangkat adalah kurangnya kreativitas dan kemandirian siswa dalam proses pembelajaran akibat penggunaan metode konvensional. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan rancangan penelitian deskriptif. Sampel penelitian terdiri dari satu kelas yang diajar menggunakan model Role Play. Instrumen pengumpulan data berupa tes kreativitas, angket kemandirian, serta lembar observasi yang telah divalidasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh yang sangat besar penggunaan mode Role Play terhadap peningkatan kreativitas dan kemandirian peserta didik. Pembelajaran melalui Role Play memungkinkan siswa untuk berimajinasi, berekspresi, dan bekerja sama secara aktif, sehingga menciptakan suasana belajar yang lebih interaktif dan mendorong pengembangan diri siswa. Oleh karena itu, model Role Play disarankan sebagai alternatif pembelajaran inovatif di sekolah dasar untuk mendukung keterampilan abad ke21.