Claim Missing Document
Check
Articles

Analisis penerapan pencatatan dan penilaian persediaan bibit persemaian permanen kementerian lingkungan hidup dan kehutanan Maria Magdalena Nggara; Hamid Bone; Raden Priyo Utomo
Jurnal Ilmu Akuntansi Mulawarman (JIAM) Vol. 2 No. 3 (2017): September
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29264/jiam.v2i3.1494

Abstract

Berdasarkan hasil analisis yang diketahui bahwa persediaan bibit persemaian permanen pada tahun 2015 belum menggunkan Standar Operasional Prosedur (SOP) Akuntansi Persediaan Persemaian Permanen yaitu dilihat dari harga benih bibit yang disamaratakan senilai Rp.1000,- yang mengakibatkan nilai jenis–jenis bibit sama. Sedangkan menurut perhitungan Standar Operasional Prosedur (SOP) Akuntansi Persediaan Persemaian Permanen jenis bibit mengalami harga yang berbeda-beda sehinggga timbul selisih penilaian harga bibit persediaan persemaian permanen. Persediaan akhir perusahaan menunjukkan saldo sebesar Rp.359.072.000,- sedangkan menurut Standar Operasional Prosedur (SOP) Akuntansi Persediaan Persemaian Permanen menunjukkan saldo sebesar Rp.393.368.354,- sehingga mengalami selisih sebesar Rp.34.296.354,- selisih persediaan bibit persemaian permanen terjadi karena adanya perubahan di variabel cost dan fixed cost yang telah disesuaikan oleh Standar Operasional Prosedur (SOP) Akuntansi Persediaan Persemaian Permanen. Kesimpulan dalam penelitian ini adalah sistem pencatatan persediaan bibit persemaian permanen pada Balai Pengelolaan Daerah aliran Sungai dan Hutan Lindung Mahakam Berau pada akhir tahun periode belum menerapkan Sistem Operasional Prosedur (SOP) Akuntansi Persediaan Persemaian Permanen dan sistem penilaian perrsediaan bibit persemaian permanen telah sesuai dengan metode harga pokok persediaan FIFO berdasarkan Standar Operasional Prosedur (SOP) Akuntansi Persediaan Persemaian Permanen.
Analisis penentuan harga pokok produksi Sayid M. Ali Zulfikar; Hamid Bone; Dhina Mustika Sari
Jurnal Ilmu Akuntansi Mulawarman (JIAM) Vol. 2 No. 4 (2017): November
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29264/jiam.v2i4.1554

Abstract

Tujuan Penelitian ini adalah untuk mengetahui perhitungan harga pokok produksi yang lebih tepat antara perhitungan yang dilakukan oleh Usaha Sarung Al Qadrie dengan perhitungan berdasarkan teori akuntansi biaya. Alat analisis yang digunakan adalah perhitungan harga pokok produksi dengan metode Full Costing. Dari hasil analisis dapat diketahui bahwa terdapat selisih  harga pokok produksi  sebesar Rp878.179 yang terdiri dari biaya bahan baku mengalami selisih lebih sebesar Rp2.520.000 selisih ini disebabkan karena biaya bahan penolong  atau benang diakui perusahaan sebagai bahan baku, biaya tenaga kerja langsung mengalami selisih sebesar Rp2.000.000 yang disebabkan karena perusahaan mengakui biaya gaji pemasaran sebagai biaya tenaga kerja langsung dan biaya overhead pabrik mengalami selisih lebih rendah sebesar Rp5.398.179 disebabkan karena biaya penyusutan tidak diperhitungkan dalam perhitungan harga pokok produksi. Kesimpulan,dari penelitian ini antara lain Terjadi perbedaan perhitungan harga pokok produksi yang ditetapkan oleh Usaha Sarung Al Qadrie dengan perhitungan berdasarkan metode full costing perbedaan harga pokok produksi  tersebut yaitu sebesar Rp878.179 yang disebabkan oleh perbedaan pembebanan biaya overhead pabrik yang tidak dibebankan oleh usaha al-qadri pada perhitungan harga pokok produksi yaitu sebesar Rp5.398.179. Besarnya biaya bahan baku untuk kegiatan produksi usaha Al Qadrie bulan Juni 2016 adalah sebesar Rp25.697.000 sedangkan  menurut metode full costing sebesar Rp23.177.000 sehingga mengalami selisih sebesar Rp2.520.000. Besarnya Biaya Tenaga Kerja Langsung untuk kegiatan produksi  usaha Al Qadrie bulan Juni 2016 adalah sebesar Rp6.000.000 sedangkan menurut metode full costing sebesar Rp8.000.000 sehingga mengalami selisih sebesar Rp2.000.000. Besarnya biaya overhead pabrik untuk kegiatan produksi usaha Al Qadrie bulan Juni 2016 adalah sebesar Rp982.124 sedangkan menurut perhitungan berdasarkan metode full costing jumlah biaya overhead pabrik untuk kegiatan produksi bulan Juni 2016 adalah sebesar Rp.6.380.303 sehingga mengalami selisih sebesar Rp5.398.179.
Analisis penerapan akuntansi aset tetap Nurhadi Nurhadi; Hamid Bone; Fibriani Nur Khairin
Jurnal Ilmu Akuntansi Mulawarman (JIAM) Vol. 3 No. 1 (2018): April
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29264/jiam.v3i1.1727

Abstract

Tujuan penelitian adalah untuk menganalisis dan mengetahui kesesuian perlakuan akuntansi aset tetap pada CV. Victory Engineering dengan Standar Akuntansi Keuangan Entitas Tanpa Akuntabilitas Publik (SAK ETAP) Bab 15 tentang aset tetap. Jenis data yang digunakan adalah data kualitatif dan data kuantitatif dengan sumber data primer dan data sekunder. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui pengamatan dengan mengamati langsung objek objek yang diteliti, yaitu CV. Victory Engineering, wawancara dilakukan dengan melakukan tanya jawab langsung ke bagian keuangan, akuntansi dan umum, dan dokumentasi dengan melakukan analisis terhadap catatan dan dokumen yang dimiliki oleh organisasi yang terpilih sebagai objek penilitian. Berdasarkan analisis dan pembahasan yang dilakukan menunjukkan bahwa perhitungan beban penyusutan CV. Victory Engineering belum sesuai dengan Standar Akuntansi keuangan Entitas Tanpa Akuntabilitas Publik (SAK ETAP) bab 1, karena perusahaan mencatat nilai beban penyusutan sebesar satu tahun penuh pada awal tahun perolehan aset tetap, tanpa mempertimbangkan tanggal dan perolehan aset tetap tersebut. Hal ini mengakibatkan nilai aset yang disajikan oleh perusahaan terlalu rendah.         
Pengaruh corporate governance terhadap kinerja perusahaan pada perusahaan manufaktur sektor makanan dan minuman yang terdaftar di bei Rizky Jayanti; Hamid Bone; Raden Priyo Utomo
Jurnal Ilmu Akuntansi Mulawarman (JIAM) Vol. 3 No. 1 (2018): April
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29264/jiam.v3i1.1810

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memberikan bukti bahwa penerapan tata kelola perusahaan (corporate governance), kepemilikan manajerial dan kepemilikan institusional terhadap kinerja perusahaan (ROE). Tata kelola perusahaan adalah mekanisme pengendalian untuk mengelola dan mengelola perusahaan dengan tujuan untuk meningkatkan kesejahteraan dan akuntabilitas perusahaan, yang tujuan utamanya adalah untuk mewujudkan nilai pemegang saham. Mekanisme internal adalah sarana kontrol perusahaan dengan menggunakan berbagai elemen yang ada dalam organisasi seperti memberikan kepemilikan saham kepada manajer. Mekanisme eksternal adalah cara mengendalikan perusahaan selain dengan menggunakan mekanisme internal perusahaan termasuk agen presentasi yang dikenal karena reputasinya (agen reputasi). Kontrol diarahkan untuk mengawasi perilaku manajer, sehingga tindakan yang dilakukan manajer dapat bermanfaat bagi perusahaan dan pemilik. Populasi penelitian adalah perusahaan manufaktur makanan dan minuman yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada tahun 2014 - 2016. Metode pengambilan sampel yang digunakan adalah purposive sampling dan beberapa analisis regresi. Penelitian ini dilakukan dengan mengambil data di Bursa Efek Indonesia (BEI) melalui situs web www.idx.co.id yang diperoleh secara historis dari laporan tahunan dan laporan keuangan yang disajikan di perusahaan manufaktur makanan dan minuman yang telah go public dan terdaftar di BEI Tahun 2014 - 2016 Dengan jumlah sampel perusahaan adalah 10 perusahaan manufaktur sektor makanan dan minuman periode 2014-2016. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan CG mempengaruhi kinerja perusahaan. Ini berarti bahwa jika perusahaan yang terdaftar di BEI dan telah disurvei oleh IICG menerapkan tata kelola perusahaan yang baik, kinerjanya akan meningkat. Tata kelola perusahaan yang lebih tinggi diukur dengan persepsi indeks tata kelola perusahaan, kepatuhan perusahaan yang lebih tinggi dan kinerja perusahaan yang baik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kontrol kepemilikan menunjukkan peningkatan kinerja perusahaan. Dari hasil nilai sig penelitian ini menunjukkan bahwa Kepemilikan Manajerial dan Kepemilikan Institusional tidak berpengaruh signifikan terhadap Kinerja Perusahaan sehingga hipotesis pertama dan kedua yang menyatakan "Kepemilikan Manajerial dan Kepemilikan Institusional berpengaruh positif terhadap Kinerja Perusahaan" ditolak.
Analisis perlakuan akuntansi aset tetap Khairunnisa, Khairunnisa; Bone, Hamid; Diyanti, Ferry
Jurnal Ilmu Akuntansi Mulawarman (JIAM) Vol. 3 No. 2 (2018): Juni
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29264/jiam.v3i2.1885

Abstract

Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui dan menganalisis kesesuian perlakuan akuntansi aset tetap pada PT. Better Teknik Indonesia dengan Standar Akuntansi Keuangan Entitas Tanpa Akuntabilitas Publik (SAK ETAP) Bab 15 tentang aset tetap. Rumusan masalah yang diajukan adalah apakah perlakuan akuntansi aset tetap pada PT. Better Teknik Indonesia telah sesuai dengan Standar Akuntansi Keuangan Entitas Tanpa Akuntabilitas Publik (SAK ETAP) Bab 15 tentang aset tetap. Alat analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah Standar Akuntansi Keuangan Entitas Tanpa Akuntabilitas Publik (SAK ETAP) bab 15 tentang Aset Tetap yang meliputi standar pengakuan, pengukuran, pelepasan dan penyajian aset tetap dalam laporan keuangan. Jenis data yang digunakan adalah data kuantitatif dengan sumber data primer dan sekunder. Teknik pengumpulan data yang dilakukan melalui penelitian lapangan dengan mengamati langsung objek yang akan diteliti dan dokumentasi dengan melakukan analisis terhadap catatan dan dokumen yang dimiliki oleh organisasi yang terpilih sebagai objek penelitian, yaitu PT. Better Teknik Indonesia. Berdasarkan analisis dan pembahasan yang dilakukan menunjukkan bahwa perhitungan beban penyusutan PT. Better Teknik Indonesia belum sesuai dengan Standar Akuntansi keuangan Entitas Tanpa Akuntabilitas Publik (SAK ETAP) bab 15, karena perusahaan mencatat nilai beban penyusutan sebesar satu tahun penuh pada awal tahun perolehan aset tetap, tanpa mempertimbangkan tanggal dan perolehan aset tetap tersebut. Hal ini menyebabkan nilai aset yang disajikan oleh perusahaan disajikan terlalu rendah. Hasil analisis menunjukkan bahwa Nilai buku aset perusahaan pada tahun 2016 sebelum dilakukan koreksi adalah Rp 9.031.567.787. Koreksi yang dilakukan terhadap akumulasi aset tetap adalah sebesar Rp 193.990.932. Koreksi ini mempengaruhi nilai aset tetap perusahaan sehingga nilai buku aset tetap perusahaan yang disajikan setelah koreksi adalah sebesar Rp 9.225.558.719
Pengaruh struktur modal terhadap kinerja keuangan pada perusahaan pembiayaan yang terdaftar di bursa efek indonesia 2011-2016 Ahmad, Afri saldi; Bone, Hamid; Kusumawardani, Anisa
Jurnal Ilmu Akuntansi Mulawarman (JIAM) Vol. 3 No. 4 (2018): November
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29264/jiam.v3i4.3037

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh struktur modal terhadap kinerja keuangan perusahaan pada sub-sektor keuangan perusahaan pembiayaan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2011-2016. Variabel yang digunakan untuk mengukur struktur modal adalah rasio utang terhadap ekuitas (DER), rasio utang terhadap aset (DAR), dan rasio ekuitas terhadap aset (EAR). Sedangkan variabel yang digunakan untuk mengukur kinerja keuangan perusahaan adalah rasio profitabilitas return On Equity (ROE). Data diperoleh dari publikasi situs resmi Bursa Efek Indonesia (BEI) Periode 2011-2016. Populasi dalam penelitian ini adalah sub sektor keuangan perusahaan dari perusahaan pembiayaan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2011-2016. Dengan total 17 perusahaan. Pemilihan sampel dilakukan dengan menggunakan metode purposive sampling. Artinya, sampel tersebut sengaja dipilih berdasarkan kriteria tertentu untuk mewakili populasinya. Pengambilan dilakukan dengan memperhatikan kriteria (1) perusahaan pembiayaan yang terdaftar di bursa efek Indonesia untuk periode 2011-2016. (2) perusahaan keuangan yang menerbitkan laporan tahunan lengkap baik laporan tahunan maupun laporan keuangan periode 2011-2016. (3) perusahaan pembiayaan yang memiliki nilai laba positif pada periode studi tahun 2011-2016. (4) memiliki kelengkapan informasi yang diperlukan dalam tujuan penelitian ini.
Penerapan Akuntansi Zakat, Infaq, dan Shodaqoh pada Baitul Maal Hidayatullah di Balikpapan Isman, Mustika Dwi Aryani; Bone, Hamid; Kurniawan, Indra Suyoto
Jurnal Ilmu Akuntansi Mulawarman (JIAM) Vol. 3 No. 4 (2018): November
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29264/jiam.v3i4.3188

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menyajikan laporan keuangan pada lembaga manajemen zakat berdasarkan PSAK No. 109, penelitian ini memproses data pada tahun 2014 di Baitul Maal Hidayatullah di Balikpapan dan membandingkannya dengan PSAK No. 109 tentang Akuntansi Zakat, Infaq, dan Shodaqoh. Penelitian ini untuk menemukan dan melihat kesesuaian (mengevaluasi) perlakuan Akuntansi Zakat, Infaq, dan Shodaqoh yang diterapkan Baitul Maal Hidayatullah Balikpapan sesuai dengan PSAK No. 109 tentang Akuntansi Zakat, Infaq dan Shodaqoh. Analisis ini menggunakan PSAK No. 109 untuk menyiapkan laporan keuangan tentang Baitul Ma'al Hidayatullah Balikpapan. Lembaga ini sebelumnya tidak memiliki laporan keuangan sesuai dengan PSAK No. 109, yang digunakan untuk laporan ini hanya sumber bulanan dan penggunaan dana. Hasil penelitian ini mengungkapkan bahwa Baitul Maal Hidayatullah Balikpapan dalam menyusun laporan keuangan harus berdasarkan PSAK No. 109 agar laporan keuangan memberikan informasi yang akurat bagi Muzakki untuk mendistribusikan dana kepada penyelenggara zakat dalam hal ini adalah BMH Balikpapan.  
Analisis pencatatan dan penilaian persediaan pada pt. sumber mutiara prima Widyastuti, Dwi Irma; Bone, Hamid; Lahaya, Ibnu Abni
Jurnal Ilmu Akuntansi Mulawarman (JIAM) Vol. 3 No. 4 (2018): November
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29264/jiam.v3i4.3322

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis kelayakan pencatatan dan penilaian persediaan akhir di PT. Sumber Mutiara Prima berdasarkan SAK ETAP Bab 11 tentang inventaris. Alat analisis yang digunakan adalah metode deskriptif komparatif yaitu metode analisis dengan membandingkan Pernyataan berdasarkan SAK ETAP Bab 11 tentang persediaan yang meliputi catatan dan penilaian persediaan yang dilakukan oleh PT. Sumber Mutiara Prima. Berdasarkan hasil analisis yang telah dilakukan terlihat perhitungan yang berbeda menurut PT. Sumber Mutiara Prima dan menurut perhitungan yang telah dilakukan, berikut ini akan menjelaskan hasil perhitungan: persediaan akhir sesuai dengan penilaian perusahaan sebesar Rp. 1.059.250.000, - dimana sesuai dengan SAK ETAP sebesar Rp. 992.515.000, - maka ada selisih Rp. 66.735.000, - yang menghasilkan perbedaan laba bersih oleh perusahaan dan SAK ETAP sebesar Rp. 66.735.000. Dari hasil penelitian, analisis dan diskusi dapat disimpulkan bahwa PT. Sumber Mutiara Prima dalam mencatat persediaan, menggunakan metode yang terus menerus yaitu dimana setiap terjadinya transaksi penerimaan dan pengeluaran, selalu dicatat dalam kartu stok atau kartu stok pelumas Pertamina, sehingga dapat diketahui saldo akhir setiap mutasi barang. Sehingga dapat dikatakan bahwa perusahaan dalam mencatat persediaan pelumas Pertamina tidak semuanya sepenuhnya sesuai dengan SAK ETAP Bab 11 tentang persediaan karena dalam mencatat persediaan ke dalam kartu stok masih terdapat kesalahan dalam memasukkan jumlah pengeluaran pelumas Pertamina sehingga saldo yang dilaporkan dalam persediaan kartu tidak sesuai dengan fisik yang ada di gudang. PT. Sumber Mutiara Prima dalam menilai persediaan menggunakan metode biaya persediaan FIFO, tetapi tidak sepenuhnya sesuai dengan SAK ETAP Bab 11 tentang persediaan. Karena masih ada beberapa biaya persediaan yang menderita selisih kurang catatan dan lebih banyak catatan, yang disebabkan oleh kurangnya pemahaman tentang pencatatan dan penilaian entri barang awal dan mulai
PENGARUH LOAN TO DEPOSIT RATIO DAN CAPITAL ADEQUACY RATIO SERTA TINGKAT BUNGA KREDIT TERHADAP NON PERFORMING LOAN (NPL) PADA PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) TBK YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA PERIODE TAHUN 2011- 2016 Sahputra, M. Qodrat; Bone, Hamid; Setiawati, Ledy
Jurnal Ilmu Akuntansi Mulawarman (JIAM) Vol. 4 No. 1 (2019): April
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29264/jiam.v4i1.3512

Abstract

This study aims to determine the significance of the effect of Loan To Deposit Ratio (LDR), Capital Adequacy Ratio (CAR), and Loan Interest Rate to Non Performing Loan (NPL) at PT Bank Rakyat Indonesia Persero Tbk 2011-2014 period. Data obtained from the official website publication Bank Rakyat Indonesia (BRI) Period 2011-2016.Analytical methods used in this research are Normality Test, Autocorrelation Test, Multicolonierity Test, Heteroskedasticity Test, Coefficient of Determination Test R2, Model Feasibility Test (F Test), Statistical Test t, and Analysis of Multiple Linear Regression. The data used are quarterly financial statements at Bank Rakyat Indonesia Persero Tbk period 2011 - 2016.The results showed that the data is normally distributed. Furthermore, based on the statistical test results found no variables that deviate from the classical assumption test. The result of this research shows that Loan To Deposit Ratio (LDR) variable has positive and significant influence to Non Performing Loan (NPL). Capital Adequacy Ratio (CAR) variable has positive and not significant influence to Non Performing Loan (NPL). While the variable of Interest Rate of Credit has a positive and significant influence to Non Performing Loan (NPL). Based on the Determination Coefficient Test Result R2, Loan To Deposit Ratio (LDR), Capital Adequacy Ratio (CAR) and Credit Interest Rate have influence of 66, 2%, while the rest of 33.8% influenced by other factors not examined in this study. Keywords :Loan To Deposit Ratio (LDR), Capital Adequacy Ratio (CAR), and Tingkat Bunga Kredit, Non Performing Loan (NPL).
Pengaruh opini audit, financial distress, reputasi KAP, pertumbuhan perusahaan, dan pergantian komisaris terhadap auditor switching pada perusahaan BUMN yang terdaftar di BEI tahun 2008-2016 Afag, Richa Rachmawati; Kesuma, Agus Iwan; Bone, Hamid
Jurnal Ilmu Akuntansi Mulawarman (JIAM) Vol. 4 No. 1 (2019): April
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29264/jiam.v4i1.3535

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji dan menganalisis pengaruh opini audit, financial distress, reputasi KAP, pertumbuhan perusahaan, dan pergantian komisaris terhadap auditor switching secara simultan dan parsial. Populasi dalam penelitian ini adalah perusahaan  BUMN yang terdaftar di BEI tahun 2008-2016. Teknik sampling yang digunakan dalam penelitian ini yaitu purposive sampling. Berdasarkan metode purposive sampling, diperoleh 90 sampel yang selanjutnya diuji dengan alat analisis regresi logistik. Berdasarkan hasil pengolahan data, dapat diketahui bahwa opini audit, financial distress, reputasi KAP, pertumbuhan perusahaan, dan pergantian komisaris memiliki pengaruh terhadap auditor switching secara simultan, namun secara parsial ketiga variabel yakni financial distress, reputasi KAP, dan pertumbuhan perusahaan tidak memiliki pengaruh secara parsial terhadap auditor switching, sedangkan opini audit dan pergantian komisaris memiliki pengaruh terhadap auditor switching secara parisal.
Co-Authors Afag, Richa Rachmawati Afri saldi Ahmad Aghniy, Maritsa Agus Iwan Kesuma Ahmad, Afri saldi Anak Agung Gede Sugianthara Anisa Kusumawardani Annastintatia Polii Anniza Setyowati Ariel Anandhika Darmasasmita Arlita, Rizki Bone, Hariman Carillya Suwandari Dellyono, Muhammad Destiana Nurisnaini Dhina Mustika Sari Diniarty Hadi Dwi Irma Widyastuti Elfiana Effendie Fachry Abda El Rahman Faiga Sugesti Fakhri, Fitri Dalfiana Fatimah Fatimah Ferry Diyanti Ferry Diyanti Ferry Diyanti Fibriani Nur Khairin Fitri Dalfiana Fakhri Fitriani Lutfiah Hana, Nor Haolia, Putri Hajrina Herlini Pramana Hermansyah Hermansyah Ibnu Abni Lahaya Indah Permata Sari Indah Permatasari Indra Suyoto Kurniawan Irma Ariani Irwansyah - Iskandar Iskandar Iskandar Iskandar Iskandar Iskandar Isman, Mustika Dwi Aryani Juminiyanti Juminiyanti Kartini Kartini Khairunnisa Khairunnisa Khairunnisa Khairunnisa Kusumawati, Yulia Tri Ledy Setiawati Ledy Setyawati Linayati Lestari, Linayati Lisa Evasusanti Silaban M. Qodrat Sahputra Maria Magdalena Nggara Maritsa Aghniy Muhamad Mujib Ridwan Muhammad Dellyono Muhammad Subhan Mustika Dwi Aryani Isman Musviyanti Musviyanti musviyanti, Dr. musviyanti Nor Hana Nur Hikmah nur hikmah Nurhadi Nurhadi Nurita Affan Praja Hadi Saputra Purnawati, Zuli Putri Hajrina Haolia Raden Priyo Utomo Raden Priyo Utomo Raden Priyo Utomo Raden Priyo Utomo Rahma Wati Richa Rachmawati Afag Ridho Helmi Marsa Rinda Mugtiah Rini Rahmawati Rini Rahmawati, Rini Rizki Arlita Rizky Jayanti Rusliansyah Rusliansyah Rusliansyah Rusliansyah Rusliansyah Rusliansyah Ruslianyah Ruslianyah Sahputra, M. Qodrat Salmah Pattisahusiwa Sari, Wulan Iyhig Ratna Sayid M. Ali Zulfikar Septian Farinda Setyowati, Anniza Shelfie Juniart Alvianti Silaban, Lisa Evasusanti SITI NOOR SELMA ANGGRAINI Surawan Surawan Syarifah Hudayah Tati Rahmiati Wenti Amalia Purwaningayu Widiastuti Widiastuti Widyastuti, Dwi Irma Wulan Iyhig Ratna Sari Yani Lestari Yeti Yeti Yuliska Hasnita Puteri Zuli Purnawati