Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

PERUBAHAN KURIKULUM PADA PROSES PEMBELAJARAN Erin Aprillia; Cut Nurhayati; Anjani Putri Belawati Pandiangan
Jurnal Ilmu Pendidikan dan Sosial Vol. 1 No. 4 (2023): Januari
Publisher : CV Putra Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This research is the result of combining several articles, journals and books that discuss the impact of curriculum changes on the learning process. In its journey, Indonesia has experienced various changes in the curriculum model since independence. According to law No. 20 of 2003, curriculum is a set of plans and setting goals, content and learning materials as well as the methods used as guidelines for organizing learning in achieving national education goals. A good curriculum is a curriculum that is developed according to the living conditions of students. Develop abilities or competencies to achieve goals as needed. Of course, the curriculum is refined year after year. Because technology is growing. If no changes to the curriculum are made, the quality of education in Indonesia will continue to decline because the learning system only implements an outdated or old curriculum. This article wants to describe in more detail about how curriculum changes in the teaching and learning process experienced by teachers or students.
Analisis Pengukuran Kinerja Dengan Metode Balanced Scorecard: Penerapannya Sistem Manajemen Strategis Di STAI Sangatta Kutai Timur Iim Wasliman; Supyan Sauri; Anjani Putri Belawati Pandiangan
al-Afkar, Journal For Islamic Studies Vol. 6 No. 2 (2023)
Publisher : Perkumpulan Dosen Fakultas Agama Islam Indramayu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31943/afkarjournal.v6i2.668

Abstract

Pengukuran kinerja merupakan kegiatan evaluasi kinerja dalam suatu Perguruan Tinggi dalam meningkatkan kualitas internal secara bekelanjutan. Untuk memenangkan persaingan global yang semakin ketat ini, kinerja sebuah organisasi haruslah mencerminkan peningkatan dari satu periode ke periode berikutnya. Penelitian dilakukan dengan menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif dimana penekanan pada kajian secara rinci dan mendalam, mengupayakan pengambilan data, pencarian, dan penemuan makna berarti, menekankan lebih pada proses dari pada hasil dengan menggunakan logika berfikir induktif. Dewasa ini pengukuran kinerja secara finansial tidaklah cukup mencerminkan kinerja organisasi sesungguhnya, sehingga dikembangkan suatu konsep Balanced Scorecard. Konsep Balanced Scorecard ini pada dasarnya merupakan penerjemahan strategi dan tujuan yang ingin dicapai oleh suatu Perguruan Tinggi dalam jangka panjang. Penelitian ini menunjukkan bahwa STAI Sangatta berada pada kondisi baik, tetapi menghadapi tantangan yang di awali dengan analisis SWOT yang bertujuan untuk mengetahuai faktor internal dan eksternal Perguruan Tinggi dengan menggunakan metode Balanced Scorecard (BSC). Pengukuran kinerja dengan keempat perspektif balanced scorecard yaitu: perspektif finansial (Honorium dosen dan karyawan, dana hibah, dana beasiswa), perspektif customer (kepuasan mahasiswa; kepuasan dosen), perspektif proses bisnis internal (kinerja dosen dan karyawan meliputi presentase kehadiran dosen dan karyawan, presentase kegiatan-kegiatan, presentase ketersediaan soal ujian, prsentasi nilai terkumpul, presentase pelayanan akademik), perpektif pertumbuhan dan pembelajaran (penelitian, pengabdian masyarakat, karya ilmiah, pendidikan, pengembangan karir).
The Use of Mendeley Reference in Improving the Quality of Scientific Writing and Compilation of Research Development for PGMI STAI Sangatta Kutai Timur Students Ade Tuti Rossa Rochayati; Deti Rostini; Anjani Putri Belawati Pandiangan; Norsyam Amaly; Bidin
al-Afkar, Journal For Islamic Studies Vol. 6 No. 3 (2023)
Publisher : Perkumpulan Dosen Fakultas Agama Islam Indramayu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31943/afkarjournal.v6i3.722

Abstract

Mendeley is a very useful reference manager and research manager software for students. The use of Mendeley is very important in writing scientific papers and developing research and minimizing plagiarism. This study discusses the use of Mendeley references in improving the quality of student scientific writing and research development in the PGMI STAI Sangatta Madrasah Ibtidaiyah Teacher Education study program. This study aims to find out how to use Mendeley reference. This research method uses a qualitative research approach which aims to describe where data collection techniques are carried out, namely in-depth interviews with informants. The subjects of this study were students and heads of the Madrasah Ibtidaiyah Teacher Education Study Program PGMI STAI Sangatta East Kutai who were active in writing using Mendeley references to facilitate scientific writing assignments and research development.
Implementasi dan Keefektifan Profil Pelajar Pancasila di Jenjang SD/MI Azizah Adelia Rahma; Samsina Samsina; Andi Ainun Fitriah; Anjani Putri Belawati Pandiangan
AJMIE: Alhikam Journal of Multidisciplinary Islamic Education Vol. 3 No. 2 (2022): Juli-Desember
Publisher : STAI Ma'had Aly Al-Hikam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32478/ajmie.v3i2.1224

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keefektifan dan implementasi profil pelajar pancasila sebagai upaya penerapannya di jenjang SD maupun MI. Metode yang digunakan dalam kajian ini menggunakan metode atau pendekatan kepustakaan (library research), bahwa studi pustaka atau kepustakaan dapat diartikan sebagai serangkaian kegiatan yang berkenaan dengan metode pengumpulan data pustaka, membaca dan mencatat serta mengolah bahan penelitian. Dengan Proses pengumpulan data studi literatur dibutuhkan 3 proses penting, yaitu: 1) Editing merupakan memeriksa data kembali yang telah diperoleh peneliti. 2). Organizing merupakan pengorganisir data yang diperoleh dengan kerangka yang sudah diperlukan; dan 3) Finding merupakan analisis lanjutan dari proses editing dan organizing. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Profil pelajar Pancasila menjadi salah satu kebijakan yang mendukung terwujudnya tujuan pendidikan nasional dan kelanjutan dari program penguatan karakter. Profil pelajar Pancasila adalah karakter dan kompetensi yang harus dimiliki oleh pelajar Indonesia baik di saat sedang dalam pembelajaran maupun saat terjun di masyarakat. Melalui penerapan 6 dimensi profil pelajar Pancasila yaitu beriman dan bertaqwa kepada Tuhan YME, berkebinekaan global, mandiri, gotong royong, bernalar kritis, dan kreatif maka diharapkan bangsa Indonesia menjadi individu yang cerdas dan berkarakter serta mampu menghadapi tantangan dan menanamkan nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila sebagai bentuk implementasi profil pelajar pancasila di jenjang SD/MI. Melalui implementasi kebijakan profil pelajar Pancasila ini diharapkan mampu membangun karakter anak bangsa yang unggul dan mampu bersaing secara global.
Implementasi dan Keefektifan Profil Pelajar Pancasila di Jenjang SD/MI Azizah Adelia Rahma; Samsina Samsina; Andi Ainun Fitriah; Anjani Putri Belawati Pandiangan
AJMIE: Alhikam Journal of Multidisciplinary Islamic Education Vol. 3 No. 2 (2022): Juli-Desember
Publisher : STAI Ma'had Aly Al-Hikam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32478/ajmie.v3i2.1224

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keefektifan dan implementasi profil pelajar pancasila sebagai upaya penerapannya di jenjang SD maupun MI. Metode yang digunakan dalam kajian ini menggunakan metode atau pendekatan kepustakaan (library research), bahwa studi pustaka atau kepustakaan dapat diartikan sebagai serangkaian kegiatan yang berkenaan dengan metode pengumpulan data pustaka, membaca dan mencatat serta mengolah bahan penelitian. Dengan Proses pengumpulan data studi literatur dibutuhkan 3 proses penting, yaitu: 1) Editing merupakan memeriksa data kembali yang telah diperoleh peneliti. 2). Organizing merupakan pengorganisir data yang diperoleh dengan kerangka yang sudah diperlukan; dan 3) Finding merupakan analisis lanjutan dari proses editing dan organizing. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Profil pelajar Pancasila menjadi salah satu kebijakan yang mendukung terwujudnya tujuan pendidikan nasional dan kelanjutan dari program penguatan karakter. Profil pelajar Pancasila adalah karakter dan kompetensi yang harus dimiliki oleh pelajar Indonesia baik di saat sedang dalam pembelajaran maupun saat terjun di masyarakat. Melalui penerapan 6 dimensi profil pelajar Pancasila yaitu beriman dan bertaqwa kepada Tuhan YME, berkebinekaan global, mandiri, gotong royong, bernalar kritis, dan kreatif maka diharapkan bangsa Indonesia menjadi individu yang cerdas dan berkarakter serta mampu menghadapi tantangan dan menanamkan nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila sebagai bentuk implementasi profil pelajar pancasila di jenjang SD/MI. Melalui implementasi kebijakan profil pelajar Pancasila ini diharapkan mampu membangun karakter anak bangsa yang unggul dan mampu bersaing secara global.
SOSIALISASI PENGEMBANGAN PENDEKATAN DEEP LEARNING UNTUK MENINGKATKAN INTERAKTIVITAS BELAJAR SISWA DALAM IMPLEMENTASI KURIKULUM MERDEKA BAGI GURU SD/MI WAHAU BARU Husnaeni; Anjani Putri Belawati Pandiangan; Totok Adhi Prasetyo; Qatrunnada Jinan Akmaliah; Sarwinda Rohmadani; Nirmala Agustina; Sulistia Wahyuningsih; Azmi Aziz; Riska Febriana; Sarniati Sarniati; Zakaria Pratama; Ilham Ahmad Mukhlisun; Lelan Purnama Sari; Maya Puspita Sari; Nunik Adriani
El-Madaniyah : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 01 (2026): Februari
Publisher : P3M STAI Sangatta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55799/elmadaniyah.v3i01.897

Abstract

The implementation of the Merdeka Curriculum demands a shift in the learning paradigm toward a process that is student-centered, meaningful, and interactive. One relevant approach to addressing these demands is the deep learning approach, which emphasizes active student engagement, deep understanding, and the development of higher-order thinking skills. However, in practice, teachers' conceptual understanding of the deep learning approach is still uneven, particularly in rural areas. This Community Service (PKM) activity aims to enhance the understanding of elementary school/madrasah ibtidaiyah teachers in Wahau Baru Village, Muara Wahau District, regarding the concepts and application of deep learning as a strategy to increase student learning interactivity in the implementation of the Merdeka Curriculum. The implementation method for the PKM was carried out thru socialization activities, including material presentations, interactive discussions, question-and-answer sessions, and learning reflections. The results of the activities showed a positive response and high enthusiasm from the participants, as well as an increase in teachers' understanding of the concept of deep learning. The teacher realized that the learning practices they had been using, such as discussions and project-based learning, were part of a deep learning approach that could be developed more structuredly. This activity contributes to strengthening teachers' readiness to implement more interactive, meaningful, and aligned learning that adheres to the principles of the Merdeka Curriculum. Thus, the socialization of deep learning development becomes a strategic step in improving the quality of the learning process in Wahau Baru Village Elementary School.