p-Index From 2021 - 2026
0.751
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Maritim
Rusman Rusman
Teknika, Jurusan Kemaritiman, Politeknik Negeri Samarinda

Published : 4 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

PROSES PENGURUSAN PENERBITAN SURAT PERSETUJUAN BERLAYAR KAPAL DENGAN MENGGUNAKAN SISTEM INAPORTNET OLEH PT DIVEN MAJU SENTOSA Amir Hidayat; Rusman Rusman; Indriyani Indriyani
Jurnal Maritim Vol 12, No 2 (2022): Jurnal Ilmiah Kemaritiman
Publisher : Politeknik Negeri Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46964/jmarit.v12i2.1720

Abstract

Surat Persetujuan Berlayar adalah dokumen negara yang dikeluarkan oleh Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan kepada setiap kapal yang akan berlayar meninggalkan pelabuhan setelah memenuhi persyaratan kelaik lautan kapal dan kewajiban lainnya. Tanpa Surat Persetujuan Berlayar, maka kapal tidak diizinkan berlayar. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui dokumen apa saja yang dibutuhkan serta proses dan alur saat pengurusan penerbitan Surat Persetujuan Berlayar dengan menggunakan sistem Inaportnet. Penelitian ini dilakukan di PT Diven Maju Sentosa dengan menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif yang merupakan metode penelitian dengan cara mendeskripsikan semua data-data yang telah dikumpulkan melalui metode Wawancara, Observasi, dan Pengkajian Studi Pustaka. Berdasarkan hasil penelitian, dokumen-dokumen yang digunakan  dan alur proses penerbitan Surat Persetujuan Berlayar menggunakan sistem Inaportnet sudah berjalan sesuai dengan SOP (Standar Operasional Prosedur) yang berlaku. Saran untuk agen agar lebih teliti dalam melakukan pengisian data dokumen kapal agar tidak terjadi kesalahan saat penerbitan Surat Persetujuan Berlayar
ANALISA PERAWATAN OIL WATER SEPARATOR (OWS) DALAM MENCEGAH TERJADINYA PENCEMARAN LAUT AKIBAT KEGIATAN OPERASIONAL KAPAL Mika Patayang; Puji Astuti Amalia; Herdi Syam; Rusman Rusman
Jurnal Maritim Vol 13, No 1 (2023): Jurnal Ilmiah Bidang Kemaritiman
Publisher : Politeknik Negeri Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46964/jmarit.v13i1.1811

Abstract

Tingginya tingkat penyemaran laut yang berdampak terhadap ekosistem laut, menjadi perhatian khusus bagi pemerintah  khusussnya bagi Negara-negara yang  memiliki luas laut yang sangat besar. Salah satu penyebab tingginya tigkat pencemaran laut, yaitu akibat buangan limbah air got dari kapal yang disebabkan banyaknya aktifitas operasional diatas kapal khususnya pada kamar mesin. Aktifitas operasional dikamar mesin tersebut dapat meningkatkan tingginya kandungan minyak pada limbah air got tersebut. Limbah air got pada kapal harus dibuang karena dapat mempengaruhi stabilitas dari kapal tersebut. Penelitian  ini bertujuan untuk menganalisa perawatan yang dilakukan terhadap OWS (Oil water separator) dalam mengegah terjadinya pencemaran laut akibat kegiatan operasional diatas kapal. Dimana penelitian ini dilakukan dengan melakukan observasi terhadap beberapa kapal yang berlabuh dipelabuhan samarinda tentang bagaimana cara melakukan perawatan terhadap OWS agar output luaran limbah air got setelah keluar dari OWS tidak melebihi 15 PPM. Dari hasil penelitian di peroleh hal yang mempengarui perawatan terhadap OWS ialah kurangnya kesadaran crew kapal khususnya dibagain kamar mesin akan peraturan yang berkaitan dengan MARRPOL dan dampaknya terhadap lingkungan laut sehingga berdampak terhadap pengoperasian dari OWS yang ada diatas kapal.
PENGARUH BOCORNYA SEAL TURBOCHARGER TERHADAP DAYA MESIN INDUK DI KM. ADITHYA Rusman Rusman; Edwin Halim; Zainal Abidin
Jurnal Maritim Vol 13, No 1 (2023): Jurnal Ilmiah Bidang Kemaritiman
Publisher : Politeknik Negeri Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46964/jmarit.v13i1.1814

Abstract

Perkembangan zaman yang semakin cepat menuntut kemajuan di segala bidang, terutama teknologi, yang semakin memudahkan seseorang dalam melaksanakan suatu pekerjaan. Pemesinan adalah teknologi yang berkembang pesat. Kemajuan dalam hal ini saat ini dapat dilihat pada permesinan kapal, yang terus berupaya untuk meningkatkan sensasi kenyamanan, kepuasan, keamanan, dan keramahan lingkungan. Penelitian dilakukan dengan dua perlakuan yaitu tanpa turbocharger dan dengan turbocharger. Hasilnya menunjukkan penggunaan turbocharger untuk mendongkrak tenaga mesin.
PROSEDUR PENERBITAN RENCANA KEGIATAN BONGKAR MUAT (RKBM) PADA JETTY TUKS OLEH PT WAHYU LANGGENG DI KSOP KELAS II SAMARINDA Amir Hidayat; Rusman Rusman; Nunuk Dwi Lestari
Jurnal Maritim Vol 13, No 1 (2023): Jurnal Ilmiah Bidang Kemaritiman
Publisher : Politeknik Negeri Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46964/jmarit.v13i1.1809

Abstract

Rencana Kegiatan Bongkar Muat (RKBM) adalah suatu surat izin yang dikeluarkan oleh kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan untuk kegiatan suatu kapal melakukan bongkar muat itu sendiri yang di buat oleh PBM. Perusahaan Bongkar Muat (PBM) adalah badan hukum yang khusus didirikan untuk menyelenggarakan dan mengusahakan kegiatan bongkar muat barang dari atau ke kapal, jadi sebelum RKBM di keluarkan pihak KSOP perusahaan pelayaran tidak bisa membuat prosedur ijin gerak, alih muat kapal dan clearance out kapal mereka yang bermuatan batu bara. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui penerbitan RKBM yang telah dilakukan oleh PT Wahyu Langgeng cabang Samarinda. Metode penelitian ini menggunakan kualitatif melalui pendekatan deskriptif. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi didukung dengan studi perpustakaan dan dokumentasi, dengan melakukan pengamatan langsung dari penerbitan RKBM saat melakukan praktek darat di PT Wahyu Langgeng. Berdasarkan hasil penelitian, dokumen-dokumen yang digunakan  dan alur prosedur penerbitan Rencana Kegiatan Bongkar Muat pada Jetty TUKS sudah berjalan sesuai dengan SOP (Standar Operasional Prosedur) yang berlaku. Saran untuk PT. Wahyu Langgeng dan staf LALA agar dapat meingkatkan pelayanan yang lebih baik lagi agar dapat mengurangi keluhan pelanggan khususnya mengenai penerbitan RKBM