Claim Missing Document
Check
Articles

Found 21 Documents
Search

Analysis of The Influence of RGEC, BI Rate, and Inflation on Stock Return Venni Avionita; Afifa Nurhanifah; Fitri Fitri; Neneng Anis Nurhasanah
Accounthink : Journal of Accounting and Finance Vol. 8 No. 01 (2023): Maret 2023
Publisher : Badan Penerbit Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Singaperbangsa Karawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The purpose of this research is to analyze the influence of the soundness level of the bank which consists of four groups, namely Risk Profile, Good Corporate Governance, Earnings, and Capital or which can be abbreviated as RGEC as well as external factors, namely BI Rate and Inflation on Stock Returns in 23 registered banking companies on the Indonesia Stock Exchange (IDX) in 2016 – 2020. Based on statistical tests, the independent variables namely RGEC, BI Rate, and Inflation are together able to explain the variation of Stock Return of 86.0065% and can be interpreted as having a strong relationship, so that the remaining is 13.9935 % explained that stock returns can be influenced by other factors that are not contained in this model.
Tinjauan Fikih Muamalah tentang Penerapan Khiyar ‘Aib dalam Jual Beli Online Thrift Shop pada Toko X Nashiha Nabiela Difarry; Neneng Nurhasanah
Jurnal Riset Perbankan Syariah Volume 1, No. 1, Juli 2022, Jurnal Riset Perbankan Syariah (JRPS)
Publisher : UPT Publikasi Ilmiah Unisba

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (753.86 KB) | DOI: 10.29313/jrps.v1i1.735

Abstract

Abstract. Buying and selling online has become something that is widely applied nowadays, especially for young people. They also enjoy buying and selling second-hand products or also known as thrifting. Thrift products are products that sell goods that have been used before, so that consumer voting rights or khiyar are very much needed in this sale and purchase to avoid consumer disappointment with the seller. One form of khiyar that is commonly implemented in buying and selling is khiyar 'disgrace because it is urgent to protect the consumer from selecting the object of the transaction that contains defects, both real and hidden. The purpose of this study was to find out how the application of khiyar 'disgrace in online thrift buying and selling transactions at one of the online shops in the Shopee application, namely the X store according to muamalah fiqh and to find out how to analyze the application of khiyar 'disgrace in online buying and selling transactions according to muamalah fiqh at the store. The research method uses a qualitative research method with a normative legal study approach and tends to use analysis, as well as data collection methods obtained using interview and observation techniques. The results show that the compensation system in the application of khiyar 'disgrace to this sale and purchase is appropriate according to muamalah fiqh, namely in the form of submitting a return of goods and funds which will be processed by Shopee itself, then goods that are not suitable for use will be returned to the seller or the buyer gets a discount price. Abstrak. Jual beli online sudah menjadi suatu hal yang banyak diterapkan pada saat ini, terutama terhadap khalayak muda. Mereka juga menggemari jual beli produk second atau dikenal juga dengan istilah thrifting. Produk Thrift ialah produk yang menjual barang yang sudah pernah digunakan sebelumnya, sehingga hak pilih konsumen atau Khiyar sangat dibutuhkan dalam jual beli ini untuk menghindari rasa kekecewaan konsumen terhadap penjual, Salah satu bentuk khiyar yang lazim diimplementasikan dalam jual beli adalah khiyar ‘aib karena urgen untuk memproteksi pihak konsumen dari pemilihan objek transaksi yang terdapat cacat baik secara nyata maupun tersembunyi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana penerapan khiyar ‘aib dalam transaksi jual beli online thrift pada salah satu onlineshop di aplikasi Shopee yaitu toko X menurut fikih muamalah serta untuk mengetahui bagaimana analisis penerapan khiyar ‘aib dalam transaksi jual beli online menurut fikih muamalah pada toko tersebut. Metode penelitian menggunakan jenis metode penelitian kualitatif dengan pendekatan Studi hukum normatif dan cenderung menggunakan analisis, serta metode pengumpulan data diperoleh menggunakan teknik wawancara dan observasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem ganti rugi dalam penerapan khiyar ‘aib pada jual beli ini sudah sesuai menurut fikih muamalah yaitu berupa pengajuan pengembalian barang dan dana yang akan diproses oleh pihak Shopee sendiri, kemudian barang yang tidak layak pakai akan dikembalikan kepada penjual atau pembeli mendapatkan potongan harga.
Pengembangan Ide, Opportunitas dan Kreativitas dalam Peningkatan Market Share Perbankan Syariah di Indonesia (Analisa Pengembangan Innovasi PT Bank Syariah Indonesia Tbk) Agus Prakarsa Yuristama; M. Muhardi; Neneng Nurhasanah
Al Qalam: Jurnal Ilmiah Keagamaan dan Kemasyarakatan Vol. 17, No 3 : Al Qalam (Mei 2023)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Al-Qur'an (STIQ) Amuntai Kalimantan Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35931/aq.v17i3.2126

Abstract

Dengan mempertimbangkan daya saing perbankan syariah yang masih belum optimal, maka diperlukan rencana pengembangan kegiatan perbankan syariah di Indonesia. Pemerintah telah menyusun strategi pengembangan perbankan syariah, diantaranya dalam bentuk Masterplan Keuangan Syariah Indonesia. Salah satu rencana yang dituangkan dalam masterplan dimaksud adalah pembentukan Komite Nasional Ekonomi Keuangan Syariah dan merger Bank Syariah yang merupakan perusahaan anak Bank Mandiri, BRI dan BNI ke dalam Bank Syariah Indonesia. Untuk meningkatkan market share perbankan syariah khususnya Bank Syariah Indonesia, diperlukan pengembangan ide, kesempatan dan kreativitas. Artikel ini akan mengulas penerapan Strategi Pengembangan Innovasi guna menciptakan ide, kesempatan dan kreativitas baru dengan memanfaatkan sumber peluang potensial sebagai pemikiran Kennard dan Drucker.
ANALISIS PREFERENSI NASABAH TERHADAP PRODUK PEMBIAYAAN MURABAHAH DAN MUDHARABAH DI BAITUL MAL WA TAMWIL (BMT) IKHLASUL UMMAH, KABUPATEN BOGOR Neneng Nurhasanah; Rully Trihantana; Ria Kusumaningrum
SAHID BANKING JOURNAL Vol 2 No 01 (2022): Oktober 2022
Publisher : Jurnal Penelitian Perbankan Syariah: Program Studi Perbankan Syariah.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56406/sahidbankingjournal.v2i01.71

Abstract

Baitul Mal wa Tamwil or abbreviated as BMT is an Islamic financial institution based on the Al-Qur'an and Al-Hadith which refers to the principle of muamalah. One of the products that customers are most interested in is murabaha and mudharabah financing products. In deciding to choose and use a financing product, it is influenced by customer preferences through several factors such as psychological factors, personal factors, and social factors. The purpose of this study was to determine the factors that influence customer preferences for financing murabahah and mudharabah contracts at BMT Ikhlashul Ummah Bogor Regency, and to analyze customer preferences for financing murabahah and mudharabah contracts at BMT Ihklashul Ummah Bogor Regency. This research is a qualitative research that uses a descriptive analysis approach with an inductive mindset that takes specific statements and then draws general conclusions. Thus, it can be known the customer preferences in using murabahah and mudharabah contract financing at BMT Ikhlashul Ummah, Bogor Regency.
Jual Beli Pohon Campaka dengan Sistem Berjangka menurut Perspektif Hukum Islam Tiara Marliana; Popon Srisusilawati; Neneng Nurhasanah
Jurnal Riset Perbankan Syariah Volume 2, No. 1, Juli 2023, Jurnal Riset Perbankan Syariah (JRPS)
Publisher : UPT Publikasi Ilmiah Unisba

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/jrps.v2i1.2017

Abstract

Abstract. Buying and selling with Campaka tree objects carried out by the community in Cigugur Village, Subang Regency has become an inherent tradition. However, in practice, the delivery of the object of goods is submitted a few months after the contract/transaction is made. This has the potential to cause uncertainty in the condition of the object in the form of a Campaka tree in terms of size and quality. Based on these problems, the focus of the study aims to determine the implementation of the sale and purchase contract of Campaka trees carried out by the people of Cigugur Village, Pusakajaya District, Subang Regency, and to find out the review of Islamic law on the implementation of the sale and purchase contract of Campaka trees carried out by the people of Cigugur Village, Pusakajaya District, Subang Regency. The research method used is qualitative analysis through a case study approach by analyzing the practice of buying and selling Campaka trees carried out by the people of Cigugur Village, Pusakajaya District, Subang Regency and then reviewed according to Islamic law both from the madiyah aspect and the adabiyah aspect. The results showed that the practice of buying and selling Campaka trees carried out by the people of Cigugur Village, Pusakajaya District, Subang Regency had an element of a relationship that was not mutually beneficial between the seller and the buyer, and the implementation of buying and selling with Campaka tree objects in Cigugur Village, Subang Regency according to Islamic law was illegal. Abstrak. Jual beli dengan objek pohon Campaka yang dilakukan masyarakat di Desa Cigugur Kabupaten Subang sudah menjadi tradisi yang melekat. Akan tetapi pada pelaksanaannya, penyerahan objek barang diserahkan beberapa bulan setelah akad/transaksi dilakukan. Hal ini berpotensi menimbulkan ketidakpastian kondisi objek barang berupa pohon Campaka dari segi ukuran dan kualitas. Berdasarkan permasalahan tersebut, maka fokus penelitian bertujuan untuk mengetahui pelaksanaan akad jual beli pohon Campaka yang dilakukan masyarakat Desa Cigugur Kecamatan Pusakajaya Kabupaten Subang, dan untuk mengetahui tinjauan hukum Islam terhadap pelaksanaan akad jual beli jual beli pohon Campaka yang dilakukan masyarakat Desa Cigugur Kecamatan Pusakajaya Kabupaten Subang. Metode penelitian yang digunakan adalah analisis kualitatif melalui pendekatan studi kasus dengan melakukan analisis praktik jual beli pohon Campaka yang dilakukan masyarakat Desa Cigugur Kecamatan Pusakajaya Kabupaten Subang kemudian ditinjau menurut hukum Islam baik dari aspek madiyah maupun aspek adabiyah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Praktik jual beli pohon Campaka yang dilakukan masyarakat Desa Cigugur Kecamatan Pusakajaya Kabupaten Subang memiliki unsur hubungan yang tidak saling menguntungkan antara pihak penjual maupun pembeli, dan pelaksanaan jual beli dengan objek pohon Campaka di Desa Cigugur Kabupaten Subang menurut hukum Islam adalah tidak sah.
Zakat & Sustainable Development Goals (SDGs): A Review Neneng Nurhasanah
Ekonomi Islam Indonesia Vol. 5 No. 2 (2023): Ekonomi Islam Indonesia
Publisher : SMART Insight

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58968/eii.v5i2.275

Abstract

This study aims to look at the development of research on "Zakat & SDGs" around the world and research plans that can be carried out based on published journals with this theme. This study used a qualitative method with a bibliometric analysis approach. The data used is secondary data with the theme "Zakat & SDGs" which comes from the Scopus database with a total of 39 journal articles. Then, the data is processed and analyzed using the VosViewer application with the aim of knowing the bibliometric map of research development "Zakat & SDGs" in the world. The results of the study found that in the bibliometric author mapping, the authors who published the most research on the theme "Zakat & SDGs" were Abubakar J.; Aysan AF; Ahmad S.; Siddiqui KA; Aboalsamh HM; Akmal IKB; Majid MAS; Gunawan E. Furthermore, based on the bibliometric keyword mapping, there are 4 clusters that can become research lines with topics related to Implementation of Sharia-Based Finance to Achieve SDGs, Zakat Institutions and SDGs, Sustainable Finance and Investment during the Covid-19 Pandemic and Human Development Index (HDI) and Zakat Recipients. Last, the words most used are Islamic Finance, SDGs, zakat institutions, IFI, HDI, sustainable finance & investment and Covid.
Tinjauan Fikih Muamalah terhadap Praktik Jual Beli Buku dengan Sistem Random pada Toko Online "fmqs.bookstore19" di Aplikasi Shopee Citra Mega Mayasari; Neneng Nurhasanah
Jurnal Riset Ekonomi Syariah Volume 2, No. 2, Desember 2022 Jurnal Riset Ekonomi Syariah (JRES)
Publisher : UPT Publikasi Ilmiah Unisba

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/jres.v2i2.1151

Abstract

Abstract. Buying and selling online creates various forms of new transactions, one of which is the sale and purchase of random system books at the online store fmqs.bookstore19 on the Shopee application which in practice if the buyer gets a book that is not what he wants it causes disappointment so that unwillingness arises. The purpose of this study is to find out how the practice of buying and selling books on a random system at the online store fmqs.bookstore19 and how this practice is viewed from the fiqh of muamalah. The research method used is qualitative with a case study approach, data collection techniques are observation, interviews, and literature study. The result of the research is that the practice of buying and selling books on a random system is carried out through the Shopee application from purchase, payment, buyers can only choose the type and genre of the book, the seller will send books according to the type and genre offered at a predetermined price without explaining the condition of the book. According to fiqh muamalah, the sale and purchase from the object side contains elements of gharar and maysir. As for the subject, it violates the principle of inter-taradhin. Abstrak. Jual beli online membuat timbulnya beragam bentuk transaksi baru, salah satunya jual beli buku sistem random di toko online fmqs.bookstore19 pada aplikasi Shopee yang pada pelaksanaannya jika pembeli mendapatkan buku yang tidak sesuai keinginannya menimbulkan kekecewaan sehingga muncul ketidakrelaan. Tujuan penelitian ini ialah untuk mengetahui bagaimana praktik jual beli buku sistem random di toko online fmqs.bookstore19 dan bagaimana praktik tersebut ditinjau dari fikih muamalah. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan studi kasus, teknik pengumpulan data observasi, wawancara, dan studi pustaka. Hasil penelitiannya adalah praktik jual beli buku sistem random ini dilakukan melalui aplikasi Shopee dari mulai pembelian, pembayaran, pembeli hanya bisa memilih jenis dan genre buku, penjual akan mengirim buku sesuai dengan jenis dan genre yang ditawarkan dengan harga yang sudah ditetapkan tanpa menjelaskan kondisi bukunya. Menurut fikih muamalah jual beli tersebut dari sisi objeknya mengandung unsur gharar dan maysir. Adapun dari sisi subjeknya, melanggar prinsip an-taradhin.
Jual Beli Pohon Campaka dengan Sistem Berjangka menurut Perspektif Hukum Islam Tiara Marliana; Popon Srisusilawati; Neneng Nurhasanah
Jurnal Riset Perbankan Syariah Volume 2, No. 1, Juli 2023, Jurnal Riset Perbankan Syariah (JRPS)
Publisher : UPT Publikasi Ilmiah Unisba

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/jrps.v2i1.2017

Abstract

Abstract. Buying and selling with Campaka tree objects carried out by the community in Cigugur Village, Subang Regency has become an inherent tradition. However, in practice, the delivery of the object of goods is submitted a few months after the contract/transaction is made. This has the potential to cause uncertainty in the condition of the object in the form of a Campaka tree in terms of size and quality. Based on these problems, the focus of the study aims to determine the implementation of the sale and purchase contract of Campaka trees carried out by the people of Cigugur Village, Pusakajaya District, Subang Regency, and to find out the review of Islamic law on the implementation of the sale and purchase contract of Campaka trees carried out by the people of Cigugur Village, Pusakajaya District, Subang Regency. The research method used is qualitative analysis through a case study approach by analyzing the practice of buying and selling Campaka trees carried out by the people of Cigugur Village, Pusakajaya District, Subang Regency and then reviewed according to Islamic law both from the madiyah aspect and the adabiyah aspect. The results showed that the practice of buying and selling Campaka trees carried out by the people of Cigugur Village, Pusakajaya District, Subang Regency had an element of a relationship that was not mutually beneficial between the seller and the buyer, and the implementation of buying and selling with Campaka tree objects in Cigugur Village, Subang Regency according to Islamic law was illegal. Abstrak. Jual beli dengan objek pohon Campaka yang dilakukan masyarakat di Desa Cigugur Kabupaten Subang sudah menjadi tradisi yang melekat. Akan tetapi pada pelaksanaannya, penyerahan objek barang diserahkan beberapa bulan setelah akad/transaksi dilakukan. Hal ini berpotensi menimbulkan ketidakpastian kondisi objek barang berupa pohon Campaka dari segi ukuran dan kualitas. Berdasarkan permasalahan tersebut, maka fokus penelitian bertujuan untuk mengetahui pelaksanaan akad jual beli pohon Campaka yang dilakukan masyarakat Desa Cigugur Kecamatan Pusakajaya Kabupaten Subang, dan untuk mengetahui tinjauan hukum Islam terhadap pelaksanaan akad jual beli jual beli pohon Campaka yang dilakukan masyarakat Desa Cigugur Kecamatan Pusakajaya Kabupaten Subang. Metode penelitian yang digunakan adalah analisis kualitatif melalui pendekatan studi kasus dengan melakukan analisis praktik jual beli pohon Campaka yang dilakukan masyarakat Desa Cigugur Kecamatan Pusakajaya Kabupaten Subang kemudian ditinjau menurut hukum Islam baik dari aspek madiyah maupun aspek adabiyah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Praktik jual beli pohon Campaka yang dilakukan masyarakat Desa Cigugur Kecamatan Pusakajaya Kabupaten Subang memiliki unsur hubungan yang tidak saling menguntungkan antara pihak penjual maupun pembeli, dan pelaksanaan jual beli dengan objek pohon Campaka di Desa Cigugur Kabupaten Subang menurut hukum Islam adalah tidak sah.
Tinjauan Fikih Muamalah terhadap Perbedaan Pendapat Ulama dalam Jual-Beli Surat Berharga Syariah Negara Menggunakan Bai’al-Istighlal Prinisa Hamdani; Neneng Nurhasanah; Intan Nurrachmi
Bandung Conference Series: Sharia Economic Law Vol. 3 No. 2 (2023): Bandung Conference Series: Sharia Economic Law
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcssel.v3i2.7493

Abstract

Abstract. One investment instrument is the State Sharia Securities (SBSN). Investment in SBSN uses several types of contracts, one of which is bai’ al-istighlal and scholars differ on its permissibility. This study aims to find out how the practice of buying and selling SBSN using the bai’ al-istighlal contract, to find out the legal arguments and istinbath of the Hanafi and Rafiq Yunus al-Mishri scholars, and to analyze the muamalah fiqh review of the differences in the opinions of these two scholars about the bai’ contract al-istighlal. This study uses a qualitative method that is descriptive analysis with a normative approach. The type of data is qualitative data with data sources from primary legal materials, secondary legal materials, and tertiary legal materials. Data collection techiques use library research that comes from books, journals, literature related to contractual issues in investment. The method of analysis using descriptive analysis method. This study concludes that the practice of buying and selling SBSN using a bai’ al-istighlal contract is similar to SBSN Ijarah Sale and Lease Back. The legal terms of Hanafi scholars that allow bai’al-istighlal contracts are Al-Kitab, Al-Sunnah, Al-Asar, Al-Ijma’, Al-Qiyas, Al-Istihsan, and Al-Urf’. While the legal istinbath of Rafiq Yunus al-Mishri which prohibits the bai’ al-istighlal contract is the Al-Qur’an, Al-Hadits, and Ijma’. According to muamalah fiqh, the practice of buying and selling SBSN using a bai’ al-istighlal contract is permissible. Abstrak. Salah satu instrumen investasi adalah Surat Berharga Syariah Negara (SBSN). Investasi dalam SBSN menggunakan beberapa macam akad, salah satunya bai’al-istighlal dan para ulama berbeda pendapat tentang kebolehannya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana praktik jual beli SBSN dengan menggunakan akad bai’al-istighlal, untuk mengetahui argumen dan istinbath hukum ulama Hanafi dan Rafiq Yunus al-Mishri, serta untuk menganalisis tinjauan fikih muamalah terhadap perbedaan kedua pendapat ulama tersebut tentang akad bai’al-istighlal. Penelitian ini meggunakan metode kualitatif yang bersifat deskriptif analisis dengan pendekatan normatif. Jenis datanya adalah data kualitatif dengan sumber data dari bahan hukum primer, bahan hukum sekunder, dan bahan hukum tersier. Teknik pengumpulan data menggunakan penelitian kepustakaan yang berasal dari buku-buku, jurnal-jurnal, literatur-literatur yang berhubungan dengan masalah akad dalam investasi. Adapun metode analisis menggunakan metode analisis deskrptif. Penelitian ini menyimpulkan bahwa praktik jual beli SBSN dengan menggunakan akad bai’al-istighlal mirip dengan Ijarah Sale and Lease Back. Istinbath hukum yang memperbolehkan akad bai’al-istighlal adalah Al-Kitab, Al-Sunnah, Al-Asar, Al-Ijma’, Al-Qiyas, Al-Istihsan, dan-Al-Urf’. Sedangkan istinbath hukum Rafiq Yunus al-Mishri yang melarang akad bai’al-istighlal adalah Al-Qur’an, Al-Hadits, dan Ijma’. Menurut fikih muamalah praktik jual beli SBSN dengan menggunakan akad bai’al-istighlal diperbolehkan.
Analisis Fikih Muamalah dan Undang-Undang Jaminan Produk Halal terhadap Makanan Impor Belum Berlabel Halal Alya Syifa Utami Handriansyah; Neneng Nurhasanah; Intan Nurrachmi
Bandung Conference Series: Sharia Economic Law Vol. 3 No. 2 (2023): Bandung Conference Series: Sharia Economic Law
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcssel.v3i2.7570

Abstract

Abstract. One proof of attention to Halal Product Assurance on imported products, especially food products, is the existence of Law Number 33 of 2014 concerning Article 4 of Halal Product Guarantee, but imported food is still found circulating without a halal label. With this law, the Muslim community must pay attention to halal in food consumption. This study aims to determine the practice of buying and selling imported food that has not been labeled halal, and analyze the practice of buying and selling imported food in Muamalah Jurisprudence and Law Number 33 of 2014 concerning Halal Product Guarantee. The framework in this study refers to the concept of halal food according to muamalah fiqh and the Halal Product Guarantee Law. This research method is qualitative with an empirical normative approach. The data sources used are primary data in the form of interviews related to the practice of buying and selling imported food that has not been labeled halal and secondary data in the form of books, and journals related to theoretical studies in halal product assurance and certification as well as halal labels of imported products related to this study. The findings of this study are food products that have not been labeled halal in the form of snacks, jelly, cookies. Abstrak. Salah satu bukti perhatian terhadap Jaminan Produk Halal pada produk impor khususnya produk makanan adalah dengan adanya Undang-Undang Nomor 33 Tahun 2014 tentang Jaminan Produk Halal Pasal 4, namun masih ditemukan makanan impor yang beredar tanpa label halal. Dengan Undang-Undang ini masyarakat muslim harus memperhatikan kehalalan di dalam konsumsi makanan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui praktik jual beli makanan impor yang belum berlabel halal, dan menganalisis praktik jual beli makanan impor dalam Fikih Muamalah dan Undang-Undang Nomor 33 Tahun 2014 tentang Jaminan Produk Halal. Kerangka pemikiran dalam penelitian ini merujuk pada konsep makanan halal menurut fiqh muamalah dan Undang-Undang Jaminan Produk Halal. Metode penelitian ini bersifat kualitatif dengan pendekatan normatif empiris. Sumber data yang digunakan adalah data primer berupa hasil wawancara terkait praktek jual beli makanan impor yang belum berlabel halal dan data sekunder berupa buku, dan jurnal terkait kajian teoritis dalam jaminan produk halal dan sertifikasi serta label halal produk impor yang berkaitan dengan penelitian ini. Temuan penelitian ini terdapat produk makanan yang belum berlabel halal berupa snack, jelly, cookies.