Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Implementation of the Airfoil parameterization PARSEC Method in Python M. Hilman Gumelar Syafei; Ragil Tri Indrawati; Tanwir Ahmad Farhan
Jurnal Rekayasa Mesin Vol 17, No 3 (2022): Volume 17, Nomor 3, Desember 2022
Publisher : Jurusan Teknik Mesin - Politeknik Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32497/jrm.v17i3.4000

Abstract

Airfoil telah mengalami banyak perkembangan dan optimalisasi melalui berbagai cara. Terdapat berbagai teknik yang dapat digunakan untuk memodifikasi bentuk arifoil standar yang ada saat ini. Metode PARSEC merupakan salah satu teknik parameterisasi yang paling banyak digunakan untuk memodifikasi bentuk airfoil. Paper ini menyediakan penjelasan yang komprehensif.mengenai implementasi metode PARSEC pada bahasa pemrograman python. Studi ini menggunakan Airfoil standar jenis NACA0012 sebagai referensi untuk mengevaluasi metode PARSEC. Airfoil NACA0012 yang dihasilkan dari metode PARSEC kemudian di komparasikan dengan airfoil asli dari NACA0012. Diperoleh bahwa metode PARSEC dapat menghasilkan bentuk arifoil NACA0012 sangat identik dengan airofil NACA0012 yang asli. Pada rentang sudut  serang tertentu, nilai CL dan CD dari airfoil yang dihasilkan dari metode PARSEC memiliki nilai CL dan CD yang hampir sama dengan nilai CL dan CD dari airfoil NACA0012 yang asli. Kedua airfoil, NACA0012 yang asli atapun yang dihasilkan dari metode PARSEC memiliki sudut serang optimum yang sama, yaitu 8°. Nilai CL/CD maksimum dari NACA0012 yang asli dengan NACA0012 yang dihasilkan dari metode PARSEC secara berturut-turut adalah 84.92 dan 84.28. Diharapkan bahwa studi ini dapat menjadi petunjuk praktis bagi peneliti dan praktisi dalam menggunakan metode PARSEC untuk berbagai kebutuhan.
PENGEMBANGAN YOUNG TECHNOPRENEUR UNNES MELALUI PENGELOLAAN USAHA BERBASIS DIGITAL ENTREPRENEUR Febri Budi Darsono; Andri Setiyawan; M. Hilman Gumelar Syafei; Umar Makarim Wibisono; Stephen Dwi Arjuna; Muhammad Syamsuddin Nurul Iman; Abdurrahman Abdurrahman
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 7, No 3 (2023): September
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v7i3.17227

Abstract

ABSTRAKDalam upaya menciptakan wirausaha baru mandiri yang berbasis iptek maka perlu bagi tenant menguasai aspek digital entrepreneur dalam pengelolaan usaha dan pemasaran berbasis digital. Tujuan dari kegiatan ini adalah memberikan pelatihan kepada tenant dalam pemasaran produk barang/jasa sesuai dengan usaha yang dijalankan berbasis digital. Metode yang digunakan dalam pengabdian ini adalah penerapan secara langsung dengan tahapan persiapan, analisa permasalahan, Pelatihan dalam implementasi digital entrepreneurship, Pendampingan dalam mengelola modal usah, dan Evaluasi pelaksanaan kegiatan. Kegiatan pengabdian terlaksana dengan dihadiri oleh 3 tenan dan mahasiswa yang berminat wirausaha yang berjumlah 14 orang. Materi yang disampaikan terkait pengembangan usaha melalui media digital Instagram. Optimalisasi penggunaan media digital pada era digital sangat diperlukan branding, selling, dan sharing. Pendampingan dilakukan untuk dalam pengelolaan usaha berbasis digital melalui Instagram. Hasil menunjukan terdapat peningkatan follower yang signifikan setelah tenan mengikuti kegiatan yakni sebesar 70,4% pada MDPL, 100% pada F Project, dan 72,4% pada Bengkel Autoscar. Selain itu, bagi mahasiswa yang sebelumnya tidak memiliki minat usaha setelah mengikuti kegiatan ini muncul ide untuk membuka usaha. Kata kunci: digital entrepreneur; wirausaha; usaha; technopreneur; media ABSTRACTTo create new independent entrepreneurs based on science and technology, tenants must master digital entrepreneur aspects in managing digital-based business and marketing. The solutions offered in this service are, first, the application of science and technology in digital-based business management. Second, tenant assistance training in marketing goods/services by the business being run. With this dedication, it is hoped to increase productivity and business development for MDPL Farm tenants, Unnes Machine Visit Service Workshop (F Project), and Autoscar Workshop. The method used in this service is direct application with the preparation stage, problem analysis, training in the implementation of digital entrepreneurship, assistance in managing venture capital, and evaluating the implementation of activities. The dedication activity was carried out in the presence of 3 tenants and students interested in entrepreneurship, totaling 14 people. The material presented is related to business development through Instagram digital media. Optimizing the use of digital media in the digital era needs branding, selling, and sharing. Assistance is provided for managing digital-based businesses through Instagram. The results showed a significant increase in followers after participating in the activity, namely 70.4% at the MDPL, 100% at the F Project, and 72.4% at the Autoscar Workshop. In addition, students who previously had no business interest after participating in this activity came up with the idea to open a business. Keywords: digital entrepreneur; entrepreneur; business; technopreneur; media
Penerapan teknologi pengolahan ikan berbasis energi listrik pada POKLAKSAR Putri Tirang Semarang Rahmat Doni Widodo; Octavianti Paramita; M. Hilman Gumelar Syafei; Shohihatur Rohman; Sunyoto Sunyoto
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 9, No 3 (2025): May
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v9i3.30286

Abstract

AbstrakBandeng duri lunak atau bandeng presto merupakan salah satu produk unggulan Kota Semarang. Para pengusaha kecil (tradisional) sebagai produsen bandeng duri lunak selama ini masih menemui beberapa permasalahan menyangkut aspek produksi, kualitas, dan manajemen usaha serta pemasaran. Tujuan kegiatan ini adalah untuk memecahkan permasalahan yang dihadapi mitra, yaitu kelompok pengolah dan pemasar (Poklaksar) “Putri Tirang”, yang bergerak dalam usaha pengolahan dan pemasaran hasil perikanan, khusunya bandeng. Poklaksar “Putri Tirang” beranggotakan 10 orang, dengan ketua Ibu Mukhayanah, beralamat di Jl. Tapak RT 06 RW 04 Kelurahan Tugurejo, Kec. Tugu, Kota Semarang. Bidang usaha utama adalah pengolahan ikan, khusunya bandeng untuk dibuat bandeng duri lunak atau bandeng presto. Permasalahan utama mtra adalah pada aspek produksi, yaitu dalam memasak bandeng masih menggunakan panci presto konvensional sehingga berdampak pada produktivitas, kualitas, dan pemasaran bandeng presto. Sebagai solusinya, dalam kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini akan diterapkan teknologi pengolahan ikan berupa panci presto dengan pemanas listrik, yang terbukti lebih hemat daripada panci presto dengan bahan bakar LPG. Selain aspek produksi, dalam kegiatan ini juga akan ditangani permasalahan terkait aspek kualitas dan pemasaran produk. harus jelas, ringkas, dan deskriptif. Kata kunci: bandeng presto; produksi; panci presto; pemasaran AbstractSoft-boned milkfish, also known as "bandeng presto," is a flagship product of Semarang City. Small-scale (traditional) entrepreneurs producing soft-boned milkfish continue to face challenges related to production, quality, business management, and marketing. This activity aims to address the issues faced by the partner group, the "Putri Tirang" Fish Processing and Marketing Group (Poklaksar), which specializes in processing and marketing fishery products, particularly milkfish. The "Putri Tirang" group consists of 10 members, led by Mrs. Mukhayanah, and is located at Jl. Tapak RT 06 RW 04, Tugurejo Village, Tugu Sub-district, Semarang City. Their main business is fish processing, focusing on producing soft-boned milkfish or bandeng presto. The primary problem faced by the group lies in production, as they still use conventional pressure cookers, which affect the productivity, quality, and marketing of their products. As a solution, this community service activity introduces fish processing technology using electric pressure cookers, which are proven to be more cost-efficient than LPG-powered pressure cookers. In addition to addressing production issues, this activity also tackles problems related to product quality and marketing.  Keywords: soft-boned milkfish; production; pressure cooker; marketing