Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Penerapan teknologi pengolahan ikan berbasis energi listrik pada POKLAKSAR Putri Tirang Semarang Rahmat Doni Widodo; Octavianti Paramita; M. Hilman Gumelar Syafei; Shohihatur Rohman; Sunyoto Sunyoto
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 9, No 3 (2025): May
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v9i3.30286

Abstract

AbstrakBandeng duri lunak atau bandeng presto merupakan salah satu produk unggulan Kota Semarang. Para pengusaha kecil (tradisional) sebagai produsen bandeng duri lunak selama ini masih menemui beberapa permasalahan menyangkut aspek produksi, kualitas, dan manajemen usaha serta pemasaran. Tujuan kegiatan ini adalah untuk memecahkan permasalahan yang dihadapi mitra, yaitu kelompok pengolah dan pemasar (Poklaksar) “Putri Tirang”, yang bergerak dalam usaha pengolahan dan pemasaran hasil perikanan, khusunya bandeng. Poklaksar “Putri Tirang” beranggotakan 10 orang, dengan ketua Ibu Mukhayanah, beralamat di Jl. Tapak RT 06 RW 04 Kelurahan Tugurejo, Kec. Tugu, Kota Semarang. Bidang usaha utama adalah pengolahan ikan, khusunya bandeng untuk dibuat bandeng duri lunak atau bandeng presto. Permasalahan utama mtra adalah pada aspek produksi, yaitu dalam memasak bandeng masih menggunakan panci presto konvensional sehingga berdampak pada produktivitas, kualitas, dan pemasaran bandeng presto. Sebagai solusinya, dalam kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini akan diterapkan teknologi pengolahan ikan berupa panci presto dengan pemanas listrik, yang terbukti lebih hemat daripada panci presto dengan bahan bakar LPG. Selain aspek produksi, dalam kegiatan ini juga akan ditangani permasalahan terkait aspek kualitas dan pemasaran produk. harus jelas, ringkas, dan deskriptif. Kata kunci: bandeng presto; produksi; panci presto; pemasaran AbstractSoft-boned milkfish, also known as "bandeng presto," is a flagship product of Semarang City. Small-scale (traditional) entrepreneurs producing soft-boned milkfish continue to face challenges related to production, quality, business management, and marketing. This activity aims to address the issues faced by the partner group, the "Putri Tirang" Fish Processing and Marketing Group (Poklaksar), which specializes in processing and marketing fishery products, particularly milkfish. The "Putri Tirang" group consists of 10 members, led by Mrs. Mukhayanah, and is located at Jl. Tapak RT 06 RW 04, Tugurejo Village, Tugu Sub-district, Semarang City. Their main business is fish processing, focusing on producing soft-boned milkfish or bandeng presto. The primary problem faced by the group lies in production, as they still use conventional pressure cookers, which affect the productivity, quality, and marketing of their products. As a solution, this community service activity introduces fish processing technology using electric pressure cookers, which are proven to be more cost-efficient than LPG-powered pressure cookers. In addition to addressing production issues, this activity also tackles problems related to product quality and marketing.  Keywords: soft-boned milkfish; production; pressure cooker; marketing
KEEFEKTIFAN PROJECT BASED LEARNING UNTUK MENINGKATKAN KOMPETENSI TEKNIK PEMESINAN BUBUT DI SMK NEGERI 5 SEMARANG Aditya Maulana; Shohihatur Rohman; Kriswanto Kriswanto
Journal of Educational Review and Research Vol 9, No 1 (2026): VOLUME 9 NUMBER 1 JULY 2026
Publisher : STKIP Singkawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26737/jerr.v9i1.8830

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keefektifan penerapan model pembelajaran Project Based Learning (PjBL) dalam meningkatkan kompetensi teknik pemesinan bubut siswa kelas XI Teknik Pemesinan di SMK Negeri 5 Semarang. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dengan desain pre-eksperimen tipe one-group pretest–posttest. Sampel penelitian berjumlah 36 siswa yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Instrumen penelitian berupa penugasan penyusunan jobsheet perencanaan pengerjaan bubut yang digunakan sebagai pretest dan posttest. Analisis data dilakukan secara deskriptif serta inferensial menggunakan uji normalitas Shapiro–Wilk, uji t berpasangan (paired sample t-test), dan uji N-Gain untuk mengukur tingkat efektivitas pembelajaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai rata-rata siswa meningkat dari 54,36 pada pretest menjadi 82,14 pada posttest. Hasil uji hipotesis menunjukkan nilai t hitung sebesar 23,023 lebih besar dari t tabel 2,03 pada taraf signifikansi 0,05, sehingga terdapat perbedaan yang signifikan antara hasil belajar sebelum dan sesudah penerapan PjBL. Selain itu, nilai N-Gain sebesar 60,65% menunjukkan bahwa penerapan PjBL berada pada kategori cukup efektif dalam meningkatkan kompetensi pemesinan bubut siswa. Dengan demikian, model pembelajaran Project Based Learning dapat menjadi alternatif strategi pembelajaran yang efektif dalam meningkatkan kompetensi siswa pada pembelajaran teknik pemesinan bubut di SMK.