Nur Herlina Nasir
Program Studi Farmasi, Fakultas Sains dan Teknologi, Universitas Mandala Waluya

Published : 5 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Pelatihan Budidaya Tanaman Herbal di Desa Puasana, Kecamatan Moramo Utara, Kabupaten Konawe Selatan Nur Herlina Nasir; Jastria Pusmarani
Jurnal Mandala Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 2 (2022): Jurnal Mandala pengabdian Masyarakat
Publisher : Progran Studi Farmasi STIKES Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (842.834 KB) | DOI: 10.35311/jmpm.v3i2.95

Abstract

Peluang pengembangan budidaya tanaman obat-obatan masih sangat terbuka luas sejalan dengan semakin berkembangnya industri jamu, obat herbal, dan fitofarmaka. Oleh karena itu, masyarakat diharapkan dapat berperan aktif dalam upaya pengembangan kesehatan tradisional melalui asuhan mandiri (self care) dengan pemanfaatan tanaman herbal, namun masih banyak masyarakat yang belum memanfaatkan lahan di sekitar rumah untuk budidaya tanaman herbal. Tujuan dari pengabdian ini adalah memberikan edukasi dan penyuluhan kepada masyarakat mengenai budidaya dan pemanfaatan tanaman herbal melalui media presentasi yaitu Power Point serta ada diskusi. Dalam kegiatan pelatihan diberikan beberapa contoh tanaman obat (50 jenis tanaman) untuk dibudidayakan di lokasi pengabdian dan beberapa bentuk olahan dari tanaman obat (berupa serbuk) untuk mengatasi berbagai masalah kesehatan yang dialami masyarakat. Pelaksanaan pelatihan sebagai salah satu program pengabdian berjudul “Pelatihan Budidaya Tanaman Herbal di Desa Puasana, Kecamatan Moramo Utara, Kabupaten Konawe Selatan” telah terlaksana dengan baik dan mendapatkan respons yang baik dari peserta pengabdian.
Uji Aktivitas Antidiare Ekstrak Etanol Bunga Kecombrang (Etlingera elatior (Jack) R. M. Sm.) Terhadap Mencit Jantan dengan Metode Transit Intestinal Nur Herlina Nasir; Ursula Grafila Hagur; Risky Juliansyah Putri; Rismayanti Fauziah
Jurnal Mandala Pharmacon Indonesia Vol. 9 No. 1 (2023): Jurnal Mandala Pharmacon Indonesia
Publisher : Program Studi Farmasi Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35311/jmpi.v9i1.319

Abstract

Diare merupakan masalah pada saluran gastrointestinal yang ditandai dengan buang air besar yang lebih sering, dan feses yang cair. Kecombrang (Etlingera elatior (Jack) R. M. Sm.) adalah salah satu tanaman yang dinilai memiliki potensi sebagai antidiare. Golongan senyawa fenolik yang berpotensi sebagai antimikroba terdapat pada bagian bunganya. Melihat golongan senyawa metabolit sekunder dan menghitung aktivitas antidiare ekstrak etanol bunga E. elatior (Jack) R. M. Sm. merupakan tujuan dari dilakukannya penelitian ini. Bunga kecombrang diserbukkan dan dimaserasi menggunakan cairan penyari etanol 96%. Ekstrak ini lalu diskrining secara fitokimia dan diuji aktivitas antidiarenya pada mencit jantan secara transit intestinal dengan 2 mL Oleum ricini sebagai penginduksi, tinta cina sebagai marker, dan loperamid HCl dosis 1 mg/kgBB sebagai kontrol positif. Dosis ekstrak yang diberikan per oral adalah 5; 7,5; dan 10 mg/kgBB. Besarnya efek antidiare tergantung dari nilai rasio antara x dan y, dimana x merupakan panjang usus yang dilalui marker sementara y adalah panjang usus keseluruhan. Maserat kental yang diperoleh yaitu 220 g dengan peroleh kembali sebesar 44%. Uji kualitatif menunjukkan bahwa ekstrak etanol bunga kecombrang mengandung alkaloid, saponin, tanin, fenol, dan flavonoid. Secara beruturut-turut nilai rasio x dan y dari dosis 5; 7,5; dan 10 mg/kgBB yaitu 40,83±5,84; 35,72±0,14; dan 37,05 30,59±0,24 cm. Hasil yang didapat ini tergolong lemah apabila dibandingkan dengan kontrol positif yang memiliki nilai rasio sebesar 23.82±0,08 cm. 
Pelatihan Pembuatan Masker Wajah Kaya Manfaat Dari Daun Kelor di Desa Puasana Kecamatan Moramo Utara Kabupaten Konawe Selatan Mus Ifaya; Dian Rahmaniar Trisnaputri; Rina Andriani; Nur Herlina Nasir; Syawal Abdurrahman
Jurnal Mandala Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2023): Jurnal Mandala Pengabdian Masyarakat
Publisher : Progran Studi Farmasi STIKES Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35311/jmpm.v4i2.296

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini merupakan kegiatan Pelatihan dan pemberian edukasi pemanfaatan daun kelor sebagai kosmetik kepada masyarakat di Desa Puasana Kecamatan Moramo Kabupaten Konawe selatan. Kegiatan ini  diikuti oleh masyarakat dan kader PKK di Desa Puasana dengan koordinasi dari kepala desa. Kegiatan  pengabdian ini bertujuan untuk memberikan penyuluhan tentang cara memanen daun kelor yang baik sehingga memperoleh kadar metabolit yang maksimal, memberikan edukasi pembuatan pengolahan daun kelor sehingga dapat dibuat menjadi bahan baku kosmetik dan memberikan edukasi cara pembuatan kosmetik dari daun kelor serta memberikan edukasi cara pengemasan produk kosmetik yang dihasilkan. Metode kegiatan pengabdian masyarakat ini menggunakan metode ceramah, demonstrasi, metode tanya jawab dan latihan dalam pembuatan masker wajah daun kelor. Pelatihan ini melibatkan mahasiswa yang didampingi oleh tim dosen pendamping dari program studi farmasi dengan peserta. Masyarakat dan  Kader PKK. Hasil dari pelatihan pembuatan masker daun kelor yang dilakukan oleh kader PKK di Desa Puasana adalah  hasil evaluasi terhadap masker daun kelor yang dibuat peserta pelatihan secara umum termasuk kategori baik dengan rata rata keberhasilan 70%, respon dari Kader PKK terhadap pelaksanaan pelatihan pembuatan masker ini sangat baik dilihat dari antusiame warga mengikuti kegiatan dari awal sampai akhir.
Uji Efektivitas Ekstrak Etanol Kulit Batang Pule (Alstonia scholaris R.Br) Sebagai Penurunan Kadar Gula Darah Terhadap Mencit Jantan (Mus Musculus) Yang Diinduksi Aloksan Khoirul Nasikin; Wa Ode Nova Noviyanti; Nur Herlina Nasir
Jurnal Pharmacia Mandala Waluya Vol. 4 No. 4 (2025): Jurnal Pharmacia Mandala Waluya
Publisher : Prodi Farmasi Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54883/jpmw.v4i4.219

Abstract

Diabetes mellitus merupakan kelompok penyakit metabolisme yang ditandai dengan hiperglikemia akibat cacat pada sekresi insulin, aksi insulin atau keduanya serta terjadi perubahan progresif terhadap struktur sel beta pankreas. Berdasarkan kajian empiris salah satu tanaman yang memiliki aktifitas sebagai antidibetes yaitu ekstrak etanol kulit batang pule (alstoni scholaris R. Br). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kandungan metabolit sekunder apakah yang terdapat pada kulit batang pule (Alstonia scholaris R.Br),Bagaimana efektifitas ekstrak etenol kulit batang pule (Alstonia scholaris R.Br) terhadap penurunan kadar glukosa darah, dan Berapakah dosis yang paling efektif  dalam menurunkan kadar glukosa darah. Pada penelitian ini sampel diekstraksi menggunkan metode maserasi dengan pelarut etenol 96% penelitian ini menggunkan mencit Jantan (Mus musculus) sebanyak 15 ekor, yang di bagi menjadi 5 kelompok sehingga tiap kelompoknya terdiri dari 3 ekor mencit selanjutnya dilakukan pengujian efektifitas anti diabetes dengan menggunakan metode induksi aloksan. Analisis data dilakukan dengan One-Way Anova. Hasil uji efektifas antidiabetes terhadap mencit (Mus musculus) yang diinduksi aloksan pada hari terakhir menunjukan persen penurunan kadar glukosa darah yang paling tinggi yaitu pada dosis 250 mg/20g BB dengan persen penurunan sebesar 71%  Diharapkan dilakukan uji aktivitas penurunan kadar gula darah frksi kulit batang pule (Alstonia scholaris R.Br).
Uji Aktivitas Antibakteri Fraksi n-Heksan dan Etanol Batang Walay (Meistera chinensis) Terhadap Bakteri Staphylococcus aureus dan Escherichia coli Niluh Putri Sri Widari; Rismayanti Fauziah; Nur Herlina Nasir
Jurnal Pharmacia Mandala Waluya Vol. 5 No. 1 (2026): Jurnal Pharmacia Mandala Waluya
Publisher : Prodi Farmasi Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54883/jpmw.v5i1.309

Abstract

Tanaman walay (Meistera chinensis) secara tradisional digunakan sebagai antibakteri, antiinflamasi, analgesik, mengobati penyakit pencernaan dan kulit. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas antibakteri fraksi n-heksan dan etanol batang walay (Meistera chinensis) terhadap bakteri Staphylococcus aureus dan Escherichia coli pada masing-masing konsentrasi. Penelitian ini termasuk jenis penelitian analitik menggunakan metode ekstraksi dengan cara maserasi menggunakan pelarut etanol 96%. Ekstrak batang walay (Meistera chinensis) difraksinansi menggunakan metode partisi cair-cair. Setelah itu dilakukan skrining fitokimia kemudian dilakukan uji antibakteri dengan konsentrasi 30%, 40% dan 50% menggunakan metode difusi sumuran dengan 3 kali replikasi. Hasil penelitian fraksi n-heksan terhadap bakteri Staphylococcus aureus pada konsentrasi 30% diameter rata-rata zona hambat sebesar 7,96 mm, konsentrasi 40% 8,96 mm dan konsentrasi 50% 9,86 mm. Pada bakteri Escherichia coli konsentrasi 30% diameter rata-rata zona hambat sebesar 9,06 mm, konsentrasi 40% 9,73 dan konsentrasi 50% 10,86 mm. Kemudian fraksi etanol terhadap bakteri Staphylococcus aureus konsentrasi 30% diameter rata-rata zona hambat sebesar 10,86 mm, konsentrasi 40% 9,73 mm dan konsentrasi 50% 10,86 mm. Pada bakteri Escherichia coli konsentrasi 30% diameter rata-rata zona hambat sebesar 10,86 mm, konsentrasi 40% 12,40 mm dan konsentrasi 50% 13,30 mm. Hasil analisa uji one way ANOVA menggunakan SPSS menunjukkan bahwa nilaisignifikasi lebih kecil dibandingkan dengan taraf kepercayaan, yaitu 0,000 ≤ 0,050 sehingga hipotesis Ho ditolak dan Ha diterima. Hal ini menunjukkan bahwa fraksi n-heksan dan etanol dari batang walay (Meistera chinensis) dapat menghambatpertumbuhan bakteri Staphylococcus aureus dan Escherichia coli.