Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Tahlīlu Akhtāi Ashshautiyah Fī Qirāati an-nashhi Al-`arabiyyah Nurasni; Meutia Rahmah; Khuzaimah Alfisyahrina
Al Intisyar Vol 7 No 1 (2022): VOLUME 7 No 1 Tahun 2022
Publisher : Program Studi Pendidikan bahasa Arab IAIN Langsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32505/intisyar.v7i1.4392

Abstract

Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui bentuk kesalahan fonologi yang terjadi ketika siswa dayah Raudhatun Najah dalam membaca teks arab, untuk mengetahui fator yang menyebabkan kesalahan fonologi dalam mebaca teks arab siswa dayah Raudhatun Najah. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskripif analisis dengan pendekatan kualitatif.. Adapun instrument penelitian yang digunakan adalah observasi, wawancara, dan tes. Penelitian ini dilakukan didayah Raudhatun Najah. Dan hasil penelitian sebagai berikut: Bentuk-bentuk kesalahan fonologi yang terjadi pada siswa Raudhatun Najah yaitu bentuk kesalahan penghilangan huruf, kesalahan pelafalan ( pengucapan) huruf yang hampir sama, kesalahan penyimpangan huruf, dan bentuk kesalahan penyisipan atau penambahan. Faktor–faktor yang menyebabkan kesalahan fonologi ketika membaca teks arab yaitu : ketidakmampuan siswa dalam melafalkan huruf yang benar,siswa tidak terbiasa dalam melatih pengucapan huruf dan minim membaca teks arab dalam kehidupan sehari-hari, kurangnya motivasi siswa dalam mempelajari bahasa arab khususnya di maharah qiraah, kurangnya media pembelajaran yang digunakan dalam proses pembelajaran bahasa arab,dan minimnya usaha guru untuk memotivasi siswa dalam belajar.
UJI AKTIVITAS ANTIDIABETES FRAKSI ETIL ASETAT DAUN PEPAYA (Carica papaya L.)TERHADAP TIKUS JANTAN WISTAR (Rattus norvegicus) Neswita, Elfia; Naldi, Jefri; Kinanti, Dara; Nasution, Halimah Raina; Pramudita, Rufina; Nurasni
Jurnal Buana Farma Vol 5 No 4 (2025): Jurnal Buana Farma
Publisher : Fakultas Farmasi Universitas Buana Perjuangan Karawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36805/jbf.v5i4.1375

Abstract

Diabetes mellitus is a serious chronic disease that occurs when the pancreas does not produce sufficient insulin or when the body is unable to effectively utilize the insulin produced. Papaya leaves (Carica papaya L.) have been reported to possess potential antidiabetic properties. The novelty of this study lies in evaluating the antidiabetic activity of the ethyl acetate fraction of papaya leaves in male Wistar rats. This study aimed to determine the antidiabetic activity of the ethyl acetate fraction of papaya leaves in alloxan-induced male Wistar rats. Papaya leaf simplicia powder was extracted using the maceration method with 70% ethanol as the solvent. The concentrated extract was subsequently fractionated using ethanol–water, n-hexane, and ethyl acetate. Antidiabetic activity was evaluated using alloxan induction at a dose of 150 mg/kg body weight. Blood glucose levels were measured before alloxan induction to determine baseline values, two days after induction to confirm hyperglycemia, and every seven days for 14 days of treatment to assess changes in glucose levels. Phytochemical screening revealed that the ethyl acetate fraction contained alkaloids, flavonoids, and saponins. The results showed that the ethyl acetate fraction at a dose of 300 mg/kg body weight exhibited the highest antidiabetic activity, with a 64% reduction in blood glucose levels, slightly higher than the positive control, which showed a 63% reduction. In conclusion, the ethyl acetate fraction of papaya leaves at a dose of 300 mg/kg body weight demonstrates promising antidiabetic potential, likely attributable to its bioactive compounds.