Dian Vita Sari
Akademi Kesehatan Kesdam Iskandar Muda Lhokseumawe, Lhokseumawe, Indonesia

Published : 30 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 30 Documents
Search

Peran kearifan lokal rumoh gizi gampong (RGG) sebagai pemenuhan gizi terhadap pencegahan stunting pada balita Dian Vita Sari; Fatmawati Fatmawati; Alwizar Alwizar
Holistik Jurnal Kesehatan Vol. 18 No. 10 (2024): Volume 18 Nomor 10
Publisher : Program Studi Ilmu Keperawatan-fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/hjk.v18i10.488

Abstract

Background: Stunting is one of the challenges and global nutritional problems currently being faced by people in the world. The problem of overcoming stunting must begin long before a child is born or since the first 1000 days of life and since teenage mothers in order to break the chain of stunting in life. Purpose: To determine the role of local wisdom of rumoh gizi gampong as an effort to fulfill nutritional needs to prevent stunting in toddlers. Method: Analytical with cross sectional approach. The population of the study were mothers who had toddlers with a sample size of 128 respondents, taken using total sampling technique. Data processing used univariate and bivariate analysis with Chi Square test. Results: Respondents who have good knowledge and participate in rumoh gizi gampong activities in the good category are 66 (89.2%), from the chi square test the p value is 0.001. Respondents who have a positive attitude and participate in rumoh gizi gampong activities well are 45 (60.8%), from the chi square test the p value is 0.002. Conclusion: There is an influence of knowledge and attitudes with rumoh gizi gampong activities as an effort to fulfill nutrition to prevent stunting in toddlers with a p value <0.05. Suggestion: It is hoped that the formation of rumoh gizi gampong can be a place to conduct socialization and nutrition services as well as providing additional food to communities affected by nutritional problems, and can help accelerate the reduction in stunting cases.   Keywords: Nutrition; Rumoh Gizi Gampong (RGG); Stunting; Toddlers.   Pendahuluan: Stunting merupakan salah satu tantangan dan masalah gizi secara global yang sedang dihadapi oleh masyarakat di dunia. Permasalahan penanggulangan stunting harus dimulai jauh sebelum seorang anak dilahirkan atau sejak periode 1000 HPK dan dari sejak ibu remaja untuk dapat memutus rantai stunting dalam kehidupan. Tujuan: Untuk mengetahui peran kearifan lokal rumoh gizi gampong (RGG) sebagai pemenuhan gizi terhadap pencegahan stunting pada balita. Metode: Analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi penelitian adalah ibu yang memiliki balita dengan jumlah sampel sebanyak 128 responden, diambil menggunakan teknik total sampling. Pengolahan data menggunakan analisis univariat dan bivariat uji Chi Square. Hasil: Responden dengan pengetahuan baik dan mengikuti kegiatan RGG kategori baik sebanyak 66 (89.2%), dari uji chi-square diketahui p-value 0.001. Responden dengan sikap positif dan mengikuti kegiatan RGG dengan baik sebanyak 45 (60.8%), uji chi-square diketahui p-value 0.002. Simpulan: Ada pengaruh pengetahuan dan sikap dengan kegiatan RGG sebagai upaya pemenuhan gizi terhadap pencegahan stunting pada balita dengan hasil p-value < 0.05. Saran: Diharapkan pembentukan RGG dapat menjadi tempat dalam melakukan sosialisasi dan pelayanan gizi sekaligus pemberian makanan tambahan (PMT) kepada masyarakat yang terdampak dengan masalah-masalah gizi, dan dapat membantu mempercepat penurunan kasus stunting.   Kata Kunci: Balita; Gizi; Rumoh Gizi Gampong (RGG); Stunting.
BERAT BADAN LAHIR RENDAH DENGAN KEJADIAN STUNTING: TINJAUAN LITERATUR Dian Vita Sari; Fatmawati; Siti Damayanti; Fitri Apriani; Arista Ardilla
Jurnal Kesehatan Akimal Vol 4 No 1 (2025): EDISI APRIL 2025
Publisher : Akademi Keperawatan Kesdam Iskandar Muda Lhokseumawe

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58435/jka.v4i1.160

Abstract

Berat badan lahir rendah merupakan salah satu faktor risiko penting yang berkontribusi terhadap kejadian stunting. Bayi dengan berat badan lahir rendah seringkali mengalami gangguan pertumbuhan sejak dini, yang dapat berlanjut hingga masa kanak-kanak dan menyebabkan stunting. Tinjauan literatur sistematis ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan mensintesis bukti ilmiah mengenai hubungan antara berat badan lahir rendah dan kejadian stunting. Metode pencarian literatur dilakukan melalui database elektronik seperti PubMed, Scopus, dan Web of Science, dengan kata kunci terkait BBLR, stunting, intervensi gizi, dan faktor risiko. Studi observasional dan intervensi yang meneliti hubungan antara BBLR dan stunting pada populasi manusia dimasukkan dalam tinjauan ini. Hasil analisis menunjukkan bahwa bayi dengan BBLR memiliki risiko lebih tinggi mengalami stunting. Intervensi gizi yang tepat, seperti pemberian ASI eksklusif dan makanan pendamping ASI yang kaya nutrisi, dapat membantu meningkatkan pertumbuhan dan mencegah stunting. Faktor sosial ekonomi dan kondisi sanitasi lingkungan yang buruk juga berkontribusi terhadap kejadian BBLR dan stunting. Kesimpulannya, BBLR merupakan faktor risiko penting untuk kejadian stunting, sehingga deteksi dini dan penanganan yang tepat pada bayi BBLR sangat penting untuk mencegah stunting dan meningkatkan kualitas sumber daya manusia.
The Correlationship Of School Age Children Characteristics In Bullying Occurrence At Sd Negeri 2 Cot Girek, Aceh Utara Regency Fatmawati; Dian Vita Sari
Jurnal Kesehatan Akimal Vol 1 No 2 (2022): EDISI OKTOBER 2022
Publisher : Akademi Keperawatan Kesdam Iskandar Muda Lhokseumawe

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58435/jka.v1i2.49

Abstract

Education is series efforts that made by individuals as a form of process in gaining experience to realizing a better life. The first education is basic education which is the initial foundation to improve personality development in the next direction. School is an ideal place to realize education, potential, and talent to children. But nowadays there is a lot of violence against children verbally or bullying. The purpose of this study was to determine the actual incidence of bullying that occurred in school-age children, especially elementary schools. This study aims to examine which the characteristics of school-age children are related to bullying occurence at state elementary school 2 in the village of Cot Girek, North Aceh Regency. This study is a descriptive design with a correlation study by using a cross sectional approach. The population of this study were all students of SD Negeri 2 Cot Girek as many as 270 people. The sampling technique in this study was carried out using purposive sampling technique. The correlation ship between Sex of School-Age Children and the Incidence of Bullying in SD Negeri 2 Cot Girek, North Aceh District, through the chi-square test results showed a p-value of 0.008 <0.05. So it can be concluded that there is a significant correlation between the sex of school-age children and the incidence of bullying at SD Negeri 2 Cot Girek, North Aceh.
HUBUNGAN KONSUMSI TABLET TAMBAH DARAH (Fe) DENGAN KEJADIAN ANEMIA PADA IBU HAMIL DI PUSKESMAS JEUMPA KABUPATEN BIREUEN Dian Vita Sari; Fatmawati
Jurnal Kesehatan Akimal Vol 2 No 1 (2023): EDISI APRIL 2023
Publisher : Akademi Keperawatan Kesdam Iskandar Muda Lhokseumawe

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58435/jka.v2i1.57

Abstract

Masalah kesehatan yang dihadapi bangsa Indonesia sekarang ini yaitu masih tingginya Angka Kematian Ibu (AKI) dan Angka Kematian Bayi (AKB), masalah gizi dan pangan merupakan masalah mendasar karena secara langsung menentukan kualitas sumber daya manusia serta meningkatkan derajat kesehatan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan konsumsi tablet tambah darah dengan kejadian anemia pada ibu hamil di Puskesmas Jeumpa Kabupaten Bireuen. Desain dalam penelitian ini analitik dengan menggunakan rancangan cross-sectional untuk melihat atau menganalisa hubungan variable. Populasi dalam penelitian ini seluruh ibu hamil di wilayah kerja puskesmas Jeumpa. Tehnik pengambilan sampel menggunakan tehnik Eksidental Sampling yaitu ibu hamil yang berkunjung ke Puskesmas Jeumpa. Analisa data dalam penelitian ini yaitu variabel univariat dan bivariat. Hasil penelitian terdapat ada hubungan konsumsi tablet tambah darah dengan kejadian anemia pada ibu hamil di Puskesmas Jeumpa Kabupaten Bireuen yang dibuktikan dengan nilai p value yaitu 0,000 < α 0,05 sehingga Ha diterima dan Ho ditolak. Dan Ada hubungan antara konsumsi tablet tambah darah dengan kejadian anemia dengan P value 0,000. Kesimpulan Diharapkan hasil penelitian ini dapat dijadikan sebagai referensi atau pedoman untuk penelitian selanjutnya tentang hubungan kepatuhan ibu hamil yang mengkonsumsi tablet Fe dengan kejadian anemia.
PENGARUH METODE PENDIDIKAN KESEHATAN DENGAN MENGGUNAKAN MEDIA SHORT EDUCATION MOVIE TERHADAP PERILAKU PERAWATAN LUKA RINGAN PADA ANAK USIA SEKOLAH Fatmawati; Sari, Dian vita
Jurnal Kesehatan Akimal Vol 2 No 1 (2023): EDISI APRIL 2023
Publisher : Akademi Keperawatan Kesdam Iskandar Muda Lhokseumawe

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58435/jka.v2i1.70

Abstract

Anak usia sekolah sangat beresiko mengalami cedera dan mengakibatkan infeksi jika tidak cepat ditangani. Salah satu cara melakukan perawatan luka dapat dilakukan dengan cepat dan tepat yaitu dengan memberikan pendidikan kesehatan menggunakan media Short Education Movie. Desain penelitian ini menggunakan deskriptif dengan 6 responden, yang dibagi menjadi dua kelompok yaitu kelompok kontrol dan kelompok intervensi. Tujuan penelitian ini yaitu mengidentifikasikan adakah pengaruh Metode pendidikan kesehatan menggunakan media Short Education Movie terhadap perilaku perawatan Luka ringan pada anak usia sekolah. Penelitian ini menggunakan lembar observasi untuk menilai pengaruh metode demonstrasi yang dipadukan dengan media Short Education Movie dan kuesioner untuk menilai tingkat pengetahuan sikap dan praktik pada responden sebagai instrumen. Penelitian ini dilaksanakan pada Juni 2022 di desa Alue Dua dan desa Alue Papen Kecamatan Nisam Antara Kabupaten Aceh Utara. Berdasarkan observasi pada kelompok intervensi yang terdiri dari 3 responden, perawatan luka pada dua responden dapat dilakukan dengan mudah dan cepat sedangkan satu respondennya merasa takut dan cemas saat diobati. Kemudian pada kelompok kontrol terdiri dari 3 responden. Pada kelompok kontrol tidak diberikan Movie hanya dilakukan perawatan luka dan diberikan kuesioner dan pada saat dilakukan perawatan luka responden sangat takut dan cemas. Setelah diberikan kuesioner kelompok kontrol hanya bisa menjawab 4-5 soal. Sehingga terdapat perbedaan perilaku anak pada saat meneriman perawatan luka pada kedua kelompok yang diberikan Movie dan tidak diberikan Movie. Diharapkan metode Short Education Movie dapat digunakan oleh masyarakat, khususnya perawat dan orang tua agar dapat merawat luka pada anak dengan mudah dan cepat.
HUBUNGAN FAKTOR SOSIAL BUDAYA DENGAN PERILAKU PEMBERIAN KOLOSTRUM PADA BAYI BARU LAHIR DI PUSKESMAS BANDA SAKTI Dian Vita Sari; Fatmawati; Ardilla, Arista; Zulkarnaini, Zulkarnaini
Jurnal Kesehatan Akimal Vol 2 No 2 (2023): EDISI OKTOBER 2023
Publisher : Akademi Keperawatan Kesdam Iskandar Muda Lhokseumawe

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58435/jka.v2i2.79

Abstract

Dunia kembali merumuskan komitmen global dalam bidang kesehatan untuk 15 tahun ke depan yaitu Sustainable Development Goals (SGDs) yang akan dicapai sampai dengan tahun 2030. Pemberian kolostrum identik dengan pelaksanaan Inisiasi Menyusu Dini (IMD) karena IMD dinyatakan sebagai indikator global suksesnya pemberian kolostrum pada bayi baru lahir. Tujuan Penelitian ini Untuk mengetahui hubungan faktor sosial budaya dengan perilaku pemberian kolostrum pada bayi baru lahir. Metode dalam peneleitian ini menggunakan deskriptif korelatif dengan desain cross sectional. Jumlah populasi dalam penelitian ini 42 orang. Teknik pengambilan sampel dengan menggunakan tehnik total sampel dimana seluruh ibu yang memiliki bayi baru lahir menjadi responden. Analisa data dalam penelitian ini menggunakan univariat dan bivariat. Hasil penelitian Ada hubungan antara faktor pengetahuan dengan perilaku pemberian kolostrum pada bayi baru lahir dengan p value < α (0.017 < 0.05) dengan nilai OR = 6,600. Ada hubungan antara faktor sosial budaya dengan perilaku pemberian kolostrum pada bayi baru lahir dengan p value < α (0.005 < 0.05) dengan nilai OR = 9,167. Kesimpulan semakin baik pengetahuan ibu tentang kolostrum cenderung mendorong ibu untuk memberikan kolostrum pada bayinya. Begitupun sebaliknya, ibu yang mempunyai pengetahuan kurang tentang kolostrum akan mengakibatkan ibu tidak memberikan kolostrum pada bayinya. Saran Meningkatkan kegiatan penyuluhan maupun pendidikan kesehatan yang diberikan kepada ibu atau calon ibu selama kehamilan dan persalinan agar lebih memotivasi ibu untuk melakukan pemberian kolostrum segera setelah lahir sehingga semua ibu dengan berbagai tingkat pendidikan dapat menyusui bayinya segera setalah lahir.
EFEKTIVITAS SENAM KAKI DIABETIK TERHADAP TINGKAT SENSITIVITAS KAKI PADA PASIEN DIABETES MELLITUS TIPE II DIWILAYAH KERJA PUSKESMAS KOTA LHOKSEUMAWE Sari, Maulida; Dian Vita Sari
Jurnal Kesehatan Akimal Vol 3 No 1 (2024): EDISI APRIL 2024
Publisher : Akademi Keperawatan Kesdam Iskandar Muda Lhokseumawe

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58435/jka.v3i1.102

Abstract

Diabetes Mellitus merupakan penyakit tidak menular yang serius, dimana pankreas tidak dapat memproduksi insulin secara optimal, sehingga insulin tidak dapat bekerja dengan baik yang menyebabkan gula darah meningkat Diabetes Mellitus juga erat kaitannya dengan gaya hidup, sehingga berhasil tidaknya pengelolaan. Diabetes Melitus tergantung pada pola hidup pasien untuk merubah perilaku. Jenis penelitian ini deskriptif dengan design studi kasus, yang bertujuan untuk melihat efektivitas senam kaki diabetic terhadap tingkat sensitivitas kaki pada pasien Diabetes Mellitus Tipe II di wilayah kerja Puskesmas Kota Lhokseumawe. Populasi dalam penelitian ini seluruh pasien Diabetes Mellitus Tipe II di wilayah kerja Puskesmas Lhokseumawe .  Pengambilan sample dilakukan dengan menggunakan teknik accidental sampling. Dari hasil penelitian diketahui bahwa dari 10 orang responden semuanya menunjukkan terjadinya peningkatan sensitivitas kaki . Dapat disimpulkan bahwa senam kaki diabetik efektif mengatasi masalah sensitivitas kaki pada pasien Diabetes Mellitus Tipe II di wilayah kerja Puskesmas Kota Lhokseumawe. Diharapkan responden tetap menerapkan senam kaki diabetik untuk membantu melancarkan peredaran darah pada kaki untuk meningkatkan sensitivitas kaki dan kepada perawat sebagai salah satu tim kesehatan dapat memberikan edukasi kesehatan serta berperan dalam membimbing penderita Diabetes Mellitus Tipe II untuk melakukan senam kaki sampai dengan penderita dapat melakukan senam kaki secara mandiri.  
EFEKTIVITAS TERAPI NEBULIZER TERHADAP PENANGGULANGAN BERSIHAN JALAN NAPAS TIDAK EFEKTIF PADA PASIEN ASMA DI RUMAH SAKIT UMUM CUT MEUTIA Ahmady, Dedy; Fatmawati
Jurnal Kesehatan Akimal Vol 3 No 1 (2024): EDISI APRIL 2024
Publisher : Akademi Keperawatan Kesdam Iskandar Muda Lhokseumawe

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58435/jka.v3i1.109

Abstract

Asma merupakan gangguan saluran pernapasan pada bronkus yang ditandai adanya bronkospasme periodik yang reversibel (kontraksi berkepanjangan saluran napas bronkus), yang menyebabkan penyempitan jalan napas karena edema, sehingga membuat pernapasan menjadi sulit. Nebulizer atau penghalimun adalah sebuah alat yang digunakan untuk memasukkan obat dalam bentuk uap atau untuk dihirup ke dalam paru-paru yang biasanya digunakan untuk pengobatan asma dan penyakit pernapasan lainnya. Jenis penelitian ini adalah deskriptif dengan design studi kasus, yang bertujuan untuk melihat efektivitas pemberian nebulizer pada pasien asma di Ruang Paru Rumah Sakit Umum Cut Meutia. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh pasien di Ruang Paru yang membutuhkan pemberian nebulizer. Pengambilan sample dilakukan dengan menggunakan teknik accidental sampling. Dari hasil penelitian diketahui bahwa dari 12 orang responden semuanya menunjukkan terjadinya perubahan yang signifikan terhadap bersihan jalan napas sebelum dan setelah diberikan terapi nebulizer. Dapat disimpulkan bahwa terapi nebulizer efektif mengatasi masalah bersihan jalan napas tidak efektif pada pasien asma di Ruang Paru Rumah Sakit Umum Cut Meutia. Disarankan kepada petugas kesehatan agar selalu menjaga kebersihan selang dengan cara melakukan tindakan aseptic yang ketat karena selang digunakan bersama oleh pasien lain, sehingga sangat rentan terjadinya infeksi silang.
HUBUNGAN MOTIVASI DENGAN KESULITAN BELAJAR MAHASISWA AKPER KESDAM ISKANDAR MUDA LHOKSEUMAWE Fatmawati; Ahmady, Dedy; Sari, Dian vita
Jurnal Kesehatan Akimal Vol 3 No 1 (2024): EDISI APRIL 2024
Publisher : Akademi Keperawatan Kesdam Iskandar Muda Lhokseumawe

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58435/jka.v3i1.110

Abstract

Belajar adalah suatu bentuk pertumbuhan dalam diri seseorang yang dinyatakan dalam cara-cara bertingkah laku yang baru berkat pengalaman dan latihan. Aktifitas belajar  bersifat kompleks karena merupakan suatu proses yang dipengaruhi oleh banyak faktor dan meliputi berbagai aspek baik dari dalam diri maupun luar diri manusia. Menurut para ahli pendidikan, hasil belajar yang dicapai oleh mahasiswa dipengaruhi oleh dua faktor utama yaitu faktor yang terdapat dalam diri pribadi mahasiswa itu sendiri yang disebut faktor internal seperti motivasi yang kurang, kebiasaan belajar kurang efektif dan kecakapan mengikuti kuliah kurang. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan motivasi dan kebiasaan belajar dengan kesulitan belajar mahasiswa tingkat 3 semester 5 Akper Kesdam Iskandar Muda Lhokseumawe. Desain penelitian bersifat analitik dengan pendekatan cross sectional. Hasil uji statistika didapat bahwa nilai p-value 0.850 > 0,05 dan OR= 3.813 sehingga hipotesa null diterima yang berarti tidak ada hubungan motivasi dengan kesulitan belajar mahasiswa Tingkat 3 semester 5Akper Kesdam Isakandar Muda Lhokseumawe. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa faktor kebiasaan belajar dan kecakapan mengikuti kuliah berpengaruh signifikan terhadap kesulitan belajar mahasiswa. Berdasarkan hasil nilai belajar seluruh mahasiswa Tingkat 3 semester 5 Akper Kesdam Isakandar Muda Lhokseumawe pada tahun 2023-2024 terdapat 32 mahasiswa dari total 46 mahasiswa dengan nilai semester di bawah rata-rata kelompok (73,68). Nilai tertinggi semester pada tahun 2023-2024 yaitu 80,5. Sedangkan nilai terendahnya yaitu 60. Pengambilan nilai semester diperoleh dari kehadiran (20%), kuis/tugas (20%), midtem (30%), dan final (30%).  Oleh karena itu dapat disimpulkan bahwa motivasi belajar yang baik akan selalu membiasakan diri dalam belajar agar tidak mengalami kesulitan belajar.
PEMBERIAN SARI KACANG HIJAU UNTUK MENINGKATAN KADAR HEMOGLOBIN IBU HAMIL ANEMIA DI POSYANDU KAMPONG JAWA BARU BANDA SAKTI KOTA LHOKSEUMAWE Dian Vita Sari; Fatmawati; Arista Ardilla; Zulkarnaini
Jurnal Kesehatan Akimal Vol 3 No 1 (2024): EDISI APRIL 2024
Publisher : Akademi Keperawatan Kesdam Iskandar Muda Lhokseumawe

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58435/jka.v3i1.111

Abstract

Anemia adalah masalah kesehatan masyarakat yang utama yang mempengaruhi negara maju dan negara berkembang. Anemia pada kehamilan disebut sebagai "potensi bahaya bagi ibu dan anak" yang harus ditanggapi secara serius oleh semua pihak yang terlibat dalam pelayanan kesehatan di garis depan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kenaikan hemoglobin dengan pemberian sari kacang hijau pada ibu hamil dengan anemia. Jenis penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah Quasy Eksperimen Design dengan bentuk rancangan Two Group Pre-Test dan Post-Test Design. Hasil penelitian Sari Kacang Hijau menunjukkan bahwa nilai rata-rata sebelum pemberian Sari Kacang Hijau ialah 9.3200 dan setelah pemberian Sari Kacang Hijau ialah 10.8500 dengan hasil uji Independent Sample Test diperoleh nilai signifikan 0,000<0,05. Kesimpulan dalam penelitian ini ialah adanya peningkatan kadar hemoglobin dengan Pemberian Sari Kacang Hijau pada Ibu Hamil yang mengalami Anemia.