Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

EVALUASI KONDISI KERUSAKAN JALAN PADA JALAN WILLEM ISKANDAR ZONA ESTATE MEDAN MENGGUNAKAN METODE BINA MARGA Kinanti Wijaya; Ahmad Andi Solahuddin; Sutrisno Sutrisno; Syafiatun Siregar; Albert Panjaitan
Educational Building: Jurnal Pendidikan Teknik Bangunan dan Sipil Vol 8, No 2 DES (2022): EDUCATIONAL BUILDING
Publisher : Jurusan Pendidikan Teknik Bangunan Fakultas Teknik Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/ebjptbs.v8i2 DES.41868

Abstract

Jalan raya merupakan infrastruktur dasar untuk menghubungkan lalu lintas dari satu tempat ke tempat lain. Di sekitar Jalan Willem Iskandar zona Medan Estate merupakan kawasan akademik dan industri, sehingga jumlah kendaraan yang melintas sangat tinggi pada jam sibuk. Volume dan berat beban kendaraan yang membebani jalan, seringkali mengalami kerusakan yang mengganggu di satu titik yang sama. Kerusakan jalan merupakan salah satu permasalahan hubungan antar kabupaten dan daerah. Sehingga perlu dilakukan analisis kerusakan Jalan Willem Iskandar. Penelitian ini menggunakan metode Bina Marga untuk mengevaluasi tingkat kerusakan Jalan Willem Iskandar khususnya di sekitar Universitas Negeri Medan. Jenis kerusakan jalan yang terjadi antara lain: pelepasan butiran, retakan aligator, retakan membujur, tambalan dan lubang. Berdasarkan nilai urutan prioritas kerusakan jalan, jenis penanganan jalan yang sesuai harus dimasukkan dalam program perbaikan. Kata Kunci: Analisis kerusakan jalan, metode Bina-Marga, Nilai urutan prioritas ABSTRACTThe highway is the basic infrastructure for connecting traffic from one place to another. Around Willem Iskandar Street at Medan Estate zone is an academic and industrial area, so the number of vehicles that pass is very high at peak hour. The volume and weight of the vehicle load that burdens the road, often suffers disturbing damage at the same point. Road damage is one of the problems for relations between districts and regions. So, it is necessary to analyze the damage to the Willem Iskandar Road. This study uses the Bina Marga method to evaluate the level of damage to the Willem Iskandar Road especially around the Universitas Negeri Medan. The types of road damage that occur include: granular release, alligator cracks, longitudinal cracks, patches and potholes. Based on the priority order value of the road damage, the appropriate types of handling that the road should be included in the improvement program Keywords: Bina-Marga method, Road damage analysis, Priority order value
Kajian Pengendalian Banjir dan Pemanfaatan Air Hujan (Rainwater Harvesting) pada Bandar Udara Albert Panjaitan; Sheila Novita
Jurnal Studi dan Aplikasi Teknik Sipil (JSATS) Vol. 2 No. 2 (2026): Agustus
Publisher : Marasofi International Media and Publishing (MIMP)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64123/jsats.v2.i2.5

Abstract

Perubahan iklim dan peningkatan intensitas curah hujan menyebabkan risiko banjir pada kawasan bandar udara semakin tinggi, sementara kebutuhan air untuk operasional bandara juga terus meningkat. Kondisi ini menuntut penerapan sistem pengelolaan air yang mampu mengurangi genangan sekaligus memanfaatkan air hujan sebagai sumber daya alternatif. Penelitian ini bertujuan mengkaji penerapan pengendalian banjir dan pemanfaatan air hujan (rainwater harvesting) pada bandar udara sebagai upaya mendukung keberlanjutan operasional dan konservasi sumber daya air. Metode penelitian menggunakan studi literatur dengan menelaah berbagai jurnal ilmiah, laporan teknis, dan dokumen terkait penerapan rainwater harvesting pada bandara domestik maupun internasional. Hasil kajian menunjukkan bahwa penerapan sistem pengumpulan, penyimpanan, dan pemanfaatan kembali air hujan mampu mengurangi limpasan permukaan, meningkatkan efektivitas drainase, serta menyediakan sumber air non-konsumsi untuk kebutuhan toilet, irigasi lanskap, dan fasilitas pendukung lainnya. Implementasi pada Bandara I Gusti Ngurah Rai, Bandara Changi, dan Bandara Changbei menunjukkan manfaat teknis, ekonomis, dan lingkungan yang signifikan. Disimpulkan bahwa integrasi sistem pengendalian banjir dan pemanfaatan air hujan merupakan solusi yang efektif untuk meningkatkan ketahanan infrastruktur bandara. Direkomendasikan penerapan sistem serupa pada bandar udara lain guna mendukung pengelolaan air yang berkelanjutan dan ramah lingkungan.
EVALUASI KONDISI KERUSAKAN JALAN PADA JALAN WILLEM ISKANDAR ZONA ESTATE MEDAN MENGGUNAKAN METODE BINA MARGA Kinanti Wijaya; Ahmad Andi Solahuddin; Sutrisno Sutrisno; Syafiatun Siregar; Albert Panjaitan
Educational Building: Jurnal Pendidikan Teknik Bangunan dan Sipil Vol. 8 No. 2 (2022): Educational Building: Jurnal Pendidikan Teknik Bangunan dan Sipil
Publisher : Jurusan Pendidikan Teknik Bangunan Fakultas Teknik Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/ebjptbs.v8i2 DES.41868

Abstract

Jalan raya merupakan infrastruktur dasar untuk menghubungkan lalu lintas dari satu tempat ke tempat lain. Di sekitar Jalan Willem Iskandar zona Medan Estate merupakan kawasan akademik dan industri, sehingga jumlah kendaraan yang melintas sangat tinggi pada jam sibuk. Volume dan berat beban kendaraan yang membebani jalan, seringkali mengalami kerusakan yang mengganggu di satu titik yang sama. Kerusakan jalan merupakan salah satu permasalahan hubungan antar kabupaten dan daerah. Sehingga perlu dilakukan analisis kerusakan Jalan Willem Iskandar. Penelitian ini menggunakan metode Bina Marga untuk mengevaluasi tingkat kerusakan Jalan Willem Iskandar khususnya di sekitar Universitas Negeri Medan. Jenis kerusakan jalan yang terjadi antara lain: pelepasan butiran, retakan aligator, retakan membujur, tambalan dan lubang. Berdasarkan nilai urutan prioritas kerusakan jalan, jenis penanganan jalan yang sesuai harus dimasukkan dalam program perbaikan. Kata Kunci: Analisis kerusakan jalan, metode Bina-Marga, Nilai urutan prioritas ABSTRACTThe highway is the basic infrastructure for connecting traffic from one place to another. Around Willem Iskandar Street at Medan Estate zone is an academic and industrial area, so the number of vehicles that pass is very high at peak hour. The volume and weight of the vehicle load that burdens the road, often suffers disturbing damage at the same point. Road damage is one of the problems for relations between districts and regions. So, it is necessary to analyze the damage to the Willem Iskandar Road. This study uses the Bina Marga method to evaluate the level of damage to the Willem Iskandar Road especially around the Universitas Negeri Medan. The types of road damage that occur include: granular release, alligator cracks, longitudinal cracks, patches and potholes. Based on the priority order value of the road damage, the appropriate types of handling that the road should be included in the improvement program Keywords: Bina-Marga method, Road damage analysis, Priority order value
RANCANGAN KONTROL AIRFIELD LIGHTING SYSTEM BERBASIS INTERNET OF THINGS SEBAGAI SARANA PEMBELAJARAN DI POLITEKNIK PENERBANGAN MEDAN Ahmad Rafiq Arjuna Putra; Albert Panjaitan; Heru Kusdarwanto
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol. 8 No. 4 (2025): November 2025
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jssr.v8i4.4584

Abstract

Abstract: Airfield Lighting System is a vital component in ensuring airport operational safety by guiding aircraft movements during takeoff, landing, especially at night or in poor weather conditions. However, the learning process of the AFL system at Medan Aviation Polytechnic has not yet been supported by interactive learning media that accurately represent real conditions. This study aims to design an IoT-based AFL learning tool that can be used by cadet of the Airport Electrical Engineering Study Program as a practical learning tool. The method employed in this study is Research and Development (R&D) based on Sugiyono’s framework, up to the product trial phase. The develop tool consist of an ESP32, LEDs to represent AFL lights, and is controlled via the Blynk application. This device can simulate various types of AFL lights, such as threshold, taxiway and PAPI with wireless control functionality. The testing result indicate that the tool performs well in turning the lights on and off according to user commands. Through this media, cadets can gain both visual and practical understanding of the configuration and working principles of AFL, which is expected to improve their readiness for On the Job Training..Keywords: Airfield Lighting System, Internet of Things, learning tool, Arduino, Blynk Abstrak: Airfield Lighting System merupakan komponen vital dalam keselamatan operasional bandara yang memandu pergerakan pesawat selama tinggal landas dan mendarat, khususnya pada malam hari atau cuaca buruk. Namun, proses pembelajaran sistem AFL di Politeknik Penerbangan Medan belum didukung oleh adanya media pembelajaran interaktif yang merepresentasikan kondisi yang sebenarnya. Penelitian ini bertujuan untuk merancang media pembelajaran AFL berbasis Internet of Things yang dapat digunakan oleh mahasiswa program studi Teknik Listrik Bandar Udara sebagai alat bantu praktikum. Metode penelitian yang digunakan adalah research and development (R&D) berdasarkan tahapan dari Sugiyono, hingga tahap uji coba produk. Alat yang dirancang terdiri dari ESP32, LED sebagai representasi lampu AFL, serta dikendalikan melalui aplikasi Blynk. Perangkat ini mampu mensimulasikan berbagai jenis lampu AFL seperti threshold, taxiway dan PAPI dengan kontrol yang dapat dilakukan secara nirkabel. Hasil pengujian menunjukkan bahwa alat berfungsi dengan baik dalam menyalakan dan mematikan lampu sesuai perintah pengguna, Dengan media ini, mahasiswa dapat memperoleh pemahaman visual dan praktis terhadap konfigurasi serta prinsip kerja AFL, sehingga diharapkan mampu meningkatkan kesiapan mereka menghadapi On the Job Training. Kata kunci: Airfield Lighting System, Internet of Things, media pembelajaran, Arduino, Blynk
RANCANG BANGUN KONTROL MONITORING LAMPU RUNWAY EDGE MENGGUNAKAN POWER LINE CARRIER M. Syafiq Jain; Albert Panjaitan; Wahyu Kurniawan
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol. 8 No. 4 (2025): November 2025
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jssr.v8i4.4616

Abstract

Abstract: This study aims to design and build a control and monitoring system for runway edge lights using Power Line Carrier (PLC). This system is designed to overcome the limitations of manual methods in inspecting runway lights, which are time-consuming and labour-intensive, especially in airport environments with large areas. The system uses an ESP8266 microcontroller, a PZEM-004T sensor module for monitoring electrical parameters, and a Power Line Adapter as the data transmission medium. Test results indicate that the system can transmit and receive data over a distance of ±70 metres with an average response time of 7–10 seconds. The sensor can also detect voltage and current with an error rate below 5%, demonstrating the system's accuracy and reliability. As a result, the system enhances the efficiency and effectiveness of technicians in monitoring runway edge light conditions and has the potential for further development in broader applications within the fields of electrical engineering and aviation.  Keywords:  Power Line Carrier, Runway Edge Light, Monitoring, ESP8266, PZEM-004T Abstrak: Penelitian ini bertujuan merancang dan membangun sistem kontrol serta monitoring lampu runway edge menggunakan Power Line Carrier (PLC) untuk mengatasi keterbatasan metode manual yang memerlukan waktu dan tenaga, khususnya di bandara dengan area luas. Sistem ini memanfaatkan mikrokontroler ESP8266, modul sensor PZEM-004T untuk pemantauan parameter listrik, serta Power Line Adapter sebagai media transmisi data. Hasil pengujian menunjukkan bahwa sistem mampu mengirim dan menerima data hingga jarak ±70 meter dengan waktu respons rata-rata 7–10 detik, sementara sensor mendeteksi tegangan dan arus dengan tingkat kesalahan di bawah 5%, menandakan keakuratan dan keandalan sistem. Dengan demikian, sistem ini dapat meningkatkan efisiensi dan efektivitas teknisi dalam memantau kondisi lampu runway edge, serta memiliki potensi pengembangan untuk aplikasi lebih luas di bidang kelistrikan dan transportasi udara. Kata kunci: Power Line Carrier, Runway Edge Light, Monitoring, ESP8266, PZEM-004T