La Ode Ahmad Nur Ramadhan La Ode Ahmad Nur Ramadhan
Department of Chemistry, Faculty of Mathematic and Natural Science Unversity of Halu Oleo, Kampus Bumi Tridharma Anduonohu, Kendari 39237, Indonesia

Published : 4 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Fermentasi Dedak dengan Metode Fasa Padat untuk Produksi Belatung sebagai Pakan Unggas Masyarakat Kecamatan Konda Nohong Nohong; La Ode Ahmad Nur Ramadhan; Zainal Syam Arifin; Imran Imran; Laode Abdul Kadir
Aksiologiya: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6, No 1 (2022): Februari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/aks.v6i1.5030

Abstract

Pelatihan Solid State Fermentation (SSF) dedak untuk Menghasilkan Larva atau Belatung Lalat Tentara Hitam (Hermetia illucens) atau Black Soldier Fly (BSF) sebagai Pakan Unggas Alternatif di Desa Wonua, Kecamatan Konda, Kabupaten Konawe Selatan, Provinsi Sulawesi Tenggara, Indonesia telah dilakukan. Belatung BSF ini mengandung protein tingkat tinggi untuk pakan ternak. Dan desa Wonua ini adalah desa pertama di Sulawesi Tenggara yang telah diperkenalkan untuk menyediakan pakan unggas alternatif ini. Mayoritas masyarakatnya adalah petani dan sebagian merangkap sebagai peternak sapi dan unggas. Dengan ini, diharapkan bahwa produksi belatung dari BSF dapat menjadi populer dan menyebar di Sulawesi Tenggara (setidaknya tidak terlambat jika dibandingkan dengan popularitasnya di Jawa yang telah lebih dulu menarik perhatian banyak petani). Dalam kegiatan ini, kami memberikan bantuan teknis dan pelatihan tentang cara menghasilkan belatung BSF menggunakan dedak sebagai media untuk pertumbuhannya. Target keluaran yang dicapai adalah kemampuan petani tentang cara membiakkan dan memproduksi belatung secara mandiri. Selain itu, diharapkan para petani dapat membagikan pengetahuan ini yang tidak terbatas pada petani lain dari desa ini dan tidak memiliki kesempatan untuk mengikuti pelatihan ini tetapi juga kepada petani – petani dari desa-desa sekitarnya. Parameter yang digunakan untuk mengukur target output adalah jumlah peserta pelatihan dan pendampingan aktif, jumlah petani yang mampu menghasilkan belatung secara mandiri.
Batu Bata Ringan Dengan Filler Paduan Serat Ijuk Aren dan Sekam Padi Terkarbonasi Laode Muh Musa; Sulaiman .; Ibrahim .; La Ode Ahmad Nur Ramadhan; Laode A. Kadir
Jurnal Aplikasi Teknik Sipil Vol 19, No 3 (2021)
Publisher : Departemen Teknik Infrastruktur Sipil Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (831.141 KB) | DOI: 10.12962/j2579-891X.v19i3.7035

Abstract

Selama ini keberadaan ijuk aren dan sekam padi terkarbonasi belum di manfaatkan secara maksimal terutama dalam dunia konstruksi yang bersifat non struktural dalam pembuatan batu bata ringan.  Secara teoritis penambahan serat dalam  pembuatan batu bata ringan dengan filler serat ijuk aren dan sekam padi terkarbonasi mampu menambah kuat tekan pada pasangan batu bata ringan untuk keperluan non struktural, dimana secara terbatas material serat dapat di gunakan dari bahan-bahan alami. Penelitian ini bertujuan unntuk mengetahui  pengaruh  komposisi  tanah  liat  dari  serat  ijuk  aren  dan  sekam  padi terkarbonasi  terhadap  karakteristik  batu  bataringan  (berat  jenis,  sifat  mekanik).  Hasil penelitian menunjukkan bahwa komposisi terbaik antara batu  bata  dan  filler serta ijuk aren  dan  sekam  padi  terkarbonasi  adalah  komposisi  4.500/50  ijuk/450  sekam,  dengan massa  jenis  950  g/cm³,  kuat  tekan  3,012  MPa.  Sedangkan  batu  bata  ringan  tanpa  filler diperoleh  massa  jenis  1250  g/cm3  dan  morfologi  yang  berpori.  Peningkatan  komposisi sekam padi terkarbonasi cenderung meningkatkan kekuatan mekaniknya, hal ini menja- dikan batu bata lebih ringan dan memperbaiki sifat mekaniknya.
Identification of River Water Pollution Based on Saprobic Index of Macrozoobenthos in Anggokoine River, Oheo Sub-District North Konawe District La Baco Sudia; La Ode Ahmad Nur Ramadhan; Kahirun; La Ode Muhammad Erif; Surya Cipta Ramadhan Kete; Lalu Darwite
Journal of Soilscape and Agriculture Vol. 2 No. 1 (2023): September 2023
Publisher : University of Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19184/jsa.v2i1.433

Abstract

Study of identification of water pollution based on Macrozoobenthos Saprobic index identify was carried out. The aims of the research are to identify types of macrozoobenthos existing on the Anggokoine River and to identify river water pollution condition based on macrozoobenthos saprobic index at the Anggokoine River. The method used in the research is the direct observation method, collection of primary and secondary data. Analysis of Macrozoobenthos Saprobic Index used the Ravera (1979) Index and also water pollution index for the physicochemical characteristic of river water. The result at the research reveals that the Anggokoine river was categorized as mildly polluted based on physicochemical condition. It was found that 14 kinds of benthos which consist of six families with Bivalvia, Pelecypods and Gastropoda classes. Based on Macrozoobenthos Saprobic Index at Station I and II, it was analyzed that the Saprobic Index value is 2.6 and 2.6 namely categorized as α-Mesosaprobic and it is indicated that the Anggokoine river is heavily polluted. Station III it was analyzed that the Saprobic Index value is 2.3 namely categorized as β-Mesosaprobic and it is indicated that Anggokoine river is have polluted.
Analysis of Shallow Groundwater Quality for Domestic Use by the Community in Anggalomelai Village, Abeli District, Kendari City Inggit Vidi Esa Wahyudi; La Ode Midi; La Ode Ahmad Nur Ramadhan; Muhammad Saleh Qadri
International Journal of Technology and Education Research Vol. 3 No. 04 (2025): October - December, International Journal of Technology and Education Research
Publisher : International journal of technology and education research

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63922/ijeter.v3i04.2111

Abstract

Seawater intrusion is a groundwater problem in coastal areas because it can directly affect groundwater quality, resulting in an impact on the quality and quantity of the groundwater itself. Groundwater that was originally suitable for drinking has decreased in quality and is no longer suitable for daily use. This study aims to determine the quality status of shallow groundwater in Anggalomelai Village, Abeli District, Kendari City, using the Pollution Index Method as stipulated in the Decree of the Minister of Environment of the Republic of Indonesia Number 115 of 2003 concerning Guidelines for Determining Water Quality Status. Samples were taken at three different locations in Anggalomelai Village, then tested for parameters such as temperature, Total Dissolved Solids (TDS), Electrical Conductivity, Potential Hydrogen (pH), chloride, sodium, salinity, and E. coli. This research method refers to the quality standards set out in Government Regulation of the Republic of Indonesia Number 22 of 2021 concerning the Implementation of Environmental Protection and Management. The results showed that Sampling Point I was categorized as meetingquality standards with a Pollution Index value of 0.439 and a good status, while Sampling Point II was also categorized as meeting quality standards with a Pollution Index value of 0.283 and a good status. Sampling Point III falls into the category of meeting quality standards with a Pollution Index value of 0.597 with a good status . The conclusion of this study is that the quality status of shallow groundwater in Anggalomelai Village is classified as good.