Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

ANALISIS HUKUM MENGENAI PERLINDUNGAN SATWA LANGKA MENURUT CONVENTION ON INTERNATIONAL TRADE OF ENDANGERED SPESIES Deppa Ringgi; Suarni. S
Paulus Law Journal Vol 4 No 2 (2023): Maret 2023
Publisher : Fakultas Hukum Univesitas Kristen Indonesia Paulus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51342/plj.v4i2.568

Abstract

Abstract Local communities benefit very little from the wildlife trade, because of the huge profits earned by the merchant. The research aimed at analyzing and comprehending CITES application in the endangered species protection effort, the supporting and inhibiting factors which affected CITES in the endangered species protection effort. The research used the normative legal method concerning the legal principles either in internasional of national law regarding CITES application in the endangered species protection. To find out the supporting and inhibiting factors which affected CITES concerning the endangered species protection, a series of interviews were carried out with the Ministry of Forestry, General Directorate of Forest Protection and Natural Conservation, Centre for Natural Resource Conservation, South Sulawesi in Makassar. The research result indicates that (1) CITES application on the endangered species protection has been firmly regulated in CITES convention 1973 and Acts Number 5 Year 1990. CITES frame work and mechanism are systematically used shared by 183 countries to organize and monitor the species trade, (2) there are several factors affecting CITES in the endangered species protection namely, inadequate legal vonverage, ineffective institutional role, economy, community’s culture, and land function transfer. Key words: Legal analysis, endangered species protection, CITES
PELATIHAN PENGOLAHAN LIMBAH CANGKANG TELUR MENJADI PUPUK ORGANIK DI KAMPUNG YOKA DISTRIK HERAM SEBAGAI UPAYA PENANGGULANGAN PENCEMARAN PERAIRAN DI DANAU SENTANI Frans Augusthinus Asmuruf; Nada Pertiwi Papriani; Sitti Rosnafi’an Sumardi; Deppa Ringgi’; Suarni. S; Muhammad Hisyam; Nicea Roona Paranoan; Lolita Tuhumen; Santinia Andiva Pramesti; Feby Seru
EBAMUKAI PAPUA JURNAL PENGABDIAN ILMU PENGETAHUAN DAN TEKNOLOGI
Publisher : Universitas Cenderawasih

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31957/ejpipt.v1i1.121

Abstract

Cangkang telur merupakan salah satu limbah rumah tangga yang sangat mudah dijumpai, trmasuk di Kampung Yoka Distrik Heram yang terletak di dekat Danau Sentani. Pengolahan limbah cangkang telur menjadi pupuk organik dapat menjadi salah satu upaya penanggulangan pencemaran Danau Sentani. Alternatif ini dipilih karena cara pengolahannya sangat mudah dan praktis. Siapapun bisa melakukannya di rumah. Pengolahan limbah cangkang telur menjadi pupuk organik dapat dilakukan melalui tahap persiapan yang terdiri dari : mengumpulkan limbah cangkang telur, mencuci cangkang telur hingga bersih, mengeringkan cangkang telur dibawah sinar matahari kurang lebih selama 2 hari, dan mengahaluskan cangkang telur kering menggunakan blender hingga menjadi tepung cangkang telur. Selanjutnya, masuk tahap pengolahan yang dapat dilakukan dengan tiga cara yaitu : (1) Menaburkan tepung cangkang telur yang telah dibersihkan di atas tanah sekitar batang tanaman. (2) Mencampurkan 2-3 sdm tepung cangkang telur ke dalam media tanam yang telah dibuat sebelumnya (ukuran pot dengan tinggi 30-35 cm). dan (3) Mencampurkan 1 sdm tepung cangkang telur dengan 1 sdm cuka. Selanjutnya mengencerkannya dengan 1 liter air. Pengolahan limbah cangkang telur. Pelaksanaan pengabdian menggunakan metode ceramah, diskusi, tanya jawab dan metode praktik pembuatan pupuk organik dari limbah cangkang telur dan dilaksanakan dalam 4 (empat) tahap, yaitu perencanaan, persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi. Masyarakat Kampung Yoka yang hadir dalam kegiatan pelatihan yang terdiri dari pekerja/ petugas Puskesmas Yoka, ibu rumah tangga dan beberapa lansia menjadi memahami bahwa limbah cangkang telur banyak manfaatnya untuk tanaman. Masyarakat Kampung Yoka dapat memahami dan dapat meningkatkan keterampilan mengolahan limbah cangkang telur menjadi pupuk organik sebagai upaya penaggulangan pencemaran perairan di Danau Sentani.