Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

PEMANFAATAN BAHAN ALAMI UNTUK PENGEMBANGAN ECOPRINT DALAM MENDUKUNG KREATIVITAS SISWA DAN GURU SD N BUMIREJO R. Angga Bagus Kusnanto; Willy Lontoh; Sujarwo; Wiji Nur Azzahrah; Pratiwi Nurussalamah
Bakti Nusantara Linggau: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 2 No. 3 (2022): Bakti Nusantara Linggau
Publisher : LP3MKIL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55526/bnl.v2i3.409

Abstract

SDN Bumirejo Kecamatan Jayaloka merupakan kelompokbelajar yang aktif yang berada di kabupatenMusirawas. Kondisilingkungansekolah yang asri dan memilikiberagamdedaunanmenjadipendukungpembuatanecoprint di sekolahtersebut.Metode yang dilakukanyaitudengancarapemberianmateri, pelatihan dan pendampingan. Hasil yang didapatkandalampengabdian ini yaknipertama, guru dan siswa di SD N Bumirejocukupantusiasdalammengikutikegiatan, keduakegiatanpelatihan ini dapatmeningkatkankompetensisertakreativitas guru dan siswadalammembuatEcoprint yang ditunjukkan pada hasilkarya yang dibuat.
ANALISIS KEBUTUHAN PENGEMBANGAN MODUL AJAR BERBASIS INKUIRI UNTUK MENINGKATKAN PEMAHAMAN BAHASA INGGRIS SISWA KELAS XI SMA NEGERI 4 LUBUKLINGGAU Yaumi Sukiro; Wiji Nur Azzahrah; Mustamir; Wahid Nugroho
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 01 (2025): Volume 10, Nomor 01 Maret 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v10i01.22423

Abstract

ABSTRACTThis study aims to analyze the needs in the development of inquiry-based teaching modules to improve English comprehension using the Borg & Gall development research design with the ADDIE model consisting of 5 steps, namely: (1) Analysis, (2) Implementation, Design, (3) Product development, (4) Implementation, (5) Evaluation. The study was conducted on grade XI students of SMA Negeri 4 Lubuklinggau. This research and development instrument shows that inquiry-based teaching modules can be a solution to improve student learning motivation and can help students understand English concepts more deeply.Keywords: Development, Teaching Module, InquiryABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk menganalisis kebutuhan dalam pengembangan modul ajar berbasis inquiry untuk meningkatkan pemahaman Bahasa Inggris dengan menggunakan desain penelitian pengembangan Borg & Gall dengan model ADDIE yang terdiri dari 5 langkah yaitu: (1) Analisis (Analisys), (2) Penerapan (Implementation), Perancamgan (Design), (3) Pengembangan produk (Development), (4) Penerapan (Implementation), (5) Evaluasi (Evaluation). Penelitian dilakukan pada siswa kelas XI SMA Negeri 4 Lubuklinggau. Instrumen penelitian dan pengembangan ini menunjukkan bahwa modul ajar berbasis inkuiri dapat menjadi solusi untuk meningkatkan motivasi belajar siswa serta dapat membantu siswa dalam memahami konsep-konsep Bahasa Inggris secara lebih mendalam. Kata Kunci: Pengembangan, Modul Ajar, Inkuiri
Pelatihan dan Pendampingan Penelitian Tindakan Kelas Bagi Guru SD Negeri 14 Lubuklinggau Viktor Pandra; Widia Putri; Dwi Alia Permata Sari; Wiji Nur Azzahrah
JURNAL CEMERLANG: Pengabdian pada Masyarakat Vol 7 No 1 (2024): JURNAL CEMERLANG: Pengabdian Pada Masyarakat
Publisher : LP4MK STKIP PGRI Lubuklinggau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31540/jpm.v7i1.3382

Abstract

Kegiatan pelatihan dan pendampingan penelitian tindakan kelas (PTK) ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan guru dalam merancang, melaksanakan, serta melaporkan hasil penelitian tindakan kelas. Program ini dilaksanakan di SD Negeri 14 Lubuklinggau, melibatkan guru-guru dengan latar belakang pendidikan yang beragam. Metode yang digunakan meliputi ceramah interaktif, diskusi kelompok, simulasi penyusunan proposal PTK, dan pendampingan individu dalam pelaksanaan PTK di kelas masing-masing. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan pada kemampuan guru dalam memahami konsep dasar PTK, mengidentifikasi permasalahan pembelajaran, serta menyusun rencana tindakan yang sistematis. Selain itu, guru-guru juga merasa lebih percaya diri dalam melaksanakan PTK sebagai upaya untuk meningkatkan kualitas pembelajaran. Program ini diharapkan dapat menjadi model pendampingan berkelanjutan dalam mendukung pengembangan profesionalisme guru.