Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

Inovasi abon dari lele sebagai upaya pencegahan stunting menuju zero stunting di Dusun Sembung Prameswari Sri Wardhani; Deshinta Chairunnisa Saputri; Nindra Arlindawati; Endar Nurcahyati; Nanda Mutiara Sholikhah; Dhea Risna Putri; Umira Az-Zahra; Widia Putri; Meita Puspa Ananda; Arif Bimantara
BEMAS: Jurnal Bermasyarakat Vol 6 No 1 (2025): BEMAS: Jurnal Bermasyarakat
Publisher : LPPMPK-Sekolah Tinggi Teknologi Muhammadiyah Cileungsi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37373/bemas.v6i1.1429

Abstract

Kuliah Kerja Nyata merupakan kesempatan bagi mahasiswa untuk mengabdi dan membantu permasalahan tempat mitra pengabdian. Permasalahan stunting menjadi perhatian masyarakat dan kader di Dusun Sembung. Stunting merupakan kegagalan pertumbuhan dan perkembangan anak yang ditandai dengan z-score <-2 SD. Beberapa program kerja sebagai upaya penanganan stunting yaitu: (1) Edukasi stunting (2) Inovasi produk abon lele sebagai upaya pencegahan stunting (3) Budidaya lele dan penanaman benih sayur. Metode pelaksanaan program kerja dibagi menjadi beberapa yaitu: (1) Menjelaskan materi (2) Tanya jawab (3) Praktek. Berdasarkan program kerja KKN ini mendapatkan feed back atau timbal balik yang baik dari masyarakat. Adanya program kerja tersebut dapat mengoptimalkan program pencegahan stunting yang ada di Dusun Smebung, serta fasilitas yang ditinggalkan dapat bermanfaat bagi masyarakat. Harapannya setiap program akan berjalan secara kontinyu dan tetap dipertahankan sebagai upaya pencegahan stunting dan Dusun Sembung menuju ke zero-stunting.
Kihajar Dewantara's Views on Character Education and Its Relevance in the Learning of Faith and Morals in Elementary Madrasahs Jarwo, Sujarwo; Muhamad Akip; Reni Marlina; Widia Putri
ATTAQWA: Jurnal Pendidikan Islam dan Anak Usia Dini Vol. 4 No. 2 (2025): Islamic Education and Early Childhood Innovation
Publisher : STIT Attaqwa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58355/attaqwa.v4i2.119

Abstract

The view of character education is indeed the main focus in building a quality generation. This study seems very relevant in the context of education in Indonesia, especially in the Madrasah Ibtidaiyah (MI) environment which has an important role in shaping children's character from an early age. The concept of character education according to Ki Hadjar Dewantara, as you explained, emphasizes the instillation of moral values ​​and noble character. The "Among System" used in its implementation shows the importance of the role of interaction between teachers and students, and in the context of learning Akidah Akhlak, this is certainly very relevant. In learning Akidah Akhlak in MI, the moral and character concepts taught can be sourced from Islamic teachings and universal values ​​taught by Ki Hadjar Dewantara. Thus, this learning does not only cover academic aspects, but also the morals and character of students. The relevance of the concept of character education according to Ki Hadjar Dewantara for learning Akidah Akhlak in MI can be seen from the efforts to shape the character of students so that they become good and responsible human beings, and have respect for others and the surrounding environment. Thus, this research provides a significant contribution in efforts to improve the quality of character education in MI and strengthen moral values ​​in Islamic religious learning.
Legal Review of the Criminal Act of Body Shaming on Social Media According to The New KUHP and Information and Transaction Electronic (ITE) Regulations Widia Putri; Lola Yustrisia
DE'RECHTSSTAAT Vol. 11 No. 1 (2025): JURNAL HUKUM DE'RECHTSSTAAT
Publisher : Fakultas Hukum Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/jhd.v11i1.15144

Abstract

The rapid development of technology today has caused new crimes to emerge, for example the crime of insulting body shaming committed through social media such as Facebook, Twitter, Instagram, WhatsApp and so on, where body shaming has a very bad impact on victims. The formulation of the problem is to find out how the regulation of body shaming insults through social media according to the New Criminal Code and the ITE Law and to find out how law enforcement against victims of body shaming insults on social media. Using normative juridical research methods. The results of the research explain that the regulation of body shaming insults is regulated in Article 436 referring to Law Number 1 of 2023, the Criminal Code only reaches offline insult offenses and Article 27A of Law Number 1 of 2024 concerning the Second Amendment to Law Number 11 of 2008 concerning ITE only reaches insults in the cyber world. The government should make a law by containing one article that specifically regulates the criminal offense of insulting body shaming so that the handling can be more efficient and does not cause multiple interpretations.
Pelatihan dan Pendampingan Penelitian Tindakan Kelas Bagi Guru SD Negeri 14 Lubuklinggau Viktor Pandra; Widia Putri; Dwi Alia Permata Sari; Wiji Nur Azzahrah
JURNAL CEMERLANG: Pengabdian pada Masyarakat Vol 7 No 1 (2024): JURNAL CEMERLANG: Pengabdian Pada Masyarakat
Publisher : LP4MK STKIP PGRI Lubuklinggau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31540/jpm.v7i1.3382

Abstract

Kegiatan pelatihan dan pendampingan penelitian tindakan kelas (PTK) ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan guru dalam merancang, melaksanakan, serta melaporkan hasil penelitian tindakan kelas. Program ini dilaksanakan di SD Negeri 14 Lubuklinggau, melibatkan guru-guru dengan latar belakang pendidikan yang beragam. Metode yang digunakan meliputi ceramah interaktif, diskusi kelompok, simulasi penyusunan proposal PTK, dan pendampingan individu dalam pelaksanaan PTK di kelas masing-masing. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan pada kemampuan guru dalam memahami konsep dasar PTK, mengidentifikasi permasalahan pembelajaran, serta menyusun rencana tindakan yang sistematis. Selain itu, guru-guru juga merasa lebih percaya diri dalam melaksanakan PTK sebagai upaya untuk meningkatkan kualitas pembelajaran. Program ini diharapkan dapat menjadi model pendampingan berkelanjutan dalam mendukung pengembangan profesionalisme guru.
THE EXISTENCE OF TADUT ART IN MUARA DUA VILLAGE, LAHAT: A STUDY OF FACTORS AND PRESERVATION MECHANISMS Widia Putri
Journal of Education and Teaching Learning Vol.4 No.1 July (2026)
Publisher : PT MEDIA JURNAL DAN PENDIDIKAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59211/mjpjetl.v4i1.267

Abstract

This study aims to examine the existence of the Tadut art form among the Muara Dua community in Pagar Gunung District, Lahat Regency, as well as to analyze the factors influencing its sustainability and preservation mechanisms. Tadut is a traditional oral literature of the Besemah people that is rich in Islamic values and historically served as a vital medium for religious learning when access to literacy was limited. This study employs a qualitative approach with a descriptive method. Data were collected through participant observation, in-depth interviews with three key informants selected via purposive sampling, and documentary studies. The results indicate that Tadut was introduced to Muara Dua in 1657 by Ki Haji Mahmud as a medium for teaching Islam. During its golden era (1657–1970), Tadut played a central role in Islamic dawah (prosetylization) and education; however, after the 1970s, its function shifted into a ceremonial art performed during tahlilan (mourning rituals) and wedding ceremonies. The existence of Tadut is influenced by social, aesthetic, functional, as well as knowledge and educational factors. Meanwhile, the primary inhibiting factors include socio-cultural changes, shifts in aesthetic values, the loss of its primary function, lack of documentation, and weak regeneration. Preservation efforts undertaken by the community and the local Cultural Heritage Foundation remain sporadic and have not been systematically structured. This study concludes that although Tadut still exists, its sustainability heavily depends on role revitalization, adaptive innovation, and active support from all stakeholders.    
Analisis Usability Aplikasi Petty Cash Menggunakan System Usability Scale pada Perusahaan Asuransi Widia Putri; Laela Kurniawati
Jurnal Ilmiah Sistem Informasi Akuntansi Vol. 6 No. 1 (2026): Volume 6, Nomor 1, June 2026
Publisher : Universitas Teknokrat Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33365/jimasia.v6i1.1800

Abstract

Penelitian ini dilakukan pada aplikasi petty cash, yaitu aplikasi yang digunakan dalam pengelolaan kas kecil perusahaan pada PT. Indolife Pensiontama. Namun terdapat beberapa permasalahan, meliputi antarmuka yang tidak user-friendly, lambatnya respon pada sistem dan kesulitan pengguna dalam menggunakan fitur tertentu yang berdampak pada efficiency kerja. Tujuan dari penelitian adalah untuk megevaluasi tingkat usability petty cash. Metode yang digunakan Adalah System Usability Scale (SUS) yaitu metode dengan pendekatan kuantitatif untuk menilai dari sudut pandang pengguna terhadap kenyamanan system yang digunakan, serta didukung dengan analisis PIECES untuk mengidentifikasi permasalahan sistem secara lebih komprehensif. Data dikumpulkan melalui kuesioner, pengamatan, dan wawancara terhadap 15 responden yang aktif sebagai pengguna aplikasi. Temuan penelitian ini menunjukan rata-rata skor SUS 67,83, masuk dalam kategori marginal dan berada pada grade C, yang berarti bahwa pengguna dapat menerima namun belum optimal. Hasil analisis PIECES menunjukkan bahwa aspek efficiency memiliki nilai terendah dibandingkan aspek lainnya, yang mengindikasikan adanya kendala dalam kemudahan dan kecepatan penggunaan sistem. Berdasarkan hal tersebut, perlu adanya perbaikan pada beberapa aspek seperti navigasi, kecepatan sistem, dan desain agar kualitas usability meningkat dan untuk kenyamanan pengguna.