Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Preserving Diversity: Lessons from Batang Tarang Village of West Kalimantan Hermansyah Hermansyah; Faisal Abdullah; Mochamad Hamdan
Al-Albab Vol 11, No 2 (2022)
Publisher : Graduate Program of Pontianak Institute of Islamic Studies

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24260/alalbab.v11i2.2420

Abstract

The recurring communal, racial conflicts in West Kalimantan have left unpleasant memories among the local community. Unfortunately, some people believe that similar events will keep happening. This article was based on field research that relied on interviews and observations involving several crucial things. This research argues that communal conflicts in West Kalimantan can be averted by empowering internal forces to maintain balance in a plural society. This article found that conflict-prone societies such as those in Batang Tarang have the capacity to build harmony through togetherness, inter-ethnic marriages, the moderate practice of Islam, fair practice of adat [customary law], and strengthening awareness of shared origins. 
Pengaruh Model Pembelajaran Make A Match Terhadap Peningkatan Hasil Belajar Ipa Materi Ekosistem Pada Peserta Didik Kelas V SDN 15 Teluk Batang Suryadi Wahyudinata; Saumi Setyaningrum; Hermansyah Hermansyah
Al-Mudarris Vol 5, No 1 (2022): Al-Mudarris
Publisher : Jurusan Tarbiyah,IAIN PALANGKARAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23971/mdr.v5i1.5110

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memaparkan hasil belajar pretest IPA materi ekosistem pada siswa kelas V SDN 15 Teluk Batang tahun pelajaran 2021/2022 sebelum dan sesudah menggunakan model pembelajaran Make A Match, dan untuk memaparkan pengaruh model pembelajaran Make A Match terhadap hasil belajar IPA materi ekosistem pada siswa kelas V SDN 15 Teluk Batang tahun pelajaran 2021/2022. Pada penelitian ini, peneliti menggunakan metode pra experiment dengan desain one group pretest posttest design. Peneliti menggunakan penelitian kuantitatif. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas V SDN 15 Teluk Batang yang terdiri dari 14 peserta didik. Data hasil penelitian diperoleh berdasarkan dari nilai pretest dan posttest. Berdasarkan analisis yang dilakukan, maka peneliti dapat menyimpulkan bahwa hasil pretest siswa pada materi ekosistem belum mencapai ketuntasan KKM dengan nilai rata-rata sebesar 26,35, hasil belajar posttest siswa pada materi ekosistem sudah melebihi ketuntasan KKM dengan nilai rata-rata sebesar 80,63, dan berdasarkan hasil uji t dari nilai pretest dan posttest makadiperoleh probabilitas dari t hitung sebesar 0,000 lebih kecil () dari t tabel yaitu 0,05, maka Ho ditolak dan HÉ‘ diterima. Hal ini dapat diartikan ada pengaruh model pembelajaran Make A Match terhadap hasil belajar peserta didik kelas V SDN 15 Teluk Batang tahun pelajaran 2021/2022 sebesar 7,17 sesuai dengan perhitungan effect size.
UPAYA MENINGKATKAN KETERAMPILAN MENULIS KARANGAN NARASI MENGGUNAKAN MEDIA PUZZLE PADA SISWA KELAS IV MIN 1 PONTIANAK TAHUN PELAJARAN 2019 /2020 Jumrotin Nuha; Hermansyah Hermansyah; Nelly Mujahidah; Yusriadi Yusriadi; Nanik Shobikah
Jurnal Karya Ilmiah Pendidik dan Praktisi SD&MI (JKIPP) Vol. 1 No. 1 (2021): Jurnal Karya Ilmiah Pendidik dan Praktisi SD & MI
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24260/jkipp.v1i1.175

Abstract

Penelitian ini menganalisis tentang keterampilan menulis karangan narasi siswa dengan menggunakan media Puzzle. Metode penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas dengan menggunakan teknik analisis konten (Conten Analisys) dengan alat pengumpulan data kegiatan observasi, wawancara, catatan lapangan dan dokumentasi.Hasil penelitian disimpulkan bahwa: 1) Proses pembelajaran dengan menggunakan media puzzle dalam kegiatan pembelajaran menulis karangan narasi telah sesuai dengan langkah penelitian tindakan kelas. 2) Keterampilan siswa menulis narasi sebelum menggunakan media puzzle mengalami kesulitan dalam menulis kata pertama dalam mengarang, kekurangan lain juga didapatkan ketika menulis karangan peserta didik tidak menulis judul karangan, hal tersebut mengakibatkan peserta didik tidak mengembangkan isi karangan. 3) Keterampilan siswa menulis karangan narasi sesudah menggunakan media puzzle mengalami peningkatan. Dilihat dari hasil karangan narasi setiap peserta didik. Dimana sebelum penerapan media puzzle siswa kesulitan menulis karangan narasi. Setelah penggunaan media siswa lebih mudah memahami cara menulis karangan karena adanya bantuan media puzzle. 4) keterampilan menulis karangan narasi sebelum dan sesudah menggunakan media puzzle, menunjukkan bahwa penggunaan media dapat meningkatkan keterampilan menulis karangan narasi siswa.Seperti kemajuan menuliskan judul dengan, tanda baca dan ejaan, serta organisasi isi karangan