Ilham Rifandi
Universitas Negeri Medan

Published : 4 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Kreativitas Teater Rumah Mata di Bentara Kota Medan; Studi Kreativitas dalam Perspektif Czikszenmihalyi Ilham Rifandi; Lusi Handayani
Creativity And Research Theatre Journal Vol 4, No 2 (2022): Creativity And Research Theatre Journal (CARTJ)
Publisher : Institut Seni Indonesia Padang Panjang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26887/cartj.v4i2.3234

Abstract

Tulisan ini merupakan sebuah studi kreativitas Teater Rumah Mata (TRM), sebuah kelompok teater di Kota Medan yang masih berupaya eksis di tengah stagnasi kelompok-kelompok teater di Kota Medan. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif untuk merekam perjalanan kreatif TRM dalam perspektif teori kreativitas Mihaly Csikszenmihalyi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif untuk menjelaskan kondisi yang terdapat di lapangan. Hasil dari penelitian ini adalah perjalanan kreatif TRM yang sering terbentur karena kurangnya dukungan sarana dan prasarana, sikap dari penghuni domainnya yang kerap mengalami fluktuasi sehingga memengaruhi proses kreatif dan individu-individu yang bergabung dalam kelompok TRM. Dalam menghadapi permasalahan tersebut TRM melakukan penampilan di tengah keramaian, di taman-taman kota, dan menggagas strategi saweran, raon teater dan donasi rumah mata agar TRM tetap hidup.
PENCIPTAAN TEATER MIGRASI TUBUH MENGGUNAKAN METODE PENCIPTAAN TEATER TUBUH TONY SUPARTONO Ilham Rifandi
Jurnal Cerano Seni | Pengkajian dan Penciptaan Seni Pertunjukan Vol. 1 No. 02 (2022): Cerano Seni | Pengkajian dan Penciptaan Seni Pertunjukan
Publisher : Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (454.361 KB) | DOI: 10.22437/cs.v1i02.21889

Abstract

Migrasi Tubuh merupakan sebuah pertunjukan manifestasi dari tradisi merantau masyarakat Minangkabau. Perantau baru biasanya akan mengalami berbagai kompleksitas dalam menjajaki tanah rantau, salah satunya adalah culture shock. Dalam mewujudkan karya teater Migrasi Tubuh menjadi sebuah pertunjukan teater, pengkarya menggunakan metode penciptaan teater tubuh yang digagas oleh Tony Supartono. Metode penciptaan teater tubuh terdiri dari tahap perancangan dan tahap penciptaan. Migrasi Tubuh akan disajikan dalam dua repertoar yakni, Migrasi Tubuh 1 atawa Tanah Rantau dan Migrasi Tubuh 2 atawa Tanah Pasilek.
ERLAJAR RAS PANDIKKAR NARI: EKSPLORASI JURUS NDIKKAR SEBAGAI BASIS PRA-EKSPRESIF AKTOR Ilham Rifandi
Jurnal Cerano Seni | Pengkajian dan Penciptaan Seni Pertunjukan Vol. 2 No. 1 (2023): Cerano Seni | Pengkajian dan Penciptaan Seni Pertunjukan
Publisher : Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bermula dari adanya kebutuhan untuk pelatihan dalam laboratorium keaktoran di mana dibutuhkan pengetahuan untuk memperkaya prinsip pra-ekspresif aktor. Oleh karena itu, penulis bertujuan untuk melakukan penelitian dengan mengeksplorasi budaya dari etnis Karo yakni Ndikkar yang memuat jurus-jurus yang dapat digunakan sebagai pelatihan laboratorium. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dan analisis deskriptif. Berdasarkan penelitian yang telah penulis laksanakan, ditemukan dampak diantaranya; ketahanan fisik, fleksibilitas, memiliki pengaturan nafas yang teratur, pengelolaan energi, konsentrasi dan maturasi emosi.
Mencari Stanislavski di YouTube: Digital Psychophysical Training dalam Pelatihan Keaktoran Mahasiswa Ilham Rifandi; Ikhsan Satria Irianto; Pandu Birowo
Dance and Theatre Review Vol 9, No 1: May 2026
Publisher : Institut Seni Indonesia Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24821/dtr.v9i1.17933

Abstract

Searching for Stanislavski on YouTube: Digital Psychophysical Training in Undergraduate Actor Training. This article examines the transformation of acting pedagogy in the digital era by developing the concept of digital psychophysical training. Drawing on Stanislavski's psychophysical tradition and its development by Zarrilli, this study highlights how performing arts students at ISI Padangpanjang, UNIMED, and UNJA use YouTube and TikTok as their primary medium for learning acting. Through a practitioner research approach enriched with digital ethnography, this study analyzes embodied practices arising from screen-body interactions, content consumption patterns, and students' curatorial strategies in navigating algorithms. The findings indicate that: (1) digital platforms function as alternative learning spaces that fill the gap between formal methodologies and acting practices; (2) the process of embodiment occurs through repeated viewing, imitation, and visual translation into physical action, forming a “screen-to-body” literacy; (3) students' acting identities are hybrid, combining global techniques with local cultural roots; and (4) platform algorithms act as “invisible teachers” that shape students' learning trajectories. Despite the risks of dependency, distraction, and algorithmic bias, this experience fosters the strengthening of critical literacy in performing arts education. Thus, digital psychophysical training is understood not simply as a substitute for formal learning, but as a new paradigm that revolutionizes contemporary acting pedagogy in Indonesia.Keywords: digital psychophysical training, algorithmic pedagogy, embodied learning