Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Upaya Meningkatkan Partisipasi Belajar Melalui Model Problem Based Learning Kelas II Tema 2 MI Muhammadiyah Pasirmuncang Tri Adhana Ayu Pangesti; Faturrohman Faturrohman; Winur Purbo Sejati
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 4 No. 6 (2022): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpdk.v4i6.8988

Abstract

Partisipasi belajar peserta didik di MI Muhammadiyah Pasirmuncang masih perlu ditingkatkan dikarenakan dalam proses pembelajaran masih berpusat pada guru dan peserta didik hanya mendengarkan dan menyimak sehingga tingkat partisipasi dan aktivitas peserta didik juga perlu ditingkatkan. Sehingga diperlukan sebuah tindakan untuk memperbaiki partisipasi dan aktivitas belajar peserta didik menggunakan model Problem Based Learning melalui media PPT. Subyek penelitian ini di kelas II MI Muhammadiyah Pasirmuncang yang berjumlah 24 peserta didik. Dalam penelitian ini, setiap siklus dilaksanakan menjadi empat tahapan yaitu tahap perencanaan, pelaksanaan, observasi, refleksi. Pengumpulan data diperoleh dari lembar angket partipasi individu dan lembar aktivitas peserta didik untuk melihat peningkatan dalam belajar yang difokuskan dalam bentuk partisipasi belajar dan aktivitas peserta didik dikelas. Berdasarkan hasil penelitian yang di dapatkan untuk partisipasi belajar peserta didik dari siklus 1 meningkat di siklus 2. Di siklus 1 rata-rata partisipasi yang ditunjukkan yaitu cukup baik, kemudian ketika pertemuan di siklus 2 sudah meningkat menjadi rata-rata 3,25 kategori sangat baik. Tidak hanya partisipasi belajar yang diteliti, adapula aktivitas peserta didik juga perlu diberikan tindakan. Untuk siklus 1 didapatkan nilai rata-rata 2,64 dengan kategori baik, sedangkan di siklus 2 nilai rata-rata 3,25 dengan kategori sangat baik. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa penerapan model Problem Based Learning dapat meningkatkan partisipasi belajar di kelas II MI Muhammadiyah Pasirmuncang.
The effectiveness of problem-based teaching module training to increase elementary teacher motivation Aprilia Tina Lidyasari; Sekar Purbarini Kawuryan; Yoppy Wahyu Purnomo; Faturrohman Faturrohman; Setiawan Edi Wibowo; Albi Anggito; Poh Wanyi; Augusto da Comte
Jurnal Penelitian Ilmu Pendidikan Vol. 16 No. 2 (2023): July–December
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jpipfip.v16i2.64636

Abstract

Literacy Teaching modules are an essential learning element in the independent curriculum. However, many SD Negeri Percobaan 04 Wates teachers are less motivated to develop it because they lack assistance creating their teaching modules. Based on this, the purpose of this study is to see the effectiveness of problem-based teaching module training in the independent curriculum in increasing the motivation of elementary school teachers. The training participants were 25 elementary school teachers who were SDN Percobaan 4 Wates members. Theoretical material and practical assistance were carried out in the Kapanewon Kulonprogo area. The implementation of the activity will be reflected through an evaluation of the participant's understanding of the material in terms of performance, work results, and motivation scale of the training participants. The offline training was held at the UNY Wates Campus Hall offline and online through the Zoom meeting application. This study used a pre-experiment research design with a one-group pretest-posttest design model. Data collection was carried out using a teacher motivation scale. The data analysis technique used was the Wilcoxon Test to determine the effect of training on the motivation of primary school teachers. to assess the impact of exercise on elementary school teachers' motivation. Implementing this training based on the pre-post questionnaire increased pretest and post-test results. The Wilcoxon test results significantly affected teacher motivation before and after providing problem-based teaching module training for elementary school teachers in Kulonprogo Regency, Yogyakarta Special Region. Efektivitas pelatihan modul pengajaran berbasis masalah untuk meningkatkan motivasi guru sekolah dasar Modul ajar merupakan salah satu elemen penting dalam pembelajaran di kurikulum merdeka. Namun, masih banyak guru di SD Negeri Percobaan 04 Wates yang kurang termotivasi dalam mengembangkannya karena kurang mendapatkan pendampingan untuk membuat modul ajarnya sendiri. Berdasar pada hal tersebut maka tujuan dalam penelitian ini adalah melihat efektivitas pelatihan modul ajar berbasis masalah dalam kurikulum merdeka dalam meningkatkan motivasi guru sekolah dasar. Peserta pelatihan berjumlah 25 guru sekolah dasar yang tergabung pada SDN Percobaan 4 Wates. Materi teori dan pendampingan praktik dilaksanakan di wilayah Kapanewon Kulonprogo. Pelaksanaan kegiatan akan direfleksikan melalui evaluasi pemahaman peserta terhadap materi, ditinjau dari unjuk kerja, hasil karya, dan skala motivasi peserta pelatihan. Pelatihan secara luring dilaksanakan di Aula UNY Kampus Wates secara luring dan daring melalui aplikasi zoom meeting. Penelitian ini menggunakan desain penelitian pre-eksperimen dengan model one group pretest-posttest design. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan skala motivasi guru. Teknik analisis data yang digunakan adalah Test Wilcoxon untuk mengetahui pengaruh pelatihan terhadap motivasi guru SD. Adapun hasil dari pelaksanaan pelatihan ini berdasarkan angket pre-post diperoleh hasil terjadi peningkatan hasil pretest dan posttest.  Sedangkan hasil uji Wilcoxon menunjukkkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan pada motivasi guru sebelum dan setelah pemberian pelatihan modul ajar berbasis masalah pada para guru SD di Kabupaten Kulonprogo, Daerah Istimewa Yogyakarta.