Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

Studi Keanekaragaman Tanaman yang Berpotensi sebagai Pestisida Nabati dalam Mengendalikan Hama Plutella xylostella Zuhro, Fatimatuz; Hoesain, Mohammad; Suharto, Suharto
BIO-CONS : Jurnal Biologi dan Konservasi Vol. 6 No. 2 (2024): BIO-CONS: Jurnal Biologi dan Konservasi
Publisher : PROGRAM STUDI PENDIDIKAN BIOLOGI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31537/biocons.v6i2.2102

Abstract

Plutella xylostella dikenal sebagai hama oligofag (menyerang pada beberapa famili tanaman), pada semua stadia, baik vegetatif maupun generatif, mulai dari bagian pucuk dan daun tanaman, dari proses pembibitan hingga panen. Plutella xylostella merupakan jenis hama yang rakus dan berpotensi menghancurkan seluruh bagian tanaman jika tidak segera dikendalikan. Tingkat serangannya dapat mengurangi produktivitas tanaman mencapai 100%.  Hama Plutella xylostella telah mengalami resistensi terhadap beberapa jenis insektisida yang digunakan oleh para petani. Berdasarkan hasil uji toksisitas, juga diketahui bahwa Plutella xylostella resisten terhadap beberapa  jenis insektisida, oleh karena itu pemanfaatan pestisida nabati dalam mengendalikan Plutella xylostella merupakan salah satu solusi alternatif yang bijak dan mendukung dalam tercapainya sistem pertanian yang berkelanjutan. Pada umumnya  setiap jenis tanaman mengandung senyawa aktif khusus yang membuatnya dapat dimanfaatkan sebagai pestisida nabati, seperti; senyawa  alkaloid, torpenoid, fenolik, dan senyawa metabolit sekunder lainnya. Beberapa hasil penelitian sebelumnya menunjukkan bahwa setiap jenis tanaman memiliki memiliki sifat, toksisitas, dan tingkat efektivitasnya tersendiri dalam mengendalikan Plutella xylostella. Potensi beberapa jenis tanaman dalam mengatasi Plutella xylostella  diulas dalam artikel ini, dengan metode mengumpulkan data dan teori dari hasil penelitian terdahulu. Tulisan ini bertujuan untuk memberikan informasi bagi para petani, ilmuwan, dan berbagai pihak yang terkait, khususnya dalam mengatasi permasalahan serangan hama Plutella xylostella pada proses budidaya tanaman.
Respon Pupuk Organik Cair (POC) Ekoenzim terhadap Pertumbuhan Selada Merah (Lactuca sativa Var. Crispa) Dianasari, Rima Maulia; Hanizar, Evi; Zuhro, Fatimatuz
BIO-CONS : Jurnal Biologi dan Konservasi Vol. 6 No. 1 (2024): BIO-CONS: Jurnal Biologi dan Konservasi
Publisher : PROGRAM STUDI PENDIDIKAN BIOLOGI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31537/biocons.v6i1.1774

Abstract

Tanaman selada merah (Lactuca sativa var. Crispa) merupakan sayuran dengan nilai ekonomi yang tinggi. Salah satu Solusi untuk meningkatkan produksi selada merah adalah dengan pemupukan Pupuk Organik Cair (POC) ekoenzim. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh aplikasi POC ekoenzim terhadap pertumbuhan tanaman selada merah. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok  dengan perlakuan beberapa konsentrasi yaitu 0%,25%,50%,75%,100%, dan pupuk kimia dengan 6 kali pengulangan. Parameter yang diamati adalah panjang daun, jumlah daun, lebar daun, panjang akar, berat basah dan berat kering. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aplikasi POC ekoenzim berpengaruh nyata terhadap semua parameter pengamatan selada merah. POC ekoenzim dengan konsentrasi 75% memberikan hasil terbaik ke-2 setelah perlakuan pupuk kimia. Hal ini menunjukkan bahwa perlakuan ekoenzim 75% hampir menyamai pengaruhnya dengan aplikasi pupuk kimia.  
Senyawa Anti Feedant : Mekanisme Kerja dan Perannya sebagai Senyawa Aktif Pestisida Zuhro, Fatimatuz
BIOSAPPHIRE: Jurnal Biologi dan Diversitas Vol. 3 No. 2 (2024): BIOSAPPHIRE
Publisher : Program Studi Biologi, Fakultas Sains dan Teknologi, UNIPAR JEMBER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31537/biosapphire.v3i2.2105

Abstract

Artikel ini bertujuan untuk membahas dan menyajikan materi tentang senyawa anti feeedant, mekanisme kerja, dan perannya sebagai pestisida nabati secara komprehensif berdasarkan studi referensi dari hasil penelitian beberapa ilmuwan terdahulu. Artikel dibuat dengan metode mengumpulkan data dengan cara memahami dan mempelajari teori-teori dari berbagai literatur yang berhubungan dengan senyawa anti feedant. Kemudian, teori-teori dari berbagai referensi tersebut dianalisis secara kritis dan mendalam agar dapat mendukung tujuan yang diharapkan dalam tulisan ini. Hasil analisis dari beberapa penelitian sebelumnya menunjukkan bahwa senyawa anti feedant sebagian besar diperoleh dari kelompok tanaman, yang mengandung bahan aktif berupa metabolit sekunder, yang jenisnya berbeda-beda, ditentukan oleh jenis dan organ suatu tanaman. Aplikasi senyawa anti feedant pada tanaman akan menghasilkan bau atau aroma yang akan dikenali oleh sel syaraf serangga hama, menghasilkan sinyal yang akan diteruskan ke otak, dan mengakibatkan hama berhenti dari aktivitas memakan tanaman inang. Pengujian aktivitas senyawa anti feedant dapat dilakukan dengan uji pilihan (choice test) atau pun uji tanpa pilihan (no choice test). Dan beberapa hasil penelitian terdahulu telah membuktikan tentang efektivitas senyawa anti feedant yang dikandung oleh beberapa tanaman dalam mengurangi tingkat kerusakan yang diakibatkan oleh serangga hama.