Rosalina A.M. Koleangan, Rosalina A.M.
Unknown Affiliation

Published : 28 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 28 Documents
Search

PERAN AKTIF WANITA DALAM PENINGKATAN PENDAPATAN RUMAH TANGGA MISKIN (STUDI KASUS: WANITA PEKERJA BURUH PABRIK DI DESA POPONTOLEN KECAMATAN TUMPAAN Tumewang, Jean Praysi; Koleangan, Rosalina A.M.; Wauran, Patrick C.
Jurnal Berkala Ilmiah Efisiensi Vol 18, No 5 (2018)
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pendapatan rumah tangga dalam menunjang peningkatan pendapatan rumah tangga miskin, pekerja wanita dalam menunjang peningkatan pendapatan, dan peran aktif wanita dalam menunjang peningkatan pendapatan rumah tangga miskin. Jenis Penelitian ini merupakan jenis penelitian deskriptif kualitatif, karena dalam penelitian ini mendeskripsikan keadaan yang terjadi pada saat sekarang secara sistematis dan faktual dengan tujuan untuk memaparkan serta penyelesaian dari masalah yang diteliti. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode pengumpulan data langsung di lapangan. Jenis Data dalam penelitian ini adalah data primer yang berupa data pekerja wanita sebagai buruh pabrik di Desa Popontolen, Kecamatan Tumpaan.Hasil Penelitian Pendapatan yang diperoleh wanita pekerja buruh pabrik dirasakan sudah cukup,Pendapatan wanita pekerja buruh pabrik merupakan pendapatan keluarga. Penggunaan pendapatan merupakan penggunaan atau belanja untuk kebutuhan keluarga sehari-hari untuk mencukupi kebutuhan pokok,Peran Aktif wanita sebagai buruh pabrik ini rata-rata bekerja sehari selama 5 sampai dengan 8 jam (86 Persen). 
ANALISIS POTENSI DAYA SAING SEKTOR EKONOMI DALAM PENYERAPAN TENAGA KERJA DI KOTA BITUNG Mirdana, Isran; Koleangan, Rosalina A.M.; Sumual, Jacline I.
Jurnal Berkala Ilmiah Efisiensi Vol 18, No 5 (2018)
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pertumbuhan ekonomi dan prosesnya yang berkelanjutan merupakan kondisi utama bagi kelangsungan pembangunan ekonomi daerah. Karena jumlah penduduk terus bertambah dan berarti kebutuhan ekonomi juga bertambah, sehingga dibutuhkan penambahan pendapatan setiap tahun. Pertumbuhan ekonomi daerah pada dasarnya dipengaruhi oleh keunggulan komparatif suatu daerah, spesialisasi wilayah, serta potensi ekonomi yang dimiliki oleh daerah tersebut. Oleh karena itu pemanfaatan dan pengembangan seluruh potensi ekonomi menjadi prioritas utama yang harus digali dan dikembangkan dalam melaksanakan pembangunan ekonomi daerah secara berkelanjutan. Tujuan dari penelitian ini untuk menganalisis Potensi Daya Saing Sektor Ekonomi dalam Penyerapan Tenaga Kerja di Kota Bitung.Teknik analisis yang digunakan adalah analisis Shift Share (SS)  dan Klassen Tipologi.   Hasil penelitian menunjukan bahwa Shift Share Perekonomian Kota Bitung mendapatkan hasil yang sangat positif terhadap nilai Total Kinerja selama kurun waktu 2010-2016 karena mengalami kenaikan nilai absolute serta keunggulan kinerja perekonomian daerah. Sektor potensial ialah sektor Pertambangan dan Penggalian, Sektor Penyediaan Akomodasi dan Makan Minum, sektor Informasi dan Komunikasi, sektor Real Estate, sektor Jasa Perusahaan dan sektor Jasa Kesehatan dan Kegiatan Sosial. Sektor-sektor ini yang memiliki laju pertumbuhan relatif pesat di wilayah referensi tetapi tidak memiliki keunggulan lokasional di wilayah studi, cenderung tertekan namun berpotensi untuk terus tumbuh. Sektor berkembang ialah Sektor Pertanian, Kehutanan, dan Perikanan dan Sektor Jasa Pendidikan. Sektor-sektor  ini yang memiliki laju pertumbuhan relatif lambat di wilayah referensi tapi memiliki keunggulan lokasional di wilayah studi, pertumbuhannya tertekan tapi cenderung berkembang karena memiliki daya saing. Analisis Klassen Tipologi dengan pendekatan penyerapan tenaga kerja di Kota Bitung, Penyerapan tenaga kerja menurut sektor ekonomi dengan kontribusi paling besar adalah sektor industri pengolahan, sektor pertanian, sektor perdagangan, sektor jasa-jasa. Sektor angkutan, sektor bangunan konstruksi, sektor listrik, gas dan air minum kontribusi terkecil adalah sektor pertambangan dan penggalian. 
PENGARUH ANGKA HARAPAN HIDUP, TINGKAT PENDIDIKAN DAN PENGELUARAN PERKAPITA TERHADAP PERTUMBUHAN EKONOMI DI SULAWESI UTARA PADA TAHUN 2003-2017 Muda, Riyan; Koleangan, Rosalina A.M.; Kalangi, Josep B.
Jurnal Berkala Ilmiah Efisiensi Vol 19, No 01 (2019)
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

 Pertumbuhan ekonomi adalah suatu kondisi di mana terjadinya perkembangan GNP yang mencerminkan adanya pertumbuhan output per kapita dan meningkatnya standar hidup masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk melihat pengaruh harapan hidup, tingkat pendidikan dan pengeluaran perkapita terhadap pertumbuhan ekonomi di Sulawesi Utara pada tahun 2003-2017. Penelitian ini menggunakan metode Analisis Regresi Berganda. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa indikator tingkat pendidikan berpegaruh positif dan signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi, indikator kesehatan berpengaruh positif dan signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi, dan pengeluaran per kapita berpengaruh positif dan signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi.                                                                                        
PENGARUH PENGELUARAN PEMERINTAH TERHADAP TINGKAT KESEJAHTERAAN MASYARAKAT PROVINSI SULAWESI UTARA Sope, Indra Imelda; Koleangan, Rosalina A.M.; Wauran, Patrick
Jurnal Berkala Ilmiah Efisiensi Vol 19, No 01 (2019)
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pembangunan merupakan alat yang digunakan untuk mencapai tujuan bangsa yang dapat menunjukkan keberhasilan didalam pemberdayaan kualitas dan potensi yang dimiliki oleh suatu negara dalam mensejahterakan masyarakat. Paradigma pembangunan yang sedang berkembang saat ini adalah pertumbuhan ekonomi yang diukur dengan pembangunan manusia yang dilihat dengan tingkat kualitas hidup manusiadi setiap negara. Dalam penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pengeluaran pemerintah terhadap tingkat kesejahteraan masyarakat yang diukur melalui anggaran pengeluaran pemerintah di bidang pendidikan dan kesehatan terhadap indeks pembangunan manusia. data yang di gunakan adalah anggaran pendidikan dan kesehatan, dan indeks pembangunan manusia (data time series 15Tahun terhitung dari Tahun 2007-2016). Metode analisis yang digunakan adalah analisis regresi linier berganda. Berdasaran hasil penelitian secara parsial variabel pendidikan mampu memberikan pengaruh terhadap peningkatan Indeks Pembangunan Manusia di Sulawesi Utara, sama halnya dengan variabel yang juga mampu memberikan pengaruh yang signifikan terhadap Indeks Pembangunan Manusia yang ada di Sulawesi Utara, dan secara bersama variabel pendidikan dan kesehatan mampu memberikan pengaruh yang signifikan dengan peningkatan angka Indeks Pembangunan Manusia di Provinsi Sulawesi Utara.
ANALISIS PENDAPATAN USAHATANI KACANG TANAH DI DESA KANONANG RAYA KECAMATAN KAWANGKOAN Wowiling, Julian Rivo; Koleangan, Rosalina A.M.; Rotinsulu, Debby Ch.
JURNAL BERKALA ILMIAH EFISIENSI Vol 19, No 02 (2019)
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui besarnya tingkat pendapatan usahatani Kacang Tanah di Desa Kanonang Raya kecamatan Kawangkoan Penelitian ini dilaksanakan di Desa Kanonang raya Kecamatan  Kawangkoan, dengan data yang digunakan berupa data primer dan data  sekunder. Pengambilan sampel dilakukan dengan cara simple random sampling,  yaitu petani yang melakukan usaha tani kacang tanah sebagai tanaman pokok  dengan jumlah responden yang diambil sebanyak 50 petani. Penerimaan rata-rata sebesar Rp. 17.875.200 dan biaya produksi rata-rata Rp 9.856.200 maka pendapatan rata-rata yang diterima petani adalah Rp. 8.019.000. Perincian  pendapatan usaha tani Kacang tanah tercantum pada Lampiran 2 Tingkat keuntungan ekonomi dapat diketahui dengan menggunakan analisis Return Cost Ratio (R/C ratio). Analisis R/C untuk usahatani Kacang tanah di desa Kanonang Raya: a= R/C = Rp. 17.875.200/ Rp. 9.856.200 = 1,81. Dari analisis R/C untuk usahatani Kacang Tanah di Desa Kanonang Raya Kecamatan Kawangkoan didapat nilai 1,81 Hasil penelitian menunjukan bahwa penerimaan rata-rata petani kacang tanah di Desa Kanonang raya kecamatan kawangkoan adalah sebesar Rp Rp. 17.875.200 dan biaya rata-rata sebesar Rp Rp. 9.856.200,-sehingga pendapatan rata-rata yang diterima petani adalah Rp 8.019.000. per satu kali masa tanam. Dan dilihat dari nilai R/C yang lebih besar dari 1 yaitu 1,81 dan rata-rata pendapatan yang diterima petani dalam satu kali panen relatif menguntungkan.
PENGARUH KOMPETENSI, INDEPENDENSI DAN MOTIVASI TERHADAP KUALITAS PENGAWASAN KEUANGAN DI DINAS PARIWISATA PROVINSI SULAWESI UTARA Senduk, Maynard Ludwig; Koleangan, Rosalina A.M.; Kawung, George M.V.
JURNAL PEMBANGUNAN EKONOMI DAN KEUANGAN DAERAH Vol 19, No 7 (2018): JURNAL PEMBANGUNAN EKONOMI DAN KEUANGAN DAERAH
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35794/jpekd.19896.19.7.2018

Abstract

ABSTRAKPengawasan adalah suatu upaya yang sistematik untuk menetapkan kinerja standar pada perencanaan untuk merancang sistem umpan balik informasi, untuk membandingkan kinerja aktual dengan standar yang telah ditentukan, untuk menetapkan apakah telah terjadi suatu penyimpangan tersebut, serta untuk mengambil tindakan perbaikan yang diperlukan untuk menjamin bahwa semua sumber daya telah digunakan seefektif dan seefisien mungkin guna mencapai tujuan instansi pemerintah. Faktor-faktor yang mempengaruhi pengawasan keuangan daerah antara lain kompetensi, independensi dan motivasi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh kompetensi, independensi dan motivasi terhadap kualitas pengawasan keuangan baik secara parsial maupun simultan. .Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial Kompetensi tidak berpengaruh signifikan terhadap Kualitas Pengawasan Keuangan Pada Dinas Pariwisata Provinsi Sulut, secara parsial Independensi berpengaruh signifikan terhadap Kualitas Pengawasan Keuangan Pada Dinas Pariwisata Provinsi Sulut, secara parsial Motivasi tidak berpengaruh signifikan terhadap Kualitas Pengawasan Keuangan Pada Dinas Pariwisata Provinsi Sulut dan secara simultan Kompetensi, Independensi dan Motivasi berpengaruh signifikan terhadap Kualitas Pengawasan Keuangan Pada Dinas Pariwisata Provinsi Sulut. Kata kunci : kualitas pengawasan keuangan, kompetensi, independensi, motivasiABSTRACTSupervision is a systematic attempt in order to establish the default performance of  a predetermined plan to design feedback of information system, to compare the actual performance to the default standard, in order to know whether there has been a deviation, as well to take a repair action which needed to ensure that all the resources of the fund have been used effectively and efficiently in accomplishing government goals. Factors that may affect the regional financial supervision are Competences, Independences and Motivation. The purpose of this research is to know the influence of Competence, Independence and Motivation toward the Quality of Regional Financial Supervision either partially or simultaneously. The results of this research showed that partially, Competence and Motivation have no significant influence to the Quality of Financial Supervision at Dinas Pariwisata of North Sulawesi province, while partially in Independence variable, it has a significant influence to the Quality of Financial Supervision at Dinas Pariwisata of North Sulawesi Province. Simultaneously, Competence, Independence and Motivation are significantly influence the Quality of Financial Supervision at Dinas Pariwisata of North Sulawesi Province. Keywords: financial supervision quality, competence, independence, motivation.
ANALISIS PENGARUH INVESTASI SWASTA , PENGELUARAN PEMERINTAH, DAN PENDUDUK TERHADAP PERTUMBUHAN EKONOMI DI KOTA BITUNG Weya, Yandiles; Masinambow, Vecky A.J.; Koleangan, Rosalina A.M.
JURNAL PEMBANGUNAN EKONOMI DAN KEUANGAN DAERAH Vol 18, No 4 (2017): JURNAL PEMBANGUNAN EKONOMI DAN KEUANGAN DAERAH
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35794/jpekd.15773.19.1.2017

Abstract

ANALISIS PENGARUH INVESTASI SWASTA , PENGELUARAN PEMERINTAH, DAN PENDUDUK TERHADAP PERTUMBUHAN EKONOMI DI KOTA BITUNG Yandiles Weya, Vecky A.J. Masinambow, Rosalina A.M. Koleangan. Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Magister Ilmu EkonomiUniversitas Sam Ratulangi, Manado ABSTRAKPada suatu periode perekonomian mengalami pertumbuhan negatif berarti kegiatan ekonomi pada periode tersebut mengalami penurunan. Kota Bitung periode tahun 2004-2014 mengalami pertumbuhan ekonomi yang fluktuasi. Adanya fluktuasi ini dapat dipengaruhi oleh investasi swasta, belanja langsung, dan penduduk Pertumbuhan ekonomi merupakan salah satu tolok ukur keberhasilan pembangunan ekonomi di suatu daerah. Pertumbuhan ekonomi mencerminkan kegiatan ekonomi. Pertumbuhan ekonomi dapat bernilai positif dan dapat pula bernilai negatif. Jika pada suatu periode perekonomian mengalami pertumbuhan positif berarti kegiatan ekonomi pada periode tersebut mengalami peningkatan. Sedangkan jikaTahun 2004-2014 yang bersumber dari Badan Pusat Statistik Provinsi Sulut dan Kota Bitung. Metode analisis yang digunakan adalah model ekonometrik regresi berganda double-log (log-log) dengan metode Ordinary Least Square (OLS). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah perkembangan investasi swasta, belanja langsung, dan penduduk berpengaruh terhadap pertumbuhan ekonomi Kota Bitung. Data yang dipakai menggunakan data time series periodeHasil regresi model pertumbuhan ekonomi dengan persamaan regresinya yaitu  LPDRB  =  - 4,445    +  0.036 LINV  +  0.049 LBL  +  2,229 LPOP.  Dari hasil tersebutmenunjukkan perkembangan investasi swasta, belanja langsung dan penduduk berpengaruh positif dan signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi Kota Bitung.Kata Kunci :pertumbuhan ekonomi, belanja langsung, penduduk, regresi bergandaABSTRACT    The economy experienced a period of negative growth means economic activity in this period has decreased. Bitung-year period 2004-2014 economic growth fluctuations. These fluctuations can be influenced by private investment, direct spending, and population Economic growth is one measure of the success of economic development in an area. Economic growth reflects economic activity. Economic growth can be positive and can also be negative. If the economy experienced a period of positive growth means economic activity during the period has increased. Whereas if  years 2004-2014 are sourced from the Central Statistics Agency of North Sulawesi Province and Bitung. The analytical method used is an econometric model double-log regression (log-log) with Ordinary Least Square (OLS). This study aims to determine whether the development of private investment, direct spending, and population affect the economic growth of the city of Bitung. The data used using time series data period.    The results of the regression model of economic growth with the regression equation is LPDRB = - LINV 4.445 + 0.036 + 0.049 + 2.229 LPOP LBL. From these results show the development of private investment, direct expenditure and population positive and significant impact on economic growth of Bitung.Keywords: Economic growth, direct spending, population, regression.
PENGARUH APLIKASI LAYANAN KAS DAERAH ONLINE TERHADAP PERCEPATAN PROSES PENGELOLAAN KEUANGAN DALAM RANGKA PEMBANGUNAN DAERAH PROVINSI SULAWESI UTARA SAKUL, LINDSAY A.P.; KOLEANGAN, ROSALINA A.M.; WALEWANGKO, EEN N.
JURNAL PEMBANGUNAN EKONOMI DAN KEUANGAN DAERAH Vol 19, No 5 (2018): JURNAL PEMBANGUNAN EKONOMI DAN KEUANGAN DAERAH
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35794/jpekd.19392.19.5.2018

Abstract

ABSTRAK Pengelolaan keuangan daerah dijabarkan dalam Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 13 Tahun 2006, Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 59 Tahun2007 yang mengatur tentang Pedoman Pengelolaan Keuangan Daerah. Pengembangan dan penggunaan Kas Daerah Online (Kasda Online) ini juga merupakan amanat dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) dalam rangka mencapai good governance. Kas Daerah Online (Kasda Online) sangat berguna bagi proses percepatan pengelolaan keuangan dengan adanya aplikasi, sangat mempermuda pekerjaan. Kas Daerah Online (Kasda Online) mempercepat proses pengelolaan keuangan daerah yang terkait dengan pencairan dari Rekening Kas Umum Daerah (RKUD) ke rekening tujuan (rekening SKPD/Dinas, dan pihak ketiga) di Bank dengan konsep Real-Time Online (Bank SulutGo, 2017).Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan, maka dapat ditarik kesimpulan yaitu Kas Daerah Online (Kasda Online) mempercepat proses pengelolaan keuangan daerah yang terkait dengan pencairan dari Rekening Kas Umum Daerah (RKUD) ke rekening tujuan. Dalam kaitannya dengan pembangunan yaitu mendukung program yang dibuat Bank Indonesia yaitu GNNT (Gerakan Nasional non Tunai) ditujukan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap penggunaan instrumen non tunai, sehingga berangsur-angsur terbentuk suatu komunitas atau masyarakat yang lebih menggunakan instrumen non tunai. Kata Kunci : Kas daerah Online, Percepatan Pengelolaan Keuangan ABSTRACT                     The management of regional finances is described in the Regulation of the Minister of Home Affairs Number 13 of 2006, the Regulation of the Minister of Home Affairs Number 59 of 2007 which regulates the Guidelines on Regional Financial Management. Development and use of Regional Online Cash (Kasda Online) is also a mandate from the Supreme Audit Agency (BPK) in order to achieve good governance. Kas Daerah Online (Kasda Online) is very useful for the process of accelerating financial management with the application, greatly mempermuda work. Online Regional Cash (Kasda Online) accelerates the local financial management process related to the disbursement from the Regional General Treasury Account (RKUD) to the destination account (SKPD / Dinas and third party accounts) in Banks with Real-Time Online concept (Bank SulutGo, 2017 ).                    Based on the results of research and discussion, it can be concluded that the Regional Online Cash (Kasda Online) accelerate the process of local financial management associated with the disbursement of the Regional General Treasury Account (RKUD) to the destination account. In relation to the development of supporting programs created by Bank Indonesia, GNNT (National Non-Cash Movement) is aimed at increasing public awareness of the use of non-cash instruments, thereby gradually establishing a community or community that uses more non-cash instruments. Keywords: Local Cash Online, Accelerated Financial Management
STRATEGI PENGELOLAAN KEUANGAN UNIVERSTIAS SAM RATULANGI MANADO DI ERA BADAN LAYANAN UMUM Sumendap, Steven S.F; Koleangan, Rosalina A.M.; Rotinsulu, Tri Oldy
JURNAL PEMBANGUNAN EKONOMI DAN KEUANGAN DAERAH Vol 20, No 2 (2019): JURNAL PEMBANGUNAN EKONOMI DAN KEUANGAN DAERAH
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35794/jpekd.23844.20.2.2019

Abstract

ABSTRAK Universitas adalah suatu institusi pendidikan tinggi dan penelitian yang memberikan gelar akademik dalam berbagai bidang. Sebuah universitas menyediakan pendidikan sarjana dan pascasarjana. Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) Manado resmi berubah statusnya menjadi instansi pemerintah dengan Pengelolaan Keuangan Badan Layanan Umum (PK BLU). Pengelolaan Keuangan BLU dapat diterapkan oleh setiap instansi pemerintah yang secara fungsional menyelenggarakan kegiatan yang bersifat operasional. Instansi dimaksud dapat berasal dari dan berkedudukan pada berbagai jenjang eselon atau non eselon pada kementerian/lembaga. Tujuan penelitian ini adalah  untuk mengetahui bagaimanakah pengelolaan keuangan unsrat di era BLU dan untuk mengetahui strategi yang tepat untuk pengelolaan keuangan unsrat di era BLU. Penelitian menggunakan penelitian Deskriptif. Untuk menganalisis strategi yang digunakan menggunakan analisis SWOT. Hasil penelitian menunjukkan bahwa : (1) Jenis penerimaan Unsrat setelah menjadi BLU terdiri dari Pendapatan Jasa Pelayanan Pendidikan dan Pendapatan, (2) Jenis penerimaan Unsrat tahun 2018 lebih besar dari penggunaan anggaran dalam bentuk belanja dan (3) strategi yang tepat digunakan adalah Strategi Ekspansi dan Strategi efektifitas  Kata kunci: strategi, pengelolaan keuangan, analisis SWOT, BLU  ABSTRACT The University is an institution of higher education and research that provides academic degrees in various fields. A university provides undergraduate and postgraduate education. Sam Ratulangi University (Unsrat) Manado officially changed its status to a government institution with the Public Service Agency Financial Management (PK BLU). BLU Financial Management can be implemented by any government institution that functions functionally in activities that have operational functions. Related institutions can be selected from and domiciled at various echelon or non echelon levels in ministries / institutions. The purpose of this study was to find out how to manage the financial assets of the BLU era and to find out the right strategies for managing financial institutions in the BLU era. Research uses descriptive research. To analyze the strategies used using the SWOT analysis. The results showed that: (1) the type of Unsrat acceptance after becoming a BLU consisted of Education Service Revenues and Revenues, (2) the type of Unsrat receipts in 2018 was greater than the use of the budget in the form of expenditure and (3) effectiveness strategies Keywords: strategy, financial management, SWOT analysis, BLU
ANALISIS OPTIMALISASI ASET MILIK PEMERINTAH PROVINSI SULAWESI UTARA (Studi Kasus Tanah Bekas Bangunan UPTD Metrologi di Jalan Sam Ratulangi Nomor 87 Manado) Siahaan, Tulus GP; Koleangan, Rosalina A.M.; Engka, Daisy S.M.
JURNAL PEMBANGUNAN EKONOMI DAN KEUANGAN DAERAH Vol 18, No 4 (2017): JURNAL PEMBANGUNAN EKONOMI DAN KEUANGAN DAERAH
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35794/jpekd.15779.19.1.2017

Abstract

ANALISIS OPTIMALISASI ASET MILIKPEMERINTAH  PROVINSI SULAWESI UTARA(Studi Kasus Tanah Bekas Bangunan UPTD Metrologidi Jalan Sam Ratulangi Nomor 87 Manado) Tulus GP Siahaan, Rosalina A.M.Koleangan, Daisy S.M. Engka Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Magister Ilmu EkonomiUniversitas Sam Ratulangi, Manado ABSTRAKAnalisis Optimalisasi Aset Tanah Bekas Bangunan Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD) Metrologi Provinsi Sulawesi Utara Milik Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara menggunakan Analisis Highest And Best Use (HBU). Alat analisis yang digunakan adalah dilakukan dengan cara analisis produktifitas properti meliputi aspek fisik dan lokasi serta aspek hukum dan peraturan sehingga diperoleh alternatif penggunaan yang memungkinkan. Analisis selanjutnya adalah analisis pasar yaitu analisis permintaan, penawaran pasar, dan analisis kelayakan keuangan untuk setiap usulan penggunaan yaitu untuk hotel, pusat perbelanjaan dan hotel.Dalam penelitian ini, data yang dianalisis terdiri dari data primer dan data sekunder. Data primer meliputi data pendapatan, sewa dan pengeluaran yang diajukan sebagai alternatif penggunaan, diperoleh dengan bentuk wawancara berstruktur, sedangkan data fisik yang meliputi ukuran, bentuk tapak, topografi, utilitas dan lain-lain diperoleh melalui observasi langsung. Data sekunder diperoleh dari BPKAD Provinsi Sulawesi Utara, Badan Pusat Statistik, Situs Media Online dan sumber-sumber lain yang berhubungan dengan penelitian ini.Kata Kunci : Optimalisasi, Aset ABSTRACTUsed Land Asset optimization analysis Ex Building Technical Implementation Unit (UPTD) Metrology North Sulawesi Province,  Government-owned North Sulawesi Province by Using Analysis Highest And Best Use (HBU). The analysis tool used by the analysis of productivity and the physical aspects of the property include the location as well as the legal and regulatory aspects in order to obtain alternative uses which allows. Next step is about market analysis which is analyze market demand and supply, also financial feasibility study for every alternative, namely for the construction hotel, shopping center and parking of vehicles.In this study, the data were analyzed consist of primary data and secondary data. Primary data includes data revenues, rents and expenditure proposed as an alternative to the use, obtained by structured interview form, while the physical data which includes the size, shape of the tread, topography, utilities and others obtained through direct observation. Secondary data available at government office such as BPKAD Provinsi Sulawesi Utara, Central Bureau of Statistics, Online Media and other sources related to this research.Keywords : Optimization,  Asset