Rosalina A.M. Koleangan, Rosalina A.M.
Unknown Affiliation

Published : 28 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 28 Documents
Search

ANALISIS PENGARUH PAD, DAU DAN DAK TERHADAP KEMISKINAN MELALUI BELANJA DAERAH DI KOTA BITUNG Paulus, Dewi Irma Septiyani; Koleangan, Rosalina A.M.; Engka, Daisy S.M.
JURNAL PEMBANGUNAN EKONOMI DAN KEUANGAN DAERAH Vol 18, No 5 (2017): JURNAL PEMBANGUNAN EKONOMI DAN KEUANGAN DAERAH
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35794/jpekd.15781.19.2.2017

Abstract

ANALISIS PENGARUH PAD, DAU DAN DAK TERHADAP KEMISKINAN MELALUI BELANJA DAERAH DI KOTA BITUNG Dewi I,S Paulus, Rosalina A.M. Koleangan, Daisy S.M. Engka Ekonomi Pembangunan – Fakultas Ekonomi dan BisnisUniversitas Sam ratulangi  ABSTRAK            Penelitian ini dibuat untuk mengetahui sejauh mana pengaruh Pendapatan Asli Daerah (PAD), Dana Alokasi Umum (DAU) dan Dana Alokasi Khusus (DAK) terhadap kemiskinan melalui Belanja Daerah di Kota Bitung. Berdasarkan data time series tahun 2005-2015 dan diolah berdasarkan metode analisa regresi berganda untuk pengujian analisis jalur yang digunakan  dapat diketahui bahwa hubungan antara PAD, DAU, DAK terhadap kemiskinan melalui Belanja Daerah adalah hubungan negatif. Dimana penurunan 1 persen kemiskinan adalah kontribusi dari PAD 0.6216 persen, DAU 4,7930 persen dan DAK 0.2101 persen melalui Belanja Daerah Kota Bitung. Sedangkan secara keseluruhan diketahui bahwa jika terjadi kenaikan 1 persen pada Belanja Daerah maka akan terjadi penurunan angka kemiskinan sekitar 0.1856 persen. Kata kunci:  Kemiskinan, Belanja Daerah, Pendapatan Asli Daerah, Dana Alokasi Umum,          Dana  Alokasi Khusus   ABSTRACTThis research was made to determine the extent of the influence of Local Revenue, General Allocation Fund, and Specific Allocation Fund on poverty through Local Expenditure in Bitung. Based on years of 2005-2015 time series data and processed based on the method of multiple regression analysis to test used path analysis showed that the relationship between Local Revenue, General Allocation Fund, and Specific Allocation Fund against poverty through local expenditure is a negative relationship. Where a 1 percent reduction of poverty is the contribution of Local Revenue 0.6216 percent, 4.7930 percent General Allocation Fund and Specific Allocation Fund 0.2101 percent through Local Expenditure of Bitung City Government. While overall note that if there is a 1 percent increase in local expenditure there will be a decline in the poverty rate of about 0.1856 percent. Key Word:  Poverty, Local Expenditure, Regional Income, General Allocation Fund, Specific         Allocation Fund
PENGARUH PENDAPATAN ASLI DAERAH (PAD), DANA ALOKASI UMUM DAN DANA ALOKASI KHUSUS TERHADAP PERTUMBUHAN EKONOMI DI KOTA TOMOHON Talangamin, Olvy Beatriks; Kindangen, Paulus .; Koleangan, Rosalina A.M.
JURNAL PEMBANGUNAN EKONOMI DAN KEUANGAN DAERAH Vol 19, No 7 (2018): JURNAL PEMBANGUNAN EKONOMI DAN KEUANGAN DAERAH
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35794/jpekd.19897.19.7.2018

Abstract

ABSTRAKPertumbuhan ekonomi merupakan salah satu indikator yang digunakan dalam  menentukan keberhasilan pembangunan. Pertumbuhan ekonomi yang tinggi dapat membuat kesejahteraan masyarakat menjadi semakin baik. Pertumbuhan ekonomi dapat diartikan sebagai perkembangan kegiatan dalam perekonomian yang menyebabkan barang dan jasa yang diproduksi dalam masyarakat bertambah (Sukirno, 2010).  Tujuan dari penelitian ini untuk menganalisis bagaimana pengaruh PAD, DAU dan DAK terhadap pertumbuhan ekonomi di Kota Tomohon. Desentralisi berarti penyerahan urusan pemerintah dari pemerintah daerah tingkat atas kepada daerah (kuncoro, 2006). Semakin tinggi PAD yang diperoleh suatu daerah maka akan semakin tinggi pertumbuhan ekonomi di daerah tersebut.  Menurut Brata (2004) yang dikutip oleh Adi dan Harianto (2007) menyatakan bahwa terdapat dua komponen penerimaan daerah yang berpengaruh positif secara signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi daerah yaitu PAD serta sumbangan dan bantuan. Teknik analisis yang digunakan adalah analisis regresi berganda.  Hasil penelitian menunjukan bahwa pendapatan asli daerah berpengaruh positif akan tetapi tidak signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi. dana alokasi umum berpengaruh positif signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi. dana alokasi khusus berpengaruh positif signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi. Kata Kunci: Pendapatan Asli Daerah (PAD), Dana Alokasi Umum (DAU), Dana Alokasi Khusus (DAK) dan Pertumbuhan Ekonomi ABSTRACTEconomic growth is one of the indicators used in determining the success of development. High economic growth can make people's welfare even better Economic growth can be defined as the development of activities in the economy that cause goods and services produced in the community increases (Sukirno, 2010).  The purpose of this study is to analyze how the influence of PAD, DAU and DAK on economic growth in Tomohon City. Decentralization means the handover of government affairs from upper level regional governments to regions (kuncoro, 2006). The higher the PAD obtained by a region, the higher the economic growth in the region. According Brata (2004) cited by Adi and Harianto (2007) states that there are two components of local revenue that significantly positive effect on regional economic growth that is PAD and donations and assistance. The analysis technique used is multiple regression analysis. The result of research shows that the original revenue of the region has positive but not significant effect on the economic growth. general allocation funds have a significant positive effect on economic growth. special allocation funds have a significant positive effect on economic growth. Keywords: Pendapatan Asli Daerah (PAD), General Allocation Fund (DAU), Special Allocation Fund (DAK) and Economic Growth
PENGARUH BELANJA PEMERINTAH DAN INVESTASI TERHADAP PERTUMBUHAN EKONOMI DAN DAMPAKNYA TERHADAP PENGAGGURAN DI KABUPATEN MINAHASA SELATAN TUMBEL, STELMA D.A.; KOLEANGAN, ROSALINA A.M.; ENGKA, DAISY S.M.
JURNAL PEMBANGUNAN EKONOMI DAN KEUANGAN DAERAH Vol 19, No 5 (2018): JURNAL PEMBANGUNAN EKONOMI DAN KEUANGAN DAERAH
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35794/jpekd.19389.19.5.2018

Abstract

ABSTRAKPembangunan merupakan suatu proses perbaikan atau kemajuan dengan melakukan  upaya ke arah perubahan yang lebih baik. Perubahan yang dimaksud adalah mencakup seluruh sistem yang ada dalam suatu wilayah atau negara seperti sistem politik, ekonomi, infrastruktur, pertahanan, pendidikan dan teknologi, kelembagaan serta budaya. Pembangunan ekonomi suatu daerah pada hakekatnya ialah suatu rangkaian kegiatan yang dilaksanakan secara sadar dan terus menerus untuk mewujudkan keadaan yang lebih baik secara bersama-sama dan berkesinambungan. Dalam kerangka itu, pembangunan ekonomi juga untuk memacu pemerataan pembangunan dan hasil-hasilnya dalam rangka meningkatkan kesejahteraan rakyat secara adil dan merata. Salah satu tolak ukur penting dalam menentukan keberhasilan pembangunan ekonomi adalah pertumbuhan ekonomi yang menggambarkan suatu dampak nyata dari kebijakan pembangunan yang dilaksanakan.Tujuan dari penelitian ini untuk menganalisis bagaimana pengaruh belanja pemerintah  dan investasi terhadap pengangguran melalui pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Minahasa Selatan. Teknik analisis yang digunakan adalah analisis jalur (Path Analysis). Hasil penelitian menunjukan bahwa belanja pemerintah dan investasi berpengaruh positif terhadap pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Minahasa Selatan akan tetapi tidak signifikan secara statistik. Belanja pemerintah berpengaruh positif terhadap pengangguran akan tetapi tidak signifikan secara statistik. Investasi dan pertumbuhan ekonomi berpengaruh negatif terhadap pengangguran di Kabupaten Minahasa Selatan. Kata Kunci: Belanja Pemerintah, Investasi, Pertumbuhan Ekonomi, PengangguranABSTRACT                    Development is a process of improvement or progress by making efforts toward a better change. The change in question covers all existing systems within a region or country such as political, economic, infrastructure, defense, education and technology, institutional and cultural systems. Economic development of a region is essentially a series of activities that are carried out consciously and continuously to realize a better state together and sustainable. Within that framework, economic development is also to stimulate equity of development and its results in order to improve the welfare of the people fairly and equitably. One important benchmark in determining the success of economic development is economic growth that illustrates a real impact of development policies implemented.                    The purpose of this study is to analyze how the influence of government spending and investment on unemployment through economic growth in South Minahasa District. Analytical technique used is path analysis (Path Analysis). The results show that government spending and investment have a positive effect on economic growth in South Minahasa regency but not statistically significant. Government spending has a positive effect on unemployment but is not statistically significant. Investment and economic growth negatively affect unemployment in South Minahasa District. Keywords: Government Expenditure, Investment, Economic Growth, Unemployment
ANALISIS RENCANA PEMBANGUNAN DESA DI KABUPATEN MINAHASA (Studi Kasus Penggunaan Dana Desa di Desa Manembo Kecamatan Langowan Selatan) Libuang, Djemsi Stefi; Koleangan, Rosalina A.M.; Walewangko, Een N.
JURNAL PEMBANGUNAN EKONOMI DAN KEUANGAN DAERAH Vol 19, No 9 (2019): JURNAL PEMBANGUNAN EKONOMI DAN KEUANGAN DAERAH
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35794/jpekd.23434.19.9.2019

Abstract

ABSTRAKMembangun Indonesia dari pinggiran dengan memperkuat daerah-daerah dan desa dalam kerangka negara kesatuan merupakan salah satu agenda “Nawacita” dari Presiden Joko Widodo untuk pembangunan desa di Indonesia. Penting bagi para perencana kebijakan pembangunan desa memperhatikan prinsip-prinsip keberlangsungan, keterbukaan dan pertanggung jawaban sehingga aspek-aspek ini pun mendukung pada pengunaan dana desa. Membangun kemandirian desa dalam kerangka Desa Membangun harus dimulai dari proses perencanaan desa yang baik, dan diikuti dengan tatakelola program yang baik pula. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menilai dampak perencanaan pembangunan desa di Kabupaten Minahasa dalam mendukung pengunaan dana desa di Desa Manembo Kecamatan Langowan Selatan. Untuk mengetahui peran strategis evaluasi pengunaan dana desa, dalam mendukung perencanaan pembangunan Kabupaten Minahasa.Rancangan penelitian yang digunakan berupa deskriptif. Metode analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis kualitatif. Dalam penelitian ini direncanakan observasi non-behavioral dan behavioral akan dilakukan. Pengamatan akan dilakukan pada physical, process maupun secara spatial analysis. Mempertimbangkan analisis data yang akan diperoleh melalui wawancara semi-structure dan observasi, content analysis dipilih menjadi teknik analisis data. Konten sumber data yang di analisis dapat berupa konten tertulis, rekaman suara dan video dari hasil wawancara maupun hasil pengamatan observasi.Kata Kunci: Pembangunan Desa, Pengunaan Dana Desa, Perencanaan dan Evaluasi, Content Analysis ABSTRACK              Building Indonesia from the periphery by strengthening regions and villages within the framework of a unitary state is one of the "Nawacita" agendas of President Joko Widodo for village development in Indonesia. It is important for village development policy planners to pay attention to the principles of sustainability, openness and accountability so that these aspects also support the use of village funds. Building village independence within the framework of the Village Building must begin with a good village planning process, followed by good program management. This study aims to describe and assess the impact of village development planning in Minahasa                 District in supporting the use of village funds in Manembo Village, South Langowan District. To find out the strategic role of evaluating the use of village funds, in supporting Minahasa District's development planning.The research design used was descriptive. The analytical method used in this study is qualitative analysis. In this study planned non-behavioral and behavioral observations will be carried out. Observations will be made on the physical, process and spatial analysis. Considering data analysis to be obtained through semi-structure and observation interviews, content analysis is chosen as a data analysis technique. The content of the data sources analyzed can be in the form of written content, sound recordings and videos from the results of interviews and observational observations.Keywords: Village Development, Village Fund Use, Planning and Evaluation, Content Analysis
ANALISIS PENGARUH PRODUKTIVITAS PERTANIAN DAN PENDIDIKAN TERHADAP PENDAPATAN RUMAH TANGGA DI KABUPATEN MINAHASA TENGGARA Pogaga, Stella Grace Ira; Kindangen, Paulus; Koleangan, Rosalina A.M.
JURNAL PEMBANGUNAN EKONOMI DAN KEUANGAN DAERAH Vol 20, No 4 (2020): JURNAL PEMBANGUNAN EKONOMI DAN KEUANGAN DAERAH
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35794/jpekd.29852.20.4.2020

Abstract

ABSTRAK Pentingnya peran sektor pertanian dalam pembangunan nasional diantaranya sebagai penyerap tenaga kerja, menyumbang Produk Domestik Bruto (PDB) serta pendorong bergeraknya sektor-sektor ekonomi lainnya. Kabupaten Minahasa Tenggara adalah salah satu kabupaten yang yang di Provinsi Sulawesi Utara dengan sektor ekonomi yang memberikan kontribusi yang tinggi untuk pertumbuhan ekonomi ialah sektor pertanian dengan berbagai produk pertanian yang ada dan salah satu produk pertanian yang unggul di Kabupaten  Minahasa Tenggara ialah produk pertanian cengkih dan kelapa. Tujuan dari penelitian ini adalah  untuk mengetahui apakah produktivitas cengkih, produktivitas kelapa berpengaruh terhadap pendapatan rumah tangga. Metode penelitian yang digunakan adalah regresi berganda. Hasil penelitian menunjukan bahwa produktivitas cengkih berpengaruh positif signifikan terhadap pendapatan rumah tangga. Produktivitas kelapa berpengaruh posifif signifikan terhadap pendapatan rumah tangga dan Pendidikan berpengaruh positif signifikan terhadap pendapatan rumah tangga.Kata Kunci   : Produktivitas Cengkih, Produktivitas Kelapa, Pendidikan dan Pendapatan Rumah tanggaABSTRACT The important role of the agricultural sector in national development include absorbing labor, contributing to the Gross Domestic Product (GDP) and driving the movement of other economic sectors. Southeast Minahasa Regency is one of the regencies in North Sulawesi with an economic sector that provides a high contribution to economic growth is the agricultural sector with a variety of existing agricultural products and one of the superior agricultural products in Southeast Minahasa Regency is clove and coconut agricultural products . The purpose of this study was to determine whether clove productivity, coconut productivity affect household income. The research method used is multiple regression. The results showed that clove productivity had a significant positive effect on household income. Coconut productivity has a significant positive effect on household income and Education has a significant positive effect on household income. Keyword           : Clove Productivity, Coconut Productivity, Education and Household Income
ANALISIS POTENSI PENDAPATAN SEKTORAL EKONOMI DI KABUPATEN TELUK WONDAMA Baransano, Maikel Robert; Koleangan, Rosalina A.M.; Niode, Audie O.
Jurnal Berkala Ilmiah Efisiensi Vol 20, No 02 (2020)
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegiatan perencanaan pembangunan untuk mengembangkan sektor ekonomi dimulai dengan melakukan identifikasi sektor unggulan atau potensial ekonomi daerah. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui atau mengidentifikasi tentang potensi sektor-sektor ekonomi perekonomian di Kabupaten Teluk Wondama. Jenis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data sekunder dalam bentuk angka mengenai PDRB atas dasar harga belaku dan harga konstan menurut lapangan usaha 2010-2017. Metode analisis yang digunakan adalah metode analisis Tipologi Klassen. Berdasarkan analisis Tipologi Klassen di Kabupaten Teluk Wondama terdapat sektor Unggulan (Prima) yaitu sektor konstruksi, sektor administrasi pemerintahan, pertahanan dan jaminan sosial wajib, sektor perdagangan besar dan eceran; reparasi mobil dan sepeda motor dan juga terdapat sektor Potensial yaitu sekktor  pertanian, kehutanan dan perikanan. Kemudian Sektor Berkembang yaitu sektor transportasi dan pergudangan, sektor pertambangan dan penggalian, sektor real estate, sektor informasi dan komunikasi, sektor jasa lainnya, sektor pengadaan listrik dan gas. Dan juga Sektor Terbelakang yaitu sektor jasa keuangan asuransi, sektor pengadaan air, pengelolaan sampah, limbah dan daur ulang, sektor jasa perusahaan, sektor jasa pendidikan, sektor jasa kesehatan dan kegiatan sosial, sektor industri pengolahan, sektor penyediaan akomodasi dan makan minum.
PENGARUH GAYA KEPEMIMPINAN DAN KOMUNIKASI TERHADAP KINERJA KARYAWAN PT BRINGIN KARYA SEJAHTERA Geralt, Fahmi Elia; Koleangan, Rosalina A.M.; Sepang, Jantje L.
Jurnal EMBA: Jurnal Riset Ekonomi, Manajemen, Bisnis dan Akuntansi Vol 8, No 2 (2020): JE VOL 8 NO 2 (2020)
Publisher : FEB Universitas Sam Ratulangi Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1192.601 KB) | DOI: 10.35794/emba.v8i2.28806

Abstract

Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi mempunyai dampak yang sangat besar terhadap manajemen sumber daya manusia. Apabila suatu perusahaan ingin bertahan dan berkembang dalam persaingan yang ketat, maka perusahaan harus meningkatkan efisiensi dan produktivitas sumber daya yang dimilikinya termasuk sumber daya manusia dan sistem manajemennya. Penelitian dilakukan pada kantor PT Beringin Karya Sejahtera Manado yang beralamat di jalan Sarapung no 38 Wenang Utara Kota Manado. Permasalahan pada penelitian ini yaitu apakah kepemimpinan dan komunikasi secara simultan berpengaruh signifikan terhadap kinerja pegawai, serta apakah komunikasi secara parsial berpengaruh signifikan terhadap kinerja pegawai, dan apakah kepemimpinan berpengaruh signifikan terhadap kantor PT.  Bringin Karya Sejahtera. Tujuan penelitian ini yaitu apakah kepemimpinan dan komunikasi secara simultan berpengaruh signifikan terhadap kinerja pegawai, serta apakah komunikasi secara parsial berpengaruh signifikan terhadap kinerja pegawai, dan apakah kepemimpinan berpengaruh signifikan terhadap kantor PT. Bringin Karya Sejahtera. Metode pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan kusioner yang di bagikan kepada pegawai. Jenis data yang di gunakan adalah data kuantitatif. Metode analisis data yang digunakan adalah deskripsi hasil survey dan analisis kuantitatif yaitu menggunakan analisis regresi linier berganda. Kata Kunci: Kepemimpinan, Komunikasi, Kinerja Karyawan
ANALISIS SEKTOR BASIS DAN NON BASIS SERTA DAYA SAING EKONOMI DALAM PENINGKATAN PERTUMBUHAN EKONOMI KOTA MEDAN Hutapea, Ayuna; Koleangan, Rosalina A.M.; Rorong, Ita P. F.
Jurnal Berkala Ilmiah Efisiensi Vol 20, No 03 (2020)
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pertumbuhan ekonomi merupakan aspek indikasi dari pembangunan ekonomi dalam proses pertumbuhan ekonomi tersebut. Salah satu indikasi yang digerakkan oleh para ahli ekonomi guna melihat adanya gejala pertumbuhan ekonomi dalam suatu bangsa atau penduduk suatu daerah adalah Produk Domestik Regional Bruto (PDRB). Tujuan dari penelitian ini untuk menganalisis sektor-sektor apa saja yang termasuk sektor basis dan non basis dan bagaimana daya saing ekonomi dalam peningkatan pertumbuhan ekonomi di Kota Medan. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif dengan alat analisis Location Quetiont (LQ), Shift Share dan Klassen Tipologi.Hasil penelitian berdasarkan hasil analisis Location Quetiont terdapat 12 sektor basis yaitu: sektor pengadaan air, pengolahan sampah, limbah dan daur ulang; konstruksi; perdagangan besar dan eceran, reparasi mobil dan sepeda motor; transportasi dan pergudangan, penyediaan akomodasi dan makan minum; informasi dan komunikasi; jasa keuangan dan asuransi; real estate; jasa perusahaan; jasa pendidikan, jasa kesehatan dan kegiatan sosial dan sektor jasa lainnya dan 5 sektor perekonomian lainnya menjadi sektor non basis Kota Medan. Hasil penelitian dari analisis Shift Share didapatkan hasil secara sektoral maka hampir semua sektor ekonomi di Kota Medan memiliki nilai Differential Shift yang positif yang berarti sektor-sektor ekonomi tersebut memiliki daya saing yang kuat atau memiliki keunggulan kompetitif yang tinggi dibandingkan dengan sektor yang sama pada perekonomian Sumatera Utara. Hasil penelitian dari analisis Tipologi Klassen terdapat sembilan sektor maju dan tumbuh pesat di Kota Medan diantaranya ialah : sektor pengadaan air, pengelolaan sampah, limbah dan daur ulang; konstruksi; perdagangan besar dan eceran, reparasi mobil dan sepeda motor; penyediaan akomodasi dan makan minum; informasi dan komunikasi; real estate; jasa pendidikan; jasa kesehatan dan kegiatan sosial dan sektor jasa lainnya.