Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Etika dalam Penyiaran dan aturannya Winda Kustiawan; Zulfah Hannum Bahri; Aqilah Anisah Parkha Siregar; Sabna Sabilla; Syahraini Puspa Daulay; Nursadimah Brutu; Emyah Kampina; Elsa Jeynita Agustias; Lukman Hakim; Abdulrahman Pais Nasution
Jutkel: Jurnal Telekomunikasi, Kendali dan Listrik Vol 3 No 2 (2022): Jutkel: Jurnal Telekomunikasi, Kendali dan Listrik
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Parepare kerjasama P3M STKIP Muhammadiyah Enrekang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Menuju era digital yang semakin canggih,sudah sepatutnya ada aturan yang jelas dalam era informasi digital seperti sekarang ini.Jika tidak maka masyarakat yang akan terkena imbasnya. Masyarakat akan semakin sulit memilih mana berita yang benar-benar objektif dalam memberikan pemberitaan dan mana media yang dalam pemberitaannya memihak pada suatu golongan tertentu. Proses demokratisasi di Indonesia menempatkan masyarakat sebagai pemilik dan pengendali utama ranah penyiaran. Oleh karena frekuensi adalah milik masyarakat dan sifatnya terbatas, maka penggunaannya harus sebesar-besarnya bagi kepentingan masyarakat. Sebesar-besarnya bagi kepentingan masyarakat artinya adalah media penyiaran harus menjalankan fungsi pelayanan masyarakat yang sehat. Penyiaran berfungsi sebagai media informasi, pendidikan, kebudayaan, hiburan, kontrol sosial, perekat sosial, ekonomi, wahana pencerahan, dan pemberdayaan masyarakat. Penulis tertarik untuk meneliti lebih lanjut tentang urgensi hukum dan etika dalam penyiaran serta UU penyiaran dan korelasinya denga konten siaran yang ada saat ini.
MEDIA UNDER THE OLD DEVELOPMENT THEORIES AND MEDIA UNDER THE POST-MODERNIST ERA Aqilah Anisah Parkha Siregar; Winda Kustiawan; Arif Indra Hasan hrp; Vira Nabila; Nursadimah Berutu; Elsa jeynita Agustias
NIVEDANA : Jurnal Komunikasi dan Bahasa Vol. 4 No. 1 (2023): NIVEDANA: Jurnal Komunikasi & Bahasa
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Buddha Negeri Raden Wijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53565/nivedana.v4i1.790

Abstract

Media has an important role in influencing culture and human way of life. Over the years, the media has continued to evolve with technological developments and social changes, thus having an impact on media development theories. In media history, there are two influential theories of media development, namely the old development theory and the post-modernist era. The aim of this article is to discuss old developmental theories and the post-modernist era in media development. By conducting a discussion of the introduction of the theory, the media used, the role of technology, technological change and the impact and implications of future media development so that it can become the basis for better and more effective media development in the future. In the development of the media, the theory of old developments and the Post Modernist era has a significant influence. In conclusion, media development cannot be separated from the surrounding social, technological, cultural and consumer behavior environment. Therefore, media companies and media developers should consider these factors in the development of more responsive, personalized and relevant media in the future.
Tantangan Komunikasi Penyiar Radio Republik Indonesia (RRI) Medan dalam Adaptasi Teknologi Siaran Digital Aqilah Anisah Parkha Siregar; Tengku Walisyah
Jurnal Dakwah dan Komunikasi Vol. 10 No. 2 (2025)
Publisher : Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Curup

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29240/jdk.v10i2.14136

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tantangan komunikasi yang dihadapi penyiar Radio Republik Indonesia (RRI) Medan dalam proses adaptasi dari siaran konvensional ke siaran digital. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi lapangan (field research). Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi langsung di ruang siaran, dan studi dokumentasi. Data kemudian dianalisis menggunakan metode Flow Model of Analysis. Teori komunikasi Stephen Littlejohn dan Karen Foss(2009), hambatan serta tantangan dalam komunikasi dapat ditinjau dari tiga aspek utama: perbedaan media, perkembangan teknologi, dan pola interaksi dimana ketiga aspek ini sangat relevan dalam melihat tantangan komunikasi yang dihadapi penyiar Radio Republik Indonesia (RRI) Medan dalam proses adaptasi terhadap siaran digital. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penyiar RRI Medan menghadapi berbagai tantangan komunikasi, terutama yang bersifat teknis seperti gangguan jaringan internet, kerusakan alat siar (mixer, mikrofon), dan ketergantungan pada tim teknis. Selain itu, proses adaptasi teknologi dari siaran konvensional ke digital di RRI Medan memerlukan penyiar untuk tidak hanya menguasai alat dan perangkat baru, tetapi juga menyesuaikan gaya komunikasi mereka dengan audiens yang lebih luas dan beragam