Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

UJI FISIKOKIMIA SEDIAAN EMULSI, GEL, EMULGEL EKSTRAK ETANOL GOJI BERRY (Lycium barbarum L.) Devina Chandra; Rahmah Rahmah
MEDFARM: Jurnal Farmasi dan Kesehatan Vol 11 No 2 (2022): Medfarm: Jurnal Farmasi dan Kesehatan
Publisher : LPPM Akafarma Sunan Giri Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.48191/medfarm.v11i2.142

Abstract

Tanaman goji berry (Lycium barbarum L.) kaya akan flavanoid sebagai antioksidan, sehingga membangkitkan minat penelitian pada bidang fitokosmetik karena dapat menon-aktifkan Reactive Oxygen Species (ROS), memulihkan homeostasis kulit sehingga mencegah eritema dan penuaan dini pada kulit. Tujuan penelitian ini adalah memformulasikan ekstrak goji berry menjadi sediaan emulsi, gel, dan emulgel yang selanjutnya dilakukan evaluasi mutu fisikokimia sediaan. Goji beery diekstraksi dengan metode maserasi menggunakan etanol 96%. Selanjutnya, ekstrak kental goji berry diformulasikan menjadi sediaan gel, emulsi dan emulgel. Hasil penelitian ekstrak etanol goji berry 2% yang diformulasi dalam bentuk sediaan gel, emulsi, emulgel yang selanjutnya dilakukan evaluasi mutu fisikokimia. Pengujian organoleptik menunjukkan warna merah kecoklatan (gel) dan merah muda kecoklatan (emulsi dan emulgel), lembut, tidak terjadi pemisahan; nilai pH 6,25±0,1539-7,21±0,3350; nilai daya sebar 5,60±0,10-6,70±0,10 cm; nilai viskositas 3,733±0,1222-6,826±0,1222 cPs; memiliki tipe minyak dalam air (emulsi dan emulgel); dan memiliki kestabilan yang bagus selama 30 hari.
Formulasi Dan Pengujian Sediaan Deodorant Spray Yang Mengandung Ekstrak Daun Kemangi (Ocimum Basilicum L.) Terhadap Bakteri Staphylococcus Aureus Devina Chandra; Manuppak Irianto Tampubolon; Natanael Priltius
Jurnal Siti Rufaidah Vol. 1 No. 4 (2023): November : Jurnal Siti Rufaidah
Publisher : PPNI UNIMMAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57214/jasira.v1i4.37

Abstract

Basil leaves are very rich in nutritious substances. Among them are beta carotene, vitamin C, macro minerals (calcium, phosphorus, magnesium). This plant is included in the Lamiaceae family which contains various chemical compounds, including phenols, saponins, alkaloids, flavonoids, tannins, and essential oils. The benefits of basil have been widely applied in people's lives as traditional medicine, for example, basil leaves are used to treat, cough, colds and so on. Body odor can be caused by several factors such as genetic factors, psychological conditions, food factors, obesity factors and clothing materials used.One of the triggers of body odor due to bacterial infection, namely Staphyloccous aureus bacteria.This study aims to formulate deodorant spray ethanol extract of basil leaves, test the physical properties of deodorant spray preparations, and determine whether the preparation of deodorant spray ethanol extract of basil leaves can inhibit staphylococcus aureus bacteria. Physical tests were carried out on days 0 (after manufacture) and 7 with the results of the organoleptical physical test of the preparation having a distinctive odor of basil, brownish yellow in color, It has a pH of 4 which corresponds to the pH of the skin, and experiencing an increase in viscosity on day 7 examination. The antibacterial test results of formulations 1, 2, and 3 showed inhibition of the banteri.
Formulasi dan Evaluasi Sediaan Body Scrub dari Ekstrak Etanol Daun Alpukat (Persea Americana Mill) Kombinasi Beras Ketan Putih (Oryza Sativa l Var Glutinous) Sebagai Pelembab Kulit Fridelly Mairani; Alya Izzani; Monica Suryani; Devina Chandra
Journal of Innovative and Creativity Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v6i1.7141

Abstract

Masyarakat sekarang sangat mendambakan kecantikan yang alami salah satunya dengan memiliki kulit yang bersih dan lembab. Untuk mendapaktkan kulit yang sehat,bersih dan lembab masyarakat dapat menggunakan sediaan kosmetik Body scrub yang berasal dari bahan alam maupun sintetis. Body scrub dapat membantu menutrisi kulit dengan tambahan bahan-bahan yang diperoleh dari alam seperti tumbuh-tumbuhan. Salah satu kandungan kimia yang terdapat pada daun alpukat yaitu Quersetin tersebut dapat didefinisikan sebagai senyawa kelompok flavonol terbesar dan termasuk senyawa flavonoid yang paling efektif untuk dapat melembabkan kulit dan juga sebagai antioksidan yang dapat menangkal radikal bebas. Penelitian ini bertujuan untuk membuat sediaan Body scrub dari ekstrak etanol daun alpukat yang dapat melembabkan kulit. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode eksperimental. Pembuatan ekstrak etanol daun alpukat dengan cara ekstraksi metode maerasi dan menggunakan pelarut etanol 96%. Konsentrasi kandungan daun alpukat yang terkandung bervariasi yaitu, 3%, 5% dan 7%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak etanol daun alpukat dapat diformulasikan kedalam sediaan Body scrub yang dapat melembabkan kulit, dan sediaan tersebut homogen, sediaan yang stabil uji pH yang dihasilkan 5,12-6,00. Sediaan Body scrub tidak menimbulkan iritasi pada kulit uji viskositas yang dihasilkan 2.573-3.334 cPs uji daya sebar rentan 5,76-5,93 cm uji tipe emulsi menunjkkan tipe M/A uji daya lekat yang dihasilkan 44-61 detik. Pada uji kelembaban konsentrasi 3%,5% dan 7% dapat melembabkan kulit, semakin tinggi konsentrasi ekstrak daun alpukat, semakin tinggi tingkat kelembaban yang di peroleh. Sediaan Body scrub F3 dengan konsentrasi 7% yang paling disukai (sangat suka) dikarenakan lebih dapat melembabkan kulit. Secara keseluruhan dapat disimpulkan bahwa ekstrak etanol daun alpukat dapat diformulasikan kedalam sediaan Body scrub dan memiliki kemampuan melembabkan kulit.