Claim Missing Document
Check
Articles

Found 9 Documents
Search

Application of Various Organic Materials and Urea on Soybean Growth and Production in Nickel Contaminated Soil S. Sulkifli; Andi Cakra Yusuf
Agrotech Journal Vol 7, No 2 (2022): Agrotech Journal
Publisher : Universitas Sembilanbelas November Kolaka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31327/atj.v7i2.1781

Abstract

The research was conducted at the Experimental Garden of Hasanuddin University (UNHAS) located in Baraya, Makassar, South Sulawesi from March to June 2022. This research was in the form of experiments conducted in soybean plant pots. The media used was soil obtained from post-nickel mining in Sorowako, East Luwu Regency, South Sulawesi. Research in the field is arranged according to a Randomized Block Design (RAK) with 3 replications. The treatment design used a 2-factor factorial design. The first factor is the type of Organic Material or Compost (K) consisting of 4 levels, namely; K0 (without organic matter), K1 (Kirinyuh compost), K2 (gamal compost) and K3 (rice husk compost) and the second factor is Urea (U) fertilization treatment consisting of 4 levels, namely; U0 (without Urea fertilizer), U1 (100 kg ha–1 Urea), U2 (200 kg ha–1 Urea), U3 (300 kg ha–1 Urea). The number of pots used was 4 units per treatment so there were 192 units of observation. The two factors tested resulted in 16 treatment combinations. The results showed that gamal compost (Gliricidia sepium) gave the best effect in increasing plant height, number of soybean leaves and weight of 100 soybean seeds. The results showed that urea dose of 100 kg ha–1 gave the best effect in increasing plant height and number of soybean leaves. The results showed that there was no interaction between the administration of the type of organic matter and the dose of urea
A Pendampingan Masyarakat Dalam Pengendalian Spodoptera litura Menggunakan Musuh Alami pada Tanaman Jagung di Desa Tompobulu Sudartik, Eka; Yusuf, Andi Cakra; Sulkifli, Sulkifli
MALLOMO: Journal of Community Service Vol 4 No 1 (2023): Desember-Mei
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sidenreng Rappang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55678/mallomo.v4i1.1220

Abstract

Abstrak. Tujuan pelaksanaan pKm ini sebagai sarana edukasi bagi petani jagung khususnya di Desa Tompobulu dalam hal meningkatkan pengetahuan akan pentingnya keberadaan serangga predator/musuh alami yang berperan dalam keseimbangan ekosistem tanaman jagung, selain itu petani mendapat keterampilan baru dalam pengendalian OPT secara alami menggunakan musuh alami serta keterampilan dalam Teknik sistem budidaya tanaman jagung. Metode pelaksanaan kegiatan dilakukan dengan cara melakukan kegiatan penyuluhan lapang dan pendampingan kunjungan praktek pengenalan serangga hama dan serangga predator di pertanaman jagung. Berdasarkan hasil capain dalam kegiatan pKm 85% peserta kegiatan pKm menjadi lebih paham bahwa tidak semua serangga yang berada dipertanaman jagung merupakan hama, sehingga kegiatan tersebut diharapkan dapat memberikan dampak positif sehingga kedepannya petani lebih bijak dalam menggunakan insektisida untuk pengendalian hama pada tanaman jagung.
Pengembangan Model Agribisnis Hortikultura Terbarukan Berbasis Agrowisata di Kawasan Agrowisata Dataran Tinggi Uluere Kabupaten Bantaeng Halim, Hasriliandi; Yusuf, Andi Cakra; Sulkifli
Tarjih : Agribusiness Development Journal Vol. 4 No. 01 (2024): VOLUME 04, NOMOR 01, JUNI 2024
Publisher : Program Studi Agribisnis Universitas Muhammadiyah Sinjai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47030/tadj.v4i01.750

Abstract

Pengembangan agribisnis hortikultura terbarukan berbasis agrowisata merupakan salah satu strategi yang dapat digunakan untuk meningkatkan potensi besar dalam peningkatan kesejahteraan masyarakat, khususnya di daerah pedesaan. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan model agribisnis hortikultura terbarukan berbasis agrowisata di kawasan dataran tinggi Uluere Kabupaten Bantaeng. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan studi literatur. Data dianalisis dengan menggunakan teknik analisis data kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kawasan dataran tinggi Uluere memiliki potensi besar untuk pengembangan agribisnis hortikultura terbarukan berbasis agrowisata. Hal ini didukung oleh kondisi agroklimat yang sesuai, ketersediaan sumber daya alam yang memadai, dan antusiasme masyarakat dalam mengembangkan agribisnis hortikultura. Model agribisnis hortikultura terbarukan berbasis agrowisata yang dikembangkan dalam penelitian ini terdiri dari empat komponen utama, yaitu (1) Produksi hortikultura terbarukan, (2) Agrowisata, (3) Pemasaran dan (4) Kelembagaan. Pengembangan model agribisnis hortikultura terbarukan berbasis agrowisata diharapkan dapat meningkatkan pendapatan petani, menciptakan lapangan kerja, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat di kawasan dataran tinggi Uluere Kabupaten Bantaeng.
Pemberdayaan Kelompok Wanita Tani di Desa Bonto Karaeng Melalui Pelatihan Pembuatan Pupuk Organik Cair dari Limbah Rumah Tangga Jumarni Jumarni; Andi Cakra Yusuf; Hafizhah Al-Amanah
I-Com: Indonesian Community Journal Vol 4 No 4 (2024): I-Com: Indonesian Community Journal (Desember 2024)
Publisher : Fakultas Sains Dan Teknologi, Universitas Raden Rahmat Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70609/icom.v4i4.5698

Abstract

There are various types of household waste, one of which is organic waste such as rice washing water and banana peels, which have great potential to be recycled into liquid organic fertilizer. This community service activity aims to empower the Women Farmers Group in Bonto Karaeng Village, Sinoa Subdistrict, Bantaeng Regency through training on making liquid organic fertilizer from household waste, which was held on August 30, 2024, at the PKK Secretariat. The activity was carried out in three stages, namely counseling, training, and evaluation using the Participatory Rural Appraisal (PRA) method. The training results showed that the participants had a good understanding of the material presented and were able to apply it directly in making liquid organic fertilizer. This is reinforced by the results of the questionnaire which shows an average increase in knowledge of 80%. The participants hope that this activity can equip them with the skills to process household waste into liquid organic fertilizer in order to reduce environmental impact and increase agricultural productivity
Pemberdayaan Petani Melalui Pelatihan Pembuatan Pestisida Nabati dari Buah Maja di Desa Bonto Bulaeng Kabupaten Bantaeng A. Hesti Amanda; Andi Cakra Yusuf; Ahmad Zailan
Madaniya Vol. 6 No. 1 (2025)
Publisher : Pusat Studi Bahasa dan Publikasi Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53696/27214834.1084

Abstract

Masalah limbah buah maja terletak di Dusun Batu Tiroa, Desa Bonto Bulaeng, Kecamatan Sinoa, Kabupaten Bantaeng telah menjadi perhatian yang serius. Bau yang tidak sedap yang dihasilkan oleh buah maja yang membusuk tidak hanya menganggu lingkungan sekitar, tetapi juga berpotensi menimbulkan masalah kesehatan. Melalui program pengabdian masyarakat ini, kami berupaya memberdayakan petani dengan memberikan Keahlian dan wawasan dalam mengolah buah maja menjadi pestisida nabati dengan nilai ekonomi. Metode yang digunakanan ialah penyuluhan atau sosialisasi, pelatihan dan pendampingan yang intensif telah berhasil meningkatkan kesadaran petani akan pentingnya pemanfaatan buah maja. Petani kini mampu memproduksi pestisda nabati berkualitas dan ramah lingkungan dan berdaya saing.
P PENINGKATAN PRODUKTIVITAS JAGUNG MELALUI PEMBERIAN EKSTRAK BONGGOL PISANG DENGAN BERBAGAI DOSIS PUPUK SP-36. Andi Cakra Yusuf; Eka Sudartik; Sulkifli Sulkifli; Suharman Suharman
Jurnal Inovasi Pendidikan dan Sains Vol 4 No 3 (2023): December
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Nahdlatul Wathan Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51673/jips.v4i3.1791

Abstract

The purpose of this study was to determine the increase in corn productivity through the application of banana stump extract with various doses of SP-36 fertilizer. The research was conducted in the integrated laboratory and experimental garden of Muhammadiyah Bone University, which took place in June-August 2022. This study used a divided plot design (RPT) consisting of 2 (two) treatment factors and 3 (three) replications. The first factor is Banana Bark Extract which consists of 3 levels, namely; doses of 0 ml l-1(B0), 50 ml l-1(B50) and 100 ml l-1(B100). The second factor is SP-36 fertilization which consists of 4 levels, namely SP-36 0 kg ha-1(F0 ), 50 kg ha -1 (F 50 ), 100 kg ha -1 (F 100 ) dan 150 kg ha -1 (F 150 ). Parameter yang diukur adalah tinggi tanaman, jumlah daun, luas daun, bobot segar total tanaman, bobot kering total tanaman. Pemberian ekstrak batang pisang yang dikombinasikan dengan pupuk fosfat mampu meningkatkan tinggi tanaman, jumlah daun dan luas daun tanaman. Selain itu, kadar pemupukan fosfat berpengaruh terhadap bobot segar tanaman dan bobot kering tanaman total.
Efektivitas kombinasi pupuk kandang kambing dan POC Jakaba terhadap pertumbuhan dan hasil Pakcoy Akmal Faturahman; Sulkifli; Andi Cakra Yusuf
Agrivet : Jurnal Ilmu-Ilmu Pertanian dan Peternakan (Journal of Agricultural Sciences and Veteriner) Vol. 14 No. 1 (2026): Juni
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/agrivet.v14i1.17423

Abstract

The decline in soil fertility due to the continuous use of inorganic fertilisers has impacted pakcoy productivity, necessitating organic alternatives. This study aims to determine the effectiveness of the combination, dosage, and ratio of Jakaba Liquid Organic Fertiliser (POC) and goat manure compost on the growth and yield of pakcoy (Brassica rapa L.). The research was conducted from May to July 2025 at the Green House of the Faculty of Agriculture and Animal Husbandry, Muhammadiyah University of Bone. The method used was a Factorial Completely Randomised Design (CRD) consisting of 12 treatment combinations of goat manure doses (0, 180, and 360 g plant⁻¹) and Jakaba POC concentrations (0, 60, 100, and 200 ml L⁻¹) with 6 replications, totalling 72 experimental units. Observation parameters included plant height, number of leaves, leaf area, fresh weight, consumption weight, and yield per hectare. The results showed that applying 180 g plant⁻¹ of goat manure and 60 ml L⁻¹ of Jakaba POC (K1J3) produced the highest fresh weight, consumption weight, and productivity (36.85 tons ha⁻¹). In conclusion, the combination of goat manure and Jakaba POC is effective in increasing pakchoi growth and production, serving as a viable organic cultivation technique.
Respon pertumbuhan dan hasil jagung hibrida varietas NK 212 terhadap pemberian dosis pupuk kandang sapi dan NPK Evidiana Evidiana; Sulkifli Sulkifli; Andi Cakra Yusuf
COMPOSITE : Jurnal Ilmu Pertanian Vol. 8 No. 1 (2026): Januari
Publisher : University of Insan Cendekia Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37577/composite.v8i1.1028

Abstract

Abstract belum tersedia.
Pengaruh Kombinasi Pupuk SP-36 dan Kotoran Sapi terhadap Pertumbuhan dan Hasil Kacang Tanah (Arachis hypogaea L.) di Desa Ulubalang Kabupaten Bone Nurlina Nurlina; Andi Cakra Yusuf; Sulkifli Sulkifli
Jurnal Agro Wiralodra Vol. 9 No. 2 (2026): Jurnal Agro Wiralodra
Publisher : Universitas Wiralodra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31943/agrowiralodra.v9i2.183

Abstract

Suboptimal peanut productivity requires more effective and sustainable fertilization strategies. This study aimed to evaluate the effects of combined SP-36 fertilizer and cow manure applications and to determine the most effective dosage combination for improving peanut growth and yield. The experiment was conducted in Ulubalang Village, Salomekko Subdistrict, Bone Regency, South Sulawesi Province, from May to August 2025. A Randomized Block Design (RBD) with six treatments and three replications, namely P0 (control), KS20 (cow manure 20 tons/ha), SP50 (SP-36 at 50 kg/ha), SP100 (SP-36 at 100 kg/ha), KS20 + SP50 (cow manure + SP-36 at 50 kg/ha), and KS20 + SP100 (cow manure + SP-36 at 100 kg/ha). Data were analyzed using ANOVA and a 5% LSD post-hoc test. The results showed that the fertilizer combination treatments influenced plant height at 30 days after sowing, the number of pods, the percentage of filled pods, and seed weight per plant. The best treatment was obtained with the KS20 + SP100 combination, yielding a plant height of 21.11 cm, 19.61 pods, a percentage of filled pods of 19.61%, and a seed weight of 18.94 g. Thus, the application of organic and inorganic fertilizers proved to be more effective than single-fertilizer application in increasing peanut productivity.