Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Uji Aktivitas Antibakteri Sirup Buah Sawo manila (Manilkara kauki L.) dan Getah Jarak Pagar (Jatropha curcas L) pada Bakteri Escherichia coli Penyebab Diare: Antibacterial Activity Test from Syrup of Manila Sawo Fruit (Manilkara kauki L.) and the Sap of Jatropha curcas L. on Escherichia coli Bacteria that Cause Diarrhea Abdul Rahim; Erma Ewisa Oktresia; Riki Riki; Hayyinatusolehah Hayyinatusolehah
Jurnal Sains dan Kesehatan Vol. 4 No. 6 (2022): J. Sains Kes.
Publisher : Fakultas Farmasi, Universitas Mulawarman, Samarinda, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25026/jsk.v4i6.1557

Abstract

Sawo manila (Manilkara kauki L.)  dan Jarak Pagar (Jatropha curcas L.) merupakan beberapa tanaman yang tumbuh di Indonesia, kedua jenis tanaman tersebut berpotensi sebagai antibakteri Escherichia coli. Senyawa bioaktif yang terdapat pada sari buah sawo adalah senyawa tanin, flavonoid dan saponin. Sedangkan jarak pagar merupakan tumbuhan famili Euphorbiaceae dan kandungan senyawa bioaktifnya adalah senyawa flavonoid, tanin dan saponin. Penelitian ini bertujuan untuk menguji aktivitas sediaan sirup dari kombinasi buah sawo dan jarak pagar pada bakteri Escherichia coli penyebab diare. Penelitian ini bersifat eksperimental dengan menggunakan metode kualitatif dan metode difusi. Formulasi sirup sawo manila dan jarak pagar yang digunakan yaitu 20%, 40%, 60%, 80% dengan 4 kali pengulangan. Hasil analisis fitokimia kandungan ekstrak buah sawo (Manilkara zapota L.) dan getah jarak (Jatropa curcas L.) mengandung senyawa kimia saponin, tannin, flavonoid dan alkaloid. Potensi antibakteri formula sirup dari kedua ekstrak buah sawo (Manilkara zapota L.) dan getah jarak (Jatropa curcas L.) termasuk golongan lemah terhadap bakteri Escherichia coli.
KARAKTERISASI EKSTRAK KULIT BAJAKAH KUNING (Unicaria nervosa) Arman Rusman; Baso Didik Hikmawan; Maria Almeida; Hifdzur Rashif Rijai; riki riki; Haeruddin Haeruddin; Herman Herman
Jurnal Farmasi Medica/Pharmacy Medical Journal (PMJ) Vol. 8 No. 1 (2025)
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35799/pmj.v8i1.61327

Abstract

Bajakah is often used by Dayak people as a traditional medicine. This plant belongs to the genus unicaria. Plants in the genus unicaria are known to contain many secondary metabolite compounds which have many pharmacological activities. This research was conducted to look at the characteristics of extracts from yellow bajakah including organoleptic examination, drying shrinkage test, water content test, measurement of extract pH, ash content, heavy metal contamination, microbial contamination. The research results showed that the organoleptic examination met the FHI requirements, the drying loss of the extract was 9.56%, the water content was 4.71%, the pH of the extract was 6.41, the ash content was 6.49%, heavy metal contamination with Pb content parameters <0.0172 mg/ L, Cd <0.0084 mg/L, As <0.0002 mg/L, microbial contamination below normal limits. Based on this, yellow bajakah bark extract has extract characteristics that are in accordance with those specified in the Indonesian Herbal Pharmacopoeia (FHI)