Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

OPINI MASYARAKAT DESA KEDATIM (KEBUNDADAP TIMUR), SARONGGI, SUMENEP TERHADAP TRANSFORMASI LAHAN KONSERVASI MANGROVE MENJADI TEMPAT WISATA Kurniawan, Rio; Wahyudi, Muhtar
JURNAL LENSA MUTIARA KOMUNIKASI Vol. 9 No. 1 (2025): Jurnal Lensa Mutiara Komunikasi
Publisher : UNIVERSITAS SARI MUTIARA INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51544/jlmk.v9i1.5889

Abstract

Opini publik warga sekitar mangrove Kedatim menjadi hal penting untuk keberlangsungan destinasi wisata. Pasalnya perubahan status mangrove menjadi tempat wisata membawa dampak bagi kebiasaan kehidupan baik secara sosial, lingkungan, ekonomi dan sosial. Penelitian ini bertujuan untuk; Mengetahui Opini warga sekitar Mangrove Kedatim terhadap transformasi fungsi konservasi menjadi tempat wisata. Sebanyak 76 responden sebagai sampel menjawab pertanyaan wawancara dengan kuesioner. Sampel ditentukan dengan metode proposional cluster sampling, yaitu penggunaan perwakilan berimbang berdasarkan kelompok klaster. Peneliti harus mengetahui besar kecil unit-unit populasi yang ada, kemudian mengambil wakil dari unit-unit populasi tersebut dengan sistem perwakilan yang berimbang. Hasil penelitian ini menemukan bahwa Opini warga sekitar Mangrove Kedatim terhadap transformasi fungsi konservasi menjadi tempat wisata dalam 3 (tiga) Aspek, yakni Knowledge (Pengetahuan), Attitude (Sikap), Practice (Tindakan) adalah  sebagai berikut. Masyarakat desa Kedatim tahu terhadap lahan konservasi mangrove yang ada didesa tersebut, tahu bahwa lahan mangrove tersebut telah berkembang menjadi lokasi wisata yang dikelola oleh pemerintah desa. Mereka juga mengapresiasi perkembangan lahan konservasi tersebut hingga bisa menjadi lokasi wisata yang terkenal dengan mengedepankan sumberdaya lokal.. Kearifan lokal madura yang percaya pada pemerintah desa (klebun) membuat stabilitas pengelolaan berjalan baik, resistensi masyarakat hanya akan muncul bila terjadi pelanggaran etik, moral, dan agama. Salah satu dari sikpa masyarakat desa kedatim adalah menolak penambahan SDM (impor) pekerja dan pengelola dari daerah lain di lahan tersebut dan berharap pemerintah desa melibatkan lebih banyak warga local. Penelitian ini menemukan keterlibatan tersebut hanya dimaknai sebagai pekerja / pegawai, bukan sebagai pegiat kewirausahaan yang sebenarnya potensial dimanfaatkan oleh masyarakat setempat.
Menakar Faktor Penyebab Lenght Of Stay Wisatawan dari Perspektif Social Media Rosyidi, Moch Imron; Cholil, Ahmad; Wahyudi, Muhtar; Wicaksono, Drajat
Jurnal Interaksi: Jurnal Ilmu Komunikasi Vol 9, No 2 (2025): Jurnal Interaksi: Jurnal Ilmu Komunikasi
Publisher : UMSU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30596/interaksi.v9i2.22309

Abstract

Peningkatan jumlah wisatawan Sumenep pada tahun 2023 naik hingga 300% namun data menunjukkan lama tinggal wisatawan di sumenep tidak berkorelasi dengan jumlah wisatawan dan berdampak pada pemasukan asli daerah yang tidak optimal. Hal ini menjadi alasan menjadikan kajian penting tentang bagaimana suatu destinasi wisata dapat menciptakan daya tarik untuk tinggal lebih lama (length of stay). Tujuan penelitian ini adalah untuk menguji adanya pengaruh pilihan media dengan lama tinggal wisatawan gastronomi. menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif melalui pendekatan regresi, dengan melakukan wawancara dan uji pengaruh melalui respondent yang ditentukan yakni, sejumlah 80 audiens yang menikmati kuliner Sumenep dan tertarik datang dengan promosi media. Hasil regresi linier sederhana menunjukkan bahwa R² adalah 0.557, yang berarti bahwa 55.7% variansi dalam length of stay dijelaskan oleh variabel Pilihan Media. Hasil regresi linier berganda menunjukkan bahwa R² adalah 0.650, yang berarti 65% variansi dijelaskan oleh kombinasi variabel media digital.