Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Peningkatan Pengetahuan Pada Perawat Dan Kader Kesehatan Di Puskesmas Wilayah Kota Cimahi Melalui Pelatihan Terapi Pijat Akupresur Sri Wulandari Novianti; Suharjiman; Rini Mulyati; Lina Safarina; Ismafiaty; Chatarina Suryaningsih; M. Budi Santoso; Yuswandi; Hikmat Rudyana; Hemi Fitriani; Juju Juhaeriah
KAIBON ABHINAYA : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT Vol. 5 No. 1 (2023)
Publisher : Universitas Serang Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30656/ka.v5i1.4190

Abstract

Health problems in Indonesian society are still a challenge to control. In addition to infectious diseases, non-communicable diseases still have a high number in the community. Efforts to improve and maintain health in the community are carried out through medical therapy and complementary traditional therapies. One of the complementary therapies that have been widely researched and safe to do is acupressure massage therapy. Several studies have proven the effectiveness of acupressure massage therapy in overcoming health problems in body system disorders. The S1 Nursing Study Program and the Nursing Profession of FITKES UNJANI in its curriculum include acupressure complementary nursing. As an application and contribution in overcoming health problems in the community, community service is carried out in collaboration with Public Health Centers throughout the Cimahi City Region to increase knowledge about acupressure massage for Nurses and Health Cadres. The results of this community service show there is a significant influence in increasing the knowledge of Nurses and Health Cadres after being given material about acupressure massage therapy. Keywords: Knowledge, Nurses and Health Cadres, Acupressure Massage
Efektivitas Power Pumping dan Breast Care Stimulation Terhadap Produksi ASI, Onset Laktasi, dan Self-Efikasi Pada Ibu Post Seksio Sesarea Ni Nyoman Surti; Murtiningsih Murtiningsih; Fauziah Rudhiati; Hemi Fitriani; Monna Maharani Hidayat
Jurnal Ners Vol. 10 No. 4 (2026)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v10i4.62836

Abstract

Ibu post seksio sesarea memiliki risiko mengalami keterlambatan onset laktasi dan produksi ASI yang tidak adekuat akibat nyeri pascaoperasi, keterbatasan mobilisasi, serta stres psikologis. Intervensi stimulasi laktasi yang efektif diperlukan untuk mendukung keberhasilan menyusui pada periode kritis 48-72 jam postpartum. Penelitian ini bertujuan menganalisis Efektivitas Power Pumping dan Breastcare Stimulation terhadap Produksi Asi, Onset Laktasi dan Self-Efikasi Pada Ibu Post Seksio Caesaria. Penelitian menggunakan desain quasi-experimental pre-test post-test control group. Sampel sebanyak 60 ibu post seksio sesarea di RS Mitra Keluarga Bekasi dibagi menjadi kelompok intervensi (n=30) dan kontrol (n=30). Intervensi berupa kombinasi Power Pumping dan Breast Care Gentle Stimulation diberikan setiap 8 jam selama 48 jam. Pengukuran meliputi onset laktasi, produksi ASI hari ke-3, dan skor Breastfeeding Self-Efficacy Scale-Short Form (BSES-SF). Analisis data menggunakan uji Chi-Square, Mann-Whitney U, Independent Samples T-Test, dan regresi logistik. Intervensi berpengaruh signifikan terhadap percepatan onset laktasi (p<0,001) dan peningkatan produksi ASI hari ke-3 (p<0,001). Proporsi onset laktasi cepat pada kelompok intervensi sebesar 93,3% dibandingkan 43,3% pada kelompok kontrol. Median produksi ASI kelompok intervensi 13,00 mL (IQR 3) versus 9,00 mL (IQR 6) pada kelompok kontrol. Namun, tidak terdapat perbedaan bermakna pada Breastfeeding Self-Efficacy antara kedua kelompok (p=0,530). Analisis multivariat menunjukkan intervensi tetap menjadi faktor dominan terhadap onset laktasi (OR=13,69; 95% CI: 2,96-63,24) dan produksi ASI (OR=6,67; 95% CI: 1,89-23,55) setelah dikontrol faktor perancu. Kombinasi Power Pumping dan Breast Care Gentle Stimulation efektif mempercepat onset laktasi dan meningkatkan produksi ASI pada ibu post seksio sesarea. Intervensi ini direkomendasikan sebagai bagian dari asuhan keperawatan maternitas berbasis bukti untuk mendukung keberhasilan laktasi dini.
Hubungan Derajat Dan Klasifikasi Diastasis Rectus Abdominis Dengan Aktivitas Sehari-Hari Ibu Post Partum Dan Faktor-Faktor Yang Mempengaruhinya Monika Anggelia Tumbol; Hemi Fitriani; Siti Nurbayanti; Murtiningsih Murtiningsih
Jurnal Ners Vol. 10 No. 4 (2026)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v10i4.62984

Abstract

Diastasis Rectus Abdominis (DRA) merupakan kondisi yang dapat ditemukan pada ibu postpartum dan berpotensi berkaitan dengan keterbatasan kemampuan fungsional sehari-hari akibat nyeri punggung bawah. Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan derajat dan klasifikasi DRA dengan dampak nyeri punggung bawah terhadap kemampuan fungsional sehari-hari ibu postpartum serta faktor-faktor yang berhubungan dengannya. Penelitian menggunakan desain cross-sectional dengan 100 ibu postpartum yang dipilih secara purposive sampling. Derajat dan klasifikasi DRA diukur menggunakan kaliper, sedangkan kemampuan fungsional sehari-hari diukur menggunakan Roland-Morris Disability Questionnaire (RMDQ). Analisis dilakukan menggunakan uji Chi-Square, Fisher’s Exact Test, dan regresi logistik ordinal. Hasil penelitian menunjukkan 64% responden mengalami dampak nyeri punggung bawah terhadap kemampuan fungsional sehari-hari dalam kategori berat. Terdapat hubungan yang signifikan antara derajat DRA dengan kemampuan fungsional sehari-hari (p<0,001) dan antara klasifikasi DRA dengan kemampuan fungsional sehari-hari (p<0,001). Analisis multivariat menunjukkan pekerjaan dan derajat DRA berhubungan dengan kemampuan fungsional sehari-hari. Disimpulkan bahwa derajat dan klasifikasi DRA berhubungan dengan kemampuan fungsional sehari-hari ibu postpartum.