Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

PENGARUH SENAM TERA TERHADAP PENURUNAN TEKANAN DARAH PADA LANSIA YANG MENGALAMI HIPERTENSI DI PUSKESMAS DELI TUA TAHUN 2025 manik, maria hermita; Samura, M. Dasril
Jurnal Penelitian Keperawatan Medik Vol 7 No 2 (2025): Jurnal Penelitian Keperawatan Medik
Publisher : Fakultas Keperawatan Institut Kesehatan Deli Husada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36656/jpkm.v7i2.2332

Abstract

Hypertension is a common health problem among the elderly and poses a risk of serious complications such as cardiovascular diseases. The management of hypertension is not only carried out pharmacologically but also through non-pharmacological interventions, one of which is Tera Exercise. Tera Exercise is a physical activity believed to be effective in reducing blood pressure through mechanisms of relaxation, stress management, and improved blood circulation. This study aimed to analyze the effect of Tera Exercise on blood pressure reduction in elderly individuals with hypertension at Puskesmas Deli Tua in 2025. This study employed a quasi-experimental design with a One Group Pretest-Posttest Design. The sample consisted of 23 elderly individuals selected using purposive sampling. Systolic and diastolic blood pressure were measured before and after the intervention using a digital sphygmomanometer. Data were analyzed using the Wilcoxon test to examine differences in blood pressure before and after the intervention. The results showed a significant reduction in blood pressure after the implementation of Tera Exercise (p = 0.001), (p < 0.05). The average reduction in systolic blood pressure was 11.051 mmHg, while the average reduction in diastolic blood pressure was 11 mmHg. These findings indicate that Tera Exercise is effective in lowering blood pressure in elderly individuals with hypertension. Tera Exercise can be recommended as a safe and easy-to-perform non-pharmacological intervention to help manage blood pressure in the elderly. This intervention is expected to be routinely implemented to improve the quality of life of elderly individuals.
Pengaruh Kombinasi Terapi Bobath Dan Aromaterapi Lavender Terhadap Peningkatan Kekuatan Otot Dan Keseimbangan Postural Pasien Pasca Stroke Manik, Maria Hermita; Zuliawati, Zuliawati
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 8, No 2 (2025): September 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v8i2.12238

Abstract

Stroke merupakan istilah yang digunakan untuk menggambarkan perubahan kondisi neurologis karena adanya penyumbatan atau pecahnya arteri pada aliran pembuluh darah ke otak. Kerusakan sel-sel otak pasca stroke dapat menyebabkan kelemahan otot dan gangguan keseimbangan yang berdampak pada aktivitas fungsional sehari-hari. Jika kelemahan otot dan gangguan keseimbangan tidak ditangani secara optimal, kondisi tersebut dapat menetap dan menyebabkan kecacatan jangka panjang, menambah beban psikologis dan ekonomi, baik bagi pasien, keluarga, maupun sistem pelayanan kesehatan. Dalam hal ini, Kombinasi terapi bobath dan aromaterapi lavender merupakan intervensi kombinasi rehabilitasi-komplementer yang dapat menjadi salah satu Solusi alternatif dari permasalahan tersebut. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi pengaruh kombinasi bobath dan aromaterapi Lavender terhadap peningkatan kekuatan otot dan keseimbangan postural pasien pasca stroke. Metode penelitian ini menggunakan desain quasi eksperimen pre-post test dengan kelompok kontrol. Responden terdiri dari 29 orang kelompok intervensi dan 29 orang kelompok kontrol. Kelompok intervensi mendapatkan kombinasi terapi bobath dan aromaterapi Lavender secara bersamaan, dilakukan 2 kali seminggu selama 30-40 menit per sesi dalam 4 minggu sedangkan kelompok kontrol mendapatkan perawatan standar dari Rumah Sakit. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kombinasi terapi bobath dan aromaterapi lavender memiliki pengaruh terhadap perbandingan 2 kelompok, yaitu peningkatan kekuatan otot kaki (p=0,000) dan keseimbangan postural (p=0,000) sehingga metode ini dapat diaplikasikan dalam program rehabilitasi
Pengaruh Kombinasi Brain Gym Dan Terapi Musik Terhadap Fungsi Kognitif Pasien Pasca Stroke Iskemik Di Rumah Sakit Immanuel Bandung Manik, Maria Hermita; Silalahi, Rini Debora; Tane, Reisy
DINAMIKA KESEHATAN: JURNAL KEBIDANAN DAN KEPERAWATAN Vol 14, No 1 (2023): Dinamika Kesehatan: Jurnal Kebidanan dan Keperawatan
Publisher : Universitas Sari Mulia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33859/dksm.v14i1.862

Abstract

Latar Belakang: Stroke iskemik terjadi akibat sumbatan pada pembuluh darah di otak, sehingga mengakibatkan kerusakan hingga kematian sel otak. Salah satu dampak kerusakan sel-sel otak pasca stroke menyebabkan gangguan kognitif. Perbaikan atau peningkatan kognitif dapat dilakukan melalui stimulasi kognitif, salah satunya brain gym dan terapi musik.Tujuan:  untuk mengetahui pengaruh kombinasi brain gym dan terapi musik terhadap fungsi kognitif pada pasien stroke iskemik.Metode: Penelitian quasi experiment dengan control group melibatkan 56 responden yang direkrut dari Rumah Sakit Immanuel Bandung menggunakan consecutive sampling. Responden dibagi menjadi dua kelompok. Kelompok intervensi diberikan brain gym dan terapi musik, sedangkan kelompok kontrol diberikan program standar (fisioterapi) 2 kali seminggu selama 4 minggu. Pengukuran kognitif dilakukan sebanyak 5 kali menggunakan Montreal Cognitive Assessment (MoCA). Data dianalisis menggunakan uji mann whitney dan uji friedman dilanjutkan dengan uji post hoc wilcoxon.Hasil: Hasil uji mann whitney menunjukan perbedaan signifikan skor MoCA pada post pertama hingga ke empat pada kelompok intervensi dibandingkan kelompok kontrol selama penelitian (p0.05). Hasil uji lebih lanjut dengan uji friedman dan post hoc menggunakan wilcoxon test didapatkan hasil bahwa brain gym dan terapi musik efektif meningkatkan skor MoCA.Kesimpulan: ada pengaruh kombinasi brain gym dan terapi musik terhadap perbaikan kognitif pada pasien pasca stroke iskemik di Rumah Sakit Immanuel. Background: Ischemic stroke occurs due to blockage of blood vessels in the brain, resulting in damage to brain cells. One of the impacts of damage to brain cells after a stroke causes cognitive impairment. Cognitive improvement or enhancement can be done through cognitive stimulation, one of which is brain gym and music therapy.Objective: to determine the effect of a combination of brain gym and music therapy on cognitive function in ischemic stroke patients.Methods: A quasi experimental study with a control group involved 56 respondents recruited from Immanuel Hospital Bandung using consecutive sampling. Respondents were divided into two groups. The intervention group was given brain gym and music therapy, while the control group was given a standard program (physiotherapy) 2 times a week for 4 weeks. Cognitive measurements were taken 5 times using the Montreal Cognitive Assessment (MoCA). Data were analyzed using mann whitney test and friedman test followed by wilcoxon post hoc test.Results: The results of the mann whitney test showed a significant difference in MoCA scores at the first to fourth post in the intervention group compared to the control group during the study (p0.05). Further test results with the Friedman test and post hoc using the Wilcoxon test showed that brain gym and music therapy were effective in increasing MoCA scores.Conclusion: there is an effect of a combination of brain gym and music therapy on cognitive improvement in post-ischemic stroke patients at Immanuel Hospital. 
Pengaruh Senam Ergonomik Terhadap Penurunan Tekanan Darah Pada Lansia Yang Menderita Hipertensi Di Puskesmas Deli Tua Tahun 2022 Manik, Maria Hermita; Marlina, Siti; Zuliawati, Zuliawati
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 6, No 2 (2023): September 2023
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v6i2.7714

Abstract

Hipertensi menjadi masalah karena dapat menjadi faktor risiko penyakit stroke dan jantung pada lansia. Pada lansia, tekanan darah penderita hipertensi cenderung tidak stabil karena kurangnya aktivitas, pola makan yang tidak teratur, dan pengobatan yang tidak teratur. Oleh karena itu, diperlukan penanganan yang tepat untuk mencegah tekanan darah yang tidak terkontrol. Ada dua pengobatan yang dapat diberikan pada penderita hipertensi yaitu terapi farmakologis dan non farmakologis. Terapi nonfarmakologi dapat dilakukan dengan aktivitas fisik, salah satunya adalah senam ergonomis. Penelitian bertujuan untuk mengetahui pengaruh senam ergonomis terhadap penurunan tekanan darah pada lansia yang menderita hipertensi. Penelitian pra eksperimen dengan one group pretest-posttest ini melibatkan 30 responden yang direkrut dari Puskesmas Deli Tua dengan menggunakan teknik total sampling. Intervensi latihan ergonomi dilakukan selama 2 minggu dengan menggunakan instrumen lembar observasi dan sphygmomanometer. Hasil uji statistik Wilxocon pada penelitian ini menunjukkan adanya penurunan tekanan darah dengan nilai signifikansi p value sistolik = 0,000 (p0,05) dan p value diastolik = 0,000 (p0,05). Kesimpulan dalam penelitian ini adalah ada pengaruh senam ergonomis terhadap penurunan tekanan darah pada lansia yang menderita hipertensi di Puskesmas Deli Tua. Penelitian ini merekomendasikan agar Puskesmas Deli Tua mempertimbangkan senam ergonomis sebagai bagian dari intervensi dalam mengelola tekanan darah sehingga dapat bermanfaat dan diterapkan pada lansia dengan hipertensi sebagai terapi non farmakologis
The Effectiveness of Psychological Dhikr Therapy in Improving the Quality of Life of Cancer Patients Undergoing Chemotherapy Syahri, Alfi; Marlina, Siti; Rosaulina, Meta; Manik, Maria Hermita; Harigustian, Yayang; Pasambo, Yourisna; Putra, Komang Ardidhana Nugraha
Jurnal Ilmiah Perawat Manado (Juiperdo) Vol 12 No 2 (2024): DESEMBER
Publisher : POLITEKNIK KESEHATAN KEMENTERIAN KESEHATAN MANADO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47718/jpd.v12i2.2524

Abstract

Introduction: Cancer is a chronic disease with increasing prevalence globally, including in Indonesia, and has a significant impact on patients' quality of life. This impact includes not only physical, but also emotional and spiritual aspects, especially for patients undergoing chemotherapy, who often face physical side effects such as fatigue, pain, and psychological disorders such as anxiety and depression. Objective: This study aims to analyze the effectiveness of dhikr therapy in improving the quality of life of cancer patients during chemotherapy. Methods: The study used a quasi-experimental approach with a one-group pre-post test design. The sample consisted of 37 adult cancer patients undergoing chemotherapy at Sembiring General Hospital, selected by purposive sampling technique. Dhikr intervention was conducted for 4 weeks, with data collected using the WHOQOL-BREF questionnaire to measure quality of life, as well as dhikr activity logs. Data analysis used paired t-test to evaluate changes before and after the intervention. Results: This study showed a significant improvement in patients' quality of life after dhikr therapy. The mean change score reached -9.184 with a standard deviation of 4.373, and a p-value of 0.000 (p < 0.05), indicating that this difference was statistically significant. Conclusion: Dhikr therapy is effective in improving the quality of life of cancer patients, especially in the physical, emotional, and spiritual dimensions.