Claim Missing Document
Check
Articles

Found 24 Documents
Search

LITERASI SEKOLAH SEBAGAI PENINGKATAN KUALITAS PENDIDIKAN ASNGADI ROFIQ
Jurnal Tarbiyatuna: Jurnal Kajian Pendidikan, Pemikiran dan Pengembangan Pendidikan Islam Vol. 2 No. 2 (2021): Desember 2021
Publisher : Institut Agama Islam Darussalam Blokagung Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30739/tarbiyatuna.v2i2.1360

Abstract

ABSTRACT This study aims to find out that the growing level of school literacy can improve the quality of education. Library research method using a qualitative approach. It can be concluded that school literacy is very urgent for the world of education. The development of the world of science and technology is so fast in this era of globalization, for that it must be immediately balanced by mastering the science and technology, by learning (reading). Because by not immediately compensating automatically will soon be left behind. Seeing the weaknesses that exist for the Indonesian people, both the ability to read, the love of reading, the lack of reading materials for our students so that they lose or are left behind from other nations, it is only natural that efforts must be made to catch up. There are various efforts, including the promotion of the school literacy movement (SLS). As the Minister of Education and Culture Regulation No.23 of 2015 concerning School Literacy. In the implementation of the school literacy movement that went well by paying attention to the objectives, principles, stages, involving various parties, utilizing infrastructure, maximizing the literacy team, it turned out that it had an impact on improving the quality of education in general and the success of students in particular.
ANALISIS MAKNA PADA BAIT-BAIT GENDING SEBLANG OLEHSARI KECAMATAN GLAGAH KABUPATEN BANYUWANGI (KAJIAN SEMIOTIKA RIFFATERE) Asngadi Rofiq; Cindy Erlita Putri
Jurnal Tarbiyatuna: Jurnal Kajian Pendidikan, Pemikiran dan Pengembangan Pendidikan Islam Vol. 3 No. 1 (2022): Juni 2022
Publisher : Institut Agama Islam Darussalam Blokagung Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30739/tarbiyatuna.v3i1.1682

Abstract

Karya sastra adalah sebuah ekspresi tersendiri bagi seorang sastrawan. Karya sastra dibagi menjadi beberapa bagian, salah satunya adalah sastra lama. Sastra lama adalah karya sastra yang tidak diketahui siapa penulisnya, ia terus berkembang mengikuti zaman hingga hari ini dan diwariskan secara turun temurun dari mulut ke mulut, lebih khususnya ialah sastra lisan. Penelitian kali ini akan membahasa tentang sastra lisan, yakni puisi lama yang menjelma menjadi gending dan mantra bagi masyarakat desa Olehsari. Gending tersebut adalah gending Seblang. Di dalam penelitian ini akan mengulas dan mencari makna dari gending Seblang dengan fokus penelitian, bagaimana ketidaklangsungan ekspresi pada bait-bait gending Seblang Olehsari dan bagaimana makna yang terkandung pada bait-bait gending Seblang Olehsari berdasarkan pembcaan heuristik dan hermeneutik. Dalam penelitian ini menggunakan teori analisis sastra Semiotika Riffatere, yaitu: (1) Ketidaklangsungan ekspresi (2) Pembacaan heuristik dan hermeneutik. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah observasi dan dokumentasi. Penelitian ini menggunakan teknik keabsahan data triangulasi metode. Dalam penelitian ini mendapatkan hasil berupa majas-majas dan makna dari gending Seblang Olehsari. Adapun sebagai berikut: 4 majas simile, 2 majas metafora, 9 majas personifikasi, 1 majas metonimia, 2 majas sinekdoke, 15 majas alegori, 4 ambiguitas, 2 paradoks, 3 nonsense. Makna yang ada di dalam gending Seblang Olehsari dan majas-majas yanga ada di dalamnya. Tujuan dari penelitian ini adalah, supaya bisa berkontribusi dalam pelestarian kebudayaan Indonesia.
ANALISIS KONFLIK PSIKOLOGIS TOKOH LATHIFAH DALAM NOVEL CINCIN KALABENDU KARYA LIZA SAMCHAH Asngadi Rofiq; Zulfatun Naima
Jurnal Tarbiyatuna: Jurnal Kajian Pendidikan, Pemikiran dan Pengembangan Pendidikan Islam Vol. 3 No. 2 (2022): Desember 2022
Publisher : Institut Agama Islam Darussalam Blokagung Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30739/tarbiyatuna.v3i2.1937

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menjelaskan (1) bentuk karakter tokoh Lathifah dalam novel Cincin Kalabendu karya Liza Samchah; (2) bentuk konflik psikologis tokoh Lathifah dalam novel Cincin Kalabendu karya Liza Samchah; (3) usaha-usaha penyelesaian konflik psikologis tokoh Lathifah dalam novel Cincin Kalabendu karya Liza Samchah. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan psikologi sastra. Pengumpulan data dilaksanakan dengan teknik membaca dan mencatat. Teknik keabsahan data dititikberatkan pada pengujian kepercayaan yang terdiri dari dua cara, yaitu ketekunan pengamatan serta menggunakan kecukupan referensi. Teori yang peneliti gunakan dalam penelitian ini yaitu teori Sigmund Freud. Hasil dari penelitian menyimpulkan bahwa karakter tokoh Lathifah meliputi tiga dimensi yaitu (1) dimensi fisiologis (ciri badan, usia, jenis kelamin, dan keadaan tubuh). (2) dimensi sosiologis (kehidupan masyarakat, status social, pekerjaan, keturunan, pendidikan, dan agama). (3) dimensi psikologis (mentalitas, keinginan, perasaan pribadi. Bentuk konflik yang dialami tokoh Lathifah yaitu meliputi (1) kesedihan (2) keresahan (3) kecemasan (4) merasa terpojokkan (5) rasa curiga. Sedangkan bentuk usaha penyelesaian konflik tokoh Lathifah yaitu meliputi (1) sublimasi (2) denial (3) reaksi, dan (4) represi.
ANALISIS GAYA BAHASA DAN NILAI MORAL DALAM NOVEL A3 KARYA PUTRI NAFISATUL MASRUROH TAHUN 2024 KAJIAN STILISTIKA Rikha Nafisatur Rosyidah; Asngadi Rofiq
Jurnal Tarbiyatuna: Jurnal Kajian Pendidikan, Pemikiran dan Pengembangan Pendidikan Islam Vol. 5 No. 1 (2024): Juni 2024
Publisher : Institut Agama Islam Darussalam Blokagung Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30739/tarbiyatuna.v5i1.3359

Abstract

Penelitian ini memiliki tujuan, diantaranya: (1) Menjelaskan kebahasaan yang menyatakan gaya Bahasa apa saja yang terkandung dalam novel A3 karya putri nafisatul masruroh. (2) Mendeskripsikan nilai moral apa saja yang ada di dalam novel A3 karya putri nafisatul masruroh. Dalam penelitian ini peneliti menggunakan sebuah metode kualitatif yang bersifat deskriptif yaitu dengan memahami permasalahan yang dikaji dalam penelitian tersebut, kemudian menyajikan teks pada novel A3 karya Putri Nafisatul Masruroh sebagai data, mengkaji makna gaya Bahasa dan nilai moral dengan menggunakan ilmu stilistika. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan teknik pustaka dan teknik Simak catat yaitu dengan cara membaca isi novel “A3 karya Putri Nafisatul Masruroh” kemudian mencatat berbagai kata, frasa dan kalimat yang mengandung makna gaya bahasa dan nilai moral ke dalam bentuk tulis. Setelah itu, membaca ulang sumber data yang diteliti dan memilih bagian novel yang relevan untuk dikaji pada penelitian ini. Hasil penelitian menunjukkan bahwa wujud dari gaya Bahasa perbandingan ada (4), yaitu: metafora, perumpamaan, personifikasi dan depersonifikasi. Untuk gaya Bahasa metafora terdapat (15), untuk gaya Bahasa perumpamaan terdapat (11), untuk gaya Bahasa personifikasi terdapat (5), untuk gaya Bahasa depersonifikasi terdapat (3) dan untuk nilai moral terdiri dari tiga jenis, yakni, nilai moral dalam hubungan manusia dengan Tuhannya dengan varian beriman dan shalat. Nilai moral dalam hubungan manusia dengan diri sendiri memiliki varian kesabaran dan tanggung jawab. Nilai moral hubungan manusia dengan manusia lain dengan varian, nasihat orang tua kepada anak, kasih sayang, dan nasihat antarteman..