Ariq Nurjannah Irbah
UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta

Published : 4 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

The Role of Career Parents In Developing Social-Emotional Early Childhood Ariq Nurjannah Irbah; Suyadi Suyadi; Ahmad Syafi'i Mufadzilah Riyadi; Ucik Hidayah Binsa
JOYCED: Journal of Early Childhood Education Vol. 2 No. 2 (2022): JOYCED : Journal of Early Childhood Education
Publisher : PROGRAM STUDI MAGISTER PENDIDIKAN ISLAM ANAK USIA DINI (PIAUD) FAKULTAS ILMU TARBIYAH DAN KEGURUAN UIN SUNAN KALIJAGA YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14421/joyced.2022.22-11

Abstract

Career women are women who play a role in the household as well as play a role outside the home. This study discusses the role of career parents in developing social-emotional early childhood at Tunas Muda Magetan Kindergarten. This research aims to; find out information about the extent of parenting parents who have a career in developing social-emotional early childhood. This type of research used a qualitative research approach in the nature of a case study with a population of parents of early childhood at Poncol Magetan. The sampling technique is purposive sampling. Spread over 3 Kindergartens in Poncol District with a sample of 75 parents in Poncol. Data collection was in the form of questionnaires and interviews. Based on data analysis, it shows that there is a role for career parents in developing children's social-emotional development. From the study, it was found that role for career parent has an influence on the development of children's social abilities. This parenting style has the effect of giving children the opportunity and freedom to choose sincere actions and approaches, fostering attitudes and habits such as cooperation, mutual respect, tolerance and responsibility, because it can develop social and emotional development. Feel loved, valued, safe, competent and optimize their abilities.
Strategi Mengembangkan Rasa Percaya Diri Pada Anak Usia Dini Rifqi Humaida; Erni Munastiwi; Ariq Nurjannah Irbah; Nurul Fauziah
Kindergarten: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Indonesia Vol. 1 No. 02 (2022): Kindergarten : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Indonesia
Publisher : UIN Kiai Ageng Muhammad Besari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Orang tua, guru dan lingkungan disekitar anak merupakan satu kesatuan yang tidak dapat dipisahkan karena mempunyai peranan penting dalam memberikan dorongan dan rangsangan untuk membantu menumbuhkan percaya diri pada anak. Berdasarkan hasil pengamatan awal yang telah dilakukan di RA Muslimat NU 200 Al-Fitroh Mlarak, Mlarak, Ponorogo yang terjadi pada proses pembelajaran, tidak semua anak usia dini memiliki rasa percaya diri yang tinggi. Berdasarkan hal tersebut maka penelitian ini bertujuan untuk mengetahui strategi apa yang dapat dilakukan untuk menumbuhkan rasa percaya diri pada anak usia dini, ciri-ciri anak yang memiliki rasa percaya diri, kemudian juga untuk mengetahui faktor-faktor apa saja yang mempengaruhi kepercayaan diri pada anak. Penelitian ini bersifat kualitatif dengan pengumpulan data melalui metode observasi, wawancara dan dokumentasi. Adapun sumber data dari penelitian ini adalah guru dan orang tua analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah Miles and Huberman, kemudian dalam pengeceken keabsahan data menggunakan triangulasi. Hasil penelitian yang ditemukan ada beberapa strategi yang dapat dilakukan oleh orang tua dan juga guru untuk mengembangkan rasa percaya diri pada anak usia dini, diantaranya menjadi pendengar yang baik, menunjukan sikap menghargai, jangan gampang melarang anak, jangan langsung “menyelamatkan” anak, memupuk minat dan bakat anak, mengajak anak untuk memecahkan masalah, memberikan kesempatan anak untuk berinteraksi dengan orang dewasa, mengajak anak untuk berkhayal mengenai masa depan.
Strategi Pembelajaran Pendidikan Agama Islam Bagi Anak Berkebutuhan Khusus Rifqi Humaida; Khamim Zarkasih Putro; Iin Anggryani; Ariq Nurjannah Irbah; Nurul Fauziah
Kindergarten: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Indonesia Vol. 2 No. 01 (2023): Kindergarten : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Indonesia
Publisher : UIN Kiai Ageng Muhammad Besari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pembelajaran menjadi aktivitas terpogram dan terencana dalam mengarahkan peserta didik melalui kompetensi professional, kepribadian, sosial, dan pedagogik Anak berkebutuhan khusus memiliki karakteristik yang berbeda dengan anak normal pada umumnya sehingga anak berkebutuhan khusus melaksanakan pembelajaran pendidikan agama Islam dengan perencanaan yang matang untuk menghasilkan pemahaman, kemampuan dan keterampilan keagamaan pada anak berkebutuhan khusus sebagai fondasi bagi keimanan. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui strategi guru dalam pembelajaran pendidikan agama Islam bagi anak berkebutuhan khusus di taman kanak-kanak. Jenis penelitian deskriptif dengan menggunakan pendekatan kualitatif menjadi metode pada penelitian ini. Pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi dan dokumentasi. Data penelitian digolongkan pada data primer dan data sekunder. Teknik analisis data menggunakan analisis pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa strategi pembelajaran pendidikan agama islam bagi anak usia dini dimulai dengan membuat perencanaan pembelajaran yang sesuai dengan kebutuhan setiap anak, kemudian juga menyiapkan media pembelajaran sebagai pendukung.
Program Pra Sekolah Inklusi Pasca Pandemi Covid-19 Ariq Nurjannah Irbah
Kindergarten: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Indonesia Vol. 2 No. 01 (2023): Kindergarten : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Indonesia
Publisher : UIN Kiai Ageng Muhammad Besari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendidikan inklusif adalah layanan pendidikan yang memberikan kemampuan kepada semua siswa yang berkelainan dan berpotensi cerdas atau berbakat istimewa untuk mengikuti pembelajaran siswa lainnya. Penelitian ini bertujuan untuk memahami program PAUD inklusif dalam konteks pasca pandemi covid 19, bagaimana bentuk program PAUD inklusif dikembangkan dan faktor-faktor apa saja yang mempengaruhi keberhasilan dan kegagalan implementasi program PAUD inklusif. Format program termasuk PAUD dikembangkan di atas program PAUD reguler yang dimodifikasi. Persiapan program integrasi PAUD tergantung pada jenis gangguan, tingkat keparahan gangguan, dan hasil penilaian yang dilakukan. Format program disesuaikan dengan aspek pengembangan nilai-nilai agama dan moral, pengembangan gerak fisik, pengembangan kognitif, pengembangan bahasa, pengembangan sosial emosional dan seni. Faktor penghambat dalam pelaksanaan program PAUD inklusi antara lain keterbatasan informasi tentang PAUD inklusi, pelatihan guru yang tidak memadai, dan kurangnya referensi tentang PAUD inklusi. Elemen pendukungnya antara lain bekerja sama secara holistik untuk memudahkan orang tua, guru, dan terapis dalam memberikan pendidikan yang komprehensif dan terintegrasi. Disarankan agar PAUD bekerja sama dengan pengelola sekolah inklusi untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan guru.