Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

The Effect of Agility Drill Training on Agility Dribbling Techniques of Young Female Football Players Fatoni Yanuar Akhmad Budi Sunaryo; Sugiyanto Sugiyanto; Hanik Liskustyawati; Slamet Riyadi
JUMORA: Jurnal Moderasi Olahraga Vol 2 No 2 (2022): JUMORA: Jurnal Moderasi Olahraga
Publisher : Universitas Ma'arif Nahdlatul Ulama Kebumen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53863/mor.v2i2.512

Abstract

This study aims to examine the differences in the impact of variations in agility drills with ladders and wickets on agility dribbling techniques in young women's soccer players. Thirty-six people act as the research population who are young female soccer athletes aged 13-18 years and living in Surakarta. This study uses random sampling to determine the research sample of 32 people. Meanwhile, the research design used was experimental research with a 2x2 factorial design. Researchers apply a treatment combined with pre-test and post-test to obtain research data. In addition, the Illinois Agility Test with Ball is the research instrument used in this study. This study uses ANOVA as a data analysis technique. According to the study findings, there is a finding that the effect of the hurdles agility training method is higher when compared to the ladder drill agility training method. This finding is evidenced by the results obtained from the ANOVA test that there is a significant difference in the effect because the significance value of p is 0.005 <0.05, and the F value is 9.498. Thus, the researcher concludes that there is a significant difference in the impact of variations in goal agility training methods and ladder drill agility on the agility of the dribbling technique of young women's soccer players. Researchers hope that the findings of this study can help players and coaches improve training methods so players can develop their agility dribbling techniques optimally. Keywords: Agility dribbling technique, Agility drill training, Young female football players.
Penanaman Karakter: Upaya Peningkatan Karakter Positif Atlet Sepakbola Usia Muda Kabupaten Kulon Progo Utomo, Suryo; Miftachurochmah, Yulvia; Sunaryo, Fatoni Yanuar Akhmad Budi
Jurnal Pengabdian Olahraga Masyarakat Vol 6, No 2 (2025): Juli 2025
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/jpom.v6i2.22555

Abstract

Tujuan kegiatan pengabdian ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan pelatih dan orangtua mengenai cara penanaman karakter positif bagi atlet sepakbola muda, meningkatkan penerapan karakter positif di lapangan dan luar lapangan bagi atlet sepakbola muda di Kabupaten Kulon Progo. Metode pelaksanaan kegiatan pengabdian ini terbagi dalam tiga tahap yaitu tahap persiapan, tahap pelaksanaan, dan monitoring serta evaluasi. Instrumen yang digunakan dalam kegiatan pengabdian yaitu angket kuesinoer karakter positif bagi pelatih dan orangtua serta lembar observasi yang ditujukan untuk mengamati penerapan karakter positif atlet sepakbola muda pada saat latihan maupun pertandingan. Hasil kegiatan pengabdian menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan dalam pengetahuan pelatih dan orangtua setelah mengikuti kegiatan pengabdian, selain itu implementasi karakter positif atlet sepakbola muda juga mengalami peningkatan yang signifikan. Kegiatan ini menekankan pentingnya penanaman nilai karakter yang komprehensif pada saat proses latihan maupun di luar latihan untuk meningkatkan karakter positif atlet pesepakbola muda sehingga dapat mewujudkan atlet sepakbola yang berprestasi dan memiliki karakter positif.
Potensi Penggunaan Film Sebagai Alat Promosi Penyuluhan Kesehatan dalam Komunitas Fatoni Yanuar Akhmad Budi Sunaryo; Adib Febrianta; Indira Illiyana
Indonesian Journal of Applied Science and Technology Vol. 5 No. 2 (2024): Edisi Juli-Desember 2024
Publisher : Indonesian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Studi ini mengeksplorasi potensi penggunaan film sebagai alat promosi penyuluhan kesehatan dalam komunitas di masyarakat, dengan fokus pada peningkatan pengetahuan, sikap dan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS). Metode analisis dokumen dengan paradigma konstruktivis digunakan, dimana jurnal dan buku teks dari internet dan sumber akademis dipelajari untuk mendukung perancangan dan pembuatan produk alat promosi kesehatan, khususnya film pendek yang efektif. Hasil penelitian menyoroti 9 elemen penting yang harus dimiliki film untuk menyampaikan pesan kesehatan secara efektif, antara lain: tujuan pembuatan film, tema, isi pesan, alur yang jelas, konflik. Konflik muncul dalam cerita film dan bahasa film, runtime, layout, art yang menarik, dan karakterisasi yang kuat. Kajian ini memberikan kajian mendalam mengenai potensi pemanfaatan film sebagai alat promosi kesehatan untuk mencapai tujuan peningkatan PHBS di masyarakat.
Peran Media Sosial Sebagai Upaya Promosi Kesehatan Masyarakat Adib Febrianta; Fatoni Yanuar Akhmad Budi Sunaryo; Lydia Satyaningtias Lukita
Indonesian Journal of Applied Science and Technology Vol. 6 No. 2 (2025): Edisi Juli-Desember 2025
Publisher : Indonesian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Promosi kesehatan adalah proses mengupayakan individu-individu dan masyarakat untuk meningkatkan kemampuan mereka dengan mengandalkan faktor-faktor yang mempengaruhi kesehatan sehingga dapat meningkatkan derajat kesehatannya. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui dan menganalisis peran dan efektivitas media sosial sebagai upaya promosi Kesehatan. Penelitian ini menggunakan metode literature review dengan menyusun informasi artikel ini melalui melakukan pencarian sumber artikel yang sesuai dengan kriteria yang ditentukan, yaitu artikel jurnal yang diakses pada portal Google Scholar, DOAJ, Sinta dan PubMed dalam bentuk pdf full text. Hasil penelitian menunjukkan aplikasi WhatsApp dapat digunakan untuk mengajarkan kesehatan remaja dengan berdiskusi, melakukan wawancara, atau mengirim dokumen seperti leaflet, video, atau gambar komik. Edukasi melalui video yang digabungkan dengan leaflet di aplikasi terbukti lebih efektif dari pada hanya menggunakan satu video atau leaflet. Salah satu inovasi yang bagus untuk dikembangkan di masyarakat adalah promosi kesehatan berbasis media sosial untuk kaum millennial. Kaum millennial biasanya menggunakan media sosial dalam kehidupan sehari-hari mereka, seperti Facebook, Instagram, YouTube, Twitter, dan Blog. Media sosial di internet memiliki potensi besar untuk mempromosikan kesehatan dan intervensi kesehatan lainnya, dan membuatnya lebih mudah untuk mencapai sasaran pada setiap tingkat.
Peran Media Promosi Kesehatan dalam Kampanye Anti Merokok pada Remaja Adib Febrianta; Fatoni Yanuar Akhmad Budi Sunaryo; Chyntia Dwi Permata Sari
Indonesian Journal of Applied Science and Technology Vol. 6 No. 2 (2025): Edisi Juli-Desember 2025
Publisher : Indonesian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Merokok merupakan salah satu faktor risiko utama beberapa penyakit kronis yang dapat menyebabkan kematian. Efek negatif yang ditimbulkan rokok untuk kesehatan pada remaja cukup besar. Pendidikan tentang bahaya merokok perlu dimulai sejak dini agar penerus bangsa tidak terkena penyakit yang kronis akibat merokok dan kecanduan untuk merokok sejak dini bahkan kematian dan bukan hanya berkutat dengan itu tapi juga merusak emosional dan perilaku. Pemberian informasi kesehatan menggunakan bermacam macam media promosi kesehatan seperti video bahaya merokok bagi tubuh, media cetak (leaflet), media elektronik (iklan layanan masyarakat) dan ada edukasi tentang kampanye anti-merokok. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh penggunaan media promosi kesehatan terhadap peningkatan pengetahuan bahaya merokok pada remaja melalui literature riview. Hasilnya dari penggunaan berbagai macam media promosi kesehatan ada kenaikan presentase yang efektif pada pengetahuan remaja tentang bahaya merokok bagi kesehatan.