Vecky A.J Masinambow
EKONOMI PEMBANGUNAN-FEB-UNSRAT

Published : 14 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

Pengaruh Tingkat Pendidikan Dan Investasi Terhadap Penyerapan Tenaga Kerja Di Provinsi Sulawesi Utara ( Studi Pada Kota - Kota Di Sulawesi Utara) Rifaldo Silalahi; Vecky A.J Masinambow; Mauna Th. B. Maramis
Jurnal Berkala Ilmiah Efisiensi Vol. 23 No. 8 (2023)
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Permasalahan utama pada sektor ketenagakerjaan terletak pada tingkat kesempatan kerja yang tersedia. Semakin bertambahnya jumlah penduduk maka akan semakin banyak jumlah angkatan kerja yang ada. Bertambahnya angkatan kerja yang tidak diikuti dengan tersedianya lapangan dan kesempatan kerja akan menimbulkan pengangguran. meningkatnya angka pengangguran akan mengakibatkan pemborosan sumber daya dan potensi angkatan kerja yang ada, meningkatnya beban masyarakat, dan mendorong terjadinya peningkatan keresahan sosial, serta manghambat pembangunan ekonomi dalam jangka panjang. Kegiatan ekonomi harus terus tumbuh dan berkembang lebih cepat dari pertambahan jumlah orang yang mencari pekerjaan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat pendidikan dan investasi terhadap penyerapan tenaga kerja di kota – kota Provinsi Sulawesi Utara. Jenis penelitian yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif, dengan menggunakan data sekunder dari tahun 2010-2021 dengan silang tempat 4 kota di Provinsi Sulawesi Utara. Metode analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis regresi data panel dan diolah menggunakan Eviews 9. Hasil regresi menunjukan bahwa secara parsial variabel tingkat pendidikan berpengaruh positif dan signifikan terhadap penyerapan tenaga kerja. Variabel investasi berpengaruh positif dan signifikan. Tingkat pendidikan dan investasi secara simultan berpengaruh terhadap penyerapan tenaga kerja di kota – kota Provinsi Sulawesi Utara. Kata Kunci : Tingkat Pendidikan, Investasi, Penyerapan Tenaga Kerja, Angkatan Kerja.
Dampak Pandemi COVID-19 Terhadap Pendapatan Orang Tua Mahasiswa Toraja Di Unsrat Studi Kasus PKKT BKM Manado Sain Bin Doni; Vecky A.J Masinambow; Agnes L. Ch. P. Lapian
Jurnal Berkala Ilmiah Efisiensi Vol. 23 No. 8 (2023)
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Covid-19 pertama kali muncul di pasar hewan kota Wuhan Provinsi Hubei Tiongkok yang dilaporkan oleh WHO China Country Office pada 31 Desember 2019. Kasus covid-19 Di Indonesia pertama disampaikan langsung Presiden RI Joko Widodo bersama Mentri Kesehatan Terawan Agus Putranto di Istana Merdeka, Jakarta. Kasus covid-19 pertama di Indonesia ini bermula dari adanya warga negara asing (WNA) asal jepang yang positif covid-19 yang mengunjungi Indonesia. Dampak negatif covid-19 terhadap ekonomi sangat terasa karena hal ini menyentuh berbagai lapisan masyarakat, salah satunya tersendatnya kebutuhan primer manusia. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak pengaruh pandemi covid-19 terhadap pendapatan orang tua mahasiswa toraja dengan studi kasus PKKT BKM Manado. Data yang digunakan pada penelitian ini adalah data primer dengan menggunakan kuesioner dalam bentuk skala likert lewat google form serta observasi. Metode yang digunakan untuk menjawab hipotesis ini adalah metode analisis Uji Beda (t-test). Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan, maka dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan antara pendapatan orang tua mahasiswa sebelum dan selama pandemi covid-19. Kata Kunci: Pendapatan, Covid-19, Pendidikan, Kesehatan
Strategi Kebijakan Pemulihan Ekonomi Nasional Pada Sektor Umkm Pasca Pandemi Covid-19 di Kota Manado Majesty Ester Eunike Pelealu; Vecky A.J Masinambow; Jacline I. Sumual
Jurnal Berkala Ilmiah Efisiensi Vol. 23 No. 10 (2023)
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pada awal tahun 2020, Pemerintah Indonesia mengumumkan bahwa ada virus berbahaya yang masuk ke Indonesia yaitu Virus Covid-19. Disaat itu juga , Pemerintah Republik Indonesia mengeluarkan kebijakan baru yaitu Pembatasan Sosial Skala Besar (PSBB). Disaat itu segala hambatan mulai terjadi dari segalasector yang ada di Indonesia, terutama pada sector UMKM yang mengalami keterpurukan yang luar biasa. Segala upaya yang dilakukan oleh pemerintah pusat maupun daerah untuk memulihkan sector-sektor yang berperan besar terhadap perekonomian nasional yang salah satunya yaitu UMKM yang menjadi salah satupilar penting bagi perekonomian nasional maupun daerah. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahuistrategi kebijakan yang dilakukan oleh Pemerintah dalam pemulihan Ekonomi sektor UMKM pascapandemi di Kota Manado. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif.Teknik analisis dalam penelitian ini menggunakan Analisis SWOT dengan untuk menganalisis kebijakan pemerintah terkait Pemulihan Ekonomi Sektor UMKM di Kota Manado. Hasil kesimpulan dalam penelitian ini yaitu ditetapkannya 3 poin prioritas untuk strategi yang dilakukan. Strategi ini memungkinkan Pemerintah Kota Manado untuk memperoleh peluang dalam program Pemulihan Ekonomi sector UMKM. Pemerintah telahmemberikan berbagai macam upaya untuk membantu sector UMKM diantaranya memberikan bantuankepada pelaku UMKMdan melakukan monitoring dan evaluasi terkait dengan kebijakan dan bantuanbantuan yang diberikan.Kata Kunci: Pandemi Covid-19; Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM); Kebijakan Ekonomi; Pemulihan Ekonomi Nasional
Analisis Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Tingkat Pengangguran di Kabupaten Minahasa Gidion Sanli Mangirang; Vecky A.J Masinambow; Irawaty Masloman
Jurnal Berkala Ilmiah Efisiensi Vol. 23 No. 10 (2023)
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendidikan, upah minimum dan indeks pembangunan manusia merupakan faktor yang mempengaruhi tingkat pengangguran di karenakan semakin tinggi pendidikan seseorang, maka semakin tinggi juga kemampuan dan kesempatan bekerja. Upah merupakan hak yang harus di bayar terhadap jasa yang telah di berikan. Semakin tinggi upah yang di bayarkan, maka semakin tinggi partisipasi seseorang untuk bekerja. Indeks pembangunan manusia yang semakin tinggi menggambarkan dari segi standar pendidikan, derajat kesehatan dan mutu ekonomi keluarga terus membaik, sehingga daya beli masyarakat terus meningkat yang nanti berpengaruh pada penurunan tingkat pengangguran. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pendidikan, upah minimum dan indeks pembangunan manusia terhadap tingkat pengangguran di Kabupaten Minahasa. Data yang di gunakan dalam penelitian ini adalah data sekunder dengan periode pengamatan sebelas tahun yaitu tahun 2010-2020. Metode analisis yang di gunakan dalam penelitian ini adalah regresi linear berganda. Perangkat lunak yang di gunakan untuk melakukan analisis adalah Eviews 10. Hasil penelitian menunjukan bahwa variabel pendidikan berpengaruh positif dan signifikan terhadap tingkat pengangguran. Variabel upah minimum berpengaruh negatif dan signifikan terhadap tingkat pengangguran. Variabel indeks pembangunan manusia berpengaruh negatif dan signifikan terhadap tingkat pengangguran. Dan secara bersama-sama variabel pendidikan, upah minimum, dan indeks pembangunan manusia berpengaruh signifikan terhadap tingkat pengangguran di kabupaten minahasa.Kata Kunci : Pendidikan; Upah Minimum; Indeks Pembangunan Manusia; Tingkat Pengangguran