Claim Missing Document
Check
Articles

Found 26 Documents
Search

Pelatihan Sadar Gizi Kader dan Keluarga untuk Pencegahan Diabetes Melitus, Sebuah Upaya Pencegahan Komplikasi Dini Penyakit Metabolik melalui Pendekatan Healthy and Active Lifestyle Damayanti, Imas; Romadhona, Nur Faizah; Heryati, Euis; Wijayanti, Kurnia Eka
ABMAS Vol 24, No 2 (2024): Jurnal Abmas, Desember 2024
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/abmas.v24i2.76023

Abstract

Pengabdian kepada Masyarakat ini diselenggarakan berbasis bidang ilmu kedokteran. Khalayak sasaran Program Pengabdian Masyarakat Berbasis Bidang Ilmu ini adalah para kader dan keluarga pasien geriatri (lansia) yang menderita penyakit diabetes melitus yang berada di lingkungan sekitar Universitas Pendidikan Indonesia. Permasalahan khalayak sasaran (kader dan keluarga) adalah kurangnya pengetahuan dan keterampilan dalam mendampingi pasien melaksanakan empat pilar penanganan diabetes melitus. Metode yang dilakukan meliputi penyuluhan dan pelatihan keterampilan empat pilar: Edukasi bagi pasien; Perencanaan makan; Pendampingan intervensi farmakologis dan Pendampingan olahraga kesehatan. Target luaran dari kegiatan ini adalah Publikasi di Jurnal PkM, Publikasi di Media Massa, Hak Kekayaan Intelektual, publikasi di channel Youtube.
IMPLEMENTASI METODE MACHINE LEARNING UNTUK MENGKLASIFIKASI AKTIVITAS FISIK PADA REMAJA BERBASIS DATA KUESIONER Kartini, Dini Siti Cahya; jajat, jajat; Ruhayati, Yati; Sultoni, Kuston; suherman, adang; damayanti, imas; rahayu, nur indri
Jurnal Kesehatan dan Olahraga Vol. 7 No. 2 (2023): September 2023
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/ko.v7i2.51576

Abstract

Penggunaan artificial intelligence (AI) dalam berbagai bidang kehidupan termasuk aktivitas fisik dan olahraga menjadi salah satu yang sedang trending pada saat ini. Adapun tujuan penelitian ini adalah mengklasifikasi aktivitas fisik dengan metode machine learning berbasis data kuesioner berdasarkan waktu aktivitas dan Metabolic Equivalent of Task (MET). Subjek penelitian ini adalah 779 orang remaja usia 17-21 tahun (M+SD = 19,34+0,39) yang berasal dari siswa SMA dan Mahasiswa di Jawa Barat. International Physical Activity Questionnaire “ Short Form (IPAQ SF) digunakan untuk mengumpulkan data aktivitas fisik. Adapun algoritma machine learning yang digunakan yaitu decision tree. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa akurasi performa decision tree untuk mengklasifikasi aktivitas fisik berdasarkan variabel atribut kalkulasi MET lebih tinggi dibandingkan dengan atribut waktu aktivitas fisik (93% ; 86,67%). Algoritma decision tree memiliki akurasi tinggi dalam mengklasifikasi aktivitas fisik dengan atribut kalkulasi MET di setiap level. Analisis lebih lanjut dengan algoritma berbeda diperlukan untuk mengkaji performa terbaik. Kata kunci: aktivitas fisik, artificial intelligence, MET, decision tree
RELIABILITAS PITTSBURGH SLEEP QUALITY INDEX VERSI BAHASA INDONESIA PADA LANSIA AKTIF BEROLAHRAGA Sadewa, Fanuelciho; Ruhayati, Yati; Jajat, Jajat; Sultoni, Kuston; Suherman, Adang; Damayanti, Imas; Rahayu, Nur Indri
Jurnal Kesehatan dan Olahraga Vol. 8 No. 1 (2024): Maret 2024
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/ko.v8i1.56927

Abstract

Seiring bertambahnya usia, volume dan kualitas tidur biasanya akan semakin berkurang. Kualitas tidur salah satunya dikaitkan dengan aktivitas fisik dan olahraga. Namun demikian untuk mengukur kualitas tidur pada kelompok spesifik populasi yang aktif berolahraga masih terbatas, khususnya di Indonesia. Tujuan penelitian ini yaitu menguji reliabilitas dan validitas Pittsburgh Sleep Quality Index (PSQI) versi Indonesia. Pengujian validitas dan reliabilitas dilakukan tiga tahap, yaitu validitas bahasa, validitas & reliabilitas keterbacaan serta validitas & reliabilitas konstruk. Penelitian ini melibatkan 200 orang partisipan lansia berusia 60 “ 77 tahun yang aktif di klub olahraga. Pengolahan dan analisis data dengan menggunakan correct item total correlation dan Cronbach™s alpha. Hasil penelitian menunjukkan bahwa PSQI versi Bahasa Indonesia pada populasi lansia yang aktif di klub olahraga memiliki reliabilitas yang rendah nilai Cronbach™s Alpha 0,4. Metode analisis seperti confirmatory factor analysis diperlukan untuk penelitian lebih lanjut.
ANALISIS GANGGUAN MENSTRUASI PADA ATLET BOLA VOLI NASIONAL Novianti, Berliana; Ruhayati, Yati; Damayanti, Imas; Jajat, Jajat; Ugelta, Sudirniaty; Sultoni, Kuston; Suherman, Adang
Jurnal Sains Riset Vol 14, No 1 (2024): April 2024
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Jabal Ghafur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47647/jsr.v14i1.2345

Abstract

Berolahraga dengan intensitas tinggi dapat menyebabkan perubahan hormonal, yang pada akhirnya dapat menyebabkan gangguan menstruasi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh gangguan menstruasi diantaranya usia, aktivitas fisik, dan usia menarche. Metode penelitian yang digunakan kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional. Teknik pengambilan sampel yaitu simple random sampling dengan metode proporsional. Instrument yang di gunakan pada penelitian menggunakan kuesioner google form. Analisis data menggunakan analisis regresi linear berganda. Hasil penelitian menunjukkan terdapat pengaruh yang signifikan usia, aktifitas fisik dan usia menarche secara keseluruhan terhadap gangguan menstruasi, tidak terdapat pengaruh yang signifikan pada usia terhadap gangguan menstruasi, terdapat pengaruh yang signifikan pada aktifitas fisik terhadap gangguan menstruasi, terdapat pengaruh yang signifikan pada usia menarche terhadap gangguan menstruasi, sumbangan pengaruh dari usia, aktifitas fisik dan usia menarche sebesar 44,6% pada gangguan menstruasi.
EATING DISORDER DAN MUSCLE DYSMORPHIA PADA BINARAGA WANITA Mahardika Amareksa, I Putu Tegar; Ugelta, Surdiniaty; Jajat, Jajat; Sultoni, Kuston; Suherman, Adang; Damayanti, Imas; Ruhayati, Yati
Jurnal Sains Riset Vol 14, No 1 (2024): April 2024
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Jabal Ghafur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47647/jsr.v14i1.2340

Abstract

Banyaknya tekanan untuk menjadi kurus menyebabkan adanya dampak tidak baik bagi tubuh. Eating Disorder ( ED )  menjadi masalah utama bagi binaraga wanita dalam melaksanakan aktivitasnya yang dapat menyebabkan Muscle Dysmorphia ( MD ). Tujuan penelitian ini adalah melihat adakah hubungan antara ED dengan MD pada binaraga wanita. Penelitian ini melibatkan 20 sampel yang dimana sampel tersebut wanita yang aktif melakukan aktifitas GYM dengan usia 19-25 tahun. Penelitian ini menggunakan test seperti Eating Atitude Test ( EAT-26) dan From the Drive for Muscularity Scale ( DMS ). Setelah melakukan uji korelasi hasil penelitian ini menunjukan bahwa tidak adanya hubungan yang signifikan antara ED dengan MD pada binaraga wanita, hal ini disebakan karena banyaknya subjek yang malu memberikan informasi mengenai tubuh.Kata kunci: ED, MD, Binaraga, Wanita
Aktivitas Fisik Generasi Zillenial di Kota Bandung Berdasarkan Gender Devi, Sri; Damayanti, Imas; Rahayu, Nur Indri; Ruhayati, Yati; Suherman, Adang; Jajat, Jajat; Sultoni, Kuston; Ugelta, Surdiniaty
JSKK (Jurnal Sains Keolahragaan dan Kesehatan) Vol 8 No 2 (2023)
Publisher : Institut Teknologi Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5614/jskk.2023.8.2.9

Abstract

The purpose of this study was to examine differences in the level of physical activity of zillenial generation based on gender. The method used is a quantitative research method with a comparative causal approach. The population of this study is generation Z who live in Kota Bandung. The sample in this study was 134 people with the sampling technique using Convenience Sampling. The physical activity instrument in data collection uses the Global Physical Activity Questionnaire (GPAQ). Data was analyzed using Mann Whitney U test. The description of the physical activity of the zillenial generation based on the GPAQ domain shows that in the domain of activity at work/study, travel to and from places and sedentary behavior there are no differences based on gender. Which shows that Generation Z does a lot of moderate physical activity. While in the domain of recreational activities there are differences based on gender. The results of the data analysis show the value of sig. p=0.453 > 0.05, data is significant. The results of this study concluded that there was no difference in the physical activity of zillenial generation based on gender.