Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

Pengaruh Kombinasi Mozaik dan Meronce Berbasis Bahan Alam Terhadap Kemampuan Motorik Halus Anak Prasekolah Aenselijk Mery Pattilekasapia; Nur Eni Lestari; Isti Anindya
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 3 No. 01 (2026): Februari - Maret 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan motorik halus anak prasekolah masih mengalami berbagai hambatan yang disebabkan oleh faktor pola asuh, media pembelajaran yang kurang menarik, serta keterbatasan sarana prasarana. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kombinasi kegiatan mozaik dan meronce terhadap kemampuan motorik halus anak prasekolah di TK Lestari Depok. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan pendekatan pre-eksperimen menggunakan desain one group pretest dan posttest. Populasi penelitian berjumlah 30 anak dengan sampel 28 anak yang memenuhi kriteria inklusi menggunakan teknik total sampling. Instrumen yang digunakan adalah formulir KPSP motorik halus, lembar observasi, dan SOP intervensi. Analisis data menggunakan uji Marginal Homogeneity. Hasil penelitian menunjukkan terdapat perbedaan yang bermakna antara kemampuan motorik halus sebelum dan sesudah intervensi dengan nilai p < 0,001. Kesimpulan penelitian ini adalah kombinasi kegiatan mozaik dan meronce berpengaruh signifikan terhadap peningkatan kemampuan motorik halus anak prasekolah.
Effectiveness of Windmill-Blowing Play Therapy on the Respiratory Status of Toddlers with Bronchopneumonia Hanifa Farinda; Nur Eni Lestari; Isti Anindya
JURNAL CITRA KEPERAWATAN Vol 14 No 01 (2026): Jurnal Citra Keperawatan : Edisi June
Publisher : Poltekkes Kemenkes Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31964/jck.v14i01.425

Abstract

Bronchopneumonia is one of the leading causes of respiratory problems in toddlers. Non-pharmacological interventions such as breathing exercises may help improve pulmonary ventilation and oxygenation. One approach that can be implemented is windmill-blowing play therapy, which adopts the Pursed Lips Breathing (PLB) technique and may enhance children’s participation during breathing exercises. This study aimed to examine the effect of windmill-blowing play therapy on respiratory status and the degree of respiratory distress in toddlers with bronchopneumonia. This study employed a quantitative approach with a pre-experimental one-group pretest–posttest design. A total of 30 toddlers diagnosed with bronchopneumonia were selected using purposive sampling. The intervention consisted of windmill-blowing play therapy incorporating the Pursed Lips Breathing technique. The measured parameters included respiratory rate, pulse rate, oxygen saturation, and the degree of respiratory distress. Data were analyzed using the Wilcoxon Test. The results demonstrated a significant reduction in respiratory rate from a mean of 52 to 37 breaths per minute (p < 0.001), a decrease in pulse rate from 150 to 124 beats per minute (p < 0.001), and an improvement in oxygen saturation from 89.50% to 96.00% (p < 0.001). The score of respiratory distress also decreased significantly from 14.90 to 6.87 (p < 0.001). Windmill-blowing play therapy showed a significant effect in improving respiratory status and reducing the degree of respiratory distress in toddlers with bronchopneumonia.
Kecanduan game online dan kontrol diri sebagai prediktor perilaku agresif pada remaja Maya Yuliana; Nur Eni Lestari; Isti Anindya
Holistic Nursing Care Approach Vol 6, No 2 (2026)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26714/hnca.v6i2.21107

Abstract

Perilaku agresif merupakan tindakan yang dilakukan dengan sengaja untuk menyakiti atau merugikan orang lain, baik secara verbal maupun fisik. Perilaku ini sering muncul pada remaja sebagai dampak dari berbagai faktor psikososial, salah satunya kecanduan game online dan rendahnya kontrol diri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan kecanduan game online dan kontrol diri dengan perilaku agresif pada remaja. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif analitik kuantitatif dengan desain cross-sectional. Teknik pengambilan sample menggunakan simple random sampling dengan jumlah sampel sebanyak 118. Instrumen penelitian yang digunakan berupa kuesioner kecanduan game online (GAS-21), kuesioner kontrol diri, dan kuesioner perilaku agresif (BPAQ). Analisis data dilakukan secara bivariat menggunakan uji Spearman Rank. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada hubungan kecanduan game online dengan perilaku agresif pada remaja dengan nilai Spearman’s rho (r) sebesar 0,496 dan nilai Sig. (2-tailed) sebesar 0,000 < 0,05. Selain itu, ada hubungan kontrol diri dengan perilaku agresif pada remaja dengan nilai Spearman’s rho (r) sebesar 0,540 dan nilai Sig. (2-tailed) sebesar 0,000 < 0,05. Diperlukan intervensi terpadu melalui edukasi penggunaan game online yang sehat serta penguatan kontrol diri pada remaja guna menekan risiko munculnya perilaku agresif.
ANALYSIS OF NURSING STUDENTS NEEDS FOR CHILD DEVELOPMENT SCREENING LEARNING THROUGH CASE-BASED VIRTUAL SIMUALTION Nur Eni Lestari; Hari Ghanesia Istiani; Oscar Fidel Antunez Martinez; Mohammad Fathul Qorib
INDONESIAN NURSING JOURNAL OF EDUCATION AND CLINIC (INJEC) Vol 11, No 1 (2026): INJEC
Publisher : Asosiasi Institusi Pendidikan Ners Indonesia (AIPNI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24990/injec.v11i1.1054

Abstract

Introduction: Nursing education requires innovative approaches to overcome limitations in clinical practice, particularly in child development screening. Case-based virtual simulation has become a promising alternative for enhancing nursing students' skills in handling real clinical situations.Methods: This study aims to analyze the needs of nursing students regarding child development screening learning using case-based virtual simulation. The research method used was descriptive quantitative research, with data collected through questionnaires distributed to 84 nursing students. The questionnaire covered five leading indicators: the availability and limitations of clinical practice, difficulties in understanding child development concepts, the need for digital learning media, preferences for interactive and case-based media, and responses to the use of technology in learning.Results: The results showed that students experienced limitations in gaining direct practical experience in field-based child development screening (average scores 3.5–3.7) and in understanding child development concepts without illustrations or real case examples (average score 3.5). Students also expressed a strong need for flexible, interactive digital learning media (average score: 3.9). Moreover, students preferred case-based learning that supports clinical decision-making (average score: 3.6).Conclusion: The study concluded that the development of case-based virtual simulations can overcome the limitations of clinical practice and provide a more applicable learning experience. Technology-based learning media can be integrated into nursing education to improve students' clinical preparedness in conducting child development screening.