Claim Missing Document
Check
Articles

Found 24 Documents
Search

GAMBARAN KEPATUHAN TENTANG PENGISIAN LEMBAR KONTROL MINUM TABLET TAMBAH DARAH PADA IBU HAMIL OLEH PENDAMPING Ni Luh Anik Chandra Dewi; Ni Made Dwi Purnamayanti; Listina Ade Widya Ningtyas
Maternity and Neonatal : Jurnal Kebidanan Vol. 13 No. 2 (2025): Maternity and Neonatal : Jurnal Kebidanan
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30606/jmn.v13i2.3931

Abstract

Anemia pada ibu hamil beresiko meningkatkan komplikasi kehamilan dan persalinan. Pencegahan anemia pada ibu hamil dipengaruhi oleh kepatuhan konsumsi tablet tambah darah, yang dapat dipantau melalui lembar kontrol minum tablet tambah darah. Pendamping berperan penting dalam pengawasan konsumsi tablet tambah darah pada ibu hamil serta pengisian lembar kontrol minum tablet tambah darah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran kepatuhan pengisian lembar kontrol minum tablet tambah darah pada ibu hamil oleh pendamping di Puskesmas Buleleng II pada bulan April 2025, menggunakan desain penelitian deskriptif observasional. Dengan jumlah sampel 76 responden pengambilan sampel dilakukan secara purposive sampling diperoleh dari data primer melalui form instrument penelitian dan dokumentasi buku KIA, dianalisis secara deskriptif dalam bentuk tabel distribusi frekuensi dan persentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa paling banyak (53,9%) pengisian lembar kontrol minum tablet tambah darah di mulai pada usia kehamilan triwulan I dan sebagian besar (68,4%) pendamping tidak lengkap mengisi lembar tablet tambah darah. Dapat disimpulkan waktu mulai pengisian lembar tablet tambah darah belum sesuai program yang di harapkan dan peran aktif pendamping dalam mengisi lembar tablet tambah darah masih perlu ditingkatkan melalui edukasi dan pemantauan rutin oleh tenaga kesehatan.
PENGARUH APLIKASI FITRIS TERHADAP PENGETAHUAN DAN SIKAP IBU TENTANG PERKEMBANGAN BAHASA Fitria Dila Sari; Listina Ade Widya Ningtyas; Deswita Deswita; Lili Fajria
KOSALA : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol 13 No 2 (2025): KOSALA : Jurnal Ilmu Kesehatan
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Panti Kosala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37831/kjik.v13i2.437

Abstract

Keterlambatan perkembangan bahasa pada anak prasekolah masih tinggi, dimana di Amerika Serikat mencapai sekitar (12-26%) dan di Indonesia sendiri mencapai (22%) keterlambatan perkembangan bahasa, salah satunya disebabkan karena kurangnya pengetahuan dan sikap ibu dalam memberikan stimulasi serta deteksi dini. Penelitian ini bertujuan menilai pengaruh Aplikasi FITRIS (Fitur Deteksi Dini Dan Stimulasi Perkembangan Bahasa) terhadap pengetahuan dan sikap ibu mengenai perkembangan bahasa anak prasekolah. Penelitian menggunakan desain quasi-eksperimental pre-post test dengan 90 peserta (45 intervensi, 45 kontrol) melalui consecutive sampling. Data dikumpulkan dengan kuesioner valid dan dianalisis menggunakan uji Wilcoxon. Hasil menunjukkan Aplikasi FITRIS berpengaruh signifikan terhadap peningkatan pengetahuan (p=0,000) dan sikap ibu (p=0,000). Aplikasi ini membantu ibu memberikan stimulasi dan melakukan deteksi dini pada anak usia 36–72 bulan, serta bisa dijadikan media edukasi dalam program Bina Keluarga Balita (BKB) di Puskesmas untuk mencegah keterlambatan perkembangan bahasa. Kata kunci: aplikasi FITRIS, pengetahuan, perkembangan bahasa, prasekolah, sikap Language development delay in preschool children remains high, reaching approximately 12–26% in the United States and 22% in Indonesia. One of the contributing factors is the lack of maternal knowledge and attitudes toward providing stimulation and conducting early detection of language development. This study aimed to evaluate the effect of the FITRIS Application (Featuring Early Detection and Stimulation of Language Development) on mothers’ knowledge and attitudes regarding preschool children’s language development. A quasi-experimental pre–post test design was employed involving 90 participants (45 in the intervention group and 45 in the control group) selected through consecutive sampling. Data were collected using validated questionnaires and analyzed using the Wilcoxon test. The results showed that the FITRIS Application had a significant effect on improving mothers’ knowledge (p = 0.000) and attitudes (p = 0.000). This application assists mothers in providing stimulation and performing early detection of language development in children aged 36–72 months and can be utilized as an educational medium within the Bina Keluarga Balita (BKB) program at Primary Health Centers (Puskesmas) to prevent language development delays. Keywords: attitude, FITRIS application, knowledge, language development, preschool
Gambaran Karakteristik Ibu Hamil Dengan Kekurangan Energi Kronis (KEK) di Puskesmas Baturiti I Ni Made Budiartini; Ni Ketut Somoyani; Listina Ade Widya Ningtyas; Asep Arifin Senjaya; Ni Komang Erny Astiti
Journal of Advanced Nursing and Health Systems Innovation Vol. 2 No. 1 (2026): Journal of Advanced Nursing and Health Systems Innovation (JANHSI)
Publisher : PT. Dilatra Global Advisory

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Background -- Chronic Energy Deficiency (CED) in pregnant women remains a prevalent nutritional problem and can have serious impacts on both maternal and fetal health, including an increased risk of pregnancy and childbirth complications. Objectives – This study aimed to find out the characteristics of pregnant women with CED in Puskesmas Baturiti I. Methods – The sample was 40 pregnant women with CED at Puskesmas Baturiti I who were determined by total sampling technique. The data collected on March to April 2025. It was collected by questionnaire and conducted by univariate analysis Results – The results showed that pregnant women with CED at Puskesmas Baturiti Baturiti I were mostly in the ideal age range of pregnancy (85%), most had secondary education (40%), the majority of parity was primigravida (65%), half of the respondents had adequate economic status (50%) and the other half were inadequate (50%). Nutritional status before pregnancy was mostly in the good category (62.5%). Conclusion – This study produces new information to increase education related to important indicators of SEZ occurrence that are beneficial for all pregnant women, not only at the research site.
Hubungan Antara Faktor Ibu Dengan Kejadian Asfiksia Pada Bayi Baru Lahir Di Rumah Sakit Umum Daerah Bangli Desak Anom Kutha Agustiari; I Komang Lindayani; Listiana Ade Widya Ningtyas; Ni Gusti Kompyang Sriasih; Ni Nyoman Suindri
Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research Vol. 4 No. 2 (2026): April - Juni
Publisher : Institute of Advanced Knowledge and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijim.v4i2.762

Abstract

Asfiksia penyebab kematian bayi kedua setelah BBLR, asfiksia adalah kegagalan bernafas pada bayi saat baru lahir mengakibatkan suplai O2 keotak terganggu, penyabab asfiksia pada bayi baru lahir, salah satunya faktor ibu, yang meliputi: usia, gravida, status anemia, PE, HDK, KPD dan partus lama, tujuan melakukan penelitian ini, untuk mengetahui faktor yg paling berpengaruh dengan kejadian asfiksia pada bayi baru lahir di Rumah Sakit Umum Dearah Bangli Tahun. Jenis penelitian ini adalah analitik korelasi dengan pendekatan cross sectional. Pengambilan sample menggunakan teknik random sampling. Jumlah sampel sebanyak 239 penelitian ini dilaksanakan pada bulan Agustus-September 2025 di Rumah Sakit Umum Daerah Bangli, menggunakan Analisa univariat dan bivariat hasil penelitian menunjukkan bahwa kejadian asfiksia sebanyak 44 (18,4%) dan faktor ibu yang paling berpengaruh yaitu lebih sering pada ibu dengan riwayat PE sebanyak (40,0%) dan pada ibu dengan partus lama (30,8%) dengan kejadian asfiksia pada bayi baru lahir di Rumah Sakit Umum Daerah Bangli. Saran prospektif primer digunakan untuk peneliti selanjutnya