Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Pendidikan Vokasional Warga Belajar Paket C Melalui Pelatihan Painting on The Shirt Sebagai Upaya Memotivasi Berwirausaha A.T. Hendrawijaya; Lutfi Ariefianto; Fuad Hasan
Jurnal Pengabdian Masyarakat Sains dan Teknologi Vol. 2 No. 2 (2023): Juni : Jurnal Pengabdian Masyarakat Sains dan Teknologi
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Cenderawasih

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58169/jpmsaintek.v2i2.122

Abstract

It is necessary to build awareness to foster entrepreneurial motivation among the community at large, especially in the Study Group of Packages C citizens in the Technical Implementation Unit of the Education Office of the Bondowoso Regency Learning Activity Studio (SKB). Given that motivation is one of the drivers of the growth and development of a person's entrepreneurial spirit, one of the most needed motivations is the desire to continue learning and adding skills. Therefore, in order for the learning community to improve their welfare, insight into entrepreneurship is needed, so that through counseling on entrepreneurial motivation, it is hoped that the learning community can foster an entrepreneurial spirit and develop creativity and innovation in entrepreneurship so that it can be used as a provision in their lives. This service activity was carried out at the Technical Implementation Unit of the Bondowoso Regency Learning Activity Center education office, which was located in the SKB Hall. The objectives of this community service are (1) to provide insight and knowledge about the importance of fostering entrepreneurial motivation; (2) to provide insight and knowledge about the importance of developing an entrepreneurial spirit; (3) to develop creativity and innovation in entrepreneurship. The methods used are lecture, question and answer and discussion methods. the results achieved by the service activities are the provision of insights and knowledge about the importance of entrepreneurship for learning citizens pursuing package C in the Technical Implementation Unit of the Education Office of the Bondowoso Regency Learning Activity Center. Thus, through counseling, the learning community of pursuing package C is motivated to become entrepreneurs. Seeing the responses given by participants who are so positive and enthusiastic, shows that this activity is quite high and needs to be followed up with further activities, for that, it needs to be carried out periodically and continuously.
UPAYA PEMBERDAYAAN PETERNAK KAMBING MELALUI APLIKASI TEKNOLOGI PAKAN FERMENTASI BERBASIS LIMBAH PERTANIAN DALAM PENINGKATAN PRODUKSI DAGING DAN SUSU Arief Tukiman Hendrawijaya; Lutfi Ariefianto; Fuad Hasan
Jurnal Pelayanan dan Pengabdian Masyarakat Indonesia Vol. 1 No. 4 (2022): Desember : Jurnal Pelayanan dan Pengabdian Masyarakat Indonesia
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi Yappi Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (673.993 KB) | DOI: 10.55606/jppmi.v1i4.57

Abstract

Upaya peningkatan kesejahteraan petani-peternak dikabupaten jember saat ini merupakan salah satu program pemerintah daerah dengan kepemimpinan Bupati yang baru menjadi hal yang masuk dalam kategori utama dan pertama, maka dari itu pemerintah tidak segan segra mengajak para gabungan kelompok tani dan peternak untuk meningkatkan kualitas produksi. Jika kualitas dan kuantitas produksinya meningkat akan meberikan dampak yang secara langsung terhadap tingkat kesejahteraan para petani dan peternak khusunya di kabupaten Jember. Dengan berwirausaha di sektor pertanian dan petrnakan akan memberikan edukatisi bagi para generasi muda bahwa mencari pekerjaan itu tidak harus migrasi ke kota besar lainya namun bisa di cipatan sendiri di daerah sendiri denganberbasis pada potensi lokal. Serta memberikan image bahwa melaui sektor ini pemuda bisa menjemput kesuksesan sedini mungkin. Universitas Jember yang siap menjadi BLU bekerja sama dengan Pemda Jember melalui Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LP2M) Universitas Jember (UNEJ), memberikan kesempatan melalui proram pengabdian kemitraan turut menjawab dan kontribusi terhadap permasalahan dalam pemberdayaan masyakat khususnya petani dan petrnak yang tergabung dalam komunitas 2S Farm. Berdasarkan data dan informasi yang didapatkan pada Masyarakat di Desa Ambulu Jember Kelompok Peternak kesulitan pakancberkualitas sehingga produktivitas daging dan susuckambing perah sangat rendah. Pakan ternak hanya didapatkan dari hasil merumput tiap harinya tanpa memperhitungkan kebutuhan ternak., Perrmasalahan-permasalahan yang sering dihadapi peternak dalam budidaya kambing perah yaitu: (1) kualitas pakan yang diberikan masih tergolong rendah dan pakan pakan komersil mahal. Hal ini disebabkan oleh fluktuasi kualitas dan kualitas bahan baku pakan yang ada terutama dari hijauan rumput dan legum. (2) Pakan alternatif darilimbah pertanian tidak termanfaatkan karena pengetahuan peternak mengenai pengolahan pakan dan peningkatan gizi pakan terbatas. Keterbatasan alat seperti mesin chopper yang digunakan dalam mencacah (3) Pemeliharaan yang masih tradisional serta biaya produksi yang kurang termonitoring dengan baik maka perlu diambil langkah untuk memperbaiki manajemen pemeliharaan dan manajemen pakan untuk meningkatkan kesejahteraan peternak. Berdasarkan hasil analisis tim pengusul terhadap permasalahan yang dialami mitra, maka pada kegiatan pengabdian tahun ini, tim pengusul merumuskan solusi untuk mengatasi permasalahan mitra. Solusi yang ditawarkan untuk permasalah mitra adalah melalui teori Triple Better Program oleh Patrick Boyle : (1) Informasional melalui penyuluhan kepada mitra tentang potensi limbah pertanian sebagai pakan fermentasi peningkat kualitas dan kuantitas produksi ternak, (2) Institusional melalui Kegiatan Pelatihan Kepada Mitra cara mengolah limbah pertanian menjadi pakan fermentasi yang sesuai dengan kebutuhan ternak, dan Pelatihan dan penyuluhan tentang pengorganisasian kelompok dan manajemen bisnis yang baik dan 3) Developmental yakni melakukan monitoring tingkat keberdayaan mitra dari segi ekonomi.
Penguatan Keberaksaraan Warga Belajar Tuntas Aksara Melalui Keaksaraan Usaha Mandiri (KUM) di Pesisir Kabupaten Jember Linda Fajarwati; Lutfi Ariefianto; Muhammad Irfan Hilmi
ABDIMAS TERAPAN : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Terapan Vol. 3 No. 2 (2025): Desember: ABDIMAS TERAPAN: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Terapan
Publisher : Politeknik Kampar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59061/abdimasterapan.v3i2.1280

Abstract

The paradigm of script or literacy does not only encompass basic literacy, which includes the ability to read, write, and calculate. Nowadays, script or literacy can be understood as the individual's ability and skills to access personal potential, their environment, and solve problems necessary in daily life. This service aims to strengthen literacy for learners who have completed basic literacy through independent literacy activities (KUM), which is a learning activity based on independent efforts, learning and striving, and learning that results. his method is one of the strategies used to address the problem of re-emerging illiteracy that occurs among learners who have completed basic literacy. The activity is carried out in several stages. The planning consists of three steps, namely: making agreements with partners, collaborating with successful entrepreneurs/models, and designing mentoring with partners. In the implementation phase, the mentoring is carried out in 3 stages, namely: strengthening reading, writing, and arithmetic skills; providing skills based on local potential and strategies for business development; and mentoring for independent business groups. The evaluation includes both learning evaluation and program evaluation. The results of the independent business literacy program include several outcomes: sustained reading, writing, and arithmetic skills for functional literacy learners, the development of skills to process local coastal resources, and the ability to run independent businesses to support the community's economy through independent business literacy.