Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

I’jaz Peradaban (hadhari) Dalam Al-Qur’an Thoriqul Aziz; Ahmad Zainal Abidin
Jurnal Semiotika Quran Vol 1 No 2 (2021): Jurnal Semiotika-Q : Kajian Ilmu al-Quran dan Tafsir
Publisher : Program Magister Ilmu Al-Qur'an dan Tafsir, Fakultas Ushuluddin dan Pemikiran Islam, Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (865.643 KB) | DOI: 10.19109/jsq.v1i2.10193

Abstract

Artikel ini membahas I’jaz peradaban (hadhari) dalam Alquran.Penulis ingin meneliti lebih dalam ayat-ayat Alquran yang dapat membentuk peradaban Islam. Dengan metode deskriptis-analisis dan dibantu analisis fakta sejarah,penulis menemukan aspek I’jaz peradaban dalam Alquran pada ayat-ayat jihad.Suatu peradaban dapat terbentuk dengan konsep jihad yang bermakna dasar kesungguh-sungguhan.Hal ini terbukti dengan adanya peradaban Islam semenjak hadirnya sampai masa-masa dinasti Islam di abad pertengahan.Peradaban yang dibentuk Alquran berbeda dengan peradaban yang lainnya.Dengan teks Alquran, umat Islam mampu menciptakan peradaban yang maju.Hal ini senada dengan tesis Nasr Hamid Abu Zaid, bahwa peradaban Islam adalah “peradaban teks”.
Faktor Yang Mempengaruhi Kemiskinan di Indonesia Rika Yuli Wulansari; Nurul Fadhilah; Miftakhul Huda; Ahmad Zainal Abidin; Agus Eko Sujianto
Journal of Economic, Management, Accounting and Technology (JEMATech) Vol 6 No 1 (2023): Februari
Publisher : Fakultas Teknik dan Ilmu Komputer, Universitas Sains Al-Qur'an (UNSIQ) Wonosobo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32500/jematech.v6i1.3928

Abstract

Kemiskinan menjadi probematika kompleks di negara berkembang seperti Indonesia. Tingginya angka kemiskinan mengakibatkan tingkat kesejahteraan masyarakat mengalami penurunan sehingga berdampak pada pertumbuhan ekonomi yang lambat. Adapun beberapa indikator yang dapat mempengaruhi kemiskinan adalah pertumbuhan ekonomi, Indeks Pembangunan Manusia serta tingkat pengangguran. Penelitian ini memiliki tujuan untuk menguji pengaruh dari pertumbuhan ekonomi, Indeks Pembangunan Manusia serta tingkat pengangguran pada kemiskinan di Indonesia baik secara parsial atau secara simultan. Dengan menerapkan pendekatan penelitian kuantitatif dengan jenis asosiatif, maka dalam penelitian ini digunakan data sekunder menggunakan panel data pada 34 provinsi di Indonesia periode 2016-2022. Fixed Effect Model (FEM) menjadi model yang terpilih untuk interpretasi data panel penelitian ini, dan kemudian di lanjutkan uji asumsi klasik, pengujian regresi, uji T, uji F, serta uji koefisien determinasi (R2) dengan alat bantu software Eviews-10. Temuan yang diperoleh dalam penelitian ini membuktikan jika secara parsial pertumbuhan ekonomi tidak berpengaruh signifikan pada kemiskinan di Indonesia, namun Indeks Pembangunan Manusia dan tingkat pengangguran secara parsial memiliki pengaruh signifikan pada kemiskinan di Indonesia. Kemudian secara simultan variabel pertumbuhan ekonomi, Indeks Pembangunan Manusia, dan tingkat pengangguran memiliki pengaruh terhadap kemiskinan di Indonesia.
Pelatihan Retorika Dakwah bagi Santri di Pesantren Subulussalam Plosokandang Tulungagung Jawa Timur Salamah Noorhidayati; Ahmad Zainal Abidin; Zunita Lutfiana Pangesti; Husnul Amira
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.152

Abstract

Tulisan ini menjelaskan tentang pelatihan retorika dakwah bagi santri di Pesantren Subulussalam Plosokandang Tulungagung Jawa Timur yang berhasil mencapai tujuan yang telah ditetapkan sebelumnya, yaitu meningkatkan keterampilan dan kemampuan santri dalam menyampaikan pesan dakwah, gagasan, maupun ide dengan baik dan efektif. Peningkatan ini nampak dibanding dari keadaan sebelumnya yang belum baik dan maksimal. Dengan metode deskriptif, tulisan ini menjelaskan bagaimana melalui pendekatan partisipatif, metode pelatihan praktis, dan pendampingan intensif, program pelatihan ini meningkatkan pengetahuan kognitif santri tentang teori dakwah dan melakukan perbaikan-perbaikan terhadap kekurangan-kekurangan yang selama ini ada. Dengan masukan-masukan selama pendampingan, para santri memperbaiki praktik khitobah yang selama ini kurang baik dan kurang maksimal menjadi lebih baik, efektif dan maksimal. Pada akhirnya, tulisan ini menemukan bahwa hasil pelatihan dari PKM ini menjadi model bagi pimpinan pesantren, musyrif-musyrifah dan pengurus dalam melakukan evaluasi praktek khitobah. Selanjutnya pola pendampingan ini dapat diberlakukan seterusnya bagi santri atau peserta khitobah yang belum tersentuh pendampingan karena terbatasnya waktu pendampingan.
Contextualization of Prophet Ibrahim's Interpersonal Communication in the Present Era Moh. Mashadi; Abad Badruzaman; Ahmad Zainal Abidin; Abdunrorma Sama Alee
International Journal of Religion and Social Community Vol. 3 No. 2 (2025): September
Publisher : Postgraduate Program, State Islamic Institute (IAIN) Kediri, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30762/ijoresco.v3i2.3605

Abstract

Interpersonal communication is a form of interconnection and interaction (reciprocal actions) to achieve desired goals. The Qur'an's attention to good communication is found, among other places, in the story of Prophet Ibrahim. This study, based on Julia T. Wood's theory, examines Prophet Ibrahim's interpersonal communication in the Qur'an, focusing on two issues: how does Prophet Ibrahim's linear, interactional, and transactional interpersonal communication appear in the Qur'an? and how can Prophet Ibrahim's interpersonal communication be contextualized in the present era? This study uses a library research approach with the Qur'an and Tafsir as the primary sources, supported by secondary sources such as books, journals, and other relevant documents. The results of the study show that Prophet Ibrahim's interpersonal communication according to Julia T. Wood's theory consists of linear, interactional, and transactional models. The linear model consists of communication with children, communities, and fathers and communities; the interactional model consists of communication with guests, fathers, and children; and the transactional model consists of communication with fathers and communities, kings, and guests. The contextualization of the linear model consists of character building for children, the reasons why Allah must be worshipped, and the declaration of freedom from worshipping anything other than Allah. The contextualization of the interactional model involves arguments about salvation, arguments to show the mistakes of the interlocutor, commands to be persuasive, and hissiyah enjoyment. The contextualization of the transactional model involves the search for the essence of God, evidence of God's omnipotence, the concept of ikram al-dayf, and the importance of arguments based on nash.