Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : physio journal

PENGARUH PEMBERIAN NERVE AND TENDON GLIDING EXERCISE TERHADAP PENINGKATAN FUNGSIONAL HAND-WRIST PADA PENJAHIT DENGAN RISIKO CARPAL TUNNEL SYNDROME Ramadani, Dina Ayum; Mirawati, Dita; Romadhoni, Dea Linia; Mutnawasitoh, Asita Rohmah
Physio Journal Vol. 5 No. 2 (2025): SEPTEMBER
Publisher : P3M Universitas 'Aisyiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30787/phy.jou.v5i2.1621

Abstract

Latar Belakang: Carpal Tunnel Syndrome (CTS) memiliki keterkaitan erat dengan pekerjaan terutama pekerjaan yang membutuhkan tenaga manual, gerakan tangan berulang, getaran yang ditransmisi oleh tangan, dan gerakan menekuk/memutar pergelangan tangan. Fisioterapi dapat membantu perawatan CTS dengan berbagai modalitas seperti nerve and tendon gliding exercise. Nerve and tendon gliding exercise dapat menstimulasi penyembuhan jaringan lunak serta meningkatkan vaskularisasi saraf medianus di terowongan karpal dan merupakan intervensi berbasis mekanis. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh nerve and tendon gliding exercise terhadap peningkatan fungsional hand-wrist pada pekerja dengan risiko CTS. Metode: Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan jenis quasi experimental menggunakan rancangan one group pre-test dan post-test. Total 26 subjek penelitian dipilih dengan teknik purposive sampling. Pengukuran fungsional tangan dengan kuesioner Boston Carpal Tunnel Questionnaire (BCTQ). Intervensi nerve and tendon gliding exercise dilakukan 3 kali seminggu selama 3 minggu. Hasil: Uji pengaruh dengan uji Wilcoxon p=0.001 (p <0.05) menunjukkan bahwa nerve and tendon gliding exercise dapat meningkatkan kemampuan fungsional. hand-wrist. Kesimpulan: Terdapat pengaruh nerve and tendon gliding exercise terhadap peningkatan fungsional hand-wrist pada penjahit dengan risiko CTS.
PENGARUH PEMBERIAN KOMBINASI MYOFASCIAL RELEASE DAN SEATED NECK STRETCH TERHADAP PENURUNAN NYERI OTOT UPPER TRAPEZIUS PADA PELAJAR Dina Dwinanda; Dita Mirawati; Alinda Nur Ramadhani; Asita Rohmah Mutnawasitoh
Physio Journal Vol. 6 No. 1 (2026): MARET
Publisher : P3M Universitas 'Aisyiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30787/phy.jou.v6i1.2174

Abstract

Latar Belakang: Pelajar sering mengalami nyeri otot upper trapezius akibat posisi belajar statis dan tidak ergonomis, yang dapat menyebabkan berbagai masalah seperti perubahan postur tubuh, penurunan rentang gerak (ROM), penurunan kekuatan otot, dan gangguan kemampuan fungsional. Tujuan: Untuk mengetahui pengaruh pemberian kombinasi Myofascial release dan Seated Neck Stretch terhadap penurunan nyeri otot upper trapezius pada pelajar. Metode: Penelitian ini berjenis quasi-eksperimental dengan rancangan one group pre-test dan post-test. Total 36 pelajar dengan nyeri ringan-sedang pada otot upper trapezius dipilih menggunakan purposive sampling. Variabel nyeri diukur menggunakan Numeric Rating Scale (NRS). Intervensi berupa kombinasi myofascial release dan seated neck stretch dilakukan 2 kali seminggu selama 4 minggu. Hasil: Berdasarkan hasil uji Wilcoxon, diperoleh nilai signifikansi p<0.001, yang menunjukkan bahwa kombinasi myofascial release dan seated neck stretch berpengaruh signifikan terhadap penurunan nyeri otot upper trapezius. Kesimpulan: Kombinasi myofascial release dan seated neck stretch efektif mengurangi nyeri otot upper trapezius.