Jardie A. Andaki
Sam Ratulangi University, Manado, Indonesia

Published : 23 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 23 Documents
Search

KONTRIBUSI PEREMPUAN PENJUAL IKAN TERHADAP PENDAPATAN KELUARGA DI DESA KEMA L KECAMATAN KEMA KABUPATEN MINAHASA UTARA Ester Syalomitha Israel; Djuwita R.R. Aling; Olvie V. Kotambunan; Srie J. Sondakh; Swenekhe S. Durand; Jardie A. Andaki
AKULTURASI: Jurnal Ilmiah Agrobisnis Perikanan Vol. 11 No. 2 (2023): Oktober 2023
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35800/akulturasi.v11i2.51782

Abstract

Abstract The aim of this research is to determine the number and sources of income of women selling fish in Kema Village, to analyze the contribution of female fish selling income to total family income, to determine the standard of living of the families of women selling fish in Kema 1 Village, Kema District, North Minahasa Regency. The method used in this research is a survey. The data collection method used was using the census method, namely taking all elements of the population as respondents. The data analysis used in this research is quantitative descriptive and qualitative descriptive, to determine the contribution of women fish sellers to family income. Based on this research, it can be concluded: 1) the average gross income per year of women selling fish is IDR 32,297,143, with an average total cost per year of IDR 1,725,000, therefore the average net income per year of women selling fish in Kema I Village is IDR 25,118,000; 2) the household income of women selling fish in Kema I Village is IDR 179,500 per year in total, sourced from income from their main job as a fish seller by being a fish wholesaler, income from children who are already working, and income from outside fisheries, namely as a farmer, artisan , and owns a stall business; and 3) the contribution of female fish sellers' income to family income is 81%, this means that working as a female fish seller is the main job, but income from selling fish also has an influence on the family in helping to meet their needs. Key words: fish seller; woman; family income; contribution; Kema 1 Village   Abstrak Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui jumlah dan sumber pendapatan perempuan penjual ikan di Desa Kema, menganalisis kontribusi pendapatan perempuan penjual ikan terhadap total pendapatan keluarga, mengetahui taraf hidup keluarga perempuan penjual ikan di Desa Kema 1 Kecamatan Kema Kabupaten Minahasa Utara. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah survey. Metode pengambilan data yang dilakukan adalah dengan menggunakan metode sensus, yaitu mengambil seluruh elemen populasi dijadikan responden. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif dan deskriptif kualitatif, untuk menentukan kontribusi perempuan penjual ikan terhadap pendapatan keluarga. Berdasarkan penelitian ini dapat disimpulkan: 1) rata-rata penerimaan kotor per tahun perempuan penjual ikan adalah Rp32.297.143, dengan rata-rata total biaya per tahun sebesar Rp1.725.000, maka dari itu rata-rata penghasilan bersih per tahun perempuan penjual ikan di Desa Kema I adalah Rp25.118.000; 2) pendapatan rumah tangga perempuan penjual ikan di Desa Kema I adalah Rp179.500 per tahun secara keseluruhan, bersumber dari penghasilan pekerjaan pokok sebagai penjual ikan dengan menjadi pemborong ikan, pendapatan anak yang sudah bekerja, dan pendapatan dari luar perikanan yaitu sebagai petani, tukang, dan memiliki usaha warung; dan 3) kontribusi pendapatan perempuan penjual ikan terhadap pendapatan keluarga yaitu 81%, hal ini berarti bahwa pekerjaan sebagai perempuan penjual ikan merupakan pekerjaan utama, namun pendapatan dari luar penjualan ikan juga berpengaruh bagi keluarga dalam membantu memenuhi kebutuhan. Kata kunci: penjual ikan; perempuan; pendapatan keluarga; kontribusi; Desa Kema 1
NILAI EKONOMI TIDAK LANGSUNG EKOSISTEM MANGROVE DI DESA BUHIAS KECAMATAN WORI KABUPATEN MINAHASA UTARA Meike Ismalsi Gogali; Jardie A. Andaki; Srie J. Sondakh; Siti Suhaeni; Victoria E.N. Andaki; Djuwita R.R. Aling
AKULTURASI: Jurnal Ilmiah Agrobisnis Perikanan Vol. 11 No. 2 (2023): Oktober 2023
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35800/akulturasi.v11i2.51783

Abstract

Abstract The aims of this study were: to identify the indirect benefits of the mangrove ecosystem in Buhias Village, Wori District, North Minahasa Regency and to calculate the indirect economic value of the mangrove ecosystem in Buhias Village, Wori District, North Minahasa Regency. The benefits expected from the research include: increasing knowledge about the indirect economic value of mangrove forest ecosystems in Buhias Village, Wori District, North Minahasa Regency and fulfilling one of the requirements in completing education at the Faculty of Fisheries and Marine Sciences, Sam Ratulangi University, Manado. The method used in this research is case study. The data collected is in the form of primary data and secondary data. Primary data was obtained through interviews and direct observation in the field to see directly the condition of the mangrove forest and the condition of the community. Secondary data was obtained from existing data at the village office or from previous studies. The data analysis used is descriptive qualitative and quantitative analysis. The indirect economic value of the mangrove ecosystem in Buhias Village, Wori District, North Minahasa Regency, namely: IDR 137,478,804.40 / year or IDR 1,374,788,044.08 / 10 years, wave breakers amounting to IDR 425,082,852.73 / year or IDR 4,250,828 .527.33 / 10 years, for seawater intrusion protection it amounts to IDR 4,708,226.25 / year or IDR 47,082,262.50 / 10 years, and for abrasion prevention it amounts to IDR 42,286,050.00/ year or IDR 422,860,500.00/ 10 years. With a total of IDR 567,312,033.38 / year or IDR 5,673,120,333.80 / 10 years. Keywords: economic value; indirect benefits; mangroves; Buhias Village Abstrak Tujuan penelitian ini, yaitu: mengidentifikasi manfaat tidak langsung ekosistem mangrove di Desa Buhias Kecamatan Wori, Kabupaten Minahasa Utara dan menghitung nilai ekonomi tidak langsung ekosistem mangrove di Desa Buhias Kecamatan Wori, Kabupaten Minahasa Utara. Manfaat yang diharapkan dari penelitian antara lain: menambah pengetahuan tentang nilai ekonomi tidak langsung ekosistem hutan mangrove di Desa Buhias Kecamatan Wori, Kabupaten Minahasa Utara dan memenuhi salah satu syarat dalam menyelesaikan pendidikan di Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Sam Ratulangi Manado. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu studi kasus. Data yang dikumpulkan berupa data primer dan data sekunder. Data primer diperoleh melalui wawancara, dan observasi langsung ke lapangan untuk melihat langsung keadaan hutan mangrove dan keadaan masyarakat. Data sekunder diperoleh dari data yang sudah ada pada kantor kelurahan ataupun dari penelitian-penelitian terdahulu. Analisis data yang digunakan ialah analisis deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Nilai ekonomi tidak langsung ekosistem mangrove di Desa Buhias Kecamatan Wori Kabupaten Minahasa Utara, yaitu: Rp.137.478.804,40/tahun atau Rp1.374.788.044,08/10 tahun, penahan gelombang berjumlah Rp425.082.852,73/tahun atau Rp4.250.828.527,33/10 tahun, untuk penahan intrusi air laut berjumlah Rp4.708.226,25/tahun atau Rp47.082.262,50/10 tahun, dan untuk pencegah abrasi berjumlah Rp42.286.050,00/tahun atau Rp422.860.500,00/10 tahun. Dengan total Rp567.312.033,38/tahun atau Rp5.673.120.333,80/10 tahun. Kata kunci: nilai ekonomi; manfaat tidak langsung; mangrove; Desa Buhias
KONTRIBUSI USAHA BUDIDAYA IKAN KUWE DENGAN KERAMBA JARING APUNG TERHADAP PENDAPATAN KELUARGA DI KELURAHAN SINDULANG I KECAMATAN TUMINTING KOTA MANADO Jeksen Tiago Wahyu Kulangke; Jardie A. Andaki; Jeannette F. Pangemanan; Djuwita R.R. Aling; Christian R. Dien; Grace O. Tambani
AKULTURASI: Jurnal Ilmiah Agrobisnis Perikanan Vol. 11 No. 2 (2023): Oktober 2023
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35800/akulturasi.v11i2.51784

Abstract

Abstract The aim of this research is to find out how much income trevally fish farmers earn and how much contribution the results of the trevally fish farming business make to the income of fishing families in Sindulang I Village. The research method used in this research is a survey. The population in this study are fishermen who work as pompano fish farmers. Data collection was carried out by sampling. Sampling was carried out by purposive sampling. The data collected consists of primary data and secondary data. Primary data collection in this research was carried out through observation and interviews guided by a questionnaire. Secondary data was obtained from agencies related to research. The data obtained was analyzed using quantitative descriptive analysis and qualitative descriptive analysis. Based on the research results, the following results were obtained: 1) the income of fishing families from the trevally fish cultivation business using floating net cages is IDR 74,000,000 per year; 2) opinion outside the cultivation business Rp. 51,000,000; and 3) the contribution of the pompano fish cultivation business to family income is 59.20%. Key words: cultivator; giant trevally; profit; contribution Abstrak Tujuan penelitian ini ialah mengetahui berapa besar pendapatan pembudidaya ikan kuwe dan seberapa besar kontribusi hasil usaha budidaya ikan kuwe terhadap pendapatan keluarga nelayan yang ada di Kelurahan Sindulang I. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini yaitu survei. Populasi dalam penelitian ini ialah nelayan yang berprofesi sebagai pembudidaya ikan kuwe. Pengambilan data dilakukan secara sampling. Pengambilan sampel dilakukan dengan cara purposive sampling. Data yang dikumpulkan terdiri dari data primer dan data sekunder. Pengumpulan data primer dalam penelitian ini dilakukan melalui observasi dan wawancara yang dipandu dengan kuesioner. Data sekunder diperoleh dari instansi yang berkaitan dengan penelitian. Data yang diperoleh dianalisis dengan analisis diskriptif kuantitatif dan diskriptif kualitatif. Berdasarkan hasil penelitian didapat hasil sebagai berikut: 1) pendapatan keluarga nelayan dari usaha budidaya ikan kuwe dengan keramba jaring apung yaitu Rp74.000.000 per tahun; 2) pendapat di luar usaha budidaya Rp51.000.000; dan 3) kontribusi usaha budidaya ikan kuwe terhadap pendapatan keluarga 59,20%. Kata kunci: pembudidaya; ikan kuwe; keuntungan; kontribusi